
Abian sedang rapat di ruangan meeting dengan beberapa kolega nya ,Disana juga ada Mattew yang sedang ikut rapat,tapi Clara tidak hadir mewakili group Beauty.
Dzzzzttt...
Dzzzztt....
Handpone Abian bergetar di meja rapat,pria itu segera mengangkat saat melihat panggilan dari mansion.
"Hallo....Tuan Nyonya ..mengamuk ..! Semua peralatan makanan di hancurkan Nyonya,bahkan piring untuk makan seisi lemari semua pecah,kita tidak di izinkan masuk ke dapur....!!" ucap Bi Sumi dari balik telepon
prang.....prang...terdengar suara piring pecah,Abian memejamkan mata nya mendengar keributan dari mansion.
"Awasi ..Nyonya..!!jangan sampai pecahan kaca mengenai dirinya,aku akan segera pulang ..!!"
Abian mematikan handpone nya dan segera menutup rapat.
"Apa yang terjadi....?" Mattew menghampiri Abian
"Clara menghancurkan seisi dapur di mansion,semua nya hancur di buat nya,kurasa Dia masih marah padaku....!! sangat berefek ..!!"
Abian menatap kearah Mattew yang duduk tidak jauh dari nya .
"Hanya sebuah ucapan bisa membuat Dia menggila,kamu harus bisa menjaga sikap mu terhadap wanita lain jika tidak Dia akan membakar seluruh mansion" Ha...Ha ..ha.. Mattew menertawakan Abian ,tapi wajah Abian berubah menjadi datar
"Aku akan kembali ke mansion....!!" ucap Abian bangkit dari tempat duduk nya
"Jangan...!!" Mattew melarang Abian,saat hendak pergi "Kita harus pergi melihat lokasi sekarang juga,jika dekorasi nya tidak sesuai selera kamu bisa meminta mereka menggantikannya ...!!" Mattew memberi saran
"Benar juga...!!"
Tok...tok...tok..
"Masuk ....!!"
Cekreekk....
"pah...." Zico baru saja datang ke kantor saat rapat selesai ,itu membuat Abian marah
"Dari mana saja kamu ..!! baru datang..!!"
"Aku membantu young menjemput Kasio di Bandara,dia sudah kembali ,sekarang ada di pulau .!!"
Jelas Zico,melihat raut wajah Abian yang seketika berubah
"Apakah dia baik- baik saja?"
"Iya katanya hanya luka ringan ...!!"
"Baik lah....Nanti malam kita bertemu di bar seriosa milik Tuan Mattew ...." seru Abian ,membuat Zico melihat kearah Mattew yang berstatus iparnya
"baik ..!! aku akan datang ...."
"ayoo kita kan ke lokasi sekarang ...!!" sambung Mattew
"Zico tetap di kantor,jangan kemana - kemana jika ada mahasiswa magang yang datang kamu siapkan berkas mereka...!!"
"Baik...!!"
Blam....pintu ruangan rapat tertutup Abian dan Mattew pergi meninggalkan Zico dalam ruangan itu.
***
Clara menghabiskan seisi dapur semua berantakan dan pecah,Emosinya sudah memuncak.
"Nyonya....buka pintu nya ...!!!Nyonya....." panggil bi sumi berkali- kali tapi tidak ada jawaban
cekrekk...pintu ruangan dapur terbuka,terlihat ruangan itu sudah tidak layak di gunakan lagi,bi Sumi mematung di depan Clara,wanita itu hanya diam saja melihat kearah Bi Sumi.
Bugh....sampai Dia jatuh kelantai,saat keseimbangan tubuh nya tidak di perhatikan.
"Nyonya ....anda tidak apa- apa ...!!" ke khawatiran Bi Sumi saat melihat Clara ambruk kelantai,masih tidak ada jawaban.
Bi Sumi kembali melihat bin Nana yang di depan teras menunggu Tuan Abian pulang,tapi sampai saat ini mobil Tuan Abian belum juga kembali dari kantor.
"Belum...!! Gimana Nyonya...?"
"Ada itu di depan ruangan dapur tidak mau berpindah "
"Sudah biarkan saja dulu,biar Tuan yang atasi,jika kita ikut campur takut nya Nyonya semakin marah" jawab Bi Nana
Bi Sumi mondar mandir di ruang tamu melihat kearah jam di dinding yang menunjukkan pukul 6 sore,"tidak seperti biasanya Tuan Abian kembali sore" gumam bi Sumi,suara mobil baru masuk kedepan halaman mansion membuat bi Sumi segera keluar untuk melihat.
Abian sudah berada di pintu utama,melihat bi sumi menghampiri nya Abian sudah mengerti dan mengisyaratkan nya kepada Bi Sumi.
Abian menghampiri Clara yang duduk dengan menompang kedua kaki nya menutup wajah ke lutut nya .
"Sayang ......" Abian menyentuh Clara
PLakk......! sebuah tamparan melayang ke pipi Abian membuat bi Sumi dan bi Nana kaget segera pergi dari depan mereka,agar Tuan Abian tidak marah.
Abian tidak membalas tamparan Clara,pria itu hanya diam menerimanya.
Clara bangkit dari tempat duduk nya meninggalkan Abian di depan ruangan dapur.
"Berson ......!!!" teriak Abian dari dalam mansion
"Iya Tuan ....."
"Perintahkan kepada pengawal lain di luar untuk membereskan semua ini...!!nanti akan datang peralatan dapur lain nya ...."
"Baik Tuan ....."
Abian meninggalkan ruangan dapur dan naik keatas untuk membujuk kembali istrinya yang masih marah .
Cekreek .......pintu kamar terbuka,Clara sedang duduk di balkon,Abian mengetahui kalau Clara belum makan dari tadi pagi,itu akan membuat nya sakit .
"Sayang......"Abian memegang bahu Clara untuk mengajak nya berbicara,namun Clara menolaknya
Abian menatap Netra wajah Clara yang di penuhi air,dengan mata yang sembab,mungkin Dia sudah menangis dari semenjak pagi tadi .
"Apa kau puas. ....Telah meluapkan semua nya keruangan dapur,telah menghancurkan semua isinya...!!" pertanyaan Abian justru membuat Clara semakin marah
"Apa kau lebih mementingkan dapur mu dari pada hati ku ...!!" pekik Clara membuat Abian tersentak,apa yang salah dengan ucapan nya Dia belum mengerti.
"Sayang bukan begitu,jika kau belum puas kau bisa menghancurkan seisi mansion ini...!!"
"Akan aku lakukan ....!!" Ucap Clara meninggalkan Abian yang tidak mau membujuk nya tapi malah membiarkan nya begitu saja,membuat wanita itu semakin kesal, "Akh......" Clara memegang perutnya merasakan nyeri yang luar biasa,dia meneteskan air mata menahan sakit.
"Sayang ........" Abian berlari melihat Clara yang kesakitan
"jangan sentuh aku....!!!" Clara menghindar,duduk di tepi ranjang menahan sakit di perut nya
"Dari tadi pagi kau tidak sarapan...!! apa sengaja menyakiti dirimu sendiri...!!! " Abian malah balik memarahi sikap Clara, "Aku tidak masalah kau menghancurkan seisi mansion ini...!! tapi kau tidak boleh tidak makan....!! karena semua itu butuh tenaga,jika kau tidak makan bagaimana kau akan menghancurkan mansion ....!! Abian meninggalkan Clara sendiri di tepi ranjang dan masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya .
"Sialan kau...!! pria brengs*k .....!!" maki Clara saat pria itu pergi meninggalkan dirinya
"Ukh .....perut ku ...!!" gumam Clara masih dalam keadaan sakit,Dia segera mencari obat lambung nya untuk menghilangkan nyeri
Abian kembali dari kamar mandi,dan menyediakan setelan jas nya,yang sangat bagus dan setelah jas itu baru saja dikirim kan oleh Berson ke kamarnya.
"Aku akan pergi kep pesta di bar seriosa,jika kau mau ikut kau bisa pergi dengan Berson,aku sudah menyediakan gaun mu ....!!" titah Abian telah selesai memakai bajunya
"Aku tidak ikut ...!!!" Clara masih membuang wajahnya
"yakin kau tidak akan ikut ..!!! " melirik kearah Clara "jika kau tidak ikut sebenarnya bagus juga sih,banyak wanita cantik disana,aku takut kau tidak akan tahan aku di goda oleh mereka ...!!" ledek Abian meninggalkan Clara dari dalam kamar tidur nya
Blaam .....pintu kamar kembali tertutup
"pria sialan itu benar - benar membuat ku kesal dan marah,tapi Dia malah pergi ke pesta,aku tidak akan membiarkan Dia bersenang - senang aku akan menghancurkan tempat itu jika Dia berani melakukannya" Gumam Clara berdiri di depan cermin
"Ini semua salah Dia mata ku sembab akibat menangis tapi pria itu malah biasa - biasa saja....!!" sambung nya lagi
Melihat gaun yang ada di atas ranjang begitu indah dan sanga anggun ,Clara segera membersihkan tubuh nya dan akan ikut menyusul Abian di bar.
"Tidak akan ku biarkan Dia bersenang- senang malam ini ...!!" Gumam Clara