My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 111



Cekkreekk ....!!Zico membuka pintu kamar Anushka,terlihat gadis itu duduk di tepi ranjang nya .


"Dimana kakak ku...!!" Anushka berjalan mendekati Zico


"Kakak mu sudah pergi ke Negara lain...!! orang ku belum mengetahui dimana keberadaan nya ...!!" Zico menatap kearah Anushka yang berjalan kearah nya


"Aku mendengar percakapan mu dengan Wanita itu ...!! apa kau berencana membunuh kakak ku...!!" Anushka mendongakkan kepala nya keatas menatap kearah Zico,Pria bertubuh kekar dan tegap itu melihat kearah gadis kecil di depannya


"kau berani menunjukkan wajah kesal mu padaku....!!" Zico mencengkram dagu Anushka yang kecil membuat gadis itu reflek menampar Zico.


Plak.....!!Meski sakitnya tidak seberapa,Namun itu suatu penghinaan bagi Zico.


"Kau berani menamparku...!!!ikut aku...!!!"


Netra biru memancarkan aura mengerikan,keringat yang bercucuran dari raut wajah Zico,kulit putih nya yang mengkilat,membuat pria itu semakin kejam.


Dengan sekuat tenaga nya Zico menyeret tubuh kecil Anushka kelantai bawah tanah rumah keluarga Beauty,ruangan itu baru sebulan Zico persiapkan saat diri nya mencapai puncak obsesi yang menggila.


Kriinkk...Suara beberapa kunci pintu yang di pegang oleh Zico dan segera menancapkan nya membuka pintu ruang bawah tanah.


Didalam ruangan itu terlihat seperti kamar,namun bukan kamar untuk orang biasa tidur,itu kamar nya lengkap dengan semua peralatan yang telah Zico sediakan untuk suatu saat Dia menggunakan nya .


Terdapat banyak peralatan yang tidak banyak di mengerti oleh Anushka,Di deretan dinding sebelah kiri,terdapat beberapa gulungan tali dan juga rantai yang di gantungkan di dinding ruangan itu,dan terdapat sebuah ranjang dengan ukuran yang begitu besar,dan terletak meja makan yang besar dan panjang tanpa ada kursi .


Disebelah kamar mandi terdapat Bullwhip yang menggantung di dinding dekat dengan rak borgol segala macam jenis ada di dalam rak itu. Bullwhip  merupakan cambuk satu ekor , biasanya terbuat dari kulit atau nilon yang dikepang, dirancang sebagai alat untuk bisa memukul hewan piaraan .


Mata Anushka terbelalak melihat ruangan itu penuh aura mengerikan disana.Zico kembali menguncikan pintu ruangan itu,Anushka yang terlihat gemetar menatap kearah Zico,kaos hitam yang di kenakan Zico mampu memperlihatkan seluruh otot perutnya kepada Anushka .


Tidak berhenti di situ saja,Zico berjalan menuju sebuah lemari kaca di dalam lemari itu terdapat begitu banyak benda,semua benda itu terasa asing bagi Anushka .


Ada Ring gag,crop,collar dan flogger serta cane,terdapat didalam satu lemari yang bergantungan di sebelahan ranjang.


Zico menatap kearah Anushka yang masih menatap heran kearah nya .


Zico membuka laci lemari terdapat bebepa borgol kulit yang biasa di pakaikan di kuda,terdapat tiga disana dengan berbagai warna,dan ada beberapa buah penutup mata disebelah nya .


Zico kembali menyeret Anushka keatas ranjang membuat gadis itu memberontak .


"Lepas ..!! kau mau apa....!!" pekik Anushka,tapi tidak membuat Zico getar.


Zico mengambil tali dengan ukuran setengah meteran dan mengikat tangan Anushka di ranjang,membuat gadis itu ketakutan setengah mati terus saja memberontak,Zico juga mengikat kaki Anushka agar tidak melawan nya,Dengan posisi telungkup Anushka berteriak memohon kepada Zico .


Zico turun dari ranjang mengambil bullwhip nya dan berjalan mendekat Anushka di ranjang lagi.


"Lepas....!!!"


blap....blap.....blap....blap....suara cambukan yang melayang kearah tubuh Anushka meski pun memakai baju namun rasa sakit itu terasa cukup jelas sehingga menusuk seluruh ruang kulit putih gadis kecil itu.


"Dasar sadomasokis .....Sialan...!! Lepaskan aku...!!!" Teriak Anushka yang menahan rasa sakit.


Bret ...Bret....Zico menarik baju yang di kenakan Anushka sehingga baju itu robek,terdapat beberapa garis merah di tubuh Anushka hasil dari cambukan Zico.


"Apa yang kamu lakukan....!!" Anushka ingin melirik kearah pria itu namun Dia tidak bisa membalikan tubuh nya.


plak....plak....Tangan besar Zico tergambar warna merah di ****** Anushka yang putih mulus itu.


Melihat Anushka yang kesakitan membuat Zico tersenyum licik kepada Anushka,merasakan sensasi yang luar biasa saat melihat gadis itu kesakitan .


Zico mengambil es kristal yang disimpan di lemari es,meletakan nya dalam ember.


Melihat Anushka yang diam tanpa suara,Zico meletakan es kristal itu diatas tubuh Anushka membuat gadis kecil itu berteriak histeris dengan rasa dingin dan sakit yang luar biasa,tidak dapat lagi di pungkiri oleh Anushka .


Zico membelai wajah Anushka dan mencium nya bibir gadis kecil itu dengan paksaan .


Cup .."Ah...Ah" suara desa*an dari Anushka membuat Zico bersemangat,entah kenapa gadis itu bisa menikmati permainan lidah Zico,padahal pria itu sedang menyiksanya begitu dahsyat.


Zico kembali membuka ikatan tangan Anushka dan membalikan tubuh gadis itu,kini Anushka terlentang di depan Zico,membuat gadi itu memejamkan mata nya menahan rasa sakit.


Zico kembali mengikat tangan Anushka,gadis itu memberontak ingin melepaskan jeratan Zico namun tenaga nya sangat lemah sehingga Dia kalah dalam melawan Zico.


"Jika aku terus melawan seperti ini mungkin pria ini tidak akan pernah melepaskan ku...!!" Batin Anushka melirik kearah Zico,Melihat Anushka yang sudah pasrah,Zico segera naik keatas ranjang.


Zico memainkan gunung kembar milik Anushka yang masih tersembunyi di balik br* hitam nya,pria itu mulai menjelajahi setiap sudut inci tubuh Anushka dengan l*d*h nya sehingga ciuman itu turun hingga ke serabi legit milik Anushka .


DI PERUSAHAAN MATTEW GROUPS....!!!


Mattew sedang menyiapkan semua formulir yang akan di kirim kan ke universitas tempat Zara,karena dalam waktu beberapa hari mereka akan mulai magang di perusahaan nya.


"Tuan aku sudah mendapatkan cctv orang yang mengganggu Nyonya kemarin,ini data - data preman kampus itu...!!"


Mattew menerima berkas yang di berikan oleh Asisten Jo,dan melihatnya dengan serius.


"hukum mereka sesuai yang ku perintahkan,tangan mana yang menyentuh Nyonya tangan itu yang harus di potong ....!!" Ucap Mattew dengan dingin masih melirik berkas di tangan nya


"Tu...Tuan ...mereka masih mahasiswa ....!!"


"Tidak ada kata bantahan lakukan sesuai yang ku perintah ....!!" Mattew menatap tajam kearah Asisten Jo


"Baik Tuan ....Saya permisi...!!" Asisten Jo segera keluar dari ruangan Mattew.


Mattew sangat marah mengetahui Zara si ganggu di kampus nya,pria itu tidak dapat memendam rasa marahnya,lebih - lebih lagi Zara tidak bercerita kepada Mattew soal itu,semakin membuat pria itu marah.


RUMAH BESAR KELUARGA BEAUTY...!!!


"tidak....!! hentikan...!! aku tidak mau itu terulang lagi...!!" Teriak Anushka yang melihat Zico semakin liar memainkan li**h nya di serabi legit milik dirinya.


Tanpa disadari oleh Anushka dia merespon setiap gerakan Zico,bahkan tanpa sadar Dia sedikit melebarkan p*hanya membuat Zico tersenyum.


"dasar ja*ng bibir dan hati kau berkata lain,kau secara kasar menolak perlakukan ku...!! namun tubuh mu menikmati setiap sentuhan ku...!!" Cibir Zico kepada Anushka yang kaget mendengar perkataan Zico .


"Astaga apa yang ku lakukan,kenapa tubuh ku malah menikmati nya ...!!" Anushka memejamkan mata nya merasa malu kepada orang yang di depannya .


Zico menurunkan cel*n* panjangnya kebawah serta ikut menurunkan penghalang centong milik nya yang sudah tegak kedepan ingin segera mengaduk adonan serabi legit yang sudah terpampang di dengan nya.Sebelum pria itu mengaduk serabi Anushka dengan centong miliknya lebih dulu dia mengg*sekan nya di b*bir serabi membuat Anushka mendes*h kenikmatan .


"Aah....Ah.." kaki Anushka melebar pertahannya nya melemah,tubuhnya nya bergetar merasakan sentuhan centong yang begitu nikmat.


Jleb.....Zico mendorong centong raksasa nya kedalam serabi legit dan mengaduk - aduknya dengan begitu kasar,membuat gadis kecil itu menangis histeris.


"Ini yang kedua kali bagi mu,kenapa masih berteriak..." ucap Zico mencengkram dagu Anushka .


"Centong mu itu terlalu besar.......Gimana aku tidak berteriak...!! " Spontan ucapan Anushka membuat Zico kaget dan tertawa begitu lebar .


"Ha...Ha....Ha.....tapi kau menikmatinya kan...?" Ucap Zico yang masih tertawa tapi pandangan nya cukup tajam melihat kearah Anushka .


"Dasar sialan aku di jebak oleh pria kejam ini" Batin Anushka menatap kearah Zico .


Zico semakin bersemangat mengaduk serabi legit itu sampai serabi itu mengembang dengan cukup matang,Zico menghentikan aksinya setelah mencapai puncak kenikmatan beberapa kali,dengan kasar pria itu kembali mencium bib*r Anushka,tanpa sadar Anushka membalas nya,membuat Zico semakin liar memainkan l*dah nya .


"Aahh...Hoos..." Suara Anushka membuang nafasnya dengan kasar,karena terlalu lelah Anushka memejamkan matanya,dan gadis kecil itu pingsan di depan Zico,kemarin Anushka belum makan apapun dari semenjak Clara menemui nya .


"Gadis bodoh...!! bangun...!!" plak..plak.... Zico menampar pelan wajah Anushka membangun kan gadis itu,Melihat Anushka tidak merespon Zico segera melepaskan ikatan tangan dan kaki Anushka menggendong gadis itu keluar dari ruangan bawah tanah dan menuju ke kamar nya.