
Hay Hay....!Pecinta novel My husband is crazy,sambungannya sudah di rilis ya bisa langsung cek di profil saya! jangan lupa tinggalkan jejak kalian,koment atau like ๐
Dibawah ini bocoran dari cuplikan episode !
Apartemen Candra !
"Tidak .....!" Ezra terbangun dari mimpi buruk nya,saat mendengar teriakan Ezra,Candra segera menghampiri gadis ini di kamar nya.
klek !
Candra menghidupkan lampu kamar,"Apa yang terjadi ?" Tanya Candra dalam keadaan masih mengucek matanya yang baru saja terbangun karena teriakan Ezra.
"Hanya mimpi buruk !" Jawab Ezra,mengambil minuman di tangan Candra."Terimakasih" Sambung nya lagi setelah minum.
"Kamu tidur lah ! Aku akan menemani Kamu disini,Aku janji Aku tidak akan berbuat macam - macam kepada Mu !" Ujar Candra yang hendak bangkit dari tepi ranjang dan pindah ke sofa yang ada di kamar.
"He..he..Kamu tidak akan berani menyentuh Ku,jika berani Aku akan mematahkan kaki Mu !" Jawab Ezra sambil tersenyum,dan kembali membaringkan tubuhnya,melirik kearah Candra yang melihat kearah nya.
Dalam hati Ezra merindukan Papanya,Dia baru kali ini pergi dari mansion,dan pergi meninggalkan papa yang selama ini telah merawat dan menjaga nya dengan baik,sehingga ia sebesar ini.
"Ada apa ? kenapa belum tidur ?" Tanya Candra yang melihat Ezra masih melek .
"Tidak,Aku akan segera tidur!" Ezra segera memaksa matanya agar tertidur,supaya Candra bisa istirahat juga.
Ke esok kan paginya !
Ezra bangun dari tidur nya,mendapati Candra yang sedang sibuk di dapur.Ezra menghampiri Candra.
"Sudah bangun ?" Tanya Candra saat melihat Ezra yang duduk di kursi meja makan.
"Kamu sedang masak?"Ezra berbalik bertanya kepada Candra.
"Iya apalagi yang bisa di lakukan di dapur selain masak,Kamu mandi lah dulu Aku akan menyiapkan sarapan untuk Mu !" Ucap Candra.Ezra menganggukkan kepalanya,lalu bangkit dari duduk nya dan pergi ke kamar mandi.
Beberapa menit kemudian,Ezra selesai mandi dan bertemu dengan Candra di dapur.Sarapan nasi goreng telah di hidangkan oleh nya.
"Kamu makan lah pelan- pelan,lalu ceritakan apa tujuan Mu pergi dari rumah!Aku ingin tau,mungkin Aku bisa membantu Mu!"
Candra meletakan piring nasi di depan Ezra,dan menuangkan dua sendok nasi diatas piring gadis ini,bena- benar di layan seperti tamu di apartemen Candra,membuat Ezra senang.
"Aku pergi dari rumah punya Misi,Aku ingin mencari orang yang telah membunuh Mama Ku,Aku ingin membalaskan dendam !" Jawab Ezra,mengunyah makanan didalam mulut nya.
Gluk!Ezra menelan ludahnya,ia baru menyadari kalau Candra punya penglihatan yang begitu kejam, sebelumnya ia tidak menyadari kalau terus berada disisi Candra bisa membuat nya dalam bahaya.
"Ehem..!"Candra berdehem saat melihat perubahan dari raut wajah Ezra."Apa yang ingin Kau lakukan hari ini?"Tanya Candra kepada Ezra.
"Aku akan mulai mencari seseorang,karena Aku tidak ingin membuang - buang waktu Ku,sementara Aku sudah di luar,cepat atau lambat Papa Ku pasti akan menemukan ku"Jawab Ezra tanpa melihat ke arah Candra.
"Orang seperti apa Papa Mu?kenapa Kau begitu takut!" Candra menyempitkan mata nya.
"Aku sering melihat orang kejam di luaran sana! tapi bagi Ku,papa ku yang lebih kejam,Dia akan bertindak tanpa basa- basi,apalagi menghukum pengkhianat ! Dia punya prinsip yang kuat,bahkan Aku sendiri sebagai Anak bisa mendapatkan luka seperti ini!" Ezra memperlihatkan lengan nya kepada Candra.
"Aku penasaran ingin bertemu dengan Papa Mu!" Ucap Candra tersenyum kearah Ezra.
Ting ! Ezra dapat melihat senyum yang begitu manis dari wajah Candra,sehingga membuat Pria ini semakin tampan .
"Kamu tidak perlu penasaran,Dia hanya seorang Pria yang kesepian,semenjak Mama Ku meninggal,Papa lebih sibuk menghabiskan waktunya di dunia bisnis nya,Aku sendiri tidak tau bisnis apa yang sedang di jalan kan Papa Ku!" Ezra bangkit dari duduk nya,mengumpulkan piring kotor yang ada di atas meja.
Prang !Piring di tangan Ezra seketika pecah saat gadis ini tidak meletakan dengan benar diatas wastafel,membuat Candra melirik dengan cepat kearah nya.
"Eh !"Ezra kaget lalu menatap kearah Candra,Pria itu segera menghampiri Ezra.
Candra memegang tangan Ezra dan bertanya "Kamu tidak apa - apa ?"
Deg..
Deg...
Baru pertama kali di sentuh oleh laki- laki selain Papa nya membuat Ezra tidak terbiasa,dan segera menarik kembali tangannya.
"Aku tidak apa- apa,tapi piring-piring Mu,pecah semua !" Jawab Ezra melirik kearah piring yang sudah pecah.
"Lain kali lebih berhati - hati dalam meletakan barang yang mudah pecah,Kamu tidak perlu membanting atau melemparnya begitu saja,jika pecahan ini mengenai tangan Mu bagaimana ?" Tanya Candra,Ezra hanya terdiam mendengar perkataan Candra.
"Aku hanya belum terbiasa,dan Aku akan segera belajar !" Jawab Ezra tersenyum.
"Ia Aku lupa Kamu kan,putri dari kerajaan,mana pernah membereskan piring kotor atau mencuci nya,bahkan Aku bisa menebak kalau Kamu juga tidak bisa masak !" Seru Candra telah siap membereskan pecahan piring.
"Can...!" Panggil Ezra saat Candra telah membersihkan dapur.
"Iya "Pria ini menoleh kearah Ezra yang memanggilnya masih mematung di depan lorong kecil milik nya.
"Kamu Muslim ?" Tanya Ezra menunjukkan kearah sajadah yang terlipat rapi di dalam lorong kecil tersebut.
Lanjut baca silahkan klik profil nya ya๐๐