My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 205



Sampai nya di mansion,Anushka segera turun dan menyuruh Young untuk membawakan buah-buahan yang Mereka belanja tadi.


Beberapa menit kemudian Anushka kembali dengan uang di tangan nya sejumlah 20 euro,untuk di berikan kepada Ricko.


"Ini Tuan uang nya terimakasih telah membantu Kami tadi !" Ucap Anushka,mengulurkan tangannya memberikan uang kepada Ricko.


"Panggil saja Saya Ricko,karena seperti nya Kita tidak jauh beda umur nya !" Jawab Ricko dengan ramah mengambil uang di tangan Anushka.


"Baik Saya masuk dulu..!"


"Tunggu..! Siapa nama Mu!" Tanya Ricko saat Anushka hendak masuk kedalam .


"Maaf - maaf Aku enggak sengaja.!" Ricko melepaskan tangannya Anushka.


"Panggil saja Anushka,Saya permisi dulu !" Anushka berbalik ingin masuk,sekali lagi Pria ini memanggil nya.


"Anushka,maaf apa Aku boleh numpang ke kamar mandi ?" Tanya Ricko beralasan.


Mendengar pertanyaan itu membuat Anushka berpikir sejenak,lalu berusaha untuk menolak secara halus.


"Maaf,ini rumah mertua saya,dan Orang asing tidak di perbolehkan masuk !"


"Tapi Aku bukan orang asing,Kita adalah teman!" Jawab Ricko tersenyum kepada Anushka.


"Kita baru bertemu dua kali,tidak bisa langsung di bilang Kita ini teman,dan Saya jarang memiliki teman selain Suami Saya sendiri!Saya permisi dulu Kamu silahkan pergi ya!" Anushka berbalik untuk masuk,sekali lagi Pria ini menarik tangan Anushka .


"Tunggu ...!" Ricko menarik tangan Anushka lagi,membuat Anushka kaget,Dia takut kalau Zico melihat nya pasti akan marah,karena Zico masih di mansion.


"Kamu tidak mendengar !Dia menyuruh Mu pergi !" Suara Zico mengagetkan Anushka dan segera berbalik melihat kearah Zico.


"Mas...!" Gumam Anushka kaget melihat Zico yang sudah di luar mansion.


"Belum melepaskan tangannya !" Sambung Zico lagi,raut wajah yang sudah memerah.


Anushka segera menarik kembali tangannya.Zico berjalan kearah Mereka,dan berdiri tepat di depan Anushka.


Dugh..! "Pergi..!" Titah Zico setelah menendang Pria itu hingga jatuh " Jangan sampai Aku melihat Kamu berbicara dengan istri Ku lagi!" Sambung Zico masih dengan tatapan yang mengerikan,Ricko segera bangkit dan keluar dari halaman Mansion.


"Aku sudah mengingatkan Mu,untuk menjauh dari Pria asing!" Teriak Zico begitu keras,membuat Anushka gemetar.


"Mas,Aku dan Dia tidak sengaja bertemu,tadi Aku lupa membawa dompet saat berbelanja,karena tidak ingin berhutang Budi sama orang Aku meminta Dia untuk mengambilnya ke sini!" Jelas Anushka kepada Zico yang sudah di landa api cemburu.


"Mama saja tidak pernah berani mengajak Pria asing masuk kedalam mansion,kenapa Kamu begitu berani,Kamu ini hanya menantu jangan berlagak seperti Tuan rumah disini!"Zico berteriak sekali lagi kepada Anushka,tempramen nya yang sulit di redakan membuat Anushka semakin ketakutan.


"Mas,maaf,Aku tidak mengajak nya hanya saja Dia kesini ......"


"Diam..!berani menjawab ..!"Teriak Zico lagi,menyeret Anushka masuk kedalam mansion.


"Mas,sakit..!Lepaskan tangan Ku!" Pinta Anushka yang meringis kesakitan Akibat cengkraman tangan Zico yang begitu kuat.


"Apa yang terjadi..?" Tanya Clara saat melihat Zico menyeret Anushka masuk kedalam mansion.


"Dia berani melanggar aturan yang telah Ku buat,Aku akan menghukum nya!" Jawab Zico masih menyeret tangan Anushka kearah kamar .


"Zico..!"Panggil Clara yang cemas,melihat emosi Zico.


Clara menyusul Zico ke kamar mereka.


Tok...Tok..Tok..


"Zico buka pintu nya...!" Teriak Clara dari luar namun tidak ada jawaban dari Mereka.


"Duduk disini dan jangan kemana - mana sebelum Aku kembali !Ingat jangan ke luar dari dalam kamar ini,jika Aku mengetahui kamu keluar Aku akan menghukum Kamu lebih berat lagi !" Zico mengikat tangan Anushka di dekat ranjang tidur .


"Mas apa yang Kau lakukan..!lepaskan Aku,Kamu sudah salah paham!" Anushka terus saja memelas kasian kepada Zico,namun Pria ini mengabaikan nya.Dan pergi meninggalkan Anushka di kamar.


Ceklek ..!


"Mama..!" Clara yang berdiri di depan pintu kamar Mereka.


Blam...!


"Zico apa yang Kamu lakukan,istriMu sedang hamil,jangan menyakiti Dia !" Ucap Clara membela Anushka .


"Mah..!ini urusan Aku dan Anushka mama tidak berhak ikut campur !" Jawab Zico pergi meninggalkan Clara di depan kamarnya.


"Dasar anak keras kepala !" Gumam Clara


"Kasio,siapkan mobilnya Aku akan ke kantor sekarang juga !" Titah Zico,saat sedang berada di ruang tamu.


"Baik,Tuan Muda!"


Kasio segera pergi untuk menyiapkan mobil .


***


Clara yang melihat Young sedang membersihkan taman mawar milik Clara.


"Young ..!" Panggil Clara,yang duduk diatas kursi roda elektrik.


"Iya Kak!" Young lebih mendekat kearah Clara .


"Tadi pagi Kamu pergi ke swalayan bersama dengan Anushka,apa yang terjadi?tadi Aku melihat Zico memarahi istrinya !" Tanya Clara kepada Young.


Terlihat sekali Young yang tidak mau terlibat dalam masalah Zico dan Anushka .


"Ada apa ?"Tanya Clara lagi yang belum mendapatkan jawaban dari Young.


Young pun mulai menceritakan kronologi nya dari awal,Clara yang mendengar nya pun paham.


"Begitu ceritanya,sehingga Pria itu datang ke mansion,untuk mengambil uang nya !"


Young membuang nafasnya dengan kasar.


"Pantes saja Zico begitu marah,karena cemburu!" Clara mulai memikirkan sesuatu,untuk membuat Zico tidak selalu menyakiti Anushka,menurut yang Clara tahu akan sulit untuk menasehati orang seperti Zico.


"Kamu Carikan kunci cadangan Kamar Zico !" Titah Clara kepada Young.


"Kak,bukannya Kita tidak perlu terlibat didalam masalah Mereka,Kak tau Zico tidak akan senang kalau Kita ikut campur!pasti nanti masalah nya lebih parah !" Young memberikan saran kepada Clara.


Clara juga berfikir begitu,tadi pagi salah Dia bersikap begitu cuek kepada Nya,kalau sempat Zico tahu Clara ikut campur,Zico akan lebih marah lagi.


***


Suasana hati Zico sedang tidak baik-baik saja,seluruh karyawan hari ini menjadi tempat kemarahan Zico.


"Pergi..!" Titah Zico saat ada karyawan yang salah membuat laporan bulan ini,Zico tidak segan- segan akan memecat satu persatu karyawan nya.


"Membuat laporan saja bisa salah!" Sambung Zico lagi saat karyawan itu sudah pergi dari hadapan nya.


Zico terus saja mengetik keyboard di depannya ,untuk memeriksa laporan lainnya yang ada di laptop diatas meja kerja nya.


Ceklek..! "Tuan ..!"


"Keluar..!tidak bisa Kau sebelum masuk mengetuk pintu dulu!" Ucap Zico saat melihat Kasio masuk kedalam kantor tanpa mengetuk.


"Maaf Tuan,Saya akan keluar !"


Disaat Kasio ingin menutup kembali pintu nya,Zico sudah memanggil kembali Kasio untuk masuk kedalam.


"Tunggu..!berikan berkas nya kepada Ku!" Zico mengulurkan tangannya kearah Kasio.Pria ini segera masuk berjalan kearah Zico.


"Ini Tuan,ini berkas yang Aku selidiki Tuan,Pria ini baru datang ke Negara Kita,tujuan Dia bekerja di salah satu toko Dessert yang ada di di dekat Mexio" Jelas Kasio,Zico melihat satu persatu lembaran berkas yang ada di tangannya,tanpa melewatkan satu lembar pun.


"Awasi Pria ini,jangan sampai Dia datang ke mansion,atau bertemu dengan Ku lagi,jika sampai Aku melihat nya lagi,akan ku patahkan kaki Nya!" Ucap Zico menyimpan berkas tersebut di laci.


"Baik,Tuan Muda Saya permisi dulu!"


"Iya..!"


Kasio segera keluar dari ruangan Zico,terlihat Pria ini segera melanjutkan tugas nya yang sempat tertunda.