My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 122



Mattew menatap kepergian Zara dengan tatapan dinginnya,hatinya ingin menghentikan gadis itu,namun tubuh nya tidak bergerak.


"Agggggrrrhhh....!Apa yang ku lakukan...!" Mattew meremas rambutnya dengan kasar,lalu menyusul gadis itu yang sudah pergi dari tadi .


Abian baru saja kembali dari ruangan Kasino,dan melihat Zara yang sedang berjalan kearah nya .


"Papa....." seru Zara melihat Abian dan Tuan


Hatakachi yang berdiri di depan pintu ruangan Kasino


"Zara...Dimana mama mu...?" tanya Abian saat melihat Zara sendirian


"Mama ....? aku juga tidak tau ...!"


Mattew berdiri di belakang Zara,Abian melirik kearah nya,namun pria itu memalingkan wajahnya


"Dimana Clara ...?" Abian bertanya kepada Mattew


"bukannya tadi Clara menyusul mu keruangan Kasino..?" Mattew melihat kearah Abian yang panik


"Tidak...! bahkan aku tidak melihat nya ...!"


Abian melihat kearah Tuan Hatakachi yang masih berada disana


"Tuan Maaf merepotkan mu bantu saya melihat CCTV di kapal ini...!"


"Baik ...Ikut saya ....!"


Mereka semua mengikuti Tuan Hatakachi keruangan cctv,disaat petugas itu membuka layar terdapat Clara di culik oleh seseorang dan orang itu membius nya .


"Itu Clara,aku yakin mereka masih di sini periksa semua ruangan dan kamar yang ada di kamar ini ..!" Titah Abian dengan panik


"Tuan Hatakachi bantu saya mencari istri saya,saya yakin dengan kekuatan Tuan semua nya akan mudah ...!" ucap Abian


"Baik ikut saya...!saya akan mengerahkan semua pengawal untuk mencari istri Anda "


Abian dan yang lain segera mengikuti Tuan Hatakachi untuk melacak keberadaan Clara .


***


Zico menunggu Anushka di ruang tamu,namun gadis itu belum juga turun kelantai dasar sehingga membuat Zico kembali marah dan mengepalkan tangannya .


"Kenapa gadis bodoh itu " gumam Zico dengan kesal


Tap ...Tap....Tap.... "Tuan Muda...."


Mendengar Anushka sudah datang Zico segera berbalik menoleh kearah suara itu,pria itu tidak mengedipkan mata nya melihat kearah Anushka,penampilannya cukup anggun bahkan mampu menghipnotis Zico si pria kejam tidak memalingkan wajah dari pandangannya .


"Kenapa menatap ku,apa riasan ku terlalu menor...?" tanya Anushka yang memperhatikan Zico tidak memindahkan pandangan nya.


"kenapa Kasio menyediakan baju begitu terbuka ..." batin Zico yang masih melihat kearah Anushka,memperhatikan belahan dada gaun Anushka yang terbuka,dan gaun itu hanya ekor nya yang panjang sementara bagian depan terlalu pendek memperlihatkan paha putih mulus Anushka .


Gluk...!Zico menelan ludah nya kembali memperhatikan gaun Anushka bagian belakang malah terbuka begitu besar,Zico mulai khawatir jika harus membawa Anushka ke pesta itu.


"Tuan Muda ...." panggilan Anushka mengedarkan lamunan Zico .


"kita harus berangkat sekarang,kalau tidak kita akan terlambat ..!" Zico berjalan meninggalkan Anushka,gadis itu hanya bisa mengikuti nya dari belakang .


"Tuan...."Ceklek..!Kasio membuka pintu mobil untuk Anushka dan Zico.


Blam..! setelah menutupi kembali pintunya Dia segera masuk ke dalam mobil.


"Tuan apa kita perlu membawa hadiah ..?"


Kasio memperhatikan Zico dari kaca depan


"Tidak perlu ,hanya sebuah pesta kenapa harus membawa hadiah,buang- buang uang saja...!" jawab nya ketus,Anushka melirik kearah Zico,namun seketika pria itu menatap dirinya membuat anushka kaget.


"Hah......"Gadis ini segera memalingkan wajahnya saat Zico menatap nya


"Apa kau terlalu senang melihat orang tampan seperti ku ...!" bisik Zico di telinga gadis itu


"Anda terlalu percaya diri Tuan " Anushka segera menggeser kan tubuh nya lebih dekat dengan pintu


"Bagian yang kembar itu sungguh kenyal dan cantik ,ingin sekali aku mere*as nya disini " bisik Zico lagi mendekatkan wajahnya dengan telinga Anushka "Tangan ku sudah gatal ingin segera menyentuhnya " Zico mengangkat tangan nya,Anushka dengan reflek menutup bagian dada nya dengan kedua tangannya .


"Eeem ... ..." Anushka melirik kearah Zico dengan kedua tangan masih di dadanya,pria itu menahan senyumnya dengan memalingkan wajahnya kearah lain .


"Tuan kita sudah sampai ....!" Ucap Kasio berhenti di depan karpet merah,kiri kanan sudah ada paparazi yang siap memotret mereka.


Ceklek....! Zico ingin melarang Anushka jangan membuka pintu mobil, namun Anushka membuka pintunya sendiri tanpa menyadari kalau tempat ini di penuhi dengan wartawan,gadis ini menurunkan kedua kakinya dan keluar dari mobil,berdiri di pintu,belum semenit wartawan sudah berkerumun di depan nya,membuat dirinya sedikit gugup dan takut.


Ceklek ...! Kasio segera membuka pintu untuk Zico,dengan gagah nya pria tampan ini menghampiri Anushka dan datang merangkul gadis ini.


"Hah....."Anushka kaget saat melihat Zico merangkul pinggang nya dan mengajak nya berjalan bersama,Kasio menghalangi para wartawan agar tidak mengganggu jalan Tuannya .


"Apa kau gugup..." bisik Zico lagi


"Sedikit,ini baru pertama kali bagi ku ..!" Jawab gadis ini menundukkan kepala nya


"Banyak - banyak belajar biar kau lebih pantas berjalan dengan ku...!" Cibir Zico,tapi sangat sakit di dengar Anushka.


Tuan Arnots melihat Zico yang datang segera menyambutnya.


"Tuan Muda Zico.....selamat datang ....!!" Tuan Arnots dengan ramah menjabatkan tangan nya dengan Zico.


Zico berjalan mengikuti ajakan Tuan Arnots, sehingga tangannya yang merangkul Anushka segera terlepas begitu saja, membuat Anushka terdiam melihat Zico yang pergi meninggalkan nya,Kasio menghampiri Anushka.


"Nona Anushka mari...ikut saya lewat sini..!"


"Aahh...baiklah ....!" Anushka segera berjalan mengikuti Kasio .


"Tuan Zico apa kamu menyukai pesta ini,bagaimana dekorasi nya menurut Anda ...?" Tanya Tuan Arnots memanggil kan pelayan agar membawa minuman kepada mereka yang sedang mengobrol.


"Dekorasi nya bagus..!dan pesta nya juga mewah,memang selera Tuan Arnots tidak diragukan lagi..!" Zico memuja Tuan Arnots membuat pria Tua itu senyum - senyum


"Benar,saya juga memilih pasangan hidup anak saya juga tidak pernah salah ...!" Sambung Tuan Arnots,Zico hanya tersenyum


"Papa ...." Panggil Emily yang datang menghampiri Tuan Arnots


"sayang kenalin ini Tuan Muda Zico,anak dari kolega papa Tuan Abian ...!"


"Emily......."


"Zico.."


"Tuan Zico saya tinggal dulu ya,kalian berdua bisa mengobrol,Emily anak saya akan menemani Tuan ...!"


Tuan Arnots segera pergi melihat tamu lain,sementara Zico dan Emily mengobrol bersama.


"saya cukup kagum dengan Tuan Abian beliau pengusaha tersukses di Negara E,dan juga beliau memilik anak yang tidak kalah tampan dengan dirinya " puja Emily melirik kearah Zico,namun pria ini malah mencari keberadaan Anushka .


"Tuan Zico ....Anda sedang mencari apa..?" sambung Emily lagi


"Hah.....Tidak saya sedang melihat dekorasi pesta...!Maaf saya tinggalkan dulu ya "


"Tapi Tuan Zico,kita belum minum bersama dan banyak makanan disini,Tuan harus mencicipi nya " Emily sedikit memaksa agar Zico mau menemani nya untuk minum dan mengobrol lebih banyak


Anushka segera mengambil anggur yang telah disediakan di pesta untuk para tamu.


"Nona...boleh saya temani...! " sapa salah satu pria yang datang ke pesta itu juga.


"Tidak terimaksih ....!"


Anushka segera pergi meninggalkan pria itu,namun pria itu memaksa agar Anushka mau menemani nya minum.


"Nona ...tidak sopan Lo menolak nya,hanya segelas minuman saja ...!" pria itu terus memaksa Anushka ,gadis kecil ini juga bingung bagaimana cara nya supaya bisa menolaknya .


"Tuan,saya benar - benar tidak bisa minum,mohon Tuan jangan ganggu saya ...!" Anushka masih berbicara begitu sopan menolak ajakan pria itu.


Anushka ingin pergi meninggalkan pria itu,namun siapa sangka pria jahat itu malah menginjak gaun Anushka sehingga gadis itu tidak bisa menjaga keseimbangan tubuh nya, membuat ia memegang meja yang gelas nya tersusun rapi diatas meja dan Anushka menarik telapak meja itu membuat semua gelas terjatuh .


"Aaahh........."


Prang .........!


Prang.........!


Segelas terjatuh mengenai Anushka membuat gaun nya basah,bahkan beberapa gelas terjatuh mengenai kepala dan tangannya .


"Siapa sih gadis itu malu- maluin saja " cibir para tamu


"iiihh...kalau aku sih lebih baik pergi ke dunia lain dari pada menghadapi orang - orang " sambung yang lain


Semua orang mencibir Anushka yang terjatuh bahkan gaun nya basah,semua orang memaki dan menghinanya .


"Ada apa ya ..." ucap Emily melihat kegaduhan di dekat meja perjamuan.


Zico melirik kearah kegaduhan itu,namun tidak melihat keberadaan anushka.


"Mari Tuan Zico kita lihat apa yang terjadi "


Zico segera mengikuti Emily ketempat yang terjadinya kegaduhan.


"Apa yang terjadi ...?" tanya Emily kepada para tamu yang ada disana


"Itu...ada seorang gadis menghancurkan hidangan nya Nona Emily...!"


Zico segera menyelinap masuk kedalam kerumunan,melihat Anushka yang terduduk di lantai,membuat Zico marah kepada gadis itu karena telah mempermalukan nya .


"Sini kamu.....!!!" Zico menarik lengan Anushka dengan kuat membuat gadis itu menjerit kesakitan,Zico membawa gadis itu ke mobil dan disana sudah ada Kasio yang menunggu mereka.


"pergi temui Tuan Arnots,sampaikan salam ku kepada Nya ...!" Titah Zico kepada Kasio pria itu segera pergi


Ceklek...Bugh...Zico mendorong tubuh Anushka kedalam mobil,gadis itu merasa ketakutan melihat Zico yang marah .


"Tuan itu bukan salah ku ..!Pria itu sengaja menginjak gaun ku agar aku terjatuh...!" Anushka mencoba membela dirinya


"Apa kau terlalu senang menggoda pria lain ...?apa kau kurang puas dengan ku...?" tanya Zico dengan emosi


"sekali jal*Ng tetap jal*ng " sambung nya lagi


Plak .....! Anushka menampar pipi Zico membuat pria itu marah


"Kau berani menamparku...!!"


Breett.....


breett....


Zico merobek gaun Anushka


"Tuan ku mohon lepaskan aku...! itu bukan salah ku ...! pria itu yang mendekati ku...! tolong percaya pada ku...!" rengek Anushka namun tidak di gubris oleh Zico,pria ini sengaja membakar rokok di depan Anushka lalu membuang asap rokok mengenai wajahnya


"Huuusssss....."


"Uhuk.....uhuk....." gadis itu mabuk dengan asap rokok yang di hembuskan oleh Zico


"Akh......"


"Aah...."


Anushka berteriak begitu keras saat Zico membakar telapak tangan nya dengan rokok,dengan kejam nya Zico membakar kedua telapak tangan Anushka,gadis ini menangis sesenggukan namun tidak meluluhkan hati Zico.


"Hiks ..hiks ...hiks...ini bukan kesalahan ku,aku hanya korban kenapa kau menyiksa ku....!" ucap Anushka masih menahan sakit di telapak tangan nya.


"Diam....! aku tidak ingin mendengar penjelasan mu ...!" ucap Zico dengan menekan kedua bahu Anushka di jok mobil .


Cup...Zico mencium kasar bibir gadis ini,sehingga membuat Anushka tidak bisa bernafas,lalu memaksa Anushka menerima serangan nya bertubi- tubi dalam keadaan sakit,Zico masih memaksa Anushka untuk melakukan hubungan int*m dengan nya .


"eeem....eeemm..." Anushka terus saja memberontak namun tenaga nya selalu kalah dari Zico .


Jleb ...! benda tumpul itu berhasil masuk kedalam serabi legit milik Anushka membuat gadis ini menahan sakit yang begitu tersiksa,Zico memainkan nya dengan sangat kasar membuat gadis itu kehabisan tenaga untuk memberontak,seluruh tubuh nya meninggalkan bekas gigitan Zico,tubuhnya terasa tercabik -cabik sakit tanpa ada penawarnya .


Setelah selesai melepaskan hasrat nya dengan Anushka ,pria ini segera memakai kembali kemeja nya dan membenarkan pakaiannya,terlihat Anushka yang melemah tanpa ada lagi sisa - sisa tenaga yang bersemayam di tubuhnya,Zico menutup tubuh Anushka dengan jas milik nya,saat melihat gaun gadis itu telah rusak.


Braak....! Zico menutup kembali pintu mobil dan berdiri di luar mobil dengan rokok di tangan nya,keringat bercucuran membasahi pipi tampannya.


"Tuan ...mari pulang...!" seru Kasio yang baru saja datang


"Minta Tuan Arnots untuk memeriksa cctv didalam gedung itu,dan kirim kan semua ke email ku,aku menunggu mu dirumah,kamu bisa pulang dengan taxi...!" Titah Zico dengan netra biru nya berubah menjadi hitam pekat,Kasio hanya bisa menuruti perintah dari Tuannya


"Baik Tuan ...."


"Satu lagi,bawa pria yang bermasalah dengan Anushka ke Pulau ...!kamu tau apa yang harus kamu lakukan ...!" Sambungnya lagi


"saya mengerti Tuan ...!"


Zico melambaikan tangan kepada Kasio agar pria itu segera pergi,sementara dirinya membawa Anushka pulang .