
Ting..!
Bunyi ponsel,pertanda ada sebuah pesan WeChat yang baru saja masuk.
Kasio mengambil handpone nya,yang Dia letakkan diatas meja yang ada di taman mawar.
"Mau bertemu sore ini..!Aku akan mentraktir Kamu makan!"
Kasio tidak membalasnya. Namun,mengabaikannya Pria ini tidak ingin terlibat dalam hubungan wanita dan pria dewasa lebih lanjut,Karena takut tidak akan fokus kepada pekerjaan saat ini.
"Jika Kamu setuju,Aku tunggu Kamu di cafe Seriosa,dekat dengan Bar seriosa..!"
Kasio membaca lagi pesan kedua yang di kirimkan oleh Cantik.Tapi masih mengabaikannya.
"Siapa ?" Suara Young mengagetkan Kasio,dan melirik kearah Young .
"Bukan siapa - siapa hanya orang iseng saja ..!" Jawab Kasio santai.
"Kenapa mencari Ku ?" Kasio kembali bertanya, saat melihat Young tiba- tiba mencari nya.
"Aku berencana menikah dengan Berson,Aku hanya meminta pendapat Kakak,menurut Kakak apa ini terlalu buru - buru ?" Tanya Young lagi melirik kearah Kasio.
"Malah sekarang waktu yang tepat,usia Mu tidak muda lagi,jangan menunda - nunda hal baik seperti ini !" Kasio tersenyum kearah Young .
"Kak,Kakak tau ?Aku selalu merasa beruntung punya seorang Kakak seperti diriMu,Aku tidak pernah merasa kesepian atau merasa sedih..!tapi sebaliknya Aku merasa selalu bahagia !" Young memegang tangan Kasio,tanpa sengaja air matanya jatuh.
"Jangan menangis...!" Kasio menyeka air mata Young,dan memeluk adik perempuannya.
Kriing....
Kriing...
Ponsel Kasio kembali berdering,Pria ini segera melihat nya,yang memanggil Cantik,wanita tempo hari yang ia tolongin.
"Siapa ?" Young melirik kearah ponsel Kasio,Pria ini segera menyembunyikan nya.
"Hanya seorang teman !" Jawabnya ketus,mengabaikan panggilan dari Cantik.
"Kak,kapan Kau berencana akan menikah ?"Tanya Young tiba- tiba mengagetkan Kasio.
"Nanti kalau sudah waktunya,Kakak pasti akan menikah,yang terpenting sekarang Kamu harus mantapkan keputusan Mu untuk menikah !"Jawab Kasio bangkit dari duduk nya.
"Kak,Kau mau kemana ?" Tanya Young yang melihat Kasio pergi kearah mobil.
"Aku harus pergi..!Ada hal penting yang harus Aku selesaikan ..!" Jawab Kasio segera masuk kedalam mobil.
Puk..!Seseorang menepuk bahu Young,membuat Wanita ini menoleh kearah orang yang menepuk bahu nya.
"Berson ..?" Young tersenyum kearah Pria yang tidak jauh berbeda dari umur nya,masih tergolong seusia dengan nya.
"Apa jawaban Kakak Mu ?" Tanya Berson berdiri di sebelah Young .
"Dia setuju..!Tapi..."Young terlihat sedikit murung.
"Ada apa ?" Berson memegang tangan Young.
"Aku ingin Kakak juga segera mendapatkan pendamping nya,karena Aku tidak ingin Kakak merasa kesepian setelah kepergian Aku !" Ucap Young penuh pertimbangan.
"Emang Kita akan kemana ?" Tanya Berson penasaran
"Tentu Aku akan ikut Kamu ke desa Mu !" Jawab Young.
"Di desa Aku tidak memiliki keluarga,Tuan Besar meminta Kita untuk tetap tinggal disini,tinggal bersama dengan tuan Muda,karena Tuan Besar akan pergi ke Australia untuk penyembuhan Nyonya Besar..!"
Jelas Berson kepada Young,dan Wanita ini mengangguk mengerti dengan ucapan Berson .
"Tuan Berson,Tuan Besar memanggil Anda ,menyuruh Anda untuk menghadapnya di ruang kerja !" Seru Bi Sumi
"Baik Bi,Aku segera kesana !"
***
Kasio memarkirkan mobil nya di tempat parkiran,belum turun dari mobilnya,masih merasa bimbang di hatinya.
"Eem..!Aku akan menemui nya hari ini,supaya Wanita ini tidak terus mengganggu Ku..!" Gumam Kasio turun dari mobil nya.
Kasio berjalan masuk kedalam cafe Seriosa,sebelum nya Kasio sudah mengetahui kalau Cafe ini milik Mattew,cuma berharap saja,semoga tidak bertemu dengan pemiliknya saat ini.
"Nona Cantik ..?" Sapa Kasio berdiri di samping Cantik.
"Aku pikir Kamu tidak akan datang,silahkan duduk,Aku akan memanggil pelayan !"
Tanpa menjawab,Kasio segera duduk di depan Cantik,Wanita ini terlihat berbeda dari sebelumnya.
"Aku mengirim WeChat ke ponsel Mu,tapi tidak ada jawaban,Aku pikir Kamu tidak akan datang !" Ucap Cantik masih tersenyum kearah Kasio yang terlihat cuek kepada nya.
"Apa yang ingin Anda pesan ?" Tanya Cantik kepada Kasio saat pelayan sudah datang.
"Cukup segelas kopi susu saja!" Jawab Nya singkat.
"Nona Cantik ..!"Kasio menatap kearah Wanita yang duduk di depannya,Wanita ini tersenyum kearah nya saat mendengar Kasio memanggil namanya.
"Hari ini Aku berharap terakhir kali Aku menemui Anda..!Tidak sepantasnya Saya datang secara pribadi kesini !" Sambung Kasio,membuat Cantik kaget,mendengar pernyataan Kasio.
"Kenapa ?apakah salah,jika Pria single dan Wanita single bertemu ?"Tanya Cantik penasaran dengan pernyataan Kasio.
"Tidak ada yang salah,hanya saja seperti nya memang tidak pantas !" Kasio masih berusaha untuk menjaga perasaan Cantik.Namun,tanpa disangka dengan pernyataan itu membuat Wanita ini terlihat murung .
"Tidak pantas ?apakah Orang seperti saya ini memang tidak layak mencari pendamping hidup ?" Cantik menatap kearah Kasio,Pria ini membuang muka nya,mengalihkan pandangannya .
"Seperti nya Anda salah paham dengan Saya.!" Kasio bangkit dari duduk nya, "Saya tidak pernah menemukan Wanita serendah Anda yang terus terang untuk mendekati seorang Pria,jika Anda kesepian Anda mungkin tau tempat yang cocok untuk Anda datangi..!"
Ucap Kasio,Pria ini salah paham terhadap Cantik,Dia pikir Cantik hanya lah Tante - Tante Girang yang kesepian,padahal Cantik adalah Perawan Tua,yang belum pernah menikah sama sekali.
Kasio pergi meninggalkan Cantik didalam Cafe,tidak lupa meninggalkan beberapa lembar uang kertas diatas meja untuk pembayaran minuman yang telah Mereka pesan.
"Apa Pria itu salah paham terhadap Aku ?"Gumam Cantik masih menatap kearah Kasio yang berlalu pergi.
"Menarik sekali,kenapa terlambat Aku menemukannya,harus nya Aku menemukan Dia saat Aku masih remaja,Dia pasti akan tergila - gila kepada Ku !"Sambung nya lagi dengan percaya diri,mengibarkan rambutnya ala Princess.
"Tante...!" Suara itu tiba - tiba mengagetkan Cantik.Wanita ini menoleh kebelakang .
"Keponakan Ku yang tampan ..!" Sapa Tante Cantik,saat melihat Mattew bersama dengan Zara.
"Apa yang Tante lakukan disini!jangan bilang Tante sedang mencari makanan gratis disini !" Cibir Mattew kepada Tante nya.
"Kamu enggak lihat,Aku sudah membayarnya..!' Menunjukkan uang yang di tinggal kan oleh Kasio tadi untuk membayar minuman.
"Kami harus pergi ..!" Ucap Mattew menarik Zara untuk segera pergi .
"Tunggu..!" Tante Cantik menghalangi Mereka untuk pergi .
"Ijinkan Tante tinggal bersama kalian untuk beberapa hari,Tante bosan tinggal sendiri,Tante janji,Tante akan patuh..! tidak akan merepotkan Zara ..!"
Tante Cantik menatap kearah Zara penuh iba,berharap Zara menyetujuinya.
"Tidak bisa..!" Jawab Mattew ketus.
"Kita akan pergi berlibur,Kami masih tinggal dirumah nya,jadi Tante tidak bisa ikut..!" Sambung Mattew menatap Tante Cantik dengan tatapan tajam memberi peringatan .
"Tunggu..!Sayang,tidak apa - apa biarkan Tante ikut,Aku akan bicarakan sama Mama dan Papa,Mereka pasti tidak keberatan ..!" Sambung Zara.
"Baiklah..!Ingat ya Tante,tidak boleh bikin rusuh apalagi membuat malu Aku..!"
"Iya,Ayooo jalan ..!"
Zara yang hanya bisa tersenyum melihat tingkah Tante dan keponakan yang setiap bertemu selalu berantem,seperti tom and Jerry.