My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 24



Clara sudah terbiasa bekerja kembali di perusahaan Mexio selama Abian bertugas di pulau.


tok...tok...tok...


"Masuk...!!"


"Clara ...coba kamu periksa berkas kerjasama ini,seperti nya ini ada yang janggal " Seru Mike mendekat kearah clara


Clara mengambil berkas di tangan Mike,dan segera memeriksa ternyata memang benar ada kejanggalan di dalam berkas itu.


"jika kita tidak memperhatikannya maka kita akan rugi milyaran " ucap Clara masih melihat berkas


"Simpan dulu berkas ini tunggu Abian pulang biar dia yang akan membuat keputusan" Jawab Mike


"Apakah hari ini ada meeting ?" Tanya Clara


"hari ini ada meeting dengan perusahaan di Qarua di Bar pantomas" jelas Abian menunjukan berkas kerjasama nya.


"Kita berangkat sekarang.." Disaat Clara hendak bangkit dari duduk nya wanita itu mengeluh perut nya sakit


"Awww...perut ku..." sambung Clara lagi


"Kenapa ?? apakah perut mu sakit " tanya Mike yang melihat Clara memegang perutnya


"Iya...akhir-akhir ini sering sekali merasa melilit di bagian perut"


"Apa kita ke rumah sakit dulu?


"Tidak perlu aku baik-baik saja..kita langsung pergi saja "


Clara dan Mike segera keluar dari ruangan Clara untuk pergi ke Bar pantomas,untuk bertemu dengan klien nya.


Didalam mobil Clara melihat ke handphone nya,hampir tujuh bulan dia tidak memegang benda itu saat disita oleh Abian.


"Kenapa sekarang merasa sangat merindukan pria itu,hampir satu bulan dia bertugas aku tidak melihat nya,bahkan dia tidak menelpon ku" Batin Clara


Clara melirik kearah Mike yang sedang fokus menyetir mobilnya.


"Mike ...!!!apakah Abian pernah menelpon mu?" tanya Clara yang ragu - ragu


"Tidak..!!semenjak dia bertugas dia tidak menghubungi ku" jawab Mike


"Apakah tugas di pulau itu sangat sibuk,sehingga memegang handpone saja tidak sempat ?" tanya Clara sedikit kesal


"Bisa di bilang dalam sehari cum bisa tidur satu jam untuk istirahat,selebihnya ya bekerja"Jawab Mike


Mereka sampai di Bar pantomas,Mike dan Clara segera turun untuk bertemu dengan klien mereka yang ada di ruang vvip.


Cekrek...pintu ruang vvip terbuka disana sudah ada empat orang yang menunggu mereka untuk membahas kerjasama nya.


"Tuan mike...!!hari ini anda membawakan seorang wanita untuk menemani kita minum" sapa salah satu dari empat orang tadi


"Langsung pada intinya,kita tidak banyak waktu,ada lima meeting lagi yang harus kita hadiri,mohon kerjasama nya untuk segera menyelesaikan pertemuan ini" jelas Clara langsung duduk di samping Mike


Jawaban Clara barusan membuat salah satu dari mereka tersinggung,mereka berniat untuk mencelakai Clara.


"Sambil membahas berkas ini bagaimana kalau kita bersulang dulu " seru pria yang ada di depan Clara.


"Maaf aku tidak terbiasa minum..!" Clara menolak dengan sopan,namun mereka malah makin memaksa agar Mike dan Clara meminum .


"Ini whisky nya sangat enak,barang import" empat dari mereka menuangkan minuman kedalam gelas dan menyodorkan nya kepada Clara,Mike melirik dan paham kalau Clara tidak suka minum .


"Biar aku saja yang minum..." Mike hampir sudah menghabis kan tiga botol whisky,kesadaran Mike mulai berkurang .


Disaat Mike mengambil botol yang terakhir Clara melarang nya,dan mengajak Mike pergi


"Cukup...!!kita pergi saja..!kerjasama ini tidak perlu di lanjut" ucap Clara bangkit dari duduk nya


"Jangan terburu-buru kita belum menanda tangani berkas nya" ucap salah satu dari empat orang tadi


"Tuan Zhang ....kita tidak perlu lanjut kerja sama ini lagi..!mungkin Anda lupa siapa yang mau anda permainkan" jawab Clara


"Kenapa memang nya kalau perusahaan Mexio,aku sudah lama punya dendam sama Bos kalian yang sombong dan angkuh itu" seru orang yang di panggil dengan sebutan Tuan Zhang


"Kalau Tuan Zhang punya dendam dengan bos kita,langsung ke bos kita ini bukan urusan kita ayo Clara kita pergi" seru Mike yang setengah sadar.


"Kenapa kepala ku pusing ..!!aku kuat minum sampai sepuluh botol,tapi ini tiga botol saja kepala ku pusing,apa mereka memberikan obat " batin Mike melihat kearah hidung belang itu yang senyum


"Bawa perempuan itu kesini..!!dia cukup menarik.." titah tuan Zhang


"Jangan coba-coba menyentuh dia atau kau akan menyesal tua Bangka..!!!" teriak Mike


Mike Mendorong Clara Keluar dari ruangan,namun dua orang itu langsung mengejar Clara,Mike berusaha melawan orang nya Tuan Zhang namun karena dirinya di penuhi dengan obat maka dia kalah telak dengan pengawal itu.


"Sial aku harap mereka tidak menemukan Clara,kalau tidak Abian akan membunuh ku" Batin Mike


"Kenapa kamu sangat melindungi gadis itu,dia hanya karyawan biasa..!" ucap Tuan Zhang


"Ku pastikan kalian akan menyesal,kau memberi ku obat kau adalah seorang pengecut...!!!jika kau berani menyentuh Clara Abian akan menghabisi mu" jelas Mike


Tuan Zhang terus memukul Mike,sampai dia tersungkur ke lantai.


"Aku harap mereka tidak menemukan Clara" batin Mike


"Lepas....!! lepas....!!berani sekali kalian berbuat begini,eh...tua Bangka lepasin aku...!" teriak Clara


"Jangan harap teman mu saja bisa ku buat menjadi begitu,apalagi kamu yang hanya seorang perempuan " ucap Zhang menunjukkan kearah Mike


"Berikan wanita itu whisky biar bergairah sedikit " titah Tuan Zhang


"Jangan mendekat...!! lepas...lepas kan aku...!!!" teriak Clara


BRaaakkkk......pintu ruang vvip terbuka,seorang laki-laki bertubuh tinggi dan kekar berdiri di depan pintu.


"Berisik sekali kalian..!!! " titah laki-laki itu yang melirik kearah Clara


"Wanita itu..!ngapain disini.." Batin nya


"Tuan Mattew tolong selamat kan Mike,mereka memberikan obat ke minuman Mike,bahkan mereka mencoba membunuh nya dia terluka "


Mendengar penuturan Clara Mattew


menyempitkan mata nya,disaat ini dia juga dalam bahaya tapi malah mengkhawatirkan orang lain


"Apa kau tidak perlu bantuan ku..!!" tanya Mattew kepada Clara


"Kamu cukup menghajar pengawal ini saja...!! pria tua Bangka ini biar jadi urusan ku..!!" seru Clara melihat kearah Tuan Zhang


Dengan cepat Mattew mengalahkan pengawal yang memegang Clara,sehingga wanita itu bisa lepas,dan langsung menyerang Tuan Zhang .


Mereka berempat tersungkur di lantai,Mattew dan Clara mencoba menolong Mike yang sekarat.


Didalam mobil Mattew melihat kearah Clara,dan masih penasaran dengan wanita itu.


"Bagaimana kau bisa menghajar Tuan Zhang ??"


"Dia hanya tua Bangka lemah,kalau tidak ada pengawal nya dia tidak akan sampai bisa menangkap ku,pengawal nya terlalu kuat untuk wanita kecil seperti ku" jelas Clara tanpa melihat ke Mattew


"Kau benar menganggap dirimu kecil ..??" Mattew menyempitkan mata nya


"Maksud mu apa..?" Clara menatap kearah Mattew


"Kau itu malah sekarang lebih gemuk dari sebelum nya,liat itu pipi mu saja bisa bulat seperti itu,Abian cukup berhasil merawat mu seperti seekor B*bi dia memberi kan mu makan cukup banyak " Ha ha ha ha


Gelak tawa Mattew membuat Clara kesal,namun dia tetap sabar Demi membawa Mike kerumah sakit.


Mereka sampai dirumah sakit yang telah di rencanakan sebelumnya,Mattew mencoba menolong Mike dan segera memanggil perawat untuk membawa Mike ke ruang UGD.


"kamu tidak ingin berobat,seperti nya tangan mu terluka " Mattew menunjukkan nya kepada Clara


"Tidak...!! ini hanya luka biasa,aku tidak sengaja menggores gagang pintu saat melawan pengawal itu" jawab Clara


Mattew mendorong punggung Clara ke ruangan periksa,agar mau mengobati lukanya


"Eh....eh apa yang kau lakukan ...!!"


"Obati dulu luka mu ...!!"


Akhirnya Clara menuruti perkataan pria itu,iya segera di obati lengan yang luka itu.


Meskipun Mattew terlihat pria yang sangat dingin namun dia bisa bersikap baik juga disaat seseorang membutuhkan pertolongan .