
Fajar segera datang menyingsing awan di langit,embun pagi yang begitu sejuk membuat tubuh dua insan itu,berselimut tebal di dalam kamar nya,apalgi di tambah dengan dingin nya AC.
Cup....Abian mendaratkan sebuah ciuman di kening istrinya,melihat Clara tidak merespon,Abian mulai usil mengganggu wanita nya yang tertidur.
Cup...cup...cup....Abian berkali - kali mendarat kan ciuman nya di gunung kembar milik Clara dan sesekali menggigit kecil di p*t*ng merah kecoklatan itu.
"Akh....."Clara memekik kesakitan sambil menamplok pipi Abian karena kaget,membuat pria itu ikut kaget di pukul oleh Clara.
"Sayang .....!!!!" Seru Abian mengusap pipinya
Clara menutup mulut nya menahan tawanya,karena telah memukul Abian "Maaf sayang .....aku tidak sengaja ....he...he...he..."
Memegang kedua kuping nya untuk meminta maaf kepada Abian .
"Awas kamu ya berani memukul ku...." seru Abian mendekat kearah Clara dan menindih tubuh wanita itu membuat Clara susah bergerak.
"berat ...." gumam Clara yang sesak menahan tubuh Abian
" masih berani memukul ku...." Abian berbisik di telinga Clara,sambil menyentuh sembarangan tubuh Clara sehingga menekan semak- semak itu dengan jari jemari miliknya membuat Clara menggeliat tidak bisa bergerak.
"Rose kau sangat cantik ...." ucap Abian menatap kearah Clara
Deg.......
Senyuman di wajah Clara tiba-tiba hilang,Tatapan Abian kaget menatap kearah Clara,yang melihat kearah nya dengan wajah sendunya .
Bugh....Clara mendorong tubuh pria itu,Clara menatap nya dengan penuh benci,bisa - bisa nya pria itu menyebut wanita lain,saat sedang bersama nya .
"Pelarian ....?Hah.. ? munafik ya,kalau di bilang tidak pernah ngapa - ngapain dengan wanita itu...!!!" Ucap Clara lirih menatap kearah Abian yang terjatuh kebawah
"Sayang ....aku salah ucap.......!! Maaf...." Abian memegang tangan Clara berkali- kali meminta maaf
"Lepas....!!!! Don't touch me.....!!!! "pekik Clara membuat Abian takut,melihat sikap istrinya yang berubah,itu hanya nama yang Abian salah sebut tapi Clara sudah bersikap begitu mengerikan .
Clara turun dari ranjang nya berjalan melewati Abian,Masuk kedalam kamar mandi
BLAAMMM......Clara menutup pintu kamar mandi dengan cukup kuat,Abian masih terpaku di tempatnya semula,Pria itu mondar - mandir menunggu Clara keluar dari kamar mandi .
Clara membuka kran air dari shower nya membasahi seluruh tubuhnya,mengusap keras wajah dengan kedua tangannya,merasakan perih seluruh tubuhnya.
"Apa semalam Dia melakukan itu dengan ku juga membayangkan wajah wanita itu ..." Gumam Clara lirih
"Sayang ........" dug...dug...dug Abian mengetuk pintu kamar mandi dengan gumpalan tangannya,berharap wanita itu segera menjawab .
"Sayang....Maaf aku salah ....maaf kan aku....!!!" pekik Abian,tapi Clara tidak meresponnya .
Cekreek.......Clara membuka pintu kamar mandi melihat Abian sudah menunggu nya diluar,langsung memeluk Clara,tapi wanita itu tidak meresponnya .
"Lepas....!!!!! " Clara menatap kearah Abian
" jangan pernah sentuh aku "
Clara menunjukan dengan jari telunjuk nya kearah Abian,sehingga wanita itu memperlihatkan bekas cengkraman tangan nya semalam,Abian benar- benar tidak menyangka bakal Semerah itu .
"Tangan mu....."Abian meraih lengan Clara dan memeriksanya,namun Clara mendorong tubuh pria itu.
"Aku sudah bilang jangan pernah sentuh aku....!!!" pekik Clara kembali
"Apakah hanya sebuah ucapan bisa membuat kamu bereaksi begitu...??" tanya Abian kepada Clara yang masih berdiri di depannya
"Sebuah ucapan....?? tapi itu bermakna sangat dalam kan...?" Clara menatap Abian dengan penuh kebencian,clara pergi meninggalkan Abian di kamar nya.
Blaam.....suara pintu tertutup, Clara sudah pergi meninggalkan Abian entah kemana Dia pergi sepagi - pagi ini dengan hotpant dan juga hannya memakai kaos pendek,mungkin hanya menghindar dari Abian .
Abian kembali mengambil handpone di tangan,dan menelpon seseorang.
"lancar ....!! lakukan bagian mu....!tolong sediakan semua nya yang semalam telah kita bicara kan...!!kita akan bertemu nanti malam "
"Oke...!!"
"lakukan yang terbaik...!!! jika tidak bisa membuat ku senang kau akan tau akibat nya,Karena telah berani memberi ide gila ini...!!"
Abian memutuskan Panggilan nya,meletakan kembali handpone nya di atas nakas .
***
Zara telah bersiap untuk pergi ke kampus nya,melakukan studi akhir agar bisa lulus tepat waktu,berbeda dengan Zico yang belajar secara online tapi masih mampu meraih kelulusan terbaik di universitas nya .
Melihat Asisten Jo sudah memanasi mobil,Zara berjalan mendekati nya .
"Paman dimana " semenjak bangun Pagi Zara tidak melihat Mattew di kamar saat mereka baru pulang dari Mansion Abian
"Tuan...sudah berangkat kekantor...!!Nyonya mau pergi kampus mari saya antar...!!"
Zara melangkah masuk kedalam mobil,Dia melakukan aktivitas seperti pada hari sebelumnya,Asisten Jo memarkirkan mobil nya di depan kampus,Zara segera turun dan kevin dari jauh memperhatikan Zara dan langsung menemui gadis itu untuk diajak bicara oleh nya .
"Haiii....Zara.....!!" Panggil Kevin yang baru saja menghampiri gadis itu di gerbang kampus,Asisten Jo masih didalam mobil di tempat yang semula.
"hai...." jawaban datar tanpa ada senyuman di wajah nya,Zara melirik kearah mobil Asisten Jo yang masih di sana,gadis itu segera masuk kedalam halaman kampus untuk menghindari kontak mata dengan Asisten Jo.
"Zara ....mm"Kevin kembali menarik lengan gadis itu,membuat Zara kesal dan menampar nya
Plak....sebuah tamparan melayang di pipi Kevin,membuat pria itu memegang pipi nya dengan wajah yang masih berpaling .
"Kau.....!!! Ck....."Tidak melanjutkan perkataan nya lalu pergi meninggalkan Kevin
Bayangan Zara hilang dari pandangan mata Kevin yang pergi meninggalkan nya.
"Gadis itu...!! berani nya menampar ku..!! aku akan membuat kau jatuh cinta...!!" Gumam Kevin saat melihat bayangan itu sudah hilang
Bugh..."Haiii apa yang sedang kau lihat..?" Daniel baru saja datang menghampiri Kevin
"Eh....kenapa dengan pipi mu...." Sambung nya lagi
"ini ....Zara yang menamparku...." jawab nya membalikkan tubuhnya
Ha...ha...ha.... "Apa kau menyerah...?? Dia wanita pertama yang berani menolak dan memukul mu...!!!" Jawab Daniel dengan gelak tawa nya
"menyerah...?? aku bahkan belum memulai nya ...!!! Ha ..ha....ha..."Kevin melangkah pergi meninggalkan tempat itu dan Daniel mengikutinya
"Kau perlu menyediakan mobil sport mu saja,dan pada saat nya Zara akan jatuh kepelukan ku!!" Sambung Kevin lagi yang melangkah masuk kedalam ruangan belajar mereka .
Zara melihat kearah Kevin yang baru saja masuk,sedikit merasa bersalah karena telah menampar pria itu.
Jam belajar pun di mulai,Seorang Dosen masuk dengan membawakan semua perlengkapan mahasiswa magang,dan seketika Kevin membantu Dosen perempuan yang kesusahan itu,sehingga mahasiswa lain pun kaget termasuk Zara melihat Kevin membantu Dosen, sebelum nya Dia tidak pernah melakukan hal itu,Karena saat ini Kevin sedang menarik perhatian Zara.
Tapi disaat Kevin melirik kearah Zara,gadis ini memalingkan wajahnya kearah lain,Kevin mengetahui nya bahkan tersenyum melihat Zara,meskipun wanita itu sedikit cuek namun
Dia cukup memperhatikan tindakan Kevin .
"Baik semua nya,ini 10 orang yang akan magang di Mattew Groups dan Mexio dua perusahaan ini yang akan memilih kalian ,di Mexio hanya lewat 5 orang saja,dan yang lewat sudah pilihan dari sana ,buat yang belum beruntung kalian bisa Carikan perusahaan atau tempat lain...!!"
Setelah mendengar Dosen wanita menyebutkan satu persatu nama mahasiswa yang lulus interview untuk magang di dua perusahaan,semua nya nampak senang .
"Lani kamu magang di Mexio ....selamat ya ...." Zara memberi selamat buat Lani,begitu juga Lani memberi selamat kepada Zara .
Kevin dan Zara termasuk magang di Mattew Groups,sementara Lani dan Daniel magang di Mexio,di perusahaan Abian .