My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 21



Clara dan Abian telah sampai di rumah sakit dimana Nadia dirawat.


Mereka berdua bergegas pergi menuju ruangan inap milik Nadia.Sesampai nya mereka disana sudah banyak pengawal yang sedang berjaga di depan kamar pasien.


"Tuann..!!" Ucap mereka serentak memberi hormat kepada Abian


"Siapa yang datang " Abian mengintip dari balik pintu


"Teman nona Nadia datang untuk membesuk nya tuan"


Clara dan Abian segera masuk kedalam kamar pasien,tawa kecil Nadia terdengar sangat bahagia.


"Kakak...!!!" Nadia terkejut melihat Abian yang sudah berada di dalam kamar


"Kamu keliatan nya sangat bahagia sehingga tidak memperhatikan kedatangan ku.." ucap Abian mendekati ranjang pasien milik Nadia


Clara meletakkan buah diatas meja,dia melihat pria yang sedang bersama dengan Nadia pria itu tidak asing bagi Clara,sebelum nya dia sangat mengenal pria itu.


"Kak...kenal kan..dia orang yang menyelamatkan aku dari kecelakaan kemarin" ucap Nadia


Pria itu mengulurkan tangan nya " Revan...!!"


Abian tidak langsung menjawab,dia menyempitkan mata nya melihat kearah Revan,dan melirik Clara.


"Maaf aku tidak terbiasa bersalaman dengan orang lain..!!" seru Abian


"Maaf Revan ...kakak qu sedikit kejam..! tapi aslinya baik kok ....dia sangat pengertian orang nya,oh ya....kenal kan dia istri dari kakak ku ...!!" Nadia memperkenalkan Clara kepada Revan.


"Haii...senang bertemu dengan mu,kelak aku menitip Nadia kepada mu ya tolong jaga gadis imut ini" Ucap Revan


Clara tidak menjawab,dia melirik kearah Abian,pria itu sedang menahan emosi nya,Clara tidak berani buka mulut saat melihat wajah Abian di penuhi kemarahan .


"Karena kondisi mu sudah membaik...aku tinggal kan..aku harus ke kantor,ada meeting disana.." Titah Abian yang menarik lengan clara.


Abian tanpa sadar telah menarik lengan Clara sejauh ketempat parkir mobil,namun Clara hanya diam saja menahan sakit di lengannya.


Braakk.....!!!! pintu mobil tertutup,Abian masih terlihat sangat marah,Clara masih tidak berbicara .


"Apa tidak ada yang ingin kamu jelaskan ..!!" tanya Abian


"Mengenai hal apa ...??" tanya Clara


"Kenapa ada laki laki itu diruangan Nadia...!!apa ini kamu yang rencana kan ??" Abian semakin emosi


"Apa hubungannya dengan aku...!!bahkan aku tidak tau mereka saling mengenal..!!" jawab Clara santai


"Benar ...tidak ingin menjelaskan yang lebih detail kepada ku..!! pria itu sudah mulai mendekati Nadia...!!jika terjadi sesuatu dengan nya......." belum selesai Abian berbicara clara langsung menjawab


"jika terjadi sesuatu dengan Nadia apa kamu akan membunuh ku...!!! apa itu yang ingin kamu katakan..!! aku udah tau..tidak perlu di ulang - ulang..!!" jawab Clara dengan emosi


Mendengar ucapan Clara membuat hati Abian sakit,dia terdiam,dia memikirkan ucapan Clara barusan .


Apakah dimata Clara, Abian hanya seorang yang emosional yang tidak mengendalikan dirinya sendiri.


"Sepenting itu dia bagimu kenapa kamu tidak menjaga nya saja,berada disisi nya 24 jam demi keselamatan dia" ucap Clara memecahkan keheningan didalam mobil


"kamu...!!!kamu sudah berani berbicara begitu sama aku..!!" Abian menatap wajah Clara yang di samping nya namun wanita itu tidak memperdulikan nya.


Sampai di kantor Abian segera masuk kedalam ruangan nya,clara tidak mengikutinya masuk ke ruangan dia memilih untuk menunggu nya di lobi sampai rapat selesai.


"Clara...kamu disini..haii...apa kabar" sapa Mike dengan ramah begitu melihat Clara di Lobi


"Haii...seperti yang kamu liat kabar ku baik-baik saja " jawab clara dengan senyumnya


" Clara aku akan mengikuti rapat dulu ya ..." seru Mike meninggalkan Clara sendiri


Mike sudah terbiasa menjaga jarak dengan Clara,Mike tidak ingin bos nya jdi salah paham seperti saat pertemuan terakhir mereka.


***


Mereka membubarkan semua orang di ruangan rapat setelah selesai meeting,di dalam ruangan rapat hanya tersisa Mike dan Abian .


"Mike...!!" panggil Abian


Meeting hari ini cukup buruk,suasana Abian sedang tidak baik-baik saja,dia sedang marah tapi malah melampiaskan kesemua orang hari ini,semua dewan direksi di marahi nya hanya kesalahan yang tidak mereka perbuat .


"Periksa semua tentang Revan...mantan suami Clara..!!" Seru Abian


"Informasi apa yang mau bos dengar ..aku punya data nya " jawab Mike menunjukkan laptop milik nya


"jelaskan sama ku tentang pria itu...!!" pinta Abian yang tidak sabaran.


Mike hanya mengangguk sembari menjelaskan nya.


"Apa lagi yang di perbuat Clara sehingga membuat Abian marah" batin Mike


Dua jam berlalu...mereka mengobrol bersama , Abian segera keluar dari ruangan rapat setelah dapat informasi mengenai pria itu.


Cekrekk....Abian membukakan pintu ruangan nya,tetapi disana tidak ada siapa-siapa ruangan nya kosong ,karena Clara tidak berada di dalam ruangan Abian,Clara hanya menunggu di lobby kantor.


Abian datang melihat Clara di lobby,meskipun ada rasa kecewa atau marah tapi cinta Abian kepada clara lebih besar dari amarahnya.


"Masih menunggu disini..! tidak mau pulang ?" tanya Abian sudah berdiri hampir lima menit di depan Clara


Mendengar suara Abian,Clara segera bangkit dari duduk nya .Clara bergegas pergi dari lobby menunju pintu keluar kantor,dengan tidak memperdulikan Abian yang mengajak nya pulang .


"Wanita itu....!!berani tidak peduli sama aku..!!" batin Abian yang melihat Clara pergi.


Berson sudah menunggu mereka di mobil.


Braakkk..!! Clara membanting pintu mobil


Braakkk..!!! Abian juga ikut membanting pintu mobil


Berson melihat tingkah Tuan dan Nyonya nya hanya bisa menggelengkan kepala nya .


"Marahan lagi ..!!" batin berson


Abian dan Clara tidak berbicara satu patah kata pun,saat di dalam mobil mereka berdua sama- sama membungkam mulutnya.


"Berson apa aku bisa menitipkan sesuatu kepada mu" tanya Clara saat mereka sudah sampai dirumah


Sebelum menjawab berson ragu-ragu dan melirik kearah bos nya,Abian hanya menganggukkan kepala nya saja.


"Mau nitip apa Nyonya..?" tanya berson


"bisa belikan aku Sop iga diluar,aku lagi pengen makan itu..!!" seru Clara mengeluarkan uang di dalam dompet nya


"bisa Nya..bisa...aku akan pergi sekarang " Jawab berson


"Ini uang nya..." clara memberikan selembar uang kepada berson,Abian hanya melirik nya saja


"Tidak usah Nya...Tuan akan memberikan uang nya kepada ku"


"Ambil lah uang ini...!!kalau tidak,tidak perlu membelinya"


Karena melihat Clara yang semakin mendesak,berson segera mengambil nya dan mereka turun dari mobil .


Abian masih menatap Clara yang enggan berbicara dengannya.


"Apa perlu mempermalukan ku seperti ini..!!!" tanya Abian yang masih menahan emosi nya


"mempermalukan mu??emang apa yang aku lakukan " jawab Clara dengan tegas yang tak ingin selalu disalah kan


"memberikan uang kepada Berson apa itu bukan mempermalukan ku..!!" Abian menatap Clara dengan penuh amarah


pria itu memang penderita paranoid akut tidak bisa mengontrol emosi nya.


"Aku yang ingin makan sop kenapa harus meminta padamu ...please jangan berlebihan ini hanya sebungkus Sop" Clara berjalan masuk kedalam rumah semua pengawal dan pembantu sudah kembali seperti perintah Abian .


"Aku berlebihan..??aku suami mu kenapa enggak minta sama aku..!!Apa perlu bersikap seperti itu,selama tinggal bersama memang aku belum memberikan kartu khusus untuknya,karena semua keperluannya telah aku sediakan disini" batin Abian


Pria itu melihat wanita nya pergi naik lantai atas,Abian segera menyusul nya.