
Zico terbangun dari tidur,melihat dirinya yang berbaring di ranjang,sementara Dia tidak mendapati sosok Anushka,Zico segera bangkit ingin mencari keberadaan Anushka,Tiba - tiba Zico mendengar suara keran air,Dia segera mengecek keadaan Anushka di kamar mandi.
Ceekkreekk...! Benar saja wanita tersebut pingsan di kamar mandi,Zico dengan sigap langsung mengangkat tubuh Anushka keatas ranjang,melihat di seluruh tubuh nya penuh dengan cakaran kuku yang disebabkan oleh Anushka sendiri.
"Anushka ....! gadis bodoh bangun...! " melihat Anushka tanpa reaksi,Zico segera memberi nafas buatan untuk membangun kan Anushka,benar saja ,cara nya berhasil membangunkan Anushka yang pingsan.
Perlahan - lahan wanita ini membuka mata nya,pertama sekali yang dilihatnya adalah Zico,si Pria kejam yang baru saja menyiksanya lagi,bahkan kali ini Dia bingung ini penyiksaan atau luapan emosi dari seorang Zico.
"Kamu tidak apa -apa..? mana yang sakit...?" tanya Zico saat melihat Anushka membuka matanya .
Anushka menatap Zico samar-samar melihat kearah Zico dengan tidak berbicara itu membuat Zico panik.
"heii...apa kau tidak apa - apa?"Zico kembali bertanya,saat melihat Anushka tidak merespon, "Jika kamu kurang sehat aku akan menyuruh para pelayan untuk bawakan obat kesini" Zico masih melihat kearah Anushka berharap gadis itu mau membuka suara .
"Hiks....hiks...." Anushka malah menangis melihat kearah Zico,pria ini segera memeluk tubuh kecil nya Anushka.
"Ada apa..?apa ada yang sakit sehingga kamu menangis..?" Tanya Zico lagi.Namun,gadis ini hanya terdiam saja, tidak berbicara apapun dengan Zico,membuat pria ini semakin bingung .
"katakan apa yang kau tidak suka ..!" Tanya Zico lagi
"Kamu mau tau apa yang tidak ku suka...!" Anushka menatap kearah Zico dengan datar,raut wajah nya yang kesal membuat Zico mengerutkan dahi nya
"aku sudah pernah bilang jangan menunjukkan wajah kesal mu kepada ku..! kamu berani melanggarnya ...?" ucap Zico mencengkram bahu Anushka dengan kuat .
"Kenapa aku tidak boleh melanggar nya ..! kau saja boleh melanggar nya ..!" Ucap Anushka dengan keras menunjukkan dada bidang Zico dengan jari nya .
Zico terkejut mendengar pernyataan Anushka,Dia baru sadar telah menyakiti gadis ini lagi.
"Maaf ....maaf kan aku..! aku benar tidak bisa menahan diri...!" ucap Zico memegang wajah Anushka.Namun,gadis ini dengan sekuat tenaga mendorong tubuh Zico membuat Zico tidak senang atas perlakuan itu.
"Pergi ..!aku tidak ingin melihat mu...!" ucap Anushka lagi saat melihat Zico masih berdiri di depannya
Cup....Zico segera mencium gadis kecil ini,supaya berhenti untuk memberontak,ciuman yang mula nya kasar berubah menjadi lembut,perlahan - lahan membuat Anushka luluh.
"Aku tidak ingin menyakiti mu...! namun aku benar tidak bisa mengontrol emosi ku ..! bersiap - siap lah aku akan membawa mu keluar dari sini,kita akan ke pulau ...!" ucap Zico berusaha tersenyum kepada Anushka.
"Apa itu tidak masalah jika aku kesana..?"
"Kau datang dengan ku maka itu akan aman..."
Zico berjalan meninggalkan Anushka untuk menggantikan pakaian nya.
Selang beberapa menit,Zico menunggu Anushka di ruang tamu.Namun,tidak terlihat Anushka menampakkan bayangan nya .
"Anushka..........!" Teriak Zico begitu keras membuat para pelayan kaget,sementara Anushka sudah berada di belakang Zico
"Kenapa kau berteriak ....!" gerutu Anushka
"Sejak kapan kamu disini" Zico mengerutkan dahi nya
"Baru saja,ayoo pergi ...!" Anushka langsung berjalan menuju pintu utama meninggalkan Zico di ruang tamu membuat pria ini menyempitkan matanya melihat tingkah laku Anushka .
"Tuan Muda...mau pergi kemana kita..?" tanya Kasio saat mereka sudah berada didalam mobil
"Tuan itu....." Ucapan Kasio terputus saat melihat netra biru Zico berubah menjadi hitam pekat.
"Jalan.....!" sambung Zico lagi,Kasio segera melajukan mobil nya .
"Tuan Muda ....jika Tuan Besar tau,aku bisa mati ...!" Batin Kasio menggenggam erat setir mobil.
"Tuan Muda apa enggak sebaik nya kita ke tempat lain,aku lihat di Mall Reeot sedang ada pertunjukan musim semi...!" Kasio mencoba memberikan saran agar Zico tidak pergi ke pulau dengan Anushka
Tatapan netra Zico cukup memberi jawaban kepada Kasio,sehingga Kasio segera terdiam.
"Apa sebaiknya kita tidak perlu ke pulau....?"
Anushka membuka suara nya
"Kita akan tetap ke pulau ...!"
Jawab Zico datar tanpa bergeming,Anushka memiliki untuk diam,sementara Kasio sangat khawatir,dengan kedatangan Anushka ke pulau,itu akan membuat Abian murka kepada Zico.
***
Abian bersama dengan Clara menaiki mobil yang sama,mereka berdua diantar oleh Berson ke mall Reeot.
"Sayang ...apakah dandanan ku bagus...?" Clara melirik kearah Abian yang sedang fokus dengan iPad di tangan nya,Pria ini sedang menyelesaikan tugasnya,Dia mendapati kabar hari ini Zico tidak menghadiri 10 rapat penting dengan kliennya,itu membuat Abian semakin marah .
"Kamu tidak berdandan tetap cantik...cup.." Dalam keadaaan sibuk pun masih punya waktu untuk mencium Clara.
Berson segera memarkirkan mobilnya,dan turun membukakan pintu untuk Abian dan Clara.
Tuan Hatakachi sudah berada di restoran yang ada dalam Mall Reeot,jadi Abian segera menyusul nya,Sampai tiba nya didalam restoran Abian melihat Tuan Hatakachi sendiri saja,Abian segera menyapa nya dengan ramah .
"Tuan Hatakachi..! Selamat datang di Negara E" Abian memeluk Tuan Hatakachi,karena sangat menghargai pertemuan nya .
"Tuan sendiri...?" Abian tidak melihat ada keluarga Tuan Hatakachi lain yang berada di meja tersebut.
"Saya bersama Anak dan istri saya...!" Jawab Tuan Hatakachi mempersilahkan Abian dan Clara duduk.
"Mungkin mereka masih di toilet,hari ini pengunjung nya juga cukup banyak " ucap Tuan Hatakachi menyerah kan daftar menu kepada Abian.
"Sayang ....pesan lah makanan yang kamu suka" Abian memberikan daftar menu kepada Clara yang duduk di sebelahnya .
Sedang tengah asyik mengobrol,tiba - tiba istri dari Tuan Hatakachi datang dengan Daniel anak laki - laki nya .
"Itu istri saya..."Tuan Hatakachi menunjuk kearah Daniel tapi sayang nya pengunjung cukup rame sehingga orang yang lewat lalu lalang menutupi pandangan mata Abian untuk melihat kearah istri Tuan Hatakachi.
"Maaf menunggu lama,tadi toilet rame yang mengantri " ucap perempuan itu meminta maaf kepada suaminya,Daniel segera duduk di sebelah papanya .
"Tuan Abian kenalkan ....! istri saya ...."
Abian melirik kearah wanita yang berdiri di sebelah Tuan Hatakachi,Abian kaget melihat wanita yang tengah berdiri di depan nya,wanita itu tidak asing baginya,Wanita yang pernah singgah di hatinya,wanita itu juga pernah menemani masa sulit nya di pulau,Abian dikagetkan dengan kedatangan istri Tuan Hatakachi
"Rose ....." batin Abian menatap kearah wanita tersebut tanpa memalingkan wajahnya,Wanita ini nampak biasa - biasa saja seperti sudah mengetahui kedatangan Abian .