
Mattew kembali membuka matanya,pikirannya tidak tenang,hati nya gelisah,beberapa kali mencoba menutup mata,Namun perasaan gelisah masih menyapa hatinya.
"Heeemmm...."Mattew bangun dari tidur nya,menurunkan kaki nya,menatap kearah dinding besar ,diluar masih hujan.
Mattew berjalan menuju balkon,menghampiri Zara yang masih berdiri disana.Mattew perlahan mendekat,menyibakkan rambut Zara kedepan, "Haah..." Zara terkejut melihat Mattew menyentuh rambut nya membuat Zara menoleh kebelakang.
"Kenapa belum tidur....?" Mattew meletakkan dagunya diatas bahu Zara,memeluk gadis itu.
"A...aku belum mengantuk ..!" Ucap Zara dengan terbata,tanpa menoleh kebelakang.
Cup...!Pria ini mencium bahu istrinya,bibirnya menyapu lembut leher putih Zara,membuat gadis ini memiringkan kepala nya menahan sentuhan dari bi bir Mattew.
Dekapan tangan Mattew mempereratkan pelukannya,membuat gadis itu sekali lagi membulatkan matanya.
"Eemm.....Aahhh...!" Zara menikmati permainan Pria ini di le hernya membuat Zara mendesah.
Tangan Mattew menyelinap masuk kedalam belahan baju tidur Zara,menyentuh buah kenyal itu,Pria ini dengan hangat menciumi rambut hitam Zara,tangan nya memainkan kismis dibalik baju tidur Zara.
"Bee...!Aaahhh...."Sentuhan buah kenyal Zara oleh Mattew,membuat gadis ini menggeliat,dan mendesah merasakan sensasi yang begitu nikmat dari permainan tangan sang suami.
Meskipun Mattew belum pernah menyentuh wanita.Namun,permainan dan sentuhan nya membuat orang ragu,akan pribadi Mattew,Pria ini begitu lihai dalam memainkan tangannya,bahkan ciuman nya begitu lembut,berbeda dengan Zara yang belum pernah melakukan ciuman sebelum nya,jadi sedikit kaku dari Mattew pria dewasa yang sudah banyak belajar,tapi belum pernah mempraktikannya,malam ini adalah malam keberuntungannya,Dia akan melakukan eksperimen itu dengan istrinya.
Saat nya sang Naga melakukan petualangan dengan sang pemilik goa kenikmatan .
Tangan pria ini perlahan menyentuh perut rata Zara,menggerakkan nya berlahan dekat pinggang Zara, "Oohhh......!" sekali lagi membuat Zara mendesah,Mattew merasakan sesuatu yang memberontak di balik baju tidur nya.
Mattew memegang bahu gadis ini,dan membalikan tubuh Zara menghadap kearahNya,Gadis ini menatap nanar kearah Mattew,matanya yang sendu,bibir kecilnya yang merah merona,seperti ikan ******,pipi nya yang bulat membuat Mattew geram dan mencubitnya "Awww......!" pekik Zara merasakan sakitnya,gadis ini mengusap -usap pipi nya,menatap kesal kearah Zara,membuat Mattew tersenyum .
"Haaah....."Zara kaget membulatkan matanya menatap kearah Mattew,yang tiba - tiba menggendong dirinya.Zara mengalungkan tangan nya di leher Mattew menatap pria itu dengan senyumannya.
Mattew perlahan - lahan melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar,suasana didalam kamar begitu teduh,dengan cahaya nya yang redup membuat suasana semakin mendukung untuk mereka melabuhkan cinta diatas altar pelangi cinta.
Zara membenamkan wajahnya kedada bidang Mattew,wangi tubuh Mattew begitu menusuk hidung Zara,membuat dirinya candu tidak mau memindahkan wajah nya dari dada Mattew.
Pria tersebut membaringkan tubuh Zara dengan perlahan agar tidak menyakiti tubuhnya.Menyibakan rambut Zara yang sudah menutup matanya,memandangi wajah cantik sang istri,membuat wajah Zara kembali merah merona,karena sentuhan dan tatapan Mattew membuat Zara malu dan memalingkan wajahnya.
Mattew memegang dagu Zara,mengangkat wajah Zara agar melihat kearah nya,wajah yang semakin lama semakin dekat,
Cup...!Cup...!Cup..!Mattew kembali mencium bi bir Zara dengan lembut,Zara juga berusaha membalas ciuman Mattew sudah kesekian kalinya,mereka memainkan lidahnya satu sama lain,membuatkan sensasi yang begitu candu.
Jedddeeerrr.....!⚡Sekali lagi suara petir terdengar, membuat Zara memejamkan matanya dan menggigit bibir Mattew membuat pria itu kaget,dan menurunkan bibir nya menjelajahi le her putih Zara,meninggalkan beberapa bekas gigitan Mattew disana.
"Bee...Aaahhh....eeemm..!" Tubuh Zara menggeliat,kaki nya bergetar,tangan memegang bahu Mattew.
Semakin lama permainan Mattew semakin panas,Dia mulai memegang buah kenyal itu dan memainkan kismis dengan tangan kirinya,dan sebelah kanan memainkan dengan li dahnya,membuat Zara menggerakkan tubuh nya kiri dan kanan merasakan kenikmatan dari permainan Mattew.
Mattew kembali menurunkan bi birnya ke bagian perut gadis ini,mengecup setiap sudut inci tubuh Zara,menyapu lembut bi birnya sehingga membuat gadis ini mendesah,tubuh nya kembali menggeliat.
Cup...!Mattew,kembali mengecup bibir Zara.
Mereka bercumbu dibawah langit-langit kamar,hujan semakin deras,membuat udara semakin sejuk,tubuh mungil gadis ini tersembunyi dengan tubuh besar milik Mattew,Pria ini terus saja mencumbu sayang istri,dan tangan nya menari- nari diatas buah kenyal yang sudah terpampang nyata di depan mata Mattew.
Setiap sentuhan yang di mainkan Mattew mampu membuat gadis ini mendesah,tubuh nya bergetar,bahkan gadis ini menekan menjambak rambut Mattew saat lidah nya mencicipi kembali kismis yang kecoklatan itu.
Dua buah gunung kembar yang semula putih bersih,kini telah banyak cela gigitan yang berhasil di lukis kan oleh mattew,seluruh tubuh nya terlihat banyak sekali coretan yang dibuat Pria ini,tidak sampai disitu saja Pria itu juga menyentuh paha mulus Zara, membuat tubuh Zara menggeliat saat jari - jari kerasnya menyentuh kulit paha Zara,gadis ini tidak bisa menahan suara nya meskipun tangan nya mencoba menutup bibir nya.
"Eem..!" reflek tangan Zara menutup mulutnya,karena merasa malu telah mendesah beberapa kali,membuat Zara canggung.
"Lepaskan tangan nya,Aku lebih senang mendengar ******* Mu..!" Ucap Mattew saat melihat Zara menutup mulut nya,Zara hanya mengangguk saja dan nurut pada permintaan Mattew.
Mattew kembali mengecup kening istrinya.Cup...! Cup...!Menatap nya lekat - lekat,ada rasa takut dari wajah istrinya,yang tidak dapat di sembunyikan gadis itu.
"Sayang .....!" panggil Mattew memegang wajah Zara.
Deg ....Deg....jantung Zara terdengar begitu kencang saat Mattew pertama kali memanggil nya dengan sebutan sayang,terlihat jelas perubahan wajah Zara yang merah merona karena menahan malu.
"Sayang ....! Aku mencintaimu...! Tetap setia berada di sisiku meski kelak Aku sudah menua ....!"Ucap Mattew memandangi wajah istri nya
"A...aku juga mencintai Paman,berjanji lah padaku,selain Aku tidak ada wanita lain yang akan menyentuh dan merasakan pelukan Paman ...! berjanjilah Paman ...!"
"Aku berjanji mulai malam ini,Kau wanita pertama dan terakhir yang akan Ku jaga,selain Kamu,Aku tidak akan melirik wanita lain "
Cup...! Mattew mengecup kening Zara dengan lembut .
Mattew kembali menci um dada Zara,menjelajahi perut rata Zara membuat gadis itu bergerak naik dan turun kan tubuh nya yang berada di bawah Mattew.Mattew melepaskan baju tidur milik Zara yang sudah terbuka lebar dan membuang sembarangan tempat.
Mattew melihat dari atas kebawah,dan dari bawah keatas,bola mata nya bergerak naik turun melihat tubuh yang begitu indah,tanpa ada cela sedikit pun,dada dan goa yang terpahat begitu mempesona sehingga membuat Mattew terkesima tanpa mengedipkan mata nya .
Mata Mattew mengisyaratkan jika Dia sedang meminta izin kepada sang pemilik goa.Namun,sedikit ragu Zara menganggukkan kepalanya,membuat Mattew segera menurunkan kain penghalang goa yang akan di jelajahi oleh Mattew.
Cup..! bi bir Mattew mendarat dengan lembut di bi bir gadis ini,berpangutan begitu lama,sembari tangan nya bergerak menyentuh goa indah milik Zara,jari jemari nya menyentuh bi bir goa yang begitu bersih tanpa ada pepohonan yang menganggu pemandangannya.
"kapan Zara telah membersihkannya" batin Mattew menatap kearah Zara,gadis itu mengerti segera membulatkan mata nya melirik kanan dan kiri,dalam keadaan masih berciuman dengan Mattew.
"Aaahhh....!" De sah Zara saat Mattew menggigit bi bir bawah Zara,membuat gadis itu cemberut,cup ..! Mattew kembali menciumnya membuat Zara memejamkan matanya.
Jari jemari nya yang keras dan lentik menyentuh bi bir goa,dan salah satu jari nya berhasil masuk kedalam memainkan goa itu, "Sssssttt...!Aah..!" membuat tubuh Zara menggeliat mendesis.
Mattew mencabut jari nya kembali membuat Zara terperangah dan sedikit kecewa.
Mattew menompang tubuh nya dengan lutut,melepaskan baju tidur dan membuang sembarang tempat.Mata Zara tertuju pada pandangan menakjubkan yang baru pertama kali di liat nya,Zara tidak mengedipkan matanya cukup lama,Dia cukup di buat kagum dengan aset milik Mattew yang begitu memukau.
"Bagaimana ...?" Suara itu mengagetkan Zara
"Besar,panjang,juga keras" ucap Zara spontan membuat Mattew tersenyum,namun gadis ini malah malu segera menutup bi birnya lagi,wajah nya merona.
"Sayang ...! Aku mulai ya "Zara tidak menjawab hanya menganggukkan kepala nya saja.
Naga yang sedari tadi sudah dilepaskan,berdiri begitu tegak, siap untuk tempur didalam goa,sang pemilik naga siap- siap menuntun nya untuk masuk.
"Akh...! Tunggu ...!" Teriakan Zara sontak membuat Mattew kaget,dan melihat kearah Zara.
"Pelan - pelan ya...! " ucap Zara dengan lirih,Mattew hanya mengerutkan dahi nya mendengar ucapan Zara.
Mattew kembali mengambil ancang- ancang untuk menuntun naga nya ke pintu goa.Naga tersebut berhasil menyentuh bi bir goa,membuat tubuh Zara seperti tersengat listrik dan bergetar.
"Berhenti ...!berhenti...!" teriak Zara lagi,Zara melambaikan tangannya lagi,membuat Mattew kesal,tapi masih bisa tersenyum kepada istri nya yang kurang aj*r itu,sudah berani menganggu nya bereksperimen .
"Apa lagi sayang .....?" tanya Mattew dengan lembut,namun tatapan nya sungguh kejam melihat kearah Zara.
"Eem...Anu...Pokoknya pelan - pelan ..!"
Ucapnya lagi,hanya di balas anggukan oleh Mattew.
Mattew kembali menuntun Naga miliknya yang sedari tadi sudah merajuk karena di gagalin terus oleh Zara.
"Liat aja,Aku akan membuat Mu berteriak " batin Mattew melihat kearah istrinya dengan senyuman di wajahnya .
"Kenapa ini orang senyum- senyum ...! mencurigakan " batin Zara memperhatikan sikap Mattew.
"Sayang Aku mulai ya....!" Bisik Mattew di dekat wajah Zara,gadis itu hanya mengangguk saja.
Cup...!
"Eeeeeeemmmmmmm....!"
Beriringan dengan masuknya naga kedalam goa,Mattew juga mencium bibir Zara agar gadis ini tidak berteriak, saat Mattew memasukan Naga.Namun, sial nya itu diluar prediksi Mattew Naga Bonar milik Mattew yang sudah siap tempur hanya masuk sampai di bi bir goa saja tidak bisa menerobos dengan sekali coblos,itu membuat Mattew kaget melihat kearah Zara yang menahan perih nya,sehingga mengeluarkan air matanya .