My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 47



Bisa menghasilkan musik yang begitu indah bukanlah hal yang sulit,Namun menghasilkan cinta dan pengorbanan yang begitu dalam akan sulit,jika seseorang tidak mampu menggapai nya,tidak mampu berjalan ,di jalan yang sudah di tujukan .


Pria itu duduk menyilang kan kaki nya di dalam mobil,menumpang dagu keras nya dengan satu tangan kanannya,menoleh kearah luar dari balik kaca mobil,perasaan kecewa,sakit,sedih ,emosi semua nya bersatu menjadi beku.


"Tuan kita sudah sampai...." kata kata itu membangunkan Abian dari lamunannya,Pria itu turun dari mobil setelah pengawal pribadi nya membukakan pintu.


Berdiri tegak di depan mobil dengan merapikan jasnya dan sesekali menatap kearah depan,memasangkan kacamata hitam membuat nya bertambah berkharisma .


Langkah nya mengikuti arah jalan masuk kedalam perusahaan Mexio,semua mata menatap nya,penampilan yang sudah lama tidak mereka lihat,hari ini mereka kembali menikmati ketampanan CEO yang tergolong tidak muda itu lagi umur nya sudah beranjak 25 tahun,mungkin tahun ini akan berusia 26 tahun,tidak tergolong muda,Namun kharisma dan wibawa nya sangat kuat,tidak ada yang bisa menebak umur nya saat melihat wajah nya terlihat begitu muda hanya umur saja yang tua tapi ketampanan nya masih terpancar begitu kuat,pesona sangat menarik perhatian lawan jenis.


Tidak sedikit para karyawan wanita menaruh hati kepada CEO dingin dan kejam itu,bahkan mereka rela di marahin hanya untuk melihat Abian dari dekat .


"Bos....Semua para staf sudah berkumpul di ruang meeting ...Anda bisa langsung kesana " Mike menyerahkan dua berkas kepada Abian yang dia sendiri belum tau untuk apa berkas itu, Mike mengikuti langkah Abian dari belakang,hanya terpancar aura dingin dan mematikan dari hembusan langkah Abian.


Cekrek.....Mike membuka pintu ruangan meeting,disana sudah ada staf dan para investor untuk proyek yang mereka pegang .


Abian memulai rapatnya,semua berjalan lancar sesuai yang disusun oleh Mike,pria itu sudah sangat memahami dengan isi rapat nya,bisa membuat semua orang ikut dan diam menerima semua keputusan Abian,Setelah rapat di bubarkan,didalam ruangan itu hanya terdiam Mattew,Sonia dan juga Mike .


Mike yang menatap kearah Abian belum paham dengan rencana Abian.Pria itu terus berusaha mencari tau apa yang sedang dia lewatkan,Kenapa sekarang Sonia ada di sini sebelum nya Abian sendiri yang memutuskan kontrak kerjasama nya.


"Apa maksud nya ini...!!!!" Mattew berdiri dari tempat duduk nya melemparkan berkas kehadapan Abian,Tapi pria itu masih dingin menatap berkas yang ada di depan nya


"Ada apa ini..? apa yang aku lewat kan" batin Mike melihat kiri dan kanan nya,menatap kearah Abian dan Mattew secara bergantian,Masih ada Sonia yang duduk dengan tenang di depan Mike dengan senyum di sudut bibirnya .


"Yang sudah menjadi keputusan ku tidak bisa di ganggu gugat lagi..!!! jika tidak senang silahkan keluar...!!" Menompang kedua tangan nya diatas meja menatap sinis kearah Mattew yang berdiri di depan nya dengan kemarahan yang begitu dalam


"kamu...telah menyatakan perang dengan aku Abian ...!!kita akan lihat tanpa kerjasama dengan mu, proyek ini akan tetap berjalan dengan lancar...!!!"


Huuussshh ....Mattew memakai kembali mantel jas nya dan berjalan keluar menuju pintu keluar ruangan meeting.


Brakk....!! pintu ruangan tertutup dengan rapat,Mike masih belum paham apa yang sedang terjadi di depannya,namun dia berusaha tidak bertanya kepada Abian untuk saat ini.


"Terimakasih atas kerjasama nya...! ini berkas nya sudah aku tanda tangan kita bisa memulai kerja nya dari besok...!" Jelas Sonia,memberikan berkas kerjasama kepada Abian ,dengan senyum bahagia yang di pancarkan ke Abian,namun tidak bisa mengalahkan senyuman Clara kepada Abian,tetap wanita itu segala-galanya yang di benak Abian .


"Aku akan kembali ke kantor...selamat sore" Sonia menyentuh tangan Abian saat melewati kursi duduknya,terlihat pria itu sangat membencinya dan mengempalkan tangannya.


Braaakkk....!!!Suara meja ,yang mengagetkan Mike dan langsung berdiri dari duduknya.


"Bos...." panggil Mike lirih yang dari tadi menahan pertanyaannya


"apa...!!!" Abian melirik kearah Mike yang masih berdiri di belakang nya


"apa yang terjadi..?" tanya Mike memberanikan dirinya


"Tidak ada masalah yang terjadi,semua ini aku sendiri yang handle kamu cukup kerjakan bagian mu saja" Abian segera keluar dari ruangan meeting meninggalkan Mike sendiri masih terpaku di tempatnya .


***


Clara sedang menyiapkan makan malam untuk dirinya,hanya sedikit bahan makanan yang tersisa di kulkas,itu juga sisa minggu lalu yang terakhir kali dia nginap di apartemen nya.


"Memakan makanan sederhana sudah cukup,yang penting bisa memenuhi nutrisi untuk baby twin " Gumam Clara mengunyah telur setengah matang itu.


Sudah jam 1 malam,Dia belum bisa memejamkan mata nya,terasa sangat gelisah tidak bisa berbaring dengan tenang, bahkan sangat gelisah,Gemetaran tubuh nya menunjukkan bahwa Clara sedang tidak baik-baik saja.


Sesekali melihat layar handpone nya tidak ada panggilan dari Abian,tidak ada pesan singkat dari nya.Pria itu benar-benar menunjukan pribadi yang sombong nya,Clara geram dan melemparkan handpone nya kesamping,segera membalikkan tubuh mu untuk istirahat,tapi masih saja merasa belum bisa tertidur.


Ting..Ting..ting... Jarum jam berputar pada tempat nya,setelah itu menunjukkan jarum jam pada pukul 3 malam ,Clara baru bisa tertidur lelap,Tiba-tiba wanita itu merasakan kehangatan pada tubuh nya,ada seseorang yang datang membelai perut nya,sehingga merasakan kenyamanan yang luar biasa ,membuat wanita itu bisa tertidur tanpa beban.


"Aku tau kamu tidak akan meninggalkan ku.


.!! aku juga yakin kamu pasti akan percaya padaku...!! aku tidak mengkhianati mu ....aku tidak menyakiti perasaan mu...!! aku tidak melakukan kesalahan ....!!! " Clara mengigau dalam tidur nya,benar masalah ini membuat Clara sangat tertekan bahkan membuat nya sangat prustasi.


Belaian lembut di kepala nya menenangkan Clara dalam tidurnya,wanita itu berhenti mengigau dan masih dalam posisi tertidur matanya masih terpejam,sesekali mengeluarkan air mata dari pelupuk matanya yang masih tertutup,Hiks...hiks...hiks..Didalam tidurnya pun tangisan terdengar sangat jelas,saat ini mungkin beban nya bukan masalah Dia dan Abian saja,memikul sejumlah beban di Clara beauty sekarang juga menjadi tanggung jawab nya.


Perusahaan itu sekarang masih bekerjasama dengan Mexio,tapi belum tau siapa pemimpin nya sekarang,semenjak Revan di Sandra oleh Abian,mereka belum mengetahui orang yang memegang saham penuh di perusahaan Clara Beauty .