My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 35



"Kalau ada yang masuk gimana ..?" Tanya Clara masih dengan posisi yang sebelum nya


"Tidak ada yang berani masuk kesini..tanpa izin ku...!!" Ucap Abian masih berusaha menenangkan Clara yang takut di liat karyawan lain


Dengan sangat cepat Abian sudah menuntun milik nya kearah yang seharusnya dia tunggu-tunggu tanpa harus menunggu persetujuan Clara,dia sudah berhasil memasukkan nya .


Gerak pelan,agar tidak menyakiti bayi di dalam rahim Clara yang tergolong masih sangat rentan terhadap ke guguran .


"Eem...Ooh...emmm.."Des*han Clara membuat Abian semakin semangat ,pria itu malah terlihat bertambah semangat padahal Clara sudah was-was takut ada yang masuk .


Selalu saja membutuhkan waktu berjam-jam untuk memuaskan hasrat nya,Abian memang pria yang cukup bergairah,dia tidak akan berhenti begitu saja sebelum dia puas,bahkan dia sanggup melakukan itu berjam-jam.


"Haaah......eemmm....." Kaki Clara bergetar karena menahan tubuh Abian yang berlama-lama diatas nya,membuat dia ambruk hampir jatuh kelantai,untung Abian cepat menangkap nya.


"Sayang...kamu tidak apa-apa" Abian kaget melihat Clara hendak jatuh


"tidak...." jawab Clara lirik


Cup....sebuah ciuman mendarat di bibir Clara,beberapa kali dia menyentuh milik Clara dengan tangan nya,meskipun sudah cukup puas,tapi dia lebih senang menggoda Clara dengan begitu dia bisa merasakan reaksi tubuh Clara .


Melihat tubuh Clara yang sudah mulai lemah Abian menghentikan permainan nya,dan segera membenarkan bajunya dan membatu Clara membenarkan pakaian dia.


"Aku sayang ...kamu...cup....." Abian mencium kening Clara


"Terimakasih ya sayang sudah percaya sama aku, aku malah takut kamu kemakan omongan Sonia,bahkan beberapa kali dia memancing emosi mu" ucap Abian masih memeluk istrinya


"aku masih marah...!kamu berani berduaan dengan perempuan lain di ruangan meeting" Clara sengaja menggoda Abian


"bukan begitu...!aku sudah ingin keluar namun tau lah wanita itu,akan melakukan apapun untuk menarik perhatian ku...!" ucap Abian


Clara tersenyum melihat kearah Abian yang takut karena dirinya merajuk,dapat mengerjai orang seperti Abian punya kepuasan sendiri bagi Clara .


***


Sore ini Abian punya Janji untuk bertemu dengan klien nya,tapi Clara tidak tau siapa yang akan Abian jumpai.


Tanpa sengaja Clara melihat Mike dan Roshita singgah di kafe yang akan mereka datangi,terlihat Mike menggandeng tangan Roshita masuk dalam kafe .


"Sayang ...bukannya itu Mike..." ucap Clara sembari menunjukkan kearah Mike


"Anak itu punya kemajuan ....." jawab Abian mengajak Clara masuk kedalam kafe


Di meja No 15 sudah ada seseorang yang sedang menunggu mereka .


"Mattew....." seru Abian


"Haii...silahkan duduk...!!"


Mereka mencoba bersikap profesional untuk tidak mencampurkan urusan pribadi kedalam urusan bisnis mereka.


"Jadi gimana apakah proyek itu sudah selesai..." tanya Mattew memecahkan keheningan diantara mereka


"Proyek itu sudah selesai...dan akan di buka Senin depan ..."


"Kalian mau pesan minum apa ....biar aku panggil kan waiters kesini..."


"Aku pesan Espreso dan clara jus avocado saja,bagus untuk ibu hamil" ucap Abian yang keceplosan,Mattew membelalakkan mata nya kearah Abian


"Selamat ya Clara ..atas kehamilannya" ucap Mattew memberikan selamat kepada Clara.


"Terimakasih" jawab nya singkat


"Akhirnya kamu jadi seorang papa juga,top cer juga ya ......langsung berhasil...."goda mattew kepada Abian pria itu hanya melirik saja melihat teman nya menggoda dia


"Jadi kapan kamu rencana menyusul...?" tanya Abian,Mereka kembali akrab lagi


"Aku bekum punya rencana " jawab Mattew melirik kearah Clara


"Apakah dia memperhatikan aku...,semoga saja ini hanya firasat ku saja " batin Clara


Mereka melanjutkan membahas,kerjasama nya,dan Mattew memberikan berkas kerjasama kepada Abian.


"Aku dan Clara akan pulang dulu...!! " ucap Abian


"silahkan....!"


Clara dan Abian berjalan meninggalkan kafe,terlihat Mattew masih memperhatikan mereka yang pergi,Clara merasa risih di perhatikan terus oleh Mattew.


Didalam mobil terlihat Abian memperhatikan Clara seperti orang kebingungan.


"Kenapa...?apa yang kamu pikirkan sayang ..." tanya Abian mencoba memalingkan wajah istrinya


"apa perlu aku pijatkan Mana yang sakit" Tanya Abian,tapi tangan nya sudah kemana-mana


"dasar pria mes*m...." Ucap Clara mendorong tubuh Abian,pria itu hanya tertawa melihat tingkah istri nya yang lucu itu


"Bos....Seperti nya ada yang ngikutin mobil kita,dari semenjak kita keluar kafe" Ucap Berson memperhatikan spion mobil nya


"Seperti nya aku tau itu siapa...." ucap Abian melihat kebelakang


"Siapa sayang...." tanya Clara penasaran


"Siapa hari ini yang sudah kamu singgung....ya itu suruhan nya " ucap Abian


"Sonia...?" tanya Clara


"Iya.....!!!Berson pinggirkan mobil nya...kamu antar Clara duluan ya,biar kan aku menghadapi mereka...." titah Abian


"Jangan .....kamu enggak usah turun ....aku takut terjadi sesuatu dengan mu" Clara memegang tangan Abian


"Aku lebih takut terjadi sesuatu dengan kamu dan calon baby kita " ucap Abian sambil elus perut Clara


"kamu hati-hati kembali lah dengan selamat "


"Cup....tunggu aku dirumah ya " ucap Abian mencium bibir istri nya


"Berson tepi kan mobil nya,di belakang juga ada pengawal kita yang ngikutin jadi aku bisa atasi mereka " ucap Abian mengeluarkan p*stolnya


"Sayang......"Clara benar-benar takut melihat Abian


"tidak apa-apa sayang ...."


Braaakkk....!!! Abian menutup pintu mobil nya,Berson segera pergi dari sini...!! "


"Baik tuan...aku telah mengirim orang kita kesini ...mereka akan segera sampai "


"Hati-hati sayang ...."


"iya" sambil mengelus pipi istrinya


Mobil Clara pun segera melaju kearah Selatan untuk menghindari kejaran mobil penjahat.


Abian naik ke mobil lain yang dia duga adalah pengawal nya,mereka menghadang para penjahat dan menghajar mereka semua agar tidak mengikuti mobil yang di naikin Clara.


Dorrr....Dorr....Dorrr......


Suara tembakan dimana-mana,dalam hitungan menit Abian telah melumpuhkan semua penjahat nya .


"Tuan anda terluka " pengawal Abian melihat Abian terluka di bagian lengannya


"tidak apa-apa aku hanya tidak sengaja tertembak " ucap Abian menahan sakit nya


"Mari kami antar kerumah sakit"


Abian segera naik kedalam mobil,dalam kondisi terluka Abian masih khawatir kepada Clara,dia takut masih ada penjahat yang mengejar Istrinya .


"Tuan darahnya...tidak berhenti.." seru salah satu pengawal yang melihat tangan Abian banyak mengeluarkan darah


"tidak apa-apa...!! segera lajukan lebih cepat mobilnya "


"Baik tuan ..."


Sesaat kemudian sebelum sampai kerumah sakit,Abian menelpon Berson untuk mengetahui keadaan istrinya.


"Hallo....Berson apakah kalian sudah sampai mansion...!!"


"Sudah Tuan...!! Nyonya sudah masuk kedalam ,dari tadi Nyonya khawatir dengan Tuan ..."


"Bilang saja...!!Aku akan pulang besok..!aku masih ada tugas ..."


"Baik Tuan...."


Tut........


"Tuan....Tuan ..."teriak pengawal melihat Abian pingsan ,karena kehabisan banyak darah.


Mereka segera berhenti di sebuah rumah sakit yang berada di pusat kota Negara E.


Dokter dengan sigap datang untuk menolong Abian dan membawa nya keruang operasi.