
Clara turun dari mobilnya,dia melihat kearah perusahaan yang dulu menjadi impian nya,sekarang malah diambil alih oleh manusia yang tidak bertanggung jawab seperti Revan.
"Itu..Nona Clara ...pemilik perusahaan ini dulu" karyawan itu yang memang sangat mengenal Clara langsung bergosip mengenai perempuan itu.
tok..tok..tok
"Masuk.."
"Bos...Nona Clara dari perusahaan Mexio disini "
"suruh dia masuk"
Clara segera masuk kedalam ruangan Revan,melihat kedatangan Clara kesana membuat Revan menyambutnya sendiri.
"Selamat datang kembali"
"Langsung pada intinya " jawab Clara ketus
"Bagaimana kerjasama nya dengan perusahaan Mexio" tanya Revan
"Aku menolak nya,aku tidak akan bekerja sama dengan perusahaan kecil mu..!" jawab Clara yang membuat Revan marah
"ini adalah perusahaan mu juga..! apa kamu tidak ingin membantu perusahaan ini biar saham nya tidak anjlok.." jelas Revan berharap Clara mau kerjasama
"Aku tidak akan membantu mu..!jika kamu tidak bisa mempertahankan nya lagi kamu bisa menjual nya untuk ku..!" ancam Clara bangun dari duduknya
"Aku tidak akan ...menjualnya..!aku akan mendapatkan kerjasama ini tanpa harus memintanya padamu " seru Revan
"jauhi Nadia...jika kamu masih ingin hidup..!!" titah Clara
"kenapa ..?apa kau cemburu aku mendekati perempuan lain??" Revan menggoda clara
" jangan mimpi..!! apa hebat nya kamu aku harus cemburu padamu,kamu adalah pria sampah...!" cibir Clara
" kamu.....!!!" Revan ingin menampar Clara tapi wanita itu menghadang nya dan berbalik menampar Revan
PLAaakkk...!!! "Aku harap kamu ingat tamparan hari ini..!" titah Clara pergi meninggalkan Revan
"aku bersumpah kau akan menyesal..!" Pekik Revan saat Clara keluar dari ruangan Revan
Clara sudah menyelidiki kasus Revan ,dia tau Revan tidak akan bertahan dengan saham cuma 20% milik nya di perusahaan Clara Beauty.
Selama ini Revan juga tidak bisa menggunakan harta milik keluarga Clara sebanyak yang iya mau karena semua itu masih membutuhkan tanda tangan Clara,Wanita tersenyum sangat puas,dia telah belajar dari rasa sakit menjadi orang yang begitu kuat untuk menghadapi dunia ini.
***
Setiap hari harus berurusan dengan klien klien yang membuat Clara stres,wanita muda ini baru saja turun dari mobil nya,dan memasuki ruangan rumah sakit,Bau obat terlalu menyengat hidung nya sehingga iya menutup hidung nya menggunakan masker yang ada di tangan nya.
Cekrek....Clara membuka pintu kamar pasien milik Mike,didalam sana terlihat Mike sedang ada tamu yang menjenguknya,dan Clara langsung menghampiri Mike yang masih berbaring,namun dia kaget dengan sosok yang ada di depan nya .
"kamu....!!!! kamu kenapa ada disini..!Sebulan tidak ada kabar menelpon juga tidak..!kamu jahat" Clara memarahi Abian dan memukul mukul dada Abian dengan tangannya
Clara membuka masker yang menutupi mulut nya dan Abian baru menyadari kalau wanita itu adalah istrinya.
"Sayang.....!kenapa kau ada disini..!" Abian memeluk mesra istrinya,Mike yang melihat kemesraan mereka malah kaget dan melotot kearah mereka berdua
"Aku kesini menjenguk Mike...dia kemarin......" Clara langsung menutup mulut nya tidak melanjutkan perkataan nya,Clara melirik kearah Mike
"Apa yang terjadi???" tanya Abian
"Seperti nya pernyataan kamu dan Mike berbeda..!! jelas kan sama ku...!" tanya Abian sama Clara
"Mampus Clara keceplosan lagi..!" Batin Mike
"Huueek....hueeek.."Clara mual-mual mencium bau ruangan Mike karena ada bau obat
"Kamu kenapa ?sayang....kamu tidak apa-apa kan?" tanya Abian panik
"Ini bau obat nya ...menyengat sekali hidung ku enggak tahan,makanya aku memakai masker tadi" Clara kembali memasang masker di mulut nya
"Mike ...kita pulang dulu..!aku akan menyuruh berson menjemput mu..!!" titah Abian,Mike hanya mengangguk kepala nya saja
Disaat mau pulang Clara mengedipkan mata nya kepada Mike,bahwa iya telah berhasil mengalihkan situasi yang rumit barusan.
Sesampai nya di mobil,setelah menyuruh berson menunggu Mike yang mau pulang,Abian dan Clara pulang berdua dengan mobil milik Clara.
"Sayang...tolong jelaskan kemarin kenapa..?? sebenarnya ada masalah apa? kenapa Mike sampai terluka,dia itu anggota khusus di pulau kenapa bisa selemah itu..!!" Tanya Abian dengan datar namun cukup tegas,untuk saat ini Clara tidak bisa lagi menghindar dari pertanyaan Abian.
"Jadi begini......." Clara mulai menjelaskan semua kejadian yang dialami nya kemarin,sampai Mike berada di rumah sakit.
Crriiiittttt.......!Abian mengerem kan mobilnya dengan mendadak membuat Clara kaget.
"Kenapa?" Tanya Clara
"Mana yang terluka coba aku liat..!!"
"Sudah tidak apa-apa aku telah mengobati nya" jawab Clara ragu ragu melihat wajah Abian yang emosi
"Maaf..!maaf sayang aku membuat mu dalam masalah,Aku berjanji tidak akan membiarkan mu dalam masalah lagi..!!" Abian menggenggam tangan Clara .
Cup....sebuah ciuman dari sang suami mendarat di bibir sexy sang istri,Clara membelalakkan mata nya yang menerima ciuman Abian dengan tiba-tiba.
"Sayang ...aku kangen...!! hampir sebulan di pulau membuat aku stres ...!Aku pengen......!!" Abian mencoba menggoda clara
Gleekk....Clara menelan ludah melihat tingkah suaminya yang kekanak-kanakan itu,seorang Abian yang kejam bisa merengek seperti anak kecil juga sangat lucu.
"Aku....! aku lagi tidak enak badan...!" Jawab Clara malu.
"Kita tunggu sampai rumah saja ya..."sambung nya lagi
"Yasudah..!!" Abian langsung menekan gas mobilnya dan melaju begitu kencang,ada kekecewaan di raut wajah Abian,tapi Clara hanya tersenyum melihat tingkah suaminya yang begitu lucu .
Cup....Sebuah ciuman mendarat di pipi Abian,membuat Clara tersenyum melihat wajah Abian yang cemberut.
Meskipun pria itu begitu dingin dan kejam,namun dia bisa berbuat lembut kepada seorang istri seperti Clara,Abian selalu berusaha memanjakan sang istri.
***
"Silahkan turun tuan putri ku ..!!" Abian membukakan pintu mobilnya
"Terimakasih pangeran ku..." Balas Clara bergaya ala Cinderella di depan Abian
Mereka masuk ke dalam mansion,tapi disana sudah ada Revan yang menunggu kedatangan mereka berdua.
Abian melirik kearah Revan dan Nadia yang duduk di sofa ruang tamu.
"Kak....!!!" Nadia datang menghampiri Abian
"kamu sudah sembuh ?" tanya Abian
"sudah kak...Oya kak..Revan datang kemari untuk mengobrol dengan kak Abi " jelas Nadia menarik Abian untuk duduk di sofa,Clara hanya mengikuti saja dibelakang Abian .
"Tuan ....aku dan Nadia berencana untuk menikah bulan ini..!"
Ucap Revan langsung pada intinya
Abian menatap kearah Nadia dengan tatapan tajam nya,dan juga Abian melirik kearah Clara,tentu saja Clara keberatan .
"Kak...restuin...kami ya ..!!!" Nadia memegang tangan Abian
"Atas tujuan apa kamu berani melamar Nadia..!! " tanya Abian datar namun tegas,terlihat Revan yang sedikit takut dengan tatapan Abian
"aku dan Nadia saling cinta,Aku kesini hanya meminta restu...!" Jawab Revan
"Kita bahas lagi besok...!! aku mau istirahat ....ayo sayang ..." Seru Abian dan merangkul istrinya,Clara melirik kearah Revan,pria itu mengepal tangannya ada aura cemburu dari wajah Revan,Clara hanya tersenyum melihat kekesalan di wajah Revan .
"Nadia...!segera Naik keatas untuk tidur..masalah ini bisa di bicarakan besok!!Dan kamu Revan sudah bisa pulang ini juga sudah malam ..!!!" titah Abian menatap kearah Revan,pria itu langsung berpamitan untuk pulang .
"Kak....!!aku mau kakak restuin aku..!!Aku enggak butuh yang lain..!Jadi jangan mempersulitkan kami..." ucap Nadia segera naik keatas.
"Nad....." Clara memanggil Nadia tapi Abian menahannya.
Meskipun Nadia bukan Adik kandung Abian,Namun semenjak orang tua nya telah tiada Abian lah yang menjaga dan merawat Nadia.Maka dari itu Abian tidak akan membiarkan Nadia salah memilih pendamping hidup.