My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 23



Berson dan yang lain membawa Abian masuk kedalam ruangan pengobatan,Berson menyuruh Clara untuk tinggal di luar ruangan,namun wanita itu menolak nya,iya ingin menemani Abian didalam ruangan .


" Nyonya tunggu di luar saja ya..." Titah Berson


"Biarkan aku masuk...!!dia suami ku...!! Aku berhak tau kondisi nya..!!" Masih menangis melihat keadaan Abian yang terluka


"Berson biar kan dia masuk..!!" Abian melihat Clara benar-benar peduli dengan nya.


Setelah sampai di dalam ruangan,Berson membaringkan tubuh Abian di atas ranjang pengobatan,dan melihat luka yang mengenai lengan Abian .


"Syukur ...peluru hanya meleset,tuan tidak terlalu parah" ucap Berson saat membersihkan lukanya Abian


Tapi Abian segera menatap kearah Berson,dan Berson paham maksud tuan nya.


"Peluru nya tidak bisa di ambil,ini luka nya sangat parah bagaimana ini" Berson membuat keadaan menjadi panik


"Kita bawa kerumah sakit saja...mungkin harus segera di operasi " jawab Clara yang panik


Clara menghampiri Abian dan terus - terus meminta maaf.


"Maaf ...maafkan aku...aku terlalu egois" tangisan Clara pecah didalam ruangan itu,Abian yang melihat nya tidak tega membohongi wanita nya.


"Tuan ....itu salah mu yang berpura- pura kau membuat Nyonya ketakutan " batin Berson melihat Clara yang terus menangis.


"Tenang lah aku tidak apa-apa,jangan menangis...!"


" Bagaimana aku tidak menangis ...peluru nya belum di ambil dan kamu bilang tidak apa-apa" jawab Clara


" Aku hanya menggoda mu saja,aku sudah tidak apa-apa" seru Abian


"Kamu senang membuat ku panik,kenapa kau terus menggoda ku begini" Clara memukul dada Abian


Cup..Abian mencium bibir Clara yang membuat para pengawal kaget dan segera berpamitan keluar.


" Tuan kami permisi"


Abian mengangguk tanda mengiyakan,dan Clara masih menundukkan kepala nya karena malu


"heii...kenapa kau malu...bukan nya kita sudah terbiasa ?" Tanya Abian


"Tapi di depan para pengawal seperti itu mana boleh gitu" jawab Clara


Abian hanya tersenyum melihat wanita nya malu,Clara memperhatikan senyum Abian yang begitu tampan .


"Sini biar aku liat luka mu..!!"


"Sudah tidak apa-apa udah di balut perban sama Berson tadi juga di beri obat "


Abian menatap wajah Clara,dan mendekatkan wajah nya ke wajah Clara.


Cup....Abian mencium kembali mencium bibir Clara,Wanita itu membalas ciuman Abian,membuat Abian kaget,baru kali ini Clara membalas ciumannya,Abian tidak sampai disitu meski dalam keadaan terluka pria itu sangat bersemangat mencumbu sang istri.


"seperti nya kamu pura pura terluka,aku melihat mu begitu semangat " goda Clara


"Sejak kapan aku menjadi pria lemah,aku selalu kuat,apalgi mencumbu mu aku selalu punya tenaga " bisik Abian,wajah Clara merah merona


Abian memainkan gundukkan kembar milik Clara yang masih berbalut kaos hitam nya,Abian memasukkan tangan nya kedalam kaos,sehingga membuat wanita itu merintih.


"AAhkk....Aah.."


Abian yang menyukai d*Sahan Clara selalu bersemangat mencumbu wanita itu


Abian melanjutkan ke permainan selanjut,iya membuang semua penghalang nya,disana ada bunga mawar yang indah air memainkan kelopak mawar milik Clara,wanita itu menggeliat merasakan kenikmatannya.


Jleeb....tongkat perkasa telah masuk kedalam taman bunga mawar,bunga itu bergoyang sangat indah,tongkat perkasa milik tuan Abian terhempitkan oleh bunga mawar.


"aakh...Aah.." Abian sampai pada puncak kenikmatannya,dia langsung merebahkan tubuhnya kesamping tubuh Clara.


Cup...Abian kembali mencium bibir Clara


"Jadilah Wanita ku seumur hidup ku" pinta Abian kepada Clara


"Aku mencintai mu...." Ucap Clara memeluk tubuh Abian


"Aku juga mencintai mu" bisik Abian


Mereka berdua tidur didalam ruangan pengobatan,Tidak sia-sia perjuangan Abian untuk mendapat kan cinta dari istrinya,kini Clara bisa menerima Abian sebagai suami nya.


Malam pun tiba...


Clara berdiri di balkon melihat pemandangan malam di Negara E sangat indah,Abian tiba-tiba datang memeluk Clara dari belakang.


"Aku ingin tau apa kerjaan mu lain nya,selain di perusahaan Mexio" tanya Clara,yang membuat Abian melepaskan pelukan nya


"aku hanya ingin tau saja..apakah aku tidak berhak tau pekerjaan suami ku" goda Clara yang membuat Abian luluh


" Satu hal yang harus perlu kamu tau,hidup ku penuh dengan kekejaman,sebenarnya aku takut membuat mu berada disamping ku takut kamu terluka,karena aku sangat mencintaimu,tapi aku lebih takut kehilangan mu..! " ucap Abian mencium kening istrinya


"Apakah begitu menakutkan berada di samping mu,apapun pekerjaan mu aku menerima mu,asal ada kamu bersama ku maka aku akan selalu aman " jawab Clara memeluk Abian


"Jangan menggoda ku...!!kalau enggak aku tidak bisa jamin kamu bisa jalan besok!!" Bisik Abian


Clara mendorong tubuh Abian kedepan,dan berlari masuk ke kamar nya.


"Heii....aku belum selesai bicara" panggil Abian namun Clara telah bersembunyi di dalam selimut


tok...tok...tok....


Cekkreekk.... pintu kamar terbuka,di depan pintu sudah ada Berson yang sengaja memanggil Abian.


"Ada apa ..!!" tanya Abian


"Tuan ...Kasio menelpon,katanya ada yang menyusup ke pulau,dan orang nya ada di markas" seru berson


"kita akan kesana!! tunggu aku di bawah " titah Abian


Abian menutup kembali pintu kamarnya,dan dia menemui clara di atas ranjang.


"Ada apa??" tanya Clara


"ada masalah di pulau aku harus kesana,tidak apa -apa kan kamu aku tinggal ?" tanya Abian


"biasa nya juga ditinggal kan..." cemberut Clara


"Heii...enggak boleh begitu...dulu dan sekarang kan berbeda,aku janji aku akan segera pulang,aku akan memeriksa siapa yang menyusup ke pulau " Abian membelai wajah Clara dan menenangkan istrinya


" Segera kembali ..." ucap Clara lirih


"Pasti cup..."


Abian segera turun kebawah,Clara tidak ikut mengantarnya,disaat Abian mau pergi clara melihatnya dari balkon,Abian melihat keatas ada Clara yang berdiri disana pria itu melambaikan tangan nya kearah Clara,Clara juga membalas nya.


Abian pergi ke pulau dia menghubungi Mike yang sedang berada dirumah nya.


"Hallo bos...!!" telepon tersambung


"Kita pergi ke pulau malam ini,ada masalah di pulau " titah Abian


"Baik bos..aku segera kesana "


Mike yang baru pulang dari Bar seriosa langsung memutar balik kan mobilnya untuk pergi ke pulau.


Tiba nya di pulau terlihat Kasio sudah menunggu mereka.


"Dimana penyusup itu .!!"


"ada di dalam bos..!!"


Cekkreekk...pintu ruang bawah tanah terbuka,disana ada seorang laki-laki yang sudah terluka tergeletak tak berdaya.


"Sudah dapat informasi siapa yang mengirim dia " Tanya Abian


"Sudah bos...!! dia di kirim oleh Pasukan Utara yang waktu itu pernah nyusup kesini bos" jelas Kasio


"Urus orang ini,tutup semua jalan yang ada di pulau tutup semua infomasi pulau ini " titah Abian


"Baik bos...!!"


"Mike kamu kembali lah kerumah ,gantikan aku besok di kantor ada beberapa meeting untuk sementara aku akan tinggal disini,kamu bisa sekalian mengajak Clara untuk membantu mu di kantor " jelas Abian


"Baik bos...aku pamit"


Mike segera keluar dari ruangan bawah tanah,dan menuju mobil untuk kembali ke rumah nya.