My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 112



Setelah memandikan Anushka,Zico juga menggantikan baju Anushka dan membaringkan gadis itu di atas ranjang .


"Hallo young ....bawakan Dokter Sinta kerumah Beauty sekarang ...!!"


"Baik Tuan Muda....!!"


Zico mematikan handphone nya meletakan kembali diatas nakas yang ada di samping ranjang .


Setelah menunggu setengah jam akhirnya Young sampai ke kediaman Beauty.Young dan Dokter Sinta segera masuk sesuai perintah dari Zico.


tok ....tok....tok...


"Masuk...!!"


Cekrek...!!Pintu kamar terbuka Young menyuruh Dokter Sinta untuk masuk .


"Tuan muda Zico ...!!" Dokter Sinta menyapa Zico saat masuk kedalam kamar


"Dokter langsung saja di periksa ...!!"


Dokter Sinta mulai mengecek tekanan darah dan juga suhu badan Anushka,setelah menyimpan semua peralatan nya,Zico menghampiri Dokter Sinta .


"Bagaimana Dok....?" Zico berdiri di depan Dokter dengan Netra biru nya yang memancarkan aura dingin


"Dia baik - baik saja,hanya saja perut nya kosong di perkirakan gadis ini belum memakan apapun dari kemarin,sehingga membuat tubuh nya lemah ,dan pingsan ,Tekanan darah normal dan lebih lagi Dia kurang tidur ,depresi juga iya...!!" Dokter Sinta menulis resep obat dan memberikannya kepada Zico


"Young bantu aku tebus obat ini...!!" Zico memberikan kertas resep obat kepada Young agar wanita ini sekalian membeli obat saat mengantar Dokter Sinta kembali ke rumah sakit .


"Tuan muda saya permisi dulu...!!" Dokter Sinta berpamitan dengan Zico ,Young juga pergi mengantar Dokter sinta kembali kerumah sakit sambilan mengambil obat yang di perintahkan oleh Zico.


Sesampai di teras Dokter Sinta melihat kearah Young .


"Ada apa Dok....?" Young yang mengerti pandangan itu langsung bertanya


"Itu....apa gadis kecil itu istri dari Tuan Muda...??"


"Bukan...!! Itu tawanan Tuan Muda...!! Apa ada yang salah Dok...?" Melihat raut wajah Dokter Sinta yang tidak biasa semakin membuat Young penasaran .


"Itu...pantesan aku melihat luka di bagian punggung gadis itu..." Dokter Sinta mengurungkan niat nya untuk memberitahukan Young yang lebih,tapi mendengar penjelasan Dokter Sinta membuat Young tersenyum .


"ternyata aku salah menilai Tuan Muda,jika gadis itu bisa terluka berarti Tuan Muda tidak menganggapnya lebih " Batin Young,dan segera masuk kedalam mobil .


***


Abian dan Clara baru saja turun kelantai dasar dan mendapati Kasio yang sedang menunggu mereka di ruang tamu .


"Tuan Besar......!!!" Kasio menundukkan kepala nya saat melihat Abian menghampiri nya


"Bagaimana kabar mu..?"


Abian mempersilahkan Kasio duduk kembali ,dan Clara ikut duduk disamping Abian


"Baik...!! hanya luka ringan saja seminggu juga sembuh...!!"


"Bagaimana ...?apa sudah ada kabar mengenai Mafia Otorpus ...?" Abian langsung bertanya pada intinya


"Aku mengetahui generasi Mafia Otorpus yang ada di jepang,setelah mengetahui tertua mereka terbunuh Alex Black Walk ini kondisi nya akan lebih rumit dari yang kita bayangkan,Apalagi Tuan Muda menghancurkan 99 markas Alex Black walk di Negara E,dan semua itu mencapai kerugian sebesar triliun " jelas Kasio memperlihatkan berkas kepada Abian


Abian melihat isi berkas itu,benar saja Zico telah menghancurkan semua markas Alex,waktu hari penyelamatan Clara dan Zara.


"Tuan ...Saat ini mereka mungkin sedang mempersiapkan perang nya dengan kita ....!! jadi aku sarankan sebelum mereka bertindak kita terlebih dulu sudah harus siap ..!!"


"Apa yang kamu katakan ada benarnya ...!! Aku sudah menyuruh Zico untuk menyiapkan berkasnya,dan menyuruh Mike melacak keberadaan mafia Otorpus di Jepang ...!!"


"Tuan ...saat ini generasi Mafia Otorpus bukan lagi menggunakan Black Walk,Tapi mereka menggantikan dengan generasi baru,mafia Otorpus menjadi mafia mordokus,dan pemimpin mereka telah menyiapkan jutaan orang untuk bekerja dengan mereka" Jelas Kasio


"Mafia mordokus...? jika mereka menggantikan generasi nama mafia nya pasti mereka untuk menghindari dari kita agar tidak terlacak,dan satu lagi kita harus mengetahui cabang perusahaan dari Black Walk menjadi perusahaan apa....? ini harus kita selidiki,kita harus bisa satu langkah lebih maju dari mereka...!!" jelas Abian tidak sabaran ingin segera mengetahui keberadaan itu


"sayang....!! jangan libatkan Mattew dan Zara dalam masalah ini ....!!" Clara cukup mengkhawatir keselamatan anak perempuannya


penjelasan Kasio membuat Clara mengerti,namun hidup Clara tidak akan tenang selama Dia belum bisa bebas dari permusuhan itu.


"Jika Kasio sudah berkata begitu,kamu sudah bisa tenang ...!!" Abian menggenggam tangan istrinya


"Tuan jika sudah tidak ada yang perlu di bahas lagi aku akan kembali ke pula ....!!"


"Akhir pekan tinggal lah disini aku dan Clara akan ke jepang...!!"


"Baik Tuan Besar...!!Saya permisi...!!"


Setelah melihat Kasio sudah berlalu di pintu utama,Clara segera membahas keberangkatannya ke Jepang dengan Abian .


"Sayang ...kenapa kita tidak mengajak Zara sekalian kesana ...?"


"Itu tergantung kepada Mattew...!! jika Dia tidak sibuk kita akan mengajak mereka,tapi jika Tuan Dingin itu sibuk kita tidak akan bisa memaksa Dia...!!"


"kamu ajak lah dulu mereka,Bicara baik- baik,aku yakin Mattew akan setuju..."


Clara meyakinkan suaminya agar membujuk Zara dan Mattew untuk ikut bersama dengan mereka ke Jepang .


Cekreek....!! Berson datang menghampiri Abian dan Clara.


"Tuan pelatih renang dan bela diri dari pulau sudah disini ....!!" ucap Berson sembari menundukkan kepala nya


"suruh mereka menunggu diluar ...!!"


"sayang ...." Clara melirik kearah Abian yang belum mengetahui rencana sang suami


"Aku ingin kamu berlatih di kolam renang yang tinggi di belakang mansion agar kamu tidak tenggelam kalau jatuh kesana lagi...!!" Abian mencubit pipi Clara membuat wanita itu memutarkan bola mata nya


"satu lagi kebugaran tubuh mu perlu di latih lagi,masih kurang tangguh " Sambung Abian membawa istrinya keluar dari mansion untuk menemui pelatih .


***


"Zara........" Seseorang memangil nama gadis itu dari lantai atas saat melihat Zara sedang berada di taman bunga duduk di pinggir kolam


Zara menoleh kearah sumber suara itu,ternyata Mattew yang memanggil nya menyuruh nya masuk,Namun Zara menolaknya Dia lebih senang duduk di tepi kolam .


"Aku menyuruh mu masuk kedalam...!! kau belum sembuh....!!" Beberapa menit kemudian suara itu sudah di dekat Zara,ternyata mattew sudah menyusul nya kebawah.


"Aku bosan di atas terus,jika tidak ke kampus aku akan berada di kamar terus,tidak sama dengan tahanan ...!!" Gerutu Zara memainkan kaki nya di tepi kolam renang


Guk.....Guk....Guk....Mokey berlari kearah Zara dan Mattew,Gadis itu masih takut dengan mokey teringat terakhir kali mereka bertemu,itu membuat Zara kaget dan jatuh ke kolam renang.


"Aaaaaa.......Brruuuummmm....!!" Tubuh Zara jatuh kedalam kolam renang,Mokey mengelus - elus di paha Mattew,pria itu belum menyadari jika Zara tidak bisa berenang


"To ..tolong....tolong....aku paman....." Teriak Zara dengan tangan yang melambai- lambai ke atas


"Ohhh ..shiit....!! Gadis ini ternyata tidak bisa berenang ....!!"


Brummmm....!! Mattew segera menyembur ke kolam renang untuk menyelamatkan Zara.


Mattew menarik tubuh Zara kepinggir kolam,dan menaikan nya keatas.


"Uhuk.....uhuk....uhuk...."Zara terbatuk karena banyak meminum air


"Kamu tidak apa- apa ...?"


Bugh...Zara memeluk Mattew karena takut dengan kejadian barusan,Mokey masih berdiri di dekat mereka dengan menjulurkan lidah nya keluar melihat kearah Zara,tanpa sepengetahuan mereka Mokey mengelus kan kaki Zara .


"Akh ....kenapa kau mendekat ....!!" Teriak Zara melihat mokey


"Tidak apa-apa itu tanda nya mokey khawatir kepada mu ....!!" Ucap Mattew menenangkan Zara


Mattew segera menggendong tubuh Zara kedalam rumah ,takut gadis itu sakit lagi jadi pria itu segera membawa nya masuk kedalam untuk menggantikan bajunya .