
Zara bersama dengan Anushka sedang duduk di ruangan tamu,Mereka berdua punya kesibukan masing - masing.Anushka lebih senang membaca buku paduan kehamilan yang telah disediakan Zico.Sementara Zara lebih senang membaca paduan kehamilan di handphone nya.
Clara baru keluar dari ruangan dapur bersama dengan Young,dan di ikuti oleh Bi Sumi dan Bi Nana.
"Dimana para pengawal ?" Tanya Clara kepada Young
"Mereka semua telah pergi bersama dengan Tuan Besar dan Tuan Muda Kak!" Jawab Young saat melirik ke luar tidak ada orang pun yang berdiri di pintu.
"Kita akan belanja,Apa tidak apa - apa meninggalkan dua orang hamil ini dirumah?" Tanya Clara lagi kepada Young.
"Seharusnya sih tidak apa - apa disini pasti aman,orang jahat tidak akan kemari!" Young berusaha meyakinkan Clara.
"Young,siap kak mobil nya,Bi Sumi dan Bi Nana akan membantu Aku membawakan barang !" Seru Clara,Young segera keluar .
"Sayang,Mama pergi dulu untuk belanja,ada yang Kalian titip?" Tanya Clara kepada Anak dan menantunya .
"Ma,Aku minta di belikan buah-buahan saja,Bi Sumi tolong belikan bahan untuk salad secukupnya ya,biar setiap di perlu ada !" Ucap Zara melirik kearah Clara .
"Sayang,Kamu ..?" Clara melirik kearah Anushka .
"Aku ?Aku tidak usah Ma,Aku tidak ada yang ingin Ku titipkan!"Jawab Anushka tersenyum.
"Jangan sungkan-sungkan,ada yang ingin Kakak ipar makan katakan saja,Mama akan membelikan nya,Dia banyak uang !" Bisik Zara sambil tersenyum meledek Clara.
"He..he..Aku benar tidak ingin apa-apa!" Jawaban AnushKa lagi
"Oke,berarti Mama belikan buah saja ya,Karena kan kalian berdua pasti suka buah!" Clara meminta Bi Sumi untuk mendorongnya keluar,sementara Bi Nana membawakan tas Clara.
Sesampai nya diluar Young sudah siap dengan mobilnya,selain membantu mengemudi,Young juga membantu Clara masuk kedalam mobil.
"Kak enggak apa -apa ini di tinggal 2 Nyonya Muda di mansion !" Tanya Young yang sudah siap di kursi kemudi.
"Udah enggak apa- apa Aku udah kabarin Tuan Besar,Dia akan segera pulang " Jawab Clara membenarkan posisi duduk nya.
Berson dan Abian dalam perjalanan pulang ke mansion,tanpa sengaja Berson melihat mobil milik Tuannya.
"Tuan,sepertinya Aku melihat mobil Anda!"Ucap Berson Sambil melirik kearah luar.
"Itu pasti Clara pergi belanja dengan Young,ikuti mobil Mereka!" Titah Abian
"Baik Tuan ..!"
Berson segera memutar arah mobilnya,lanjut mengejar mobil yang di naiki Clara .
Young memarkirkan mobil nya di tempat parkiran,Mereka berhenti disebuah mall besar yang serba ada,jadi Mereka tidak perlu pergi kebanyak tempat untuk membeli kebutuhan nya.
"Bi Sumi,Bi Nana,ini catatan untuk perlu dapur ya !di belanja sesuai yang tertulis disini,jika Bibi ada yang ingin di beli ambil saja,nanti saya bantu bayar kan!" Ucap Clara tersenyum kepada kedua pelayannya.
"Young,Kita pergi lihat - lihat baju ibu hamil,Kamu antar Saya ke beberapa toko " Ucap Clara,tanpa ada jawaban dari Young.
"Young Kamu lihat,baju itu bagus sekali,seandainya Kaki Saya enggak lumpuh,Saya ingin membelikan itu,tapi sayang sekarang Saya enggak mood beli - beli baju,enggak tau juga mau di pakek kemana dalam keadaan begini !" Sambung Clara lagi.
"Kita kesana !" Clara menunjukkan toko peralatan ibu hamil dan baby.
"Young,kenapa Kamu diam saja,apakah Kamu mendadak bisu? atau sedang sariawan ?" Tanya Clara menoleh kebelakang.
"Aaahhh...!Kamu..!" Seseorang tersenyum kepada Clara,dan Orang itu tidak asing bagi Clara.
"Kenapa kaget begitu!Seperti melihat hantu saja !" Kesal Abian,nampak Young dan Berson mengikuti Mereka dari belakang .
"Sejak kapan Kamu disini!Aku menyuruh Kamu pulang ! Anak dan Menantu Mu dirumah,enggak ada pengawal !" Ucap Clara menunjukkan kearah toko yang mau Mereka singgah.
"Aku melihat Mu,Khawatir Kamu pergi ke mall,setelah kecelakaan ini baru pertama kali bagi Mu,untuk keluar dari Mansion,jadi Aku menyuruh Berson mengikuti kalian !" Jelas Abian .
"Dasar Kamu ini !"
Clara bersama Abian,dan juga di temani Young dan Berson sedang memilih beberapa keperluan ibu hamil,Clara kompak membeli barang - barang untuk Anak dan Menantu nya dengan sama,tidak ada beda nya. Karena postur Mereka hampir sama,dari warna dan merk Clara memilih yang sama .
***
Zico sudah berada di depan rumah milik Mattew.
"Kak,ipar benar - benar waspada,bahkan pelayan dan security tidak di pekerjakan agar tidak melihat istrinya,kala di tinggal dirumah " Gumam Zico turun dari mobil.
"Hallo,Kak ipar kau sedang dimana ?" Tanya Zico saat panggilannya terhubung.
"Aku lagi di jalan perjalanan pulang kerumah !ada apa ?" Tanya Mattew lagi
"Aku punya kejutan untuk Mu,Aku menunggu Mu dirumah!"
"Baik "
Tut...Tut..Tut..Mattew segera memutuskan panggilan nya dan memasukkan kembali handphonenya kedalam saku celana miliknya.
Setelah menunggu 20 menit lamanya,akhirnya Mattew sampai kerumah,Pria ini turun dari mobil, saat melihat Zico yang sedang menunggu nya berdiri di depan mobil.
"Ada apa ?" Tanya Mattew to the poin,karena Dia tahu sebelum nya Zico sempat marah dengannya .
Kasio berjalan ke pintu mobil,dan membuka pintu nya,Mattew kaget melihat Carolin berada didalam mobil Zico,Kasio segera menarik perempuan itu agar turun dari mobil.
Bugh..!Perempuan itu terjatuh,saat Kasio mendorong nya dengan kuat.
"Tu..Tuan Mattew,Anda harus menjelaskan kepada Mereka,Kalau saya tidak menggoda Anda,ini murni kecelakaan !" Ucap Carolin dengan memelas,melihat ke arah Mattew.
"Kecelakaan ?Antar Kita berdua tidak terjadi apapun! kenapa Kau harus memelas ?" Tanya Mattew
"Aku tidak menyalahkan Tuan,Aku hanya ingin Tuan bertanggung jawab,atas apa yang terjadi kemarin malam!" Sambung Carolin lagi,Mattew menyempitkan mata nya melihat kearah Carolin .
"Masih tidak mau ngaku?" Tiba - tiba Zico bersuara .
"Apa yang harus Aku akui,Aku tidak melakukan itu !" Jawab Mattew menatap kearah Zico.
"Aku berbicara dengan perempuan ja Lang itu,Dia belum mengaku nya ,jik Dia masih bersikeras begitu,Aku serah kan kepada Kak ipar !Terserah mau diapakan !" Zico nampak santai menanggapi pokok permasalahan yang terjadi .
"Asisten Jo,Kamu tau apa yang harus Kamu lakukan!Mokey sudah 1 Minggu tidak makan daging segar,lempar Nona Carolin ini ke kandang Mokey !" Titah Mattew dengan tatapan penuh kebencian.
"Tidak..!Tidak Aku mohon,jangan lakukan itu!sebagai balasannya Aku siap melakukan apa saja,agar Kalian mau membebaskan Aku !biarkan Aku pergi !" Ucap Carolin memohon kepada Mereka semua.
"Kamu harus tau keluarga Carlose itu bukan tempat bernegosiasi,yang bersalah tetap akan di hukum,meskipun Kau berlutut tidak ada gunanya !" Sambung Zico lagi.
Mattew melihat kearah Carolin yang di seret paksa oleh Asisten Jo menuju kandang Mokey.
***
Zara melihat kearah Anushka yang sedang membaca majalah,masih duduk di depan nya di ruang tamu.
"Kak ipar,Kau lapar tidak ?mau makan tom yam?" Tanya Zara melirik kearah Anushka.
"Tapi dirumah tidak ada tom yam !" Jawab Anushka tersenyum kearah Zara
"Aku akan memesannya di restoran dekat Mansion,Aku punya nomer pelayan itu !" Ucap Zara sambil mengotak atik ponsel di tangannya.
"Baiklah !"
Sambil menunggu pesanan datang,Zara memutuskan untuk mengambil minuman dan mangkok di dapur,beberapa menit kemudian kembali lagi dengan gelas air dan mangkok di tangannya .
Ting tong..!Suara bel berbunyi.
"Itu pasti tukang pengantar pesanan,cepat banget !" Gumam Zara.
"Biar kan Aku saja !Kamu letakkan saja itu di meja " Anushka menawarkan diri karena melihat tangan Zara yang masih memegang mangkok dan gelas.
Anushka segera berjalan kearah pintu utama.
Ceklek...!!!
Pintu utama terbuka,Anushka kaget banyak sekali yang datang berkerumunan di depan mansion Mereka.Bahkan Anushka tidak sempat menutup kembali pintu utama nya,dengan tenaga nya tidak seberapa itu.
"Kak ada apa ?"Tanya Zara yang melihat Anushka kesusahan menutup pintu.
"Diluar banyak wartawan,Mereka pasti ingin mengambil gambar Mu,Cepat lari ke kamar,dan hubungi Zico atau Tuan Mattew,minta Mereka untuk segera pulang !" Teriak Anushka,masih berusaha menekan pintu utama.