
Abian tidak membawa berkas yang diajukan untuk bekerjasama,karena sebelumnya perjanjian pertemuan sore,tapi malah di percepat alhasil Abian tidak memiliki berkas untuk di bahas.
"Tidak masalah Tuan kita bisa ke Mexio saja,biar Tuan lebih leluasa membahas proyek nya " Jelas Celin mencoba memberi pendapat .
"Benar bro...aku juga harus kembali ke perusahaan ada meeting di kantor sebentar lagi " Sambung Mattew yang bangkit dari duduk nya
Mereka bertiga segera bangkit dari duduk nya,dan berjalan menuju pintu keluar restoran.
"Celin kamu bisa naik taxi ya....aku akan menunggu mu di kantor ..." seru Abian
"Kenapa kalian tidak pergi bareng..? kan kalian searah....!" Mattew mencoba memberi pendapat,Abian menatap nya dengan ujung mata nya .
"Jika Tuan Mattew mau mengantar nona Celin saya tidak keberatan ,dan saya bisa mengantikan uang bensin 5x lipat untuk Tuan " timpal Abian seraya membuka pintu mobil nya
"Maaf Nona Celin seperti nya anda tidak beruntung saya punya syndrome akut,jadi saya permisi dulu ..."
Mereka berdua meninggalkan Celin di depan restoran,Terlihat wanita itu kesal karena di abaikan .
"Tunggu saja....!!aku akan bisa merebut perhatian mu..." Celin menatap kearah mobil Abian yang sudah berlalu dari tempat mereka berdiri,dan dia segera memesan taxi untuk pergi ke Mexio.
***
PERUSAHAAN MEXIO....!!!
Abian sedang berada di ruangan nya membahas kerjasama nya dengan Celin,mereka membahas proyek yang berhubungan dengan Mattew juga,Celin menawar banyak keuntungan untuk perusahaan Mexio.
"Tuan jika punya kesempatan datang lah ke Negara S anda bisa melihat langsung kinerja mereka disana,saya yakin Tuan tidak akan menyesal bekerjasama dengan kami" Celin mencoba mendekati Abian dengan memperjelas kan isi kerjasama mereka
"Kamu pelajari dulu berkas ini,bila ada yang kurang tanyakan padaku,nanti akan aku bahas lebih lanjut "
Celin mengambil berkas yang di berikan oleh Abian dia berjalan mendekati meja kerja Abian,tanpa sengaja kaki nya tersandung,dan jatuh keatas Abian yang sedang duduk di kursi nya.
Cekrreeekkkk...pintu ruangan terbuka,Seorang wanita datang kembali ke kantor itu setelah libur selama satu bulan akhirnya dia bermain kembali ke perusahaan Mexio.
"Clara....." Abian terkejut tiba-tiba Clara sudah berada di depan nya
"maaf...maaf Tuan ...saya tidak sengaja tadi kaki saya tersandung " jelas Celin menatap kearah Abian sesekali melirik ke arah Clara
"sayang kamu sudah datang ....."Abian menghampiri istrinya yang baru saja datang
"Tapi kamu yang nyuruh aku kemari,apa untuk melihat ini semua..?" tanya Clara kepada Abian
"Yes....istrinya pasti marah" Batin Celin memerhatikan clara
"Maaf Nyonya...ini tidak seperti yang anda bayangkan....tadi saya tidak sengaja tersandung dan jatuh keatas Tuan Abian " Jelas Celin mendekati Clara
"Memang apa yang saya bayangkan....? sudah terbiasa kok jika perempuan dan laki-laki tinggal dalam satu ruangan jika bukan pria nya yang menggoda pasti wanita nya yang menggoda ...." jawab Clara berjalan menuju tempat duduk Abian
Abian masih melirik ke istrinya dia belum mengerti apa yang di maksud oleh Clara.
"Apa kah masih ada hal lain yang ingin di bahas...?jika tidak ada silahkan keluar, soal kerjasama kita bisa bertemu di lain waktu ,aku akan mengatur pertemuan berikut" Sambung Clara lagi yang memutarkan kursi nya ke kiri dan ke kanan.
"Kalau begitu saya permisi dulu Tuan ,Nyonya senang berkenalan dengan Anda " jawab Celin ramah ,sambil menundukkan kepala nya
"Eem...." jawab Clara dengan singkat,
Abian melangkah menghampiri istrinya yang tengah bersantai di kursi Direkturnya .
"Sayang ......aku...ta..." Belum sempat Abian menjelaskan,Clara langsung menyambung
"Itu menjijikan sayang ......"jawab Abian
"Aku tidak perlu mencari yang besar lagi...ini saja sudah cukup besar " menyentuh dada milik Clara
"Dasar pria M*sum....cuma itu yang ada di pikiran mu...." cibir Clara lagi mendorong tubuh suaminya
"Sayang .....cup..." Abian mencium lembut bibir istrinya
"kamu benar....tidak bisa tidak memikirkan mu,semenjak ada baby twin tidur ku sering terganggu bahkan kamu jarang punya waktu untuk ku...." cemberut Abian kepada Clara
"eh...eh...masak dengan anak sendiri cemburu...!mana bisa begitu..." timpal Clara
"Sayang ini untuk mu......" Abian menyerah kan berkas kepada Clara,wanita itu langsung menerima dan membuka isi berkas itu.
"Sayang ....ini atas namaku..." tanya Clara dengan bahagia
"Benar itu untuk mu....dan ini satu lagi...hadiah untuk mu sayang ...." Abian menyerahkan kunci rumah kepada Clara,wanita itu sangat bahagia melihat hadiah dari Abian ,dia tau hadiah itu adalah rumah lama Clara sudah di belikan kembali oleh Abian .
"Sayang....kamu yang terbaik...." ucap Clara memeluk suaminya
"Bagaimana cara mu membalaskan kebaikan ku....." Tanya Abian yang masih memeluk Clara
"Tiga ronde diatas ranjang gimana " Goda Clara,pria itu mendengar ucapan Clara malah tertawa
"Ha..ha..ha...Tambah 2 gimana jadi 5 ronde " Abian mengedipkan mata nya kearah Clara ,pria itu cukup senang menggoda istrinya
"enggak janji" jawab Clara mengambil berkas itu dan bangkit dari duduk nya
"Mau kemana ....." Abian menarik tangan Clara yang hendak pergi
"Mau bertemu Roshita mengenai pekerjaan aku sebulan lalu..." Jawab Clara keceplosan
"Kamu....." Abian menarik Clara ke depannya
"Maksud mu kerja apa...?"
"iya....itu...aku kerja sebagai model sebulan lalu ...."
"kenapa kamu kerja...!!! apa uang yang aku berikan kurang ...!!"Abian mulai marah lagi,emosi nya mulai meledak lagi
"itu sudah sebulan lalu,kenapa masih di permasalahkan,jika aku enggak kerja gimana aku mau makan...!! kamu lupa...kamu yang buat aku bekerja cari uang,kamu membiarkan aku pergi dari mansion,kamu bisa tidur enak makan enak sementara aku...???harus cari uang untuk kebutuhan ku dan bayi kita "
Clara terlihat marah,kepada Abian ,pria itu malah menatap dalam kearah Clara yang sedang marah kepadanya.
"Iya... itu aku salah ..aku minta maaf...sudah jangan marah lagi .....ya cup" Abian berusaha membujuk Clara,niat nya dia yang mau marah tapi malah Clara yang memarahi Abian .
"Sudah aku mau bertemu dengan Roshita ...."Clara melepas pelukan Abian
"Batalkan kontrak nya....tidak perlu kerja lagi ....masak istri seorang Abian bekerja,nanti kalau paparazi tau bisa malu aku sebagai laki-laki" ucap Abian tegas
"iya ..ya. .aku batalkan..."
"Ingat....!! BATALKAN KONTRAK NYA..!!" Abian memperingati Clara dengan tegas,Clara mengerti maksud dari Abian,jika dia melanggar mungkin akan berdampak buruk kepada studio tempat dia kerja.
Clara segera keluar dari ruangan Abian dan bertemu dengan Roshita yang sedang bersiap-siap untuk pulang .