My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 12



Setelah selesai mandi Clara mengambil sarapan yang di letakan bi Sumi di atas meja yang ada di dekat sofa di dalam kamar,tapi Clara malah memilih untuk duduk di kursi yang ada di balkon,suasananya lebih sejuk.


Sedang senang memandang pandangan kearah laut yang terlihat sangat jelas dari ketinggian mansion yang iya pijaki sekarang,tiba-tiba tuan paranoid datang menghampirinya membuat selera makan Clara menurun .


"apakah pemandangan nya indah" tanya Abian yang baru saja kembali dari ruangan kerjanya


"emm..iya" jawab Clara singkat tidak memalingkan pandangan nya .


"Ini ambil....."Abian memberikan buku hak milik kepada Clara,sekarang Clara sudah resmi menjadi istri sah nya tuan abian.


"Apa ini...?" Clara mengambil dan melihat isi nya,Abian berhasil membuat wanita itu terkejut dan seakan -akan tidak percaya akan hal itu.


"Gimana bisa..." lanjut Clara lagi melihat kearah Abian


"Kamu yang menyetujui nya,jadi aku langsung urus saja,kita tidak perlu membuat pesta dulu kita bisa menunda nya sampai kamu siap ,sampai kamu bisa menerima kenyataan kalau aku sekarang suamimu" Abian meninggalkan Clara sendiri di balkon


Clara tidak membantah apapun ucapan abian memang dia sendiri yang menyetujuinya demi keselamatan diri nya sendiri,Namun sampai saat ini Clara belum bisa membuka pintu hati untuk pria manapun setelah trauma masa lalu itu membekas di benaknya .


Clara tidak beranjak dari tempat duduk nya,dia lebih senang menghabiskan waktunya untuk menyendiri di balkon,karena hari ini dia sudah mendapatkan izin untuk libur dari Abian .


"burung itu......cantik sekali..."tanpa sengaja Clara melihat burung yang singgap di tembok dinding balkon,Clara berinisiatif untuk mengambil nya.


Di tempat lain Abian sedang berada di ruangan nya,untuk menyelesaikan pekerjaan nya.


tok...tok..tok..


"Masuk...!!!"


"Bos..." Mike pagi ini datang menyapa,dan melihat belum ada kopi di meja abian,biasanya setiap pagi disaat Mike menyapa Abian di ruangan nya sudah ada kopi yang disediakan untuk direktur.


Lalu Mike bergegas menghubungi bagian OB yang ada di dapur kantor.


"Santo....kenapa di ruangan direktur belum ada kopi" tanya Mike kepada kepala staf OB


"Maaf tuan mike..kopi direktur bukan kita yang menyediakan tapi nona Clara " jelas nya


Mike tanda mengerti lalu mematikan handpone nya dan menghampiri Abian di meja.


"Apa aku perlu menyuruh seseorang membawa kan kopi " tanya Mike pada Abian


"Aku harap Clara tidak melakukan kesalahan " batin Mike


"Tidak perlu hari ini aku tidak ingin minum kopi" jawab Abian masih sibuk dengan pekerjaannya.


"Ada apa...??apa ada hal penting " Tanya Abian langsung pada intinya.


" Bos sebentar lagi ada rapat di perusahaan Clara Beauty " jelas Mike


"Clara Beauty ..." Abian melirik kearah Mike


"Iya bos...perusahaan milik nona Clara sekarang beralih kekuasaan atas nama Revan iya berstatus mantan suami" jelas Mike


" Siap kan seluruh berkasnya kenapa aku tidak tau kalau perusahaan itu sudah lama bekerja sama dengan kita" tanya Abian


"Baik bos...dalam 10 menit aku akan menyiapkan berkas" Mike pun berpamitan untuk mengambil berkas keruangan nya


"Aku telah menyelidiki nya waktu itu,apa yang tidak aku ketahui tentang dia,tapi kenapa dia tidak mengingat ku,aku yakin dia wanita 10 tahun yang lalu yang bersama dengan ku,hanya dia yang mau berteman dengan ku waktu itu gadis kecil ku" gumam Abian memandang foto Clara di handpone nya.


Kriiing...


kriingg....


kriingg..


Suara handpone Abian berdering panggilan itu berasal dari mansion nya,dia yakin bi Sumi yang menelpon nya.


"Hallo...kenapa bi.." tanya Abian saat panggilan itu terhubung


"Tu...tuan....Nona Clara memanjat balkon,kita semua tidak berani naik keatas dia berada di balkon kamar tuan " jelas bi sumi yang terlihat panik


"Apa...!!!!" Abian langsung mematikan handpone nya dan bergegas kembali kerumah


"Tidak mungkin kan dia bunuh diri hanya karena aku memaksa nya menikah " batin Abian.


"bos ...."panggil Mike saat melihat Abian keluar dari ruangannya


"panggil pemadam kebakaran dan juga polisi ke mansion segera..!! minta mereka kirimkan bantuan " titah Abian dengan wajah datar tapi penuh kepanikan.


"apa yang terjadi..!!"tanya Mike


"segera lakukan apa yang ku perintah..!!!"teriak Abian, membuat karyawan lain yang melihat nya terkejut dan merasa gementar mendengar suara abian yang begitu keras.


"bos aku ikut dengan mu"


Tanpa ada jawaban dari abian,Mike segera mengikuti nya dari belakang dan masuk kedalam mobil Abian didalam sudah ada berson yang menunggunya.


"Berson .....cepat kan laju mobil nya..!!!" titah abian


" baik tuan..."


criiiit.......suara rem mobil yang berhenti tepat di depan mansion Abian.


"Kenapa bantuan belum datang ..!!!" tanya Abian


"mereka akan datang dalam waktu dua menit bos"


Bi Sumi menghampiri Abian dan Mike yang sudah sampai dari kantor nya.


" tu...tuan...Non Clara masih diatas.." seru bi Sumi


"Clara .." Batin Mike yang melihat kearah Abian


" apa yang para pembantu dan pengawal itu lakukan...!!" tanya Abian saat melihat mereka berkumpul di bawah balkon


" mereka ingin menolong nona Clara kalau tubuh nya jatuh kebawah" jelas bi Sumi


" bubar.......!!!!jangan ada yang berani menyentuh wanita ku..!!!" pekik Abian


Para pembantu dan pengawal nya pun bubar di bawah balkon meninggalkan halaman mansion.


"Aku akan melihatnya keatas ...!!" Abian segera berlari keatas untuk melihat Clara yang masih di atas balkon.


Mike masih bingung dengan keadaan yang baru saja di lihat nya,banyak sekali pertanyaan yang mau dia tanyakan tapi dia bingung sama siapa dia bisa bertanya.


Dua menit berlalu segala bantuan pun sampai ke halaman mansion abian,namun Clara tidak mengetahuinya dia berada di tingkat lima mansion itu .


"Tuan mike....dimana mereka.."


"silahkan pak aku akan mengantar kalian kesana"


Mereka bersiap-siap untuk meletakkan kasur matras di bawah untuk menampung Clara jika dia jatuh kebawah.


Cekrek......pintu balkon terbuka.


"Clara....!!!"Teriak Abian yang membuat Clara kaget dan terpeleset .


"Ooh.....shiit....!!!!Clara...." Abian berlari ketembok tempat Clara berdiri tadi


"Aaaaa........" teriak clara yang kaget dengan kedatangan Abian ke balkon sehingga membuat dia jatuh.


"Clara ......" Teriak Mike dari lantai bawah yang melihat tubuh nya melayang ke bawah


"Apakah ini sudah aman kalau dia jatuh" tanya Mike


"sudah pak....ini sudah aman " jawab mereka serentak


Abian melihat kebawah ternyata tubuh Clara belum jatuh dan bergantungan di bawah balkon, tangan nya sempat memegang tembok bagian bawah.


"Clara.....pegang tangan ku " teriak Abian memberikan tangan kanan nya udah di gapai oleh Clara


"Tolong....tolong ....jangan biarkan aku jatuh ...aku mohon ...selamatkan aku " teriak clara melihat keatas Abian sedang berusaha untuk menolong dirinya


Akhirnya tidak sia-sia usaha Abian,dia bisa mencapai tangan Clara dan sudah memegang tangan wanita itu,dengan perlahan dia menarik clara keatas.


"Aku sedang menarik seorang wanita apa menarik seekor babi gemuk...berat sekali "gumam Abian


"apa yang kau katakan ....jika tidak berniat membantu lepas saja tangan ku" teriak clara yang tersinggung dengan perkataan Abian


"Aku hanya bercanda....pegang lah dengan erat aku akan menarik mu perlahan" titah Abian masih berusaha menarik Clara keatas.


Akhirnya Abian berhasil menarik kembali clara keatas,terlihat Clara yang mendekap dengan erat tubuh Abian,wanita itu menangis tersedu-sedu di dalam pelukan Abian.


Clara di kenal dengan wanita yang keras kepala ,mungkin dia tidak akan menangis hanya dengan karena hal barusan terjadi tapi ada hal yang lain yang masih dia pikirkan.


Cekreek....mike melangkahkan kaki nya keluar dari kamar Abian saat melihat Clara dalam pelukkan Abian,Mike takut bos nya marah seperti sebelumnya.


Clara baru tersandar kalau dia sudah lama memeluk Abian,dan langsung mendorong nya kedepan.


"Maaf ....aku hanya panik,terimakasih atas bantuan nya" ucap Clara berlalu dari hadapan Abian dan masuk ke dalam kamar


"Tunggu....!!!apa yang kau lakukan diatas itu...apa kau ingin bunuh diri " tanya Abian dengan suara tinggi nya membuat Clara terperangah .


"Kenapa kau tidak menjawab nya...membuat semua orang khawatir disini...!" sambung Abian lagi


"Yang bunuh diri siapa...??aku hanya lagi berusaha mengambil burung yang singgap di tembok itu,tapi kamu datang mengagetkan aku" jelas Clara tanpa melihat kearah Abian,karena dia takut dengan pandangan Abian


"Hanya se ekor burung kamu membahayakan dirimu..???" Abian memegang bahu Clara dengan kuat dan membalikkan tubuh nya


"Kalau kamu jatuh....bukan kepala mu saja yang pecah bahkan tulang dan daging mu pun bisa terpisah mengerti...!!!" teriak Abian tidak bisa lagi menahan emosi nya


"sakit...lepas...!!! apa hak mu memarahi ku...aku hanya mengambil seekor burung yang singgap disana,apa aku salah...!! kamu terlalu berlebihan menanggapi suatu masalah " jawab Clara dengan emosi nya


"Aaaaaaaaa........" Buuukkk terdengar suara pukulan yang sangat keras,baru saja Abian menonjok dinding yang ada di kamar nya saking kesal nya dia melihat tingkah Clara,Abian pun bergegas meninggalkan Clara di kamar nya dalam keadaan tangan dia berdarah .


Clara menatap kepergian Abian dan melihat tangan nya berdarah,clara merasa bersalah telah mengusik ketenangan abian,sehingga membuat laki-laki itu lepas kontrol,dia tidak bisa menahan emosi nya.