My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 198



Setelah semua selesai makan malam,Abian memerintahkan kepada Anak dan Menantu nya untuk istirahat,apalagi dengan keadaan Mereka yang sedang hamil.


Meskipun villa ini terlihat tua,dah jarang di kunjungi,namun tetap terlihat bersih,karena ada setiap harinya yang akan bersih - bersih di tempat ini yang telah di pekerjakan oleh Abian.


"Sayang,Kamu kenapa ?" Tanya Clara saat melihat raut wajah Abian yang tengah gelisah.


"Aku merasakan seperti ada seseorang yang sedang mengawasi Kita !" Jawaban Abian berjalan kearah jendela.


Disaat Abian mengintip dari jendela,tidak ada sesuatu yang mencurigakan.Pria ini segera naik keatas ranjang,dan berbaring di sebelah Clara.


"Ada apa ?" Tanya Clara lagi,masih melihat raut wajah suami nya yang belum berubah.


"Tidak ada apa - apa !Kamu tidur saja,Aku akan menjaga Mu !" Ucap Abian menarik Clara kedalam pelukannya.


Wanita ini perlahan - lahan memejamkan matanya,untuk beristirahat.


Dikamar lain,Mattew dan Zara sedang membersihkan diri di kamar mandi.


"Sini Aku bantu ikat rambutnya!Kamu gosok saja giginya !" Mattew membantu istri nya mengikat rambut,meskipun tidak terlihat rapi,namun Mattew telah berusaha dengan baik.


Setelah selesai,Zara berjalan keluar dari kamar mandi,Mattew dengan siap siaga selalu mendampingi istrinya.


Prang ...!


Suara pecahan beling terdengar begitu jelas,membuat Zara kaget dan memeluk Mattew.


"Suara apa itu?"Tanya Zara masih memeluk Mattew.


"Seperti suara benda yang jatuh,mungkin kucing yang sedang minum tanpa sengaja gelasnya jatuh he...he...!" Goda Mattew membelai rambut istrinya yang telah di kucir.


"Kamu duduk dulu disini ! Aku akan melihat,apa yang terjadi di luar !" Ucap Mattew beranjak pergi,Zara duduk di tepi ranjang dengan perasan takut.


Baru saja berada di depan pintu,Zara sudah berteriak memanggil Mattew,membuat Pria ini kaget.


"Sayang .....!" Teriak Zara dengan begitu keras.


Brak...! "Ada apa ?" Mattew mendorong pintu kamar dengan kuat,karena kaget Zara memanggilnya nya dengan kencang .


"Aku...takut..!" Ujar Zara memelankan suaranya.


"Yasudah Aku enggak jadi pergi,Aku menemani Kamu,sekarang tidur ya !"


Mattew meminta Zara untuk istirahat.Sementara setelah melihat Zara terlelap Mattew segera keluar dari kamarnya.


Ceklek..!


Mattew memelankan langkah nya saat setelah membuka pintu kamar,lalu menutupnya kembali.


Disaat Mattew sedang melihat semua sisi ruangan yang tampak berbeda,tidak ada satu orang pun diluar,Mattew mulai mencari sumber suara yang ia dengar tadi.


Mattew melihat sebuah vas bunga yang jatuh.


"Meooww...meoow..!"Entah dari mana datang nya kucing ini,tiba - tiba mengagetkan Mattew.


"Oh,hanya kucing saja !" Gumam Mattew,pergi meninggalkan ruangan depan .


Disaat Mattew hendak masuk kamar,sebuah bayangan terlihat di luar jendela,Mattew berjalan untuk melihatnya,tapi Abian sudah memanggilnya.


"Mattew..!" Panggil Abian yang baru saja keluar dari kamar nya,melihat menantu di ruangan depan segera memanggilnya untuk mengobrol.


Mattew berjalan mendekati Abian.


"Kenapa belum istirahat !"Tanya Mattew kepada Abian yang masih kuat menompang matanya .


"Aku juga mendengar nya dari kamar,tapi setelah Aku cek itu hanya suara vas bunga yang jatuh!" Mattew menunjukan kearah vas bunga yang masih berantakan di lantai.


"Mungkin hanya kucing !"


"iya benar ! memang disebabkan oleh kucing "


Mereka berdua baru menyadari,telah melihat kembali bayangan yang bersembunyi dibalik pohon yang tumbuh di depan jendela .


"Ada seseorang !"Ujar Abian melangkah kedepan jendela untuk melihat,namun Mattew melarang nya.


"Tunggu ..!" Mattew menarik tangan Abian.


"Kita cek cctv saja,jika mengintip Aku yakin Mereka akan menyadari nya !" pungkas Mattew mengajak Abian keruangan cctv yang ada di villa.


Mereka berdua naik kelantai atas,untuk mengecek cctv,Mereka berdua berhenti didepan ruangan yang kusam tanpa ada yang masuk sebelumnya,hanya tukang bersih - bersih saja.


Didalam ruangan tersebut terdapat dua buah layar monitor yang terpasang di dinding,Abian segera memilih bagian ruangan depan untuk melihat sosok bayangan misterius yang telah mengintai Mereka.


"Ini Dia..!" Abian menunjukan layar monitor dengan jari nya,melihat sosok misterius yang berdiri di bawah pohon dekat dengan jendela ruangan tengah,Orang itu tidak dapat di kenali,dari postur tubuhnya itu ada seorang Pria.


Tidak sampai disitu saja,Mattew juga mengecek cctv yang mengarah kearah kamar Zico dan Mattew.


Ternyata disana juga ada dua orang yang sedang melihat perkembangan dari dua kamar yang Mereka jaga.


"Kita harus keluar dari sini! Clara sama Zara di kamar,kalau Mereka mengetahui ada penguntit,Mereka akan takut"Ucap Abian,berjalan menuju pintu untuk keluar dari ruangan cctv.


"Ingat..!untuk waspadai dulu,besok Kita akan selidiki,siapa yang datang menguntit Kita kesini,malam ini biar istirahat dulu setelah perjalanan panjang" Abian segera berjalan kearah kamar nya,sama juga dengan Mattew yang berjalan kearah kamarnya.


Zico menunggu Anushka yang keluar dari kamar mandi,semenjak masuk kamar, Anushka merasa mual.


"Sayang ..!" Panggil Zico yang melihat Anushka belum keluar.


"Tunggu sayang! Aku merasa cukup mual" Jawaban AnushKa dari dalam kamar mandi.


"Huuek...!Huueek...!" Terdengar dari luar suara muntahan Anushka,Zico merasa kalau istrinya sedang tidak baik- baik saja,Pria ini segera mendobrak pintu kamar mandi dan masuk kedalam .


"Sayang..!Kamu enggak apa- apa ?" Tanya Zico memijit tekuk Anushka dengan lembut,agar tidak menyakiti dirinya.


"Mungkin terlalu banyak makan ikan,sehingga membuat Kamu mual,atau mungkin sama hal nya dengan Aku,anak Kita alergi ikan!" Ucap Zico,masih membantu Anushka yang sedang mual.


Setelah beberapa menit kemudian,apapun yang di makan tadi telah dimuntahkan nya lagi,sehingga membuat Anushka merasa lemas.


"Kamu berbaring dulu,Aku akan mencari air hangat untuk mengompres perut Mu agar sedikit membaik !"


Anushka menganggukkan kepala nya,Zico segera berjalan kearah dapur.


Tanpa sengaja Zico menjatuhkan gelas yang ada di dekat wastafel,sehingga membuat Pria ini menoleh kearah gelas itu,tidak membersihkannya,masih menunggu besok karena besok tukang bersih - bersih pasti akan datang .


Kreekk..!Suara ranting terinjak,Zico menghentikan langkah kakinya,dan melihat kearah jendela,ada bayangan hitam yang sedang mengintai Mereka dari tadi saat Mereka berada didepan villa.


Drrttzz..Drrttzz..Ponsel orang itu bergetar,Orang ini segera mengangkatnya,dilihat dari bayangan orang ini adalah Pria.


"Hallo Bos ..!"


"Bagaimana ?apa ada celah untuk kalian bereaksi ?" Tanya seseorang di balik panggilan telepon.


"Belum bos,Mereka masih belum beranjak dari dalam villa,jadi Kami belum bisa memastikannya,jika Kami langsung menyerang takut nya akan menggagalkan seluruh rencana Bos..!"


Setelah mendengar penjelasan bawahannya,sosok misterius ini segera mematikan ponselnya.