
Pagi- pagi sekali,Zara telah bertempur di dapur dengan pisau dan sayur.Adisten Jo juga membelikan nya 1 kg daging,karena Mattew meminta Zara untuk menyiapkan sup daging.
"Sayang...!"Panggil seseorang mengagetkan Zara yang sedang mengaduk sup nya.
"Sayang coba Kamu cicipi..!"
Zara menarik lengan Mattew,lalu menyuruh Pria itu untuk mencicipi sup nya.
"Gimana ?" Tanya Zara memiringkan kepala nya.
"Eemmm...kecut,asem,asin..!" Jujur Mattew yang membuat Zara tertawa.
"Ha...ha..ha...Aku memang tidak bisa masak,Aku hanya membuang - buang waktu Ku saja,Kita beli saja ya,Aku tidak bisa menyenangkan suamiKu,memasak sup saja Aku enggak bisa !" Ucap Zara berusaha menahan air matanya.
"Sayang,kamu tidak membakar dapur saja ini sudah lumanyan,Kamu duduk di kursi biar Aku yang bereskan dapur,hari ini Aku yang masak "Mattew memegang bahu istrinya lalu menuntun Wanita ini untuk duduk.
"Bee bisa masak?" Tanya Zara penasaran
"Bisa..!"
Kini Mattew mencoba memasak sesuatu agar ada yang layak untuk Mereka makan,Mattew memulai memasak dengan ketrampilan yang ia miliki,dari memotong daging,hingga memotong sayur,tidak ada yang berantakan sangat berbeda dengan yang di lakukan Zara.
"Sayang ...!" Zara memeluk Mattew dari belakang membuat Pria ini kaget.
"Kenapa enggak tunggu saja disana "
"Aku ingin sekali saat memasak datang suami Ku memeluk dari belakang,tapi nyata nya malah Aku yang memeluk suami ku dari belakang,He..he.."Zara kembali nyengir melihat kearah Mattew yang sibuk memotong tomat.
"Sayang tunggu duduk di meja makan ya,sebentar lagi ini akan siap !"
Zara segera kembali ke meja makan,dan duduk dengan manis sambil menunggu makanan yang di masak oleh Mattew.
***
"Sudah bangun..!"
Anushka melirik kearah samping nya,melihat Zico yang duduk di sofa.
"Sayang,maaf ya Aku sudah membuat Mu hampir terluka kemarin,beri Aku kesempatan lagi,Aku akan memperbaiki nya"Ucap Zico memegang tangan istrinya.
Sejahat apapun Zico kepada Anushka,Wanita ini tetap tidak bisa marah kepada suaminya,yang namun selalu berusaha menerima perbuatan buruk dari suaminya ini.
"Belajar lah lebih baik lagi,Mas pasti akan bisa lebih baik lagi!" Jawab Anushka tersenyum kepada Zico.
Cup..!Zico mencium bi bir istrinya,berharap kejadian kemarin tidak akan terulang lagi,cukup sekali dalam seumur hidup nya.
"Sayang,Aku telah membeli beberapa perlengkapan baby,Kamu bisa melihatnya,jika ada yang tidak Kamu suka Aku akan membeli yang lain"Zico memperlihatkan beberapa perlengkapan baby yang ia beli kemarin kepada Anushka,Pelengkapan baby ini di kirim kan dari toko Mattew,jadi Anushka tidak perlu capek- capek untuk datang memilih barang .
"Apapun yang Kamu pilih Aku suka,karena pilihan Mu pasti tidak akan salah !" Ucap Anushka mengelus wajah suaminya.
Ponsel Abian berdering,ia segera mengangkatnya,ternyata Mike yang menelpon.
"Hallo,bagaimana ?" Tanya Abian kepada Mike saat panggilan telah terhubung.
"Tidak bisa di lacak,karena memang tidak ada mafia angel di kota Kita atau di Kota mana pun,menurut yang Aku tau seperti nya ini hanya beberapa bawahan yang tertinggal dari mafia bertato angel,jadi Mereka tidak memiliki markas yang khusus,Aku telah melacaknya,Mereka tinggal di toko dessert!"
Jelas Mike panjang lebar kepada Abian mengenai penyelidikannya.
"Baik lah,Aku sudah mengerti,terimaksih informasinya"
"Pantesan,terlihat tidak asing,Aku akan membereskan Mereka,seperti nya yang Mereka incar saat ini adalah Aku dan Zico"
"Bukan,tapi seluruh keluarga Carlose,ingat lebih berhati- hati lagi,kalau bisa bertindak satu langkah lebih maju dari Mereka !" Saran Mike kepada Abian.
"Baik lah,Aku akan memikirkan caranya !"
Abian segera memutuskan panggilannya,menyimpan kembali ponsel di sakunya,lalu pergi ke taman mawar,dimana Kasio dan Berson sedang membahas pekerjaan Mereka.
"Tuan ..!"
Sapa Mereka serentak saat melihat Abian telah mengakhiri Mereka.
"Kasio,beberapa bulan yang lalu,saat kejadian pemberantas markas, Hatakachi apakah ada yang terlewatkan ?"Tanya Abian berdiri didepan Kasio dan Berson.
"Tidak ! seluruh orang yang berada di markas Mereka habis mati terbunuh!karena Kami memasang bom di gedung itu,tapi Kami tidak kembali lagi untuk mengecek orang di dalam,ada apa Tuan?" Kasio terlihat gugup,sebelum nya tidak pernah meninggal celah,tapi kali ini seperti nya Dia telah membuat kesalahan.
"Anak Tuan Hatakachi selamat dari ledakan bom,seseorang menyelamatkan Dia,Mike telah melacak semua informasi mengenai hal itu,tolong siapkan rencana untuk penyerangan toko dessert yang ada di dekat swalayan,ingat pantau terus toko itu!" Titah Abian kepada kedua bawahan nya.
"Tuan,jika Kita menyerang sekarang apa ada pelanggaran nanti?" Tanya Berson,yang sedikit ragu .
Mendengar pertanyaan Berson,Abian menyempitkan mata nya,menatap tajam kearah Berson.
"Kasio,Aku tidak akan mengulangi lagi !Siapkan rencana penyerangan Kita,lebih baik cepat satu langkah dari pada harus ketinggalan satu langkah dari musuh!" Ucap Abian pergi meninggalkan kedua nya,Kasio hanya menganggukkan kepala nya saja mendengar perintah Abian .
Didepan pintu utama mansion,Abian melihat Zico yang baru saja ingin pergi.
"Mau kemana ?" Tanya Abian saat berpas - pasan dengan Mereka.
"Ingin kembali ke rumah Beauty!"
Jawab Zico merangkul Anushka .
"Untuk sementara tinggal disini saja dulu,diluar sangat berbahaya,karena masih ada musuh yang sedang mengincar keluarga Kita!" Ucap Abian memperingati Zico.
"Mas,Kita tinggal disini dulu,kalau disini lebih aman !" Seru Anushka memberi sarannya.
"Yasudah !Kita tinggal disini dulu sampai Kamu melahirkan !"
Zico menyuruh Anushka kembali ke dalam,sementara Abian ingin berbicara dengan Zico empat mata.
"Orang yang sedang mengintai Kita ada didekat mansion,lebih berhati - hati jika ingin bepergian,kalau bisa bawa persiapan,Papa yakin dalam waktu dekat ini pasti ada penyerangan !" Jelas Abian kepada Zico,dengan tempramen Zico yang tidak biasa pasti tidak bisa menerima ada seseorang yang mengincar keluarga nya.
"Aku ingin segera melumpuhkan musuh!Aku tidak ingin menunggu Mereka yang selalu bergerak,kali ini Aku ingin melanggar hukum..!" Jawab Zico bangkit dari duduk nya.
"Tidak,bagaimana bisa Kamu melanggar hukum sementara istri Mu sedang mengandung,jika Kamu tertangkap,Anushka akan sedih dan stres!"
Setelah mencerna perkataan Abian Zico berubah pikiran "Papa benar,Aku tidak mungkin menyakiti Anushka berkali-kali ! Aku takut kali ini Dia tidak akan memaafkan Aku lagi!"
Zico terlihat merenungkan kesalahan nya.
Abian menepuk bahu Zico,Pria ini menatap kearah Abian dengan tatapan heran.
"Berhenti bertingkah buruk,sebentar lagi Kamu akan jadi seorang Ayah,Kamu harus menjaga sikap Mu!" Ucap Abian memberi nasehat kepada Zico,"Jika Kamu masih bersikap kasar kepada Anushka,Kamu akan tau bagaimana Aku mengajari Kamu cara menghargai Perempuan !"
Sambung Abian lagi,Zico tahu tidak dapat melawan perkataan Tuan Besar,jika tidak Abian akan marah besar.