My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 51



Berdandan ala ABG sudah menjadi kebiasaan sehari - hari Clara, sebelum memiliki status menjadi seorang istri dari pengusaha dan orang terkaya nomer 1 di Negara E .Hari ini Dia kembali berdandan ala Princess,meskipun perut besar yang akan mengganggu penampilan nya itu malah membuat dia semakin cantik,Dia sudah mulai bangkit dari keterpurukan nya,hari ini adalah hari pertama dia kerja .


"Apa kamu sudah siap...?" Tanya Roshita yang duduk di kursi kemudi.


"Tentu dong....penampilan sudah sempurna begini jangan di lewatkan " jawab Clara mengembangkan senyum manis nya


Mereka berdua langsung pergi ketempat pemotretan untuk mengambil foto,meski ini yang pertama bagi Clara dia yakin bisa melakukannya dengan baik.


Memang benar tidak salah Roshita memberikan pekerjaan itu kepada Clara,penampilan nya sangat sempurna bahkan dia terlihat sangat cantik jadi model baju ibu hamil malah tambah elegan dia yang mempraktekkan nya tanpa harus memakai perut palsu,Roshita tidak mengedipkan mata nya melihat pesona Clara dia saja yang sebagai perempuan bisa kagum apa lagi pria di luaran sana pikirnya.


"Apakah hari ini sudah cukup....?" Tanya Roshita kepada fotografer yang mengambil foto Clara tadi


"Untuk hari ini kalian sudah bisa pulang besok tolong kalian datang lebih awal kita ada tiga sesi foto jangan sampai terlambat,dan ini bonus nya untuk mu "


Clara mengambil amplop coklat itu dan tersenyum bahagia,baru kerja sebentar sudah mendapatkan bonus,Roshita memberi semangat kepada Clara biar lebih semangat lagi untuk bekerja.


"Aku akan antar kamu pulang ....." seru Roshita mengambil tas bawaan Clara


"Apa aku bisa pulang sendiri,aku sudah lama tidak keluar dari apartemen aku ingin berjalan-jalan disini "


Karena Clara memaksa ,akhirnya Roshita pun tidak bisa menolak,dan membiarkan wanita hamil itu untuk pulang sendiri dia segera kembali ke kantor,sebelum Abian kembali dari rapat di luar kantor.


***


Sebuah mobil berwarna hitam berhenti tepat di depan Clara ,dua orang berpakaian jas hitam keluar dari dalam mobil,dan menarik wanita itu untuk masuk kedalam mobil.


"siapa kalian ...lepas..!! lepaskan aku..!! Tolong ...tolong..." Teriak Clara tapi tidak orang pun yang berani menolong wanita malang itu


"Diam..!!!!" suara keras mereka mampu membuat Clara dia tapi wanita itu tetap memberontak


"Buat kan dia pingsan....!!!"


"Lepas....lepas...!!!eemm..eemm..." Setelah di bius akhirnya Clara pingsan,mobil itu melaju kearah selatan,Clara sudah pingsan dan tak berdaya.


Mobil itu berhenti di sebuah gudang,dimana bos mereka sedang menunggu nya .


"Bos ...wanita ini sudah ada disini ...."


"Bawa dia masuk ...!!"


PLakk......!!!Suara tamparan melayang di pipi Clara dengan cukup keras sehingga menyadarkan Clara dari pingsannya.


Dalam keadaan mata setengah terbuka,Clara mencoba melirik kearah seseorang yang telah menampar nya .


"Kau...!!" Clara menatap tajam kearah orang yang berdiri di depannya ,yaitu Sonia perempuan yang sebelum nya pernah berdebat dengan nya .


"berani kamu menatap ku...!" Sonia mencengkram dagu Clara


"Seret wanita ini kedalam,aku ingin melihat siapa hari ini yang akan menolong nya "ucap Sonia berjalan masuk kedalam sebuah ruangan kosong


"Lepas....!! lepas ..!!! apa mau mu..?" tanya Clara saat melihat mereka sudah berada dalam ruangan kosong


"aku hanya ingin kau mati dan juga anak mu " Dengan begitu kejam Sonia menendang perut Clara membuat wanita itu berteriak histeris


"Akh........bug..." Tubuh Clara tersungkur di lantai


"Sebelum nya aku membiarkan kamu bermain-main di depan ku...! tapi kau malah berani memprovokasi aku sebelum nya,tanpa tau siapa aku...?" Tatapan Sonia cukup membuat orang ketakutan,terlebih lagi dia keturunan dari keluarga Black Walk .


"Kau pengecut...!! berani main keroyokan ...!! kalau kau berani, kenapa kita tidak satu lawan satu,kenapa harus menculik seperti ini ,apakah orang lemah hanya bisa melakukan ini...!!Heh...menyebalkan......!!" ucapan Clara berhasil membuat Sonia semakin marah


Clara juga menarik rambut Sonia dan berusaha melawan wanita itu,meskipun dia yang mati setidak nya dia telah berjuang.


Namun siapa sangka tenaga Sonia lebih kuat dari Clara,wanita itu mampu menandingi tenaga Clara yang tak seberapa itu.


"Mungkin kamu lupa...siapa aku...!!! jika kamu tau aku berasal dari keluarga mana mungkin kau tidak berani memprovokasi aku..."


PLakk....sebuah tamparan melayang lagi di pipi kiri Clara,wanita ini sudah cukup lemah,darah segar keluar dari ************ nya,Clara pendarahan akibat jatuh waktu di tendang oleh Sonia .


"Anak...ku...!!" ucap Clara lirih


"Anak mu...! aku akan membunuh nya ..Hahaha " gelak tawa Sonia memenuhi ruangan kosong itu


Braaakkkk ....!!! Pintu ruangan di tendang dari luar dengan cukup keras.


"Abian....!!!"


"Abian ...."


Wajah yang sudah sangat menyeramkan dan tatapan nya sangat tajam aura kematian cukup terpancar dari raut wajah nya,Tubuh Sonia yang sebelumnya sanggup berdiri tegak tiba-tiba ambruk dengan kedatangan Abian .


"Seret...wanita itu ..!!!bawa ke markas pulau ....jadikan makanan para pria disana ....!!" Titah Abian dengan bola mata yang seakan keluar dari tempat nya,rahang nya mengeras,aura nya menjadi hitam.


"Tidak ...!!! jangan bawa aku ke markas pulau ...! lebih baik kau membunuh ku sekarang...! " pinta Sonia ,lebih baik mati dari pada harus menjadi makanan para lelaki di pulau,bagi para mafia memaafkan orang bukan lah karakter mereka,tapi mereka bisa membunuh orang dengan mentalnya .


"Sayang ...kamu ....." Abian merangkul tubuh Clara menutup tubuh istrinya dengan jas mantel yang iya kenakan


"Anak ...anak ku...!! kamu harus selamatkan anak ku...!! apapun yang terjadi dia harus selamat ...." ucap Clara mencengkram kerah kemeja Abian,dan tangan Clara terlepas dari kerah baju nya


"Clara....!!! tidak....kau tidak bisa meninggalkan aku lagi....!!! " Semua nya nyalakan mobil .


"Abian ...kau...kau tidak bisa mengirim aku ke pulau ..." teriak Sonia,namun Abian tidak memperdulikannya dia meletakan tubuh Clara di kursi belakang sopir.


Abian melangkah dengan begitu datar,tatapan nya penuh aura kematian,mata nya khas elang sudah lama di sembunyikan nya ,tapi hari ini mata itu sudah kembali .


"Kau...sangat ingin menggoda pria kan...! kau bisa menggodanya nanti,disana cukup banyak pria,mereka akan memuaskan mu...!!Jangan lupa merekam aksi mereka dan sebar luaskan di negara ini..!!"


"Abian kau...kau tidak bisa melakukan itu ..Alex akan datang membunuh mu...!! "


PLAaakkk....PLAaakkk...!! dua tamparan melayang di pipi kiri dan kanan Sonia


"Siapa kamu bisa berteriak di depanku..!! aku sudah lama menunggu Alex kembali ke kota ini aku akan membunuh nya ....!!" ucap Abian,Tubuh Sonia gemetar melihat raut wajah Abian yang tidak seperti biasanya .


Bug....Para pengawal melempar tubuh Sonia kedalam mobil Jeep milik mereka.


"Bos kami permisi..."


"heem...." Abian melambaikan tangan nya kearah mereka .


"Bos....denyut nadi Nyonya hilang ...."


Berson menghampiri Abian yang belum masuk ke mobil


"TIDAK...!! INI TIDAK BOLEH TERJADI....HIDUPKAN MOBILNYA KITA KE RUMAH SAKIT...SEKARANG ..!!! Titah Abian mengagetkan Berson dengan suara petir nya,suara yang sedikit bergetar sedang menahan rasa sakit yang paling dalam .


Dengan terburu - buru berson masuk kedalam mobil dan membawa Abian dan Clara kerumah sakit.