
Suara bergemuruh di luaran,terdengar sangat jelas,sedang ada hujan badai yang melanda Negara E ,angin yang cukup kencang mampu membuka dan menutup Jendela besar yang di kamar Clara,Jendela berukuran satu dinding itu memperlihat kan petir yang sesekali menghantam bumi.
Clara mengambil handpone nya ada 10 panggilan yang iya lewatkan dari sang suami,iya segera memanggil ulang suami nya namun tidak ada tanda-tanda pemilik nomer akan mengangkat handpone nya.
"Aku harus turun kebawah,untuk bertemu dengan Berson,siapa tau Abian menghubungi nya " gumam Clara berusaha turun dari ranjang namun dia mengurung kan niat nya karena kaki nya masih bengkak.
Dhar.....!!!!Dhar....!!!! suara petir mengagetkan Clara sehingga handpone di tangan nya jatuh kelantai dan mati total.
Ting Ting Ting Suara Jam di dinding kamar menunjukan jam 2 malam semua orang di mansion sudah pada tidur,tidak mungkin Clara membangun kan mereka,meskipun dalam keadaan gelisah Clara berusaha untuk tenang dan segera memejamkan mata nya.
***
Cuaca masih pagi,tapi Clara sudah bangun ,dia bersandar di atas ranjang dan menyalakan televisinya,ada banyak berita tentang badai semalam dan juga cuaca hari ini .
Siaran langsung telah di siarkan di televisi ada berita terbaru mengenai angin badai yang menyebabkan kecelakaan pesawat .
Clara kaget,dia mengingatkan tadi malam Abian tidak bisa di hubungi dan bahkan handpone nya masih terletak di lantai,hari ini dia belum menghubungi kembali Abian .
Tok...tok...tok....
"Masuk...!!"
"Nyonya....ada panggilan telepon dari Tuan ..Anda bisa mengangkat telepon yang disamping anda itu sudah terhubung " seru bi sumi
"iya..!bi bawakan sarapan kesini ya...!sekalian Carikan minyak urut untuk saya " titah Clara yang masih duduk di ranjang
"Baik Nya....saya permisi..!!"
Setalah bi sumi pergi,Clara mengambil telepon yg ada di nakas,benar panggilan itu sudah terhubung .
"sayang......." panggil Clara lirih
"kenapa baru mengangkat nya...!!!apa yang terjadi apa kamu baik-baik saja..!!Sayang kamu sudah makan.....kamu sedang apa....apakah baby kita baik-baik saja" Begitu banyak pertanyaan yang di lontarkan oleh Abian kepada Clara sehingga dia pun bingung harus menjawab yang mana .
"yang mana dulu yang harus aku jawab" Clara malah berbalik bertanya kepada Suaminya
"kamu bisa menjawab semua pertanyaan ku pelan-pelan"
"aku baik-baik saja hanya saja kaki ku semakin bengkak tadi sudah meminta bi Sumi agar membawakan minyak urut" jelas Clara
"Apa yang terjadi semalam kenapa kamu tidak mengangkat panggilan ku.." sambung Clara lagi,jawaban yang dia nanti-nantikan dari semalam.
"Maaf sayang ....semalam baterai hp ku habis,aku lupa mengambil charger di koper ku...!!!Semalam juga ada angin badai,Jadi aku terjebak di tenda karena pesawat yang aku naik mendarat darurat " jelas Abian
"Tapi kamu baik-baik saja kan sayang ....."
"Aku baik-baik saja......" Suara Abian mendatar,seperti nya ia sedang memikirkan sesuatu yang bakal di pertanyaan kan kepada Clara.
"Apakah kamu sudah menonton berita pagi ini ...." tanya Abian kepada Clara yang membuat Clara kaget
"Berita ....? berita apa..?Aku hanya melihat berita mengenai badai semalam .." jelas Clara
"Hari ini ada berita trending ....!!!Tuan Mattew menggendong seorang perempuan hamil di yakini itu adalah Nyonya dari Mattew Groups...!!!Apa yang terjadi...!!kenapa kamu bisa bersama dia...!!!" Pertanyaan Abian memang terlihat begitu datar,tapi terdengar sangat tegas di telinga Clara,meski tidak melihat langsung namun Clara bisa merasakan aura yang mengerikan dari suara bariton milik Abian .
"A..aku....tidak sengaja bertemu dengan Mattew..!!dia yang menolong ku saat aku mau jatuh di kafe,terus kaki ku keram ,sebenarnya Mattew hanya membantu ku saja,tapi entah kenapa pria itu langsung mengendong ku...!!" jelas Clara,Dia berharap Abian bisa menerima penjelasannya
"Ingat untuk jaga jarak dengan dia..!!!jangan membuat aku marah..!!aku tidak suka wanita ku bermain di belakang ku dengan pria lain...!!ini cukup terakhir kali aku melihat berita seperti ini...!!aku akan membereskan semua hari ini...!!"
Tut...Tut....panggilan terputus..!!
Clara malah kesal panggilan yang tiba-tiba di putuskan oleh Abian.
"Dasar....paranoid....!!!!" maki Clara meletakkan teleponnya .
"Awas saja....aku tidak akan menghubungi dia sebelum dia meminta maaf berani mematikan telepon ku...!!!" gumam Clara
Bi sumi membawakan minyak urut kedalam kamar Clara ,dan memijat kaki majikannya yang sedang bengkak.
***
"Kasio...!! hapuskan semua berita yang mengenai Clara dan Mattew di televisi aku memberikan waktu 5 menit harus beres semua..!!!"
"Baik ...Tuan..."
Kasio sengaja diajak ke Negara S oleh Abian,karena Abian hanya percaya kepada Kasio dari pada orang lain,selain bisa mengatasi semua masalah,Kasio juga bisa menyelesaikan semua masalah Clara yang sedang trending topik.
"Mattew sudah melewati batas nya ...!!!Sudah berani bermain di belakang ku...!! jika dia bertindak lebih lanjut aku akan membunuhnya ..!!! " Gumam Abian yang menggenggam handphonenya .
"permisi Tuan....Anda Tuan Abian ...?" sapa seorang pelayan hotel yang berdiri didepan Abian dengan sedikit membungkuk badannya,gadis itu terlihat masih muda,diperkirakan umurnya masih 19tahun lebih muda dari Clara.
"Iya...!!!kenapa!!!!!" Abian mendongak kepala nya melihat kearah wanita mudah yang sedang menyapa nya.
"Ini kunci kamar hotel Presdir milik tuan semua fasilitasnya telah disediakan untuk anda...!!!Anda bisa menikmatinya...!!" Pelayan itu melihat aura mematikan dari tatapan mata Abian ,pria itu mengambil kunci dan beranjak dari duduk nya pergi ke kamar yang telah di sediakan.
"Tuan ..." panggil wanita itu lagi saat melihat Abian pergi
"Kenapa" Abian melihat perempuan itu dan menyempitkan matanya
"ini tas milik tuan ketinggalan..!!"
"Emm.."Abian mengambil tas di tangan wanita itu dan segera berjalan ke kamar Presdir .
Penampilan Abian cukup menarik perhatian para tamu yang menginap di hotel mewah itu,bahkan para pelayan Berani menaruh hati kepada pria dingin dan kejam seperti Abian .
***
Clara melihat handpone nya dan menyalahkan kembali,setelah memeriksa bercinta yang sempat viral tadi pagi,sekarang malah kosong tidak ada satupun berita yang terlihat.
"Kekuatan Abian memang hebat...!! dalam beberapa menit dia bisa menghapus semua berita itu ..!! cuaca mendung lagi...aku kepengen makan nasi goreng jika aku mencari Sekarang kira-kira bisa keluar enggak ya...!" Gumam Clara melihat handpone nya,tidak ada panggilan dari Abian .
Clara melangkah keluar dari kamar nya,dia berniat mencari Berson untuk diajak pergi ke pusat kota,ada beberapa barang yang ingin dia belikan,dia juga berencana membawa bi Sumi ke pusat perbelanjaan biar sekalian membeli keperluan dapur.
"Nyonya....!!!" sapa bi Sumi
"Bi...sumi dan bi Nana ikut aku berbelanja ya..!!! aku ingin membeli keperluan dapur...!"
Disaat semua sudah siap,Clara lupa kalau selama ini dia tidak pernah meminta uang kepada Abian,dia kebingungan bagaimana cara dia menjelaskan kepada asisten rumah tangganya .
Biasanya Tuan Abian selalu memesan sendiri keperluan di mansion dan dikirim kerumah,jadi mereka tidak pernah pergi belanja.
"Nyonya...!!! ini kartu yang Tuan titip kan kepada ku untuk Nyonya ...!!" Berson datang menyerahkan sebuah kartu berwarna hitam kepada Clara yang tanpa limit.
Clara mengambilnya dan segera membawa dua asisten rumah tangga nya untuk berbelanja .
"Kita akan pergi makan siang dulu...!!aku pingin nasi goreng setelah itu baru pergi berbelanja "
"Baik Nya...."
Beberapa kali Clara melihat handpone nya tapi tidak ada panggilan dari Abian ,Clara mengharapkan panggilan dari Abian dia merindukan sosok pria itu yang biasanya selalu bermanja di depannya.
"Nyonya kita sudah sampai..."
"Kalian boleh ikut masuk...! semua aku yang belanja untuk kalian ...!!"
Semua para asisten bahagia mendengar ucapan Clara,Berson juga ikut menjaga Clara saat sedang menunggu pesanan nya .
Setelah siap menghabiskan nasi goreng Clara beranjak dari kursi nya menuju mobil,mereka harus pergi ke pusat kota untuk berbelanja .