
Abian sedang menyiapkan berkas kerjasama nya dengan Tuan Hatakachi,Abian sudah berniat membatalkan kerja sama itu.
"Sayang ....."Clara duduk di pangkuan Abian,pria itu masih sibuk mengetik keyboard laptop yang ada di meja kerjanya .
"Eem..."Jawab Abian singkat,tidak melirik kearah Clara.
"Kenapa tidak memberikan kesempatan untuk Zico memilih mempertahankan gadis itu"
Abian langsung melirik kearah Clara saat wanita ini menyebut gadis pilihan Zico."Ya maksud aku.....,kenapa kamu tidak langsung menguji mereka,jadi kamu bisa tau sendiri seberapa tulusnya gadis itu kepada Zico..!" Sambung Clara lagi mencoba menenangkan Abian
"Apa Dia pantas...?" Tatapan Abian sungguh sangat tajam,sehingga membuat Clara gemetar melihat netra kuning kemasan, sekejap berubah menjadi merah maroon.
"i..ya...!maka dari itu kita harus mengujinya,memberi kesempatan untuk Nya..! pantas tidak Nya Dia ya tergantung kepada kemampuan Nya..!" Clara sudah kehabisan akal untuk menjelaskannya kepada Abian .
"Belum aku pikirkan ..! jika aku sudah mempertimbangkan aku akan bicara dengan Mu...!" jawab Abian ketus
"Sayang ....! coba pertimbangkan sekarang ...!" Clara mencoba menggoda Abian yang sedang bekerja.
"Tidak..! ! !"Suara Abian mengagetkan Clara yang sedang membelai wajah Abian,Wanita ini segera bangkit dari pangkuan Abian karena kesal,Abian menyadari itu segera memegang tangan istrinya .
"Sayang .....! Maaf aku tidak bermaksud membentak Kamu ...!" Abian memegang tangan istrinya agar tidak marah.
"Aku mengantuk...! " Clara segera melepaskan tangan Abian yang memegang tangan nya.
Tanpa ada pilihan lain,Abian pun berusaha untuk membujuk Clara agar tidak marah kepada Nya.
"Sayang ...! dengar jika kita perlu menguji,maka Kita akan menguji mereka berdua ...!" Abian mencoba memberi saran kepada Clara yang menurut nya pantas.
"Maksud Mu,Kau akan menguji Emily dan Anushka ...?" Clara menatap heran kearah suaminya .
"Iya benar ...! Maka Aku akan mempertimbangkan perasaan Zico,berhasil tidak Nya mereka itu tergantung kepada kepintaran Anushka " jawab Abian Tegas,
"Jika Dia ingin gabung dengan keluarga minimal harus mempunyai otak cerdas,hanya mengandalkan kecantikan itu tidak akan berguna saat- saat mendesak ...!"
Clara mencerna setiap perkataan Abian,yang dimaksud oleh Abian ada benar nya juga.Namun,dibalik setuju nya Abian pasti punya tujuan lain.
"Dia sengaja menguji Emily dan Anushka,karena menurut pandangannya Emily pasti lebih pintar dari Anushka " batin Clara melirik kearah Abian .
"Kalau begitu besok aku akan menjumpai Zico,sekalian memberikan kabar ini kepada Tuan Arnots !"
Clara merasa sedikit lega,akhirnya Dia punya cara untuk menghilangkan pertikaian antara bapak dan anak.
"Sayang ...kepada kamu batalkan kerjasama dengan Tuan Hatakachi...?" Clara belum mengetahui Pokok permasalahan antara Abian dan Tuan Hatakachi.
"Dia pemimpin mafia Otorpus yang sekarang,Dia juga yang menggantikan nama itu,Kasio sudah memberikan semua nya tadi pagi,dan menurut informan yang Kasio ketahui Tuan Hatakachi ini lebih licik dari Alex,jadi sebelum terlambat lebih baik kita yang mengakhiri kerjasama ini"
"jika Kita yang mengakhiri Kita yang menanggung rugi " tanya Clara lagi kepada Abian
"Lebih baik rugi dari pada Dia menargetkan kalian semua...!keselamatan kalian lebih berharga dari keuntungan saham yang Dia berikan meskipun membuat semua orang tergiur"
Clara mangut mangut saat mendengar penjelasan Abian,wanita ini tidak menyangka suaminya begitu cerdas meskipun jarang sekali membahas masalah kantor.Namun,Dia bisa mengatasinya dari jauh,tidak heran,jika Dia memilih menantu yang membawa keberuntungan baginya.
Abian merapikan ranjang nya,ingin segera berbaring .
"Tidurlah disini...!" puk...puk..puk...Abian menepuk ranjang disebelah nya mengisyaratkan kepada Clara agar tidur disebelahnya segera.
Clara segera naik keatas ranjang,dan tidur bersebelahan dengan Abian .
Cup...!
"Good Night sayang ....!Have a nice dream "ucap Abian mencium kening istrinya,menyuruh Clara segera memejamkan matanya dalam pelukan Abian .
30 menit kemudian,melihat Clara sudah terlelap, Abian segera turun dari ranjang nya,dan mengambil mantel jas nya yang di letakan di atas sofa yang ada didalam kamar.
Blam ...! Abian menutup kembali pintu kamar Nya,segera turun kelantai dasar untuk menemui Kasio dibawah.
"Dimana laki - laki itu...?" Abian menatap kearah Kasio yang berdiri tidak jauh dari Nya
"Ada di pulau Tuan,apa Tuan mau melihatNya ...!"
"Bawa aku kesana ...!"
Kasio dan Abian segera keluar dari pekarangan Mansion,dengan mobil pribadi nya. Tiba - tiba di jembatan Abian di hentikan oleh beberapa orang,bahkan Abian sendiri tidak mengetahui siapa mereka,sekelompok orang itu menggunakan senjata yang bikin orang lumpuh seketika jika terkena tembakannya.
Criiitttt.....!
Kasio mengerem mobil mendadak
"Tuan,ada beberapa orang menghadang kita...!" Kasio menoleh kearah Abian
"cepat juga mereka menyerangnya ...!" Jawab Abian melihat kedepan jalan .
"Apa perlu kita turun ...!"
"Tidak perlu turun ..!! menghabiskan tenaga saja,langsung saja terobos,jika mereka tidak pindah tabrak saja,hati - hati jangan ketahuan sama mereka jika ingin menerobos,karena mereka akan melepaskan tembakan nya" jelas Abian memberi saran kepada Kasio
Sesuai saran yang diberikan Abian Kasio segera menaikan kecepatan speed mobil,dan Kasio segera menerobos nya.
Huuusssss ........!!! Mobil milik Abian melaju dengan kecepatan tinggi dan tanpa suara,membuat para penjahat itu kaget,dan segera melepaskan tembakan
Dor...!
Dor...!
Tembakan itu meleset kaena kecepatan mobil.
"Kita berhasil Tuan ...!" ucap Kasio menoleh kearah Abian
"Melawan musuh itu tidak selama nya menggunakan otot,tapi juga harus menggunakan otak..!" Ucap Abian dengan sombongnya .
Dua jam kemudian mereka sudah sampai di pulau,langsung datang ke gudang tempat penyekapan atau penyiksaan para tahanan.
Cekrek..!
Kasio membuka pintu,didepan pintu sudah ada Young yang menunggu.
"Tuan ini orang yang yang di utuskan untuk membebaskan Markus...!"
"Katakan siapa yang menyuruh mu ...!" Abian duduk di depan tahanan nya.Namun, pria itu enggan membuka mulut,Abian segera memberikan isyarat kepada Kasio untuk membawakan beberapa perlengkapan penyiksaan .
Tab...!
Kasio meletakan kotak itu disamping Abian .Abian mengambil alat untuk ngebor tanah yang ukuran kecil.Alat pengebor Tanjab bosch,itu cukup menarik perhatian Abian sehingga di memilih benda ini .
Abian mengetes alat itu di lantai semen yang ada dalam ruangan cukup membuat sanderanya ingin menelan mentah - mentah gigi nya jika Dia bisa .
"Katakan ...!" Abian masih melirik nya dengan dingin,melihat tawanan masih terdiam tanpa ragu Abian mengebor paha penjahat itu.
"Aaaakkhhh........!" Teriak pria itu dengan keras.
"Ka..takan...!" Ucap Abian,melihat masih terdiam tanpa suara,sekali lagi alat pengebor itu masuk ke tangan nya.
"Akh....!Hentikan...! a..ku akan memberitahu kalian ...!" ucap pria jahat menahan sakit yang luar biasa .
"Tu...Tuan Robert.....!" Masih menahan rasa sakit
"Tuan Robert...?" memikirkan sesuatu menatap kearah Kasio
"Periksa Data Tuan Robert melalui bisnis ...!" Titah Abian,dengan laptop tangan di tangan Nya,Kasio segera mencari tau tentang Robert
"Tidak di temukan Tuan ....!"
"Kenapa tidak di temukan ? Aku sudah banyak menghabiskan uang untuk itu...!" Abian menatap kearah Kasio kembali dan baru menyadariNya
"Periksa bagian Mafia,cari tau disitu...!!"
"Baik Tuan ...! ! ! "
Abian segera menatap kearah pria yang ada didepan nya yang sedang menahan rasa sakit .
"Apa yang sudah kamu ketahui sejauh ini...!"
"A..ku baru menemukan pulau terlarang,yang di jaga oleh keluarga Carlose,selain itu belum mengetahui yang lain...! ! !"
Abian melirik kearah Kasio yang masih mencari data Robert di laptop Nya .
"Anggap saja,ini untuk membebaskan Mu dari rasa sakit...!"
Dor...!
Dor..!
Dor...!
"Buang Mayat nya ke kolam Buaya...!"
"Baik Tuan " Beberapa para pasukan Pulau membawa pria jahat itu untuk dijadikan makanan Buaya,peliharaan Abian .
"Tuan...."
Kasio menatap kearah Abian dengan tatapan ke khawatiran,Abian bisa membacakan situasi yang sedang dialami Kasio saat ini.
"Sudah ketemu..!" Menyempitkan matanya
"Sudah ..! Benar Robert itu Nama samaran dalam Dunia Mafia,Dia memilik 150 Markas di Jepang,dan 80 markas di Negara E,dan ada lagi kerjasama nya dengan Negara India dan S adalah baru - baru ini terjadi" jelaskan Kasio memperlihatkan data yang Dia temukan kepada Abian .
"Nama aslinya dalam Dunia Bisnis Tuan Hatakachi ?" Abian menatap tajam kearah Kasio,terlihat wajah Kasio yang kaget mendengar penuturan Abian
"Tuan,ini bagaimana Anda tau..?"