My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 133



"Tolong ....tolong aku akan mati...!" teriak Zara masih berusaha melambaikan tangannya .


"kamu sedang menggoda ku ...!" Ucap Mattew masih duduk di tepi kolam


"Apa maksud mu...!tolong aku,kalau tidak aku akan mati...!" Teriak Zara lagi


"Apakah air setinggi itu bisa membuat mu mati...?" Mattew menatap kearah Zara,Gadis ini menyadari sesuatu,Dia merasa kalau air di dalam kolam hanya sedada nya saja tidak mungkin membuat nya tenggelam


"hah...hah...tolong ...kaki ku kram .....!" teriak nya lagi


"Ooh...****...Bruuummmm...."Mattew ikut menyembur ke dalam kolam renang untuk menyelamatkan Zara.


"Ha....Ha...Ha...." Zara menertawakan Mattew yang dengan rela menyembur ke kolam renang padahal dirinya tidak apa - apa .


"Kau...Ck..!" Mengerutkan dahi nya


"berani nya kau menipu ku...! jangan sampai aku menangkap mu..!"


Zara mencoba berlari didalam kolam renang ingin menghindar dari Mattew yang berusaha menangkap nya .


BRUuummm...Mattew menjatuhkan tubuh Zara dalam air membuat gadis ini tidak bisa bernafas.


"Hah....Haahh.." Zara mencoba mengatur nafasnya,Mattew yang melihat merasa puas telah mengerjai Zara.


Dari jauh Asisten Jo melihat Mattew dan Zara, yang begitu bahagia bercanda bersama didalam kolam renang seakan sebelum nya tidak pernah terjadi apapun.


"Aaakh.....kaki ku...!" Pekik Zara


"Apa yang terjadi ..? kau mencoba menipu ku lagi ...?" tanya Mattew yang menaikan alisnya


"Tidak aku serius kaki ku sakit...." Brruuuummmm tubuh Zara tenggelam ke dalam air,Dia masih berusaha melambaikan tangan nya keatas,namun kepalanya tidak terlihat.


"Heeiii...jangan mencoba menakuti aku...!aku tidak akan menolong mu" Mattew segera membalikkan tubuhnya,disaat Mattew baru membalikkan tubuh nya Dia menyadari kalau Zara tidak melambaikan tangannya lagi .


"Sial ....! Zara ....BRUuummm....." Mattew mencoba menolong Zara yang tenggelam,dan Mattew berhasil mengangkat tubuh Zara masih berada didalam kolam renang.


"Zara.....Zara...." panggil Mattew namun tidak ada jawaban,Mattew mencoba memberi nafas buatan untuk Zara,berharap cara ini berhasil


cup....."haaah ..." Cup.... "Haah...." beberapa kali Mattew mencoba nya akhirnya dapat menolong Zara.


"Uhuuk....uhuukkk...Uhuukkk...Paman aku tidak ingin mati ..."Bugh...Zara memeluk tubuh Mattew dengan erat masih berada didalam kolam renang.


"Tenang...! sudah tidak apa - apa " Mattew memegang wajah Zara menenangkan istri kecil nya yang panik


"Apa ini sering terjadi ...?"


"Iya..! makanya aku tidak pernah belajar renang,Kata Papa ini sudah bawaan dari lahir,Karena kami lahir prematur"


"Sudah tidak apa - apa" Mattew membelai wajah istrinya menatap nya begitu dalam.Mattew mendekatkan wajahnya dengan wajah Zara,semakin lama semakin dekat,netra biru milik Zara memancarkan aura sendu dan teduh,bibir nya yang kecil bagaikan bibir ikan ******,wajahnya yang bulat membuat Mattew makin terkesima apalagi tatapan Zara yang begitu dalam .


"Zara.....!" Lirih Mattew menatap wajah Zara penuh hasrat yang terpendam.Namun,tidak ada jawaban yang terucap dari bibir gadis ini.


Cup..!


Mattew melum*tkan bib*r Zara dengan begitu lembut selembut sutra,sehingga membuat gadis ini lebih tenang dari sebelumnya,Mattew memainkan lid*h nya didalam mulut Zara menggerakkan nya dengan santai,menenangkan jiwa Zara,membuat gadis ini terbuai dan memejamkan mata nya .


Perlahan - lahan bib*r Mattew turun ke leh*r Zara,meninggalkan beberapa tanda kepemilikan disana,


"Aaahh....Haaah....."


membuat Zara mengeluarkan suaranya membuat Mattew kehilangan kesadaran,tidak mampu mengontrol tubuhnya,Mattew menyentuh buah kenyal milik Zara dan memainkan tangan nya disana,bibir nya masih menjelajahi leh*r Zara.


"Aah...Paman....!Oohh...paman ....." Zara mencengkram kedua bahu Mattew dengan kuat membuat Mattew lebih bergairah,memasukan tangannya kedalam baju Zara,menjamah buah kenyal milik Zara dengan sangat kuat membuat gadis ini berteriak,ini Pertama kali dirasakannya .


Brruuuummmm...!Mattew mendorong tubuh Zara,membuat gadis ini kaget dan menatap kearah nya.


"Ayoo naik,jika lama - lama di air nanti akan membuat kamu sakit..!" ucap Mattew berjalan meninggalkan Zara yang masih berdiri didalam air.


"Cepat naik..!" titahnya lagi membuat Zara sadar dan segera beranjak menyusul Mattew.


Mattew segera masuk kedalam kamar mandi,untuk membersihkan tubuhnya,berdiri di bawah shower yang hidup air nya mengalir begitu deras,membasahi tubuh Mattew yang tidak tertutup sehelai benang pun,terlihat tubuh kekar Mattew dari belakang begitu mempesona,bentuk Nya begitu indah tanpa ada cacat atau celah sedikitpun dari postur nya.Menaikan kedua tangan nya keatas,menempel di dinding kamar mandi menundukkan kepala nya menerima siraman air dari shower membasahi tubuh kekar milik pria dingin tersebut.


"Aah...Paman....!Oohh...paman ....."


Ucapan Zara masih terbayang di ingatan Mattew,Pria ini tidak bisa mengendalikan dirinya saat dekat dengan Zara.


"Saat ingin melakukan hal itu Dia memanggilkan ku Paman...!sungguh sulit dibayangkan,jika 10 tahun kemudian Dia masih cantik dan mulus,aku sudah Tua dan keriput "


Bugh...! Mattew memukul dinding kamar mandi.


Bayangan Zara saat di kolam renang masih terekam begitu jelas di memori ingatannya,membuat Mattew semakin memikirkan semakin tidak bisa menahan diri.


***


Zico kembali ke rumah Beauty dalam keadaan kacau dan berantakan,Zico habis dari bar baru kembali kerumah.


Bugh ....Tubuh Nya terjatuh di depan pintu kamar Anushka,gadis ini segera membuka pintu,tubuh Zico sudah terkapar dilantai dengan pengaruh alk*hol yang begitu kuat,membuat Zico kehilangan setengah kesadarannya .


"Tuan....!" Anushka segera memapah tubuh Zico dan membawanya masuk kedalam kamar.


"Kamu......!kenapa kamu begitu baik padaku...! apa kau jatuh cinta kepadaku...!" Seru Zico saat sedang di papah oleh Anushka dan di baringkan diatas ranjang milik Nya.


"Tuan Anda mabuk,terlalu banyak minum...!" Ucap Anushka membantu Zico melepaskan sepatu nya dan juga jas nya Zico.


"Kamu nakal...! berani membuka baju ku" Zico menggoda Anushka membuat gadis ini malu.


Cup..!


Zico mencium bib*r Anushka,gadis ini juga membalas nya karena Anushka sudah bisa menerima kehadiran Zico dalam hidup nya .


"Jika aku tidak memiliki semua ini,apa kau akan tetap mau menjadi wanita ku...?" Zico menatap tajam kearah Anushka yang sedang berada di depannya.


"kenapa...? apa Tuan sudah di buang oleh keluarga Tuan, karena aku..?" jawab Anushka mencoba menebak keadaan Zico .


"Mereka menyuruh ku untuk memilih,antara kamu dan keluarga ku...!"


"jadi apa yang Tuan pilih...?"


"Aku memilih mu..! karena kau wanita ku ..!"


Deg...


Deg...


Hati Anushka berasa tersentuh mendengar pernyataan Zico.


"Biasanya orang yang sedang mabuk mengatakan yang sebenarnya " Batin Anushka melihat kearah Zico.


Tubuh Zico terjatuh keatas ranjang,Pria ini mulai kehilangan kesadaran karena pengaruh alkoh*l yang begitu kuat,membuat nya terlelap.


Anushka segera menutupi Zico dengan selimut,tanpa ragu mencium kening Zico,membuat Pria ini tersenyum didalam tidur,membuat Anushka malu segera bangkit dan berdiri menatap wajah tampan Zico yang tertidur.


"orang kejam seperti Dia memiliki sisi lembut juga ternyata " Gumam Anushka,sebelum meninggalkan Zico di kamarnya .