My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 71



Clara menatap kearah Mattew yang sedang sibuk menghubungi semua pengawalnya .


"Dimana anak ku...!! apa yang kau lakukan kepada mereka ...!!" Teriak Clara mencengkram kerah baju Mattew,Abian kaget melihat Clara yang memarahi Mattew


"Tenang....aku juga sedang berusaha mencari keberadaan mereka...!! aku juga tidak tau di mana mereka " karena panik melihat Clara marah,Mattew malah memeluk wanita itu untuk menenangkan nya ,Abian yang melihat nya langsung menghajar Mattew,semua orang yang hadir disitu mulai menggosipi mereka bertiga.


Bug....bug...."Apa yang kau lakukan....!!" Mattew tersungkur kelantai,dia baru sadar kalau dia barusan memeluk Clara .


"Maaf aku tidak sengaja,aku hanya panik melihat Clara " jawab Mattew yang memegang pipi nya


"Temukan anak ku...!! jika tidak hubungan persahabatan kita putus....!!!" pekik Abian dan meninggalkan tempat itu,serta menarik lengan Clara dengan kuat membuat wanita itu terseret dengan gaunnya yang panjang .


"kenapa kamu harus memeluk laki-laki itu...!! apa kamu tidak pernah menganggap aku ada CLARA BEAUTY......!!!!" Teriakan Abian benar-benar membuat Clara kaget sebelum nya dia pernah marah tapi tidak semarah malam ini


"TUAN ABIAN CARLOSE .....!!! Anda punya mata kan...? Anda bisa melihat kan yang memeluk itu aku atau dia....!! " Clara berbalik memarahi Abian dengan menggerakkan tangan nya


"Sekarang bukan waktu nya berdebat...!! cari Zara dan Zico bawa dia kembali kesini kalau tidak jangan harap aku mau bicara dengan mu TUAN ABIAN CARLOSE ....!!!! Sambung Clara lagi dan segera masuk kedalam mobil ,Berson siap siaga dan segera melajukan mobil


"Tuan ....aku sudah mendapat informasi mengenai tuan muda,kalung yang di pakaikan oleh Nona Zara udah ke lacak lokasi nya Tuan,Ini tempat nya Tuan ...." Seru Berson memberikan handpone nya


Clara melihat kearah Abian,pantesan Abian sedikit lebih tenang rupanya Abian sudah mengetahui lokasi Zara dan Zico .Memang benar sebelum mereka sampai Abian memberikan sebuah kalung ke Zara tapi hadiah dan jam tangan kepada Zico tanpa mereka sadari,karena Abian tau suatu saat ini akan terjadi,dan dia sudah bisa menebak kalau ini adalah rencana Alex.


Abian mengingat kembali kejadian 8 tahun lalu di mana hari kematian Sonia,disaat ini juga Abian akan lebih waspada pada keselamatan anak dan istrinya.


Abian melirik kearah Clara yang sedang melihat fokus kedepan,dan terlihat dia masih marah .


"Apa aku boleh bicara sekarang " Tanya Abian melirik kearah Clara


"Tidak ...." Clara memalingkan wajah nya,Tapi dalam hati nya dia ingin berbicara dengan Abian ,dan takut pria itu marah takut di hukum lagi diatas ranjang


"Aku...." ucapan Abian terputus


"Kamu katakan saja mau bicara apa !!!" Clara langsung menyambung nya ,tanpa membiarkan Abian selesai bicara dulu,karena takut Abian itu bisa luluh 1 menit dan akan kumat dalam seketika


"Aku sudah mengetahui keberadaan Zara dan Zico aku akan segera membawa mereka pulang "


"Aku ikut....!!!" jawab Clara lagi tanpa menunggu Abian selesai bicara


"Kamu boleh ikut ...!! tapi ingat jangan melakukan tindakan yang membahayakan dirimu...!!"


"Janji...!!"


Clara masih fokus melihat kedepan tanpa melirik suaminya,sesekali Abian harus menghadapi sikap kekanak-kanan Clara,sebagai orang yang lebih tua dia harus mengalah dengan bocah yang sedang berstatus istrinya .


"Tuan ini tempat nya ...!!"


Mereka berhenti di sebuah gudang yang di yakini tempat penyekapan Za-Zi ,Clara membuka pintu nya namun Abian melarangnya.


"Ambil ini....!!!" Abian memberi sebuah senjata untum Clara agar bisa di pergunakan saat mendesak.


"Ini.....untuk apa " tanya Clara bingung


"Itu untuk melawan musuh...!! lakukan jika saat darurat ..." titah Abian lalu mereka turun dari mobil


Benar saja kedatangan Abian dan Clara sudah di ketahui oleh musuh,pasukan pulau yang di kirim oleh Kasio belum datang karena mereka mengalami gangguan di jalan,seperti nya rencana ini sudah lama di rancang oleh musuh Abian .


Dorr....Dorr.... Salah satu penjahat melepaskan peluru pertama dan kedua nya kearah Abian,tapi peluru itu langsung meleset ,Abian kembali bersembunyi dan melindungi Clara .


"Berson kamu berjaga di luar aku akan menyelinap masuk...!!dan kamu disini dengan Berson " titah Abian ,tapi Clara tidak membiarkan suaminya sendiri masuk kedalam


"kamu akan mempersulit kan aku nanti,gaun mu saja terlalu panjang ..." ucap Abian


Praaaakkk....Clara merobek bagian bawah gaun nya dan membuat Abian serta Berson kaget melihat kearah Clara.


"Apa yang kau lakukan..." Abian memegang tangan Clara,yang sedang merobek gaun nya


"aku ingin ikut,dengan begini aku akan leluasa bergerak "


Akhirnya Abian membiarkan Clara ikut dengan nya,mereka langsung baku hantam dengan penjahat ,Clara langsung berusaha melepaskan tali yang mengikat anak-anaknya ,penjahat cukup banyak di luar perkiraan Abian .


Zico sudah berhasil di lepaskan Clara,sekarang giliran Zara yang mau dilepaskan ikatannya


"Mama....Aku takut ma....tolongin aku ma....hiks...hiks..." Zara benar-benar trauma dibuat oleh penjahat itu


"Eh.....bocah diam lah,kau bisa membuat para penjahat kesini,dan kau tidak akan bisa di lepaskan " Gerutu Zico memelankan suaranya,dan melipatkan kedua tangan nya di dada berdiri di samping Zara


"Mama.....lepaskan aku ma...." Zara malah makin panik mendengar ucapan Zico


Disaat Clara sedang melepaskan ikatan Zara yang tak kunjung berhasil ,tapi Clara malah kesusahan,tanpa sepengetahuan Clara salah satu penjahat mengetahui keberadaan Clara dan ingin memukul Clara dengan balok dari belakang .


Dorrr......Dorrr.....Suara tembakan mengagetkan Clara,Wanita itu melihat kearah belakang ,dan menyadari senjata nya diambil oleh Zico ,dan itu membuat Clara syok,bagaimana bisa anak umur 8 tahun memegang senjata .


"Zico...." Teriak Clara merebut kembali senjata nya


Za-Zi sudah berhasil di selamatkan ,Clara ingin membawa mereka keluar


"Clara awas ....." teriak Abian


Dorr ...Dorrr.....dengan sigap Clara berbalik dan menembak para penjahat.


"Tuan tidak apa-apa ...." tanya Berson yang sudah berhasil masuk


"Kami tidak apa-apa....bawa mereka ke mobil"


"Diluar ada pasukan pulau semua musuh sudah di lumpuhkan,tidak ada yang hidup" jelas Berson setengah menundukkan kepala nya


"Selidiki semua cctv yang ada di kejadian,Perintahkan semua tim kita untuk mencari informasi mengenai kejadian malam ini,aku tidak ingin ini terulang lagi..!!" Ucap Abian dengan tegas


"Baik Tuan ..."


"Sayang apa kamu takut....?" Abian bertanya kepada Zara yang dari tadi hanya diam saja


"Pa ...aku takut bahkan salah satu dari mereka menodong aku dengan pisau maka dari itu kami tidak bisa berteriak " jelas Zara,Abian segera memeluk anak perempuannya,terlihat sekali kalau Zara trauma dengan kejadian itu,berbeda dengan Zico yang menanggapi nya dengan santai .


"Tuan mari pulang .....semua pasukan pulau telah pergi ke lokasi tempat jadian untuk mencari informasi " jelas Berson yang di balas anggukkan oleh Abian


Tap...tap...tap ...Suara seseorang yang berlari kearah mereka.


"Bagaimana apa ada yang terluka ...?" Tanya Mattew yang baru saja datang


"Tidak ada yang terluka..! kita akan pulang " Seru Abian melewati tempat Mattew berdiri


"Aku minta maaf atas kecerobohan ku..." ucap Mattew ,tapi Abian tidak menjawab langsung masuk kedalam mobil nya .


Mattew sendiri juga pergi meninggalkan tempat itu,yang penting baginya Za-Zi sudah aman dan semua orang selamat tidak ada yang terluka .