
"Sayang...kamu harus bisa mengambil hati kakak ku jika ingin bekerjasama dengan nya..!" ucap Nadia membelai wajah Revan yang sekarang berstatus suaminya
"Pasti...aku akan membuat Abian percaya dengan ku...!"
"Jangan sia-sia kan kesempatan ini..!"
Cup...Revan mencium bibir Nadia ,Clara yang melihat nya dari balik ruangan istirahat segera menghampiri mereka.
"eehheemm....! kalau mau bersenang - senang bisa di hotal jangan di ruang kerja seperti ini memalukan " cibir Clara yang beranjak ingin pergi
"kamu...!!!" Nadia kesal di sindir seperti itu langsung ingin mengejar Clara
Cekkreekk....pintu ruangan terbuka,Abian sudah kembali,Nadia mengurungkan niat nya untuk memukul Clara .
"Kak ....kamu sudah kembali " tanya Nadia mendekati Abian
"apa yang mau kalian bahas...?" tanya Abian setelah duduk di kursi nya
Clara menghampiri suami nya kemeja.
"Kak...ini berkas kerjasama nya perusahaan Revan dan Mexio akan bekerjasama dengan baik" ucap Nadia
"Berkas ini sudah aku tolak kemarin,dan Revan juga mengetahui nya" ucap Clara dengan kesal
" kak di liat dulu...!" Nadia segera memberikan berkas kepada Abian
Abian segera mengambil nya dan mengecek berkas itu,namun Clara kesal dengan sikap Abian dan hendak pergi meninggal kan pria itu,Abian segera menarik lengan Clara,sehingga wanita itu jatuh kepangkuan Abian membuat Clara kaget .
"kamu mau kemana ...?" tanya Abian
"Aku akan ke lobby...."
"temani aku disini"
Revan yang melihat nya kesal,karena Abian mengabaikan keberadaan mereka di dalam ruangan,Abian menyadari kekesalan Revan,sehingga dia dengan berani menggoda istrinya didepan dua orang itu .
"Sayang ....apa kamu tidur nya nyenyak...." goda Abian sambil tangan nya kemana-mana,Clara yang melihat hanya bisa diam saja.
"Nye..nyak..!" jawab Clara
"Oya....berkas ini tinggalkan disini dulu..!kalian bisa pulang entar kita bahas di mansion..!!" titah Abian,tidak melepas tangan nya di pinggang Clara .
"Kalau gitu aku dan Nadia pamit pulang dulu...!!" Seru Revan yang sudah memanas melihat kemesraan mereka.
Braakkk.....!pintu ruangan tertutup .
"Kamu sengaja melakukan itu...!!" tanya Clara yang masih posisi di atas pangkuan Abian
"Iya ...!tapi kamu senang kan,jika aku menyentuh mu disini ....dan disini..." sambil memainkan tangan nya .
"Dasar pria mes*m" ucap Clara bangkit dari pangkuan Abian.
"Aku tidak mau Revan semakin jaya dengan perusahaan Clara Beauty makanya aku tidak mau dia kerjasama " kesal Clara melihat berkas di depan Abian
" jadi apa rencana mu...?" tanya Abian
"menjatuhkan nya...!"ucap Clara tegas
"Kamu bisa melakukan itu...! tapi tanpa ketahuan oleh orang lain " saran Abian ,yang mendengar ucapan abian Clara mendekat dan ingin mendengar nya lebih jelas
" maksud mu gimana ..."
"kalau kamu mau tau cium aku dulu...!" titah Abian
"itu Namanya curang ...!!" jawab Clara
"kalau tidak mau yasudah ....!!! aku akan membuat Revan jaya .. dengan perusahaan Clara Beauty..." titah Abian mengancam Clara
"kalau begitu yasudah aku menyatakan perang dengan mu...!!!aku bisa melakukan apapun yang aku bisa ..!!!" Clara menatap kearah Abian,namun pria itu hanya tersenyum melihat kearah Clara yang kesal begitu.
"Clara.....!" panggil Abian yang melihat wanita itu keluar dari ruangan
"Dia selalu tidak sabaran untuk menjatuhkan lawan nya " gumam Abian yang tersenyum melihat foto Clara di laptop kantornya .
Di depan kantor....
Clara berjalan menghampiri berson yang ada di parkiran,Clara segera masuk kedalam mobil .
" Berson antar kan aku ke pemakaman yang ada di selatan ..!"
"Baik Nya...!"
Berson langsung menyalakan mobilnya,dan membawa Clara ketujuan nya.
Sesampai di pemakaman Clara segera masuk dan di tangan nya sudah ada buket bunga yang akan di letakkan di atas makam milik orang tua nya.
Air mata Clara menetes diatas makam mama nya,wanita itu sebenarnya sangat rapuh,cuma dia terlihat tegar hanya di luar saja.
Bug....seseorang menepuk pundak Clara yang tengah berjongkok di makan orang tua nya,Clara melirik kearah orang itu,ternyata Abian yang datang menyusul nya ke makam.
"Kenapa kamu bisa tau aku disini...!!" tanya Clara yang kebingungan
"Berson yang memberitahukan aku...!!aku kesini ingin melamar mu di depan kedua orang tua mu,sebelum nya aku tidak melamar mu secara resmi...!!"
Abian berjongkok di depan Clara yang sedang berdiri,semua pengawalnya datang menghampiri mereka,ada lima orang pengawal membawa buket bunga,dan yang lain memasang papan bunga.
Clara yang melihatnya terharu,baru kali ini dia di perlakukan seperti ratu sama laki-laki yang dia cintai.
"Will you marry me....???" sambil memegang cincin berlian yang waktu itu berson belikan,akhirnya hari ini dia bisa memberi nya kepada Clara.
Clara terpaku melihat ketulusan Abian,dia tidak langsung menjawab,tapi malah menatap pria itu dengan tatapan kosong nya
"Sayang ....." Abian memanggilnya lagi,tapi Clara masih saja melihat kearah Abian sebelum dia menjawab nya,Meskipun dia tidak menjawab nya posisi mereka saat ini juga suami istri.
"Aku menerima nya ...." Clara mengulurkan tangan nya ke Abian untuk dipasang kan cicin berlian oleh Abian
"Terimakasih sayang ...." Abian memeluk Clara dengan sangat bahagia,akhirnya dia bisa punya kesempatan untuk melamar wanita yang iya cintai dengan cara romantis .
***
Clara berdiri di depan cermin sedang mencoba baju untuk pergi ke pesta perjamuan kantor,Namun dia bingung enggak ada satupun baju yang pas untuk dia pakai.
"Kenapa...belum siap juga..." tanya Abian yang melihat istri nya masih menggunakan baju mandi dengan handuk di kepala nya.
"Aku bingung enggak ada satupun baju yang pas di pakek...!!" gerutu Clara dengan baju yang sudah berserakan di lantai.
"aku enggak jadi pergi lah...!!" sambung Clara lagi
"Jangan cemberut ....nanti kamu jelek...!! coba berdiri aku mau liat ..." Abian mengangkat tubuh istri nya agar berdiri di depannya
" apa yang mau di liat...!" tanya Clara heran
Abian mengambil handpone nya di saku dan segera menghubungi Berson .
"Hallo....Berson tolong ambil kan baju di gudang butik Mexio Beauty yang untuk kita launcing kan Minggu depan bawa kesini...!" Titah Abian
"Baik bos...!!!"
Tut....panggilan terputus.
"Sayang ...apa kamu serius...baju itu mau kamu suruh aku pakek..?itu baju milyaran Lo sayang ...dan lagi pula itu cuma ada satu disini sayang ...aku takut berlian yang ada di baju itu hilang "
"Aku sengaja mendesain baju itu sesuai dengan karakter mu...! jadi itu aku berikan untuk mu sebagai hadiah pernikahan ...Cup"
"Apa itu tidak berlebihan sayang ...." tanya Clara lagi
"Untuk orang yang paling ku cintai,kalau cuma baju saja masih sanggup aku penuhi,asal jangan minta bulan dan bintang di langit saja itu mustahil bagi ku " ucap Abian sambil tersenyum kepada Clara
tok...tok...tok....
Cekrekk...." bos ini bajunya "
"iya " Setelah mengambil bingkisan di tangan berson Abian segera masuk kembali ke kamar nya .
"Sayang ini gaun nya .....!!" Abian memberikan bingkisan nya kepada Clara ,dengan kotak berwarna emas dan box nya terkunci dengan kode pin hanya Abian yang bisa membuka nya .
"Sayang yakin....ini mau aku pakek kan...??" Clara masih ragu
" iya kenapa tidak ....!" tanya Abian lagi
"sebentar aku ganti dulu ya" Clara mau ke kamar mandi tapi Abian melarang nya
"Ganti disini saja,aku akan membantu mu .."
Clara pun mengantikan bajunya di depan Abian ,pria mes*m itu hanya melihat saja,dan tersenyum melihat istri nya sedang berpakaian .
"Cocok enggak sayang ....?" tanya Clara masih ragu
"Cocok sayang....kamu cantik banget ...." Abian memegang bahu istrinya dan terlihat kagum kepada Clara
"Berat sekali sayang baju nya .." seru Clara saat membenarkan baju yang iya pakai.
"kalau udah siap sini....aku antar keruangan rias,ada penata rias di ruangan sebelah telah menunggu " ucap Abian,Clara hanya mengikuti saja perkataan suaminya,dia segera mengikuti Abian dari belakang .
"Sayang ...apa ini enggak berlebihan ya " tanya Clara
"tenang saja....!kamu adalah ratu malam ini" seru Abian
Clara duduk di depan cermin rias untuk di rias oleh dua orang perempuan yang bekerja di butik Mexio,mereka penata rias go internasional yang sudah terkenal .