My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 188



Zara masih menatap Mattew yang mencoba mendekati nya.


"Berhenti sembunyi di balik kata syndrome akut !kalau Kamu syndrome akut,Kamu tidak akan berbaur dengan perempuan !ini nyatanya dengan senang Kamu datang ke pesta itu "


Zara tidak bisa menahan amarah nya ,selama ini Dia akan selalu percaya kepada suaminya.Namun,kali ini Dia melihat suami nya diatas ranjang hotel bersama dengan Wanita,itu membuat Dia marah besar.


"Sayang..!dengar kan Aku,Aku yakin Mereka menjebak Ku,karena Aku terlalu percaya sama Mereka maknya Aku tidak waspada" Mattew terlihat mendekati Zara,Abian membiarkan Mattew menyelesaikan masalah nya.


"Aku tidak ingin mendengar penjelasan Mu,tadi Lolita jelas-jelas mengatakan nya kalau kalian....."Zara terdiam,tidak melanjutkan kata-kata, "Aaaaaaaa....Aku membenci Mu,jangan mendekati Aku"Teriak Zara lagi membuat Mattew dan Abian serta Clara kaget .


"Sayang !" Mattew berusaha mendekat,namun Zara menghindar.


"Tunggu !apa Maksud Mu Lolita ?" Abian melihat kearah Zara,terus melirik Mattew meminta penjelasan .


"iya Lolita yang di Negara S..!" Jawab Mattew singkat,Abian langsung mengerti yang di maksud Zara.


"Sayang ..!Kamu tenang ya,Papa akan membantu menyelesaikan masalah kalian,ini udah larut malam kalian pergi lah istirahat !" Abian sudah tahu apa yang harus di lakukan nya.


"Aku akan membawa Clara ke kamar,Kalian selesaikan masalah kalian baik - baik !" Seru Abian mendorong Clara menuju tangga,tatapan Abian tidak biasa,Pria ini sudah tau rencana apa yang akan di lakukan nya kepada orang - orang yang terlibat dalam kasus Mattew.


"Sayang,Aku janji akan menyelesaikan semua masalah ini dan membersihkan nama baik Keluarga Kita" Mattew berusaha menenangkan Zara.Namun,Wanita ini terus saja menghindar.


"Aaakkhh....!"Teriak Zara lagi memegang perut nya merasakan sesuatu terjadi dengan bayinya,seperti nya Dia terlalu emosi sehingga membuat perut nya sakit.


"Sayang,Kamu kenapa ?" Mattew memegang Zara yang sempoyongan.


"Jangan sentuh !Aku..!" Teriak Zara lagi,mencoba mendorong tubuh Mattew dari hadapan nya.


"Aku tidak ingin Kau menyentuh Ku !Aku jijik !" Zara berusaha mengontrol tubuhnya.Mattew merasa kesal tidak menyentuh istrinya yang sedang sakit,melihat Zara berjalan kearah kamar nya,Mattew mengikuti Zara dari belakang.


"Berhenti mengikuti Ku..!" Zara menoleh kebelakang,namun Mattew mengabaikan nya.


Mattew langsung memaksa menggendong tubuh Zara,Wanita ini memberontak tapi Mattew mengabaikan nya.Zara memukul dada Mattew,Pria ini berusaha memegang kuat Istrinya agar tidak jatuh.


Ceklek..!


Pintu kamar terbuka,Zara masih dalam gendongan Mattew.


Plak...!Sebuah tamparan melayang ke pipi Mattew, saat Dia sudah menurunkan Zara dari gendongannya.


Mattew menatap kearah Zara,sebalik nya istrinya malah pergi meninggalkan Mattew setelah menampar Pria ini.Duduk di tepi ranjang,melihat tangan nya yang gemetar setelah menampar Mattew.


Benar,Zara tidak bermaksud untuk menampar Mattew,namun Zara tidak dapat menahan amarahnya,setelah apa yang semua terjadi .


"Sayang ..!Maaf kan Aku !"Mattew berlutut di depan Zara memohon maaf kepada istrinya.


Terlihat wajah Mattew yang memar akibat pukulan dari Zico.Di tambah lagi barusan dirinya menampar Mattew.


"Aku tau ini tidak sepenuh nya salah Dia !" Batin Zara memperhatikan Mattew yang masih berlutut didepan nya.


"Ah ...!" Zara kaget saat anaknya menendang,dan Zara memegang perut nya.


"Sayang kenapa ?Apa Dia menendang lagi ?" Mattew mendekati Zara dan menyentuh perut Zara,terlihat wanita ini tidak merespon nya,tapi sebaliknya perutnya terasa enakan saat Mattew mengelus nya.


"Tidur lah ..!Aku akan menemani Mu disini !"


Mattew menyelimuti tubuh Zara.


Mattew ingin menolak nya,tapi karena kondisi Zara yang sedang marah,Mattew akhirnya menuruti nya,langsung berjalan kearah sofa dan membaringkan tubuhnya,tanpa ada batal dan selimut,Mattew tidur begitu saja.


Zara mengintip nya dari balik selimut kearah Mattew yang tidur di sofa.


Mattew terlihat tidak nyaman tidur di sofa,Dia juga kedinginan,Zara masih melihat nya.Akhirnya memutuskan untuk turun dari ranjang dan menghampiri Mattew di sofa.


"Bee..."Panggil Zara menggoyangkan tubuh Mattew.


"Ada apa? apa ada yang sakit?" Tanya Mattew seketika duduk di sofa saat Zara membangunkan nya.


"Bee boleh pindah ke ranjang,disini tidak nyaman,tapi ingat jaga jarak diatas ranjang !" Titah Zara pergi meninggalkan Mattew di sofa,Dia langsung naik kembali keatas ranjang.


Mattew juga ikut menyusul dan masuk kedalam selimut yang sama,membelakangi tubuh Zara.


Karena tidak ingin istrinya marah lagi.


***


"Sayang ...."Panggil Zico lirih memegang bahu Anushka yang duduk di tepi ranjang.


"Maafkan Aku..!" Sambung Zico lagi,Anushka masih terdiam tidak menjawab nya.


"Mas,Kamu sudah janji untuk tidak marah - marah atau berantem lagi,tapi kenapa masih melanggarnya !" Ucap Anushka melirik kearah sang suami.


"Aku hanya tidak bisa menahan nya saja,karena masalah ini begitu rumit,bukan Zara dan Mattew saja yang terlibat bahkan seluruh keluarga Carlose akan malu !" Zico memberi penjelasan kepada Anushka,lalu menarik Wanita ini kedalam pelukannya .


"Memarahi Ku juga tidak bisa menahan emosi ? bahkan membentak Ku!Aku hanya orang luar bagi Mas?berarti Aku dan anak Ku tidak berhak ikut campur urusan mas!"


Zico baru tersadar kalau Anushka tengah hamil,memarahi nya saat ini akan membuat Anushka sedih .


"Maaf sayang,maaf ..!Kamu tau Aku bukan Pria lembut,tapi Aku sedang berusaha lembut kepada Mu,Aku lagi belajar sayang,maafkan Aku !" Cup..Zico mencium kening istrinya.


"Apa yang terjadi,kenapa masalah ini begitu rumit ?" Tanya Anushka kepada Zico.


"Seperti nya masalah ini dalang nya adalah Tuan Arnots,Papa nya Emily,mungkin Dia marah kepada Ku,jadi melampiaskannya kepada Mattew dan Zara,tujuannya adalah untuk membuat Zara syok dan menyakiti hati Zara" Jelas Zico kepada Anushka .


"Emily tunangan Mu waktu itu ?" Tanya Anushka lagi,namun Zico terlihat tidak senang .


"Bukan tunangan,itu hanya calon saja,yang di jodohkan papa !" Jawab Zico dengan raut wajah yang kesal .


"Loh,kenapa wajahnya berubah kesal begini?" Anushka mencubit pipi Zico .


"Aku tidak ingin Kau menyebut gadis itu..!" Masih terlihat Zico yang kesal.


Cup ...!Anushka mencium pipi Zico,membuat Pria ini melirik kearah istrinya,masih memandang nya dengan datar.


Anushka memegang wajah Zico,dan membelai nya dengan lembut.


Cup..!Anushka tiba - tiba melu matkan bi bir Zico,membuat Pria ini kaget,tapi segera di balasnya,memimpikan permainan li dah.Terlihay Anushka sangat menikmati nya.


Zico merebahkan perlahan tubuh Anushka keranjang "Ini Kamu yang memulai ya,jangan menyesal telah menggoda Ku" bisik Zico menji lati le her Anushka membuat Wanita ini men de sah.


"Sejak kapan Aku menyesal,Kalau Aku menyesal,Aku tidak disini sekarang !"


Anushka mengalungkan kedua tangan nya di leher Zico,Pria ini segera melanjutkan aksinya berperang dengan kenikmatan tiada duanya.