
Zico hanya bisa tersenyum melihat Anushka yang sedih,
"Kenapa Tuan Muda tersenyum..?"Gadis ini menatap kearah Zico
"Apakah ada larangan untuk Ku,tidak boleh senyum didepan Mu?"
mendengar ucapan Zico,Anushka hanya menggelengkan kepala nya saja.
"Kamu harus bisa menang dari Wanita lain,Kamu harus berusaha semaksimal mungkin untuk mengalahkan musuh...!mengenai tes yang di berikan Tuan Besar..!Aku juga tau tes yang seperti Apa?"
"Apapun tes nya,Aku akan melakukan yang terbaik,cuma berharap semua itu berjalan dengan lancar..!"
Zico kembali memeluk Anushka,dan berharap Tuan Besar tidak menyulitkan Anushka .
RUMAH SAKIT HK. . .!
Cekrek ....!Pintu ruangan terbuka,didalam masih ada Roshita yang menjaga Clara,dan juga Mike di sebelah nya,datang untuk menjemput sang istri.
"Tante ...!" Sapa Zara memeluk Roshita,
"eheem...ehem..."Mattew berdehem,saat melihat Mike mau memeluk Zara.
"Owh...! hampir lupa disini ada Tuan dingin juga" sindir Mike melihat kearah Mattew yang mulai peduli dengan istri kecilnya.
"jangan memancing Ku..!" Bisik Mattew,membuat Mike diam seketika.
"Tante,bagaimana keadaan Mama ..?"Zara memegang tangan Clara dan sesekali mengusap nya dengan lembut.
"Clara baik - baik saja,seminggu lagi sudah bisa operasi plastik,Dia pasti akan segera sembuh "
"Zara juga berharap begitu Tante...!" Tik..!Air mata Zara tanpa sadar jatuh keatas tangan nya yang memegang Clara "Jika Aku bisa,akan Ku gantikan tempat Ku dengan Mama,Aku tidak akan membiarkan sesuatu yang buruk terjadi kepadaMu"Ucap Zara secara tidak sengaja.Namun,membuat Mattew bergeming saat mendengar perkataan Zara.
Handpone Mattew berdering,Asisten Jo menelponnya,pria ini segera mengangkat panggilan di luar ruangan inap Clara.
Beberapa menit kemudian,melihat Mattew tidak kembali,Zara juga menitip Clara kepada Roshita,gadis ini segera pergi menemui Mattew diluar ruangan .
"Kita harus segera pergi,Ada proyek Mexio yang rusak,kamu bisa liat di website pemberitaan pertama,disana pasti ada " ucap Mattew memberikan handpone kepada Zara,memperlihatkan berita tentang perusahaan Abian.
Tanpa menjawab penjelasan Mattew,Zara segera mengikuti Mattew dari belakang,dengan handphone masih di tangannya .
Saat di mobil Mattew terlihat hanya diam saja,tanpa memperhatikan Zara,Atau mengajak nya mengobrol seperti saat pergi tadi.
"Siapa yang memberi Kamu ijin untuk berbicara begitu..!" Tiba - tiba suara Mattew mengagetkan Zara yang masih fokus kedepan .
Zara masih bingung dengan pertanyaan Mattew,dan melirik pria itu "maksud Bee..?"
Crriiiiiiittttt....! "Aahhh..." Zara kaget Mattew mengerem mendadak mobilnya.
"Apa maksud Kamu bilang akan menggantikan posisi Clara dengan Kamu,Apa Kamu tidak pernah memikirkan perasaan Ku..!Jika Kamu yang berbaring disana mungkin Aku tidak sekuat Abian melihat Kamu yang terluka..!" Ucap Mattew memegang wajah istrinya.Zara terperangah mendengar ucapan Suaminya.
Bugh..! Mattew mendekap Zara kedalam pelukannya,dan memeluk gadis ini dengan erat.
"Jangan pernah sembarangan berbicara,Aku tidak akan membiarkan sesuatu terjadi padaMu..!"ucap Mattew memegang wajah istrinya .
Zara mengangguk "Aku janji Bee..!Maaf jika perkataan Ku membuat Bee kepikiran ..!"
Cup..! Mattew segera mencium bibir Zara,dibalas pelototi oleh Zara karena Mattew mencium nya secara tiba - tiba.
***
Abian baru masuk kedalam mobil,tapi handphonenya berbunyi ada panggilan dari Kasio.
"iya hallo..!"setelah panggilan telah tersambung
"Tuan,Proyek kerjasama dengan Tuan Arnots, swalayan baru tersebut lantai bawah nya rusak,dan penyebab nya belum di ketahui, karena material yang kurang bagus,atau karena pembuatan yang kurang teliti" jelas Kasio
"Seperti nya bukan dari kedua nya,melainkan ini ada hubungan dengan hilangnya file di markas pulau,Karena semenjak hilangnya file itu,banyak sekali masalah yang datang,dari rusaknya gedung proyek,dan turun nya saham Mexio"
"Tuan mengenai hilang nya file,sesuai perintah Tuan Besar,Aku telah memeriksa cctv yang ada di ruang Beauty,dan buktinya ada padaKu..!"
"Baik Tuan ..!" Tut...Tut...Tut....
Panggilan pun terputus,Abian menyimpan kembali ponsel didalam saku jas miliknya.
"Berson bagaimana perkembangan Clara di RS"
Mendengar pertanyaan Abian,Berson menoleh kebelakang .
"Nyonya sudah mulai membaik Tuan,sedikit demi sedikit sudah ada pergerakan dari tangan nya,dan hari ini sudah mulai mengedipkan matanya ,Nyonya Roshita merawat nya dengan baik,selama Tuan titipkan padanya"jelas Berson tanpa ada yang kurang .
"Tuan,Dokter Sinta bilang seminggu lagi Nyonya Clara bisa melakukan operasi plastik,karena Dokter yang di rekomendasi kan oleh pihak RS akan datang Minggu depan " Sambung Berson lagi
"Iya ..! Aku mengerti,sebelum hari operasi Clara datang,lebih dulu Kita selesaikan masalah ini..!"
"Baik Tuan ..!"
Berson segera melajukan mobil untuk pergi ke perusahaan Mexio.
GEDUNG PROYEK . .!
Mattew dan Zara masuk dalam proyek pembangunan yang rusak untuk melihat TKP.
"Tuan Mattew...!" Kasio menundukan kepala nya menyambut kedatangan Mattew.
"Bagaimana..?Sudah ada perkembangan mengenai kerusakan ini..?" tanya Mattew memperhatikan bagian yang rusak.
"Tuan ini tidak semudah yang Kita bayangkan,kerusakan ini pasti di lakukan dengan sengaja,karena bagian yang rusak terlihat begitu jelas, telah dilakukan oleh seseorang menggunakan alat untuk merusak nya"
Mattew memperhatikan sisi yang rusak,dan penjelasan Kasio,ada benarnya,memang di lakukan dengan sengaja oleh seseorang .
"Apa di dalam gedung ini ada cctv?" tanya Mattew kepada Kasio,Mattew melirik kearah Zara yang sibuk mengotak atik handphonenya.
"Ada Tuan,tapi belum berfungsi karena belum diaktifkan,jadi Kita tidak bisa memeriksanya " jelas Kasio lagi.
Berita ini sangat cepat tersebar luas,sehingga saham Mexio turun 5%, disaat pasar saham dibuka,dan Mexio banyak mengalami kerugian dari banyak nya investor yang bekerjasama ada beberapa dari mereka yang mengundurkan diri,dan meminta modal mereka di pulangkan, tanpa ada yang kurang sepersen pun.Berita ini membuat Mexio banyak kerugian.
Selama ini perusahaan Mexio telah banyak melakukan kerjasama baik di Negara E,maupun Negara lainnya.Tidak ada dalam sejarah Mexio melakukan kesalahan dan juga membuat perusahan merugi banyak.
"Apakah Abian sudah mengetahui akan hal nya saham yang turun ..?" Mattew kembali bertanya kepada Kasio
"Sudah..!Kita akan bertemu sore nanti untuk membahas nya,jika Tuan mau mengetahui lebih lanjut Kita bisa mengobrol di mansion sore ini..!"
"Aku tidak ikut,karena ini masa cuti kerjaan,Jadi Aku hanya akan beristirahat dirumah" Mattew melirik kearah Zara yang masih sibuk dengan handphonenya.
"Baik Tuan,saya mengerti maksud Tuan..!"
Mattew segera berpamitan dengan Kasio untuk kembali kerumah,dan Kasio pun juga segera keluar dari lokasi proyek untuk pulang ke mansion.
Mattew segera masuk kedalam mobil,Zara memijit betisnya yang merasa pegal karena terlalu lama berdiri didalam gedung proyek .
"kenapa..?Apa itu sakit ..?"Mattew melirik kearah Zara yang sedang memijit betisnya .
"Eeemmm..."Zara menganggukkan kepala nya,masih fokus memijit betisnya.
"Haah...! Apa yang Bee lakukan ..!"Teriak Zara saat Mattew menarik kedua kaki nya keatas pangkuan Mattew.
"Aku bantu Kamu pijitin,jangan bergerak atau Aku tidak hanya memijit saja ..!" Goda Mattew melirik kearah Zara,gadis ini seketika diam kaku benar- benar tidak bergerak.
"Aaah...pindahkan tangan Mu..!plak..!" Zara menepis tangan Mattew yang berusaha mengelus pahanya,
Benar saja Pria ini bukan memijit saja,tapi berusaha menggoda sang istri .
"Fokuslah menyetir,atau Bee mau Kita mati sia - sia dijalan...!" Ngomel Zara
"Iya...ya..! Kamu bisa turun kan kaki Mu,Kita lanjut nanti malam lagi pijitin nya " Ting,Mattew mengedipkan mata nya kearah Zara,Dia cukup senang menggoda gadis kecil itu,yang akan selalu bersikap was - was kepada dirinya .