My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 148



"Aaaaaaaaaa...."


"Aaaaaaa...."


Suara teriakan itu bergema didalam ruangan kematian.Membuat semua pasukan pulau mendekat kearah ruangan itu,ingin melihat apa yang terjadi,tapi keributan mereka diluar membuat Abian beranjak untuk melihat .


"Apa kalian ingin menemani Wanita ini?" tanya Abian kepada sejumlah orang yang berkerumun untuk melihat kedalam ruangan,tapi tidak satu pun yang berani buka suara saat melihat Abian berbicara.


"BUBAR...!" Teriak Abian satu kalimat,mampu membubarkan semua orang tanpa membantah.


"Kasio,Eksekusi tahanan,jadikan makanan Glory yang baru saja sampai kesini ...!" Seru Abian,Zico menatap Abian,yang belum mengetahui keberadaan Glory.


"Baik Tuan ..!" Kasio segera kembali masuk kedalam ruangan,terdengar suara Rose yang berteriak - teriak didalam merasakan kesakitan yang amat dalam .


"Siapa Glory..?" Bisik Zico kepada Young


"itu piaraan Tuan Besar..!Ular cobra dengan berat 100 ton,baru saja sampai kemarin malam " Jawab Yong juga berbisik


"Ooh.." Zico menatap kearah Abian,Dia tidak mengerti dengan jalan pikiran papa nya,kenapa hidup nya begitu kejam,jalan hidup apa yang telah di lalui pria Tua itu,sehingga memilih jalan yang mengerikan ini.


"Periksa semua data,di pulau,semua penyusup harus di tangkap,dan jadikan makanan Glory,satu lagi,Zico....!" Abian melirik kearah anaknya,saat memanggil nama Zico.


Zico mendongakkan kepala nya melihat kearah Abian,dan berjalan mendekati Abian .


"Kecurangan ini Aku serahkan padaMu,Aku harap Kamu tidak mengkhianati Aku..!" Ucap Abian melipatkan kedua tangan nya di dada kekarnya.


"Mengkhianati..?Maksudnya apa ?" Batin Zico,pria ini masih bingung mencerna perkataan Abian,dan melihat kearah Pria Tau yang berdiri di depannya .


"Anda,apa Anda mencurigai Anushka ...?" perkataan Zico membuat Abian bergeming.


"Anushka,iya Aku baru ingat,Aku memutuskan untuk memberi kesempatan kepada gadis itu,Aku akan mengadakan beberapa tes untuk Emily dan Anushka,siapa diantara mereka yang lewat tes Dia yang akan menikah dengan Mu,dan siapa yang kalah siap menerima hukuman di pulau,paling rendah tingkat 3 penyiksaan ..!" Ucap Abian menantang Zico,tatapan dua orang itu tidak bisa di kalahkan oleh siapapun,sama - sama punya aura mematikan dari netra mereka.


"Oke,Aku setuju..!" Zico membalikan tubuh nya,melihat Kasio mendorong kotak besi beroda kearah tempat mereka berdiri,didalamnya berisi potongan tubuh Rose yang sudah di eksekusi oleh Kasio.


Mike yang melihatnya menggedikkan bahunya,setelah sekian lama ia tidak pernah lagi melihat hal mengerikan ini,akhirnya hari ini pria ini di hadapkan lagi dengan orang kejam yang selalu menjadi Bosnya .


***


Kicau burung terdengar merdu,bersahut-sahutan penuh manja,bola mata yang berputar menatap pasangan di samping nya,bersama hinggap di dahan pohon.


Sepasang Suami istri yang baru saja melakukan Malam pertama nya,masih terlelap dalam tidurnya berpelukan bersama.


"emm....hauuum....!" Mattew menutup mulut nya saat dirinya menguap dan segera mengucek - ngucek mata nya,melihat pandangan yang tak asing di depannya,yaitu istri tercintanya,yang baru saja disahkan oleh dirinya setelah malam bahagia mereka.


Mattew menyibakkan rambut Zara yang sudah menutup wajahnya,dan mengusap lembut wajah putih mulus itu.


Cup...! "Good morning ...!" Sapa Mattew saat melihat Zara sedang berusaha membuka mata nya.


"Morning sayang...!"jawab Zara,sambil mengucek - ngucek mata nya,memori ingatan kejadian semalam,perlahan - lahar mulai memulai kembali di otak Zara,membuat gadis ini menarik selimut menutupi wajahnya.


"Kenapa..?Apa Kamu malu..?Atau sedang melihat benda yang menegangkan di balik selimut ..!"Mattew berbisik di telinga Zara,setiap hembusan nafas Mattew membuat Zara geli dan menutup telinga Nya.


"iiih...apaan sih siapa juga yang lihat...!"jawab Zara ketus menatap kearah Mattew.


Benar saja benda itu kembali menegang karena tersentuh dengan paha lembur Zara,dan Mattew sengaja menggoda Zara menggesekkan benda itu di paha Zara,membuat gadis ini membulatkan matanya melirik kearah Mattew.


Bugh...! Zara memukul wajah Mattew dengan bantal.


"Ha...ha...ha...! Apa Kamu sensitif itu,hanya menggesek pelan saja sudah membuat Kamu bergairah kembali"Goda Mattew menertawakan Pria ini.


Cup ...! Mattew mencium bahu Zara dari belakang,sambil menggoda gadis ini


"Sayang ...Apakah kamu ini kamera? Soalnya setiap kali aku melihat kamu, aku tersenyum..!" Bisik Mattew mengigit pelan kuping Zara,Gadis ini hanya tersenyum mendengar ucapan suaminya,namun belum membalikan tubuhnya menghadap sang suami.


"Sayang ...! kenapa belum bangun,atau Kamu mau melanjutkannya ..?" Cup...cup..cup! Mattew mulai mengecup seluruh punggung Zara,membuat gadis ini merinding,bulu kuduk nya berdiri menerima sentuhan Mattew dengan lidah nya.


"Bee,Hari ini Aku ingin ketempat mama,boleh kah Kamu membawaku kesana..?" tanya Zara dengan wajah memelas.


"Tentu dong sayang..!Hari ini Aku mengambil cuti beberapa hari di kantor,jadi kita punya waktu lebih untuk melanjutkan permainan nya lagi" Mattew segera bergerak menerkam Zara dari samping .


"Ha...Ha....Ha..." Gelak tawa mereka berdua,terdengar di seluruh ruangan kamar yang kedap suara itu,Mattew berhasil mengerjai Zara lagi,dan melakukan Nya untuk beberapa kali,sampai tenaga gadis ini benar- benar habis,Pria ini kejam,sekali merasakan maka akan melakukan nya berulang- ulang.


Melakukan mandi bersama,membersihkan tubuh mereka berdua secara bergantian,bermain didalam bathub besar yang ada di kamar mandi,dan membuat begitu banyak busa dalam bathub,membuat gadis ini bahagia bisa bermain bola busa layaknya seorang anak- anak,Zara sibuk meniup busa yang menempel di lengan nya,Mattew menggosok tubuh Zara dari belakang dengan lembut.


"Aaakhhh..." pekik Zara karena kaget,karena Mattew mer emas buah kenyal milik Zara dari belakang.Pria ini selalu bersikap nakal saat berduaan dengan Zara.


Mattew memeluk Zara dari belakang,mencium punggung Zara dan meninggalkan bekas gigitannya disana.Mattew menurunkan tangan nya ke mi ss v Zara,membuat gadis ini membulatkan matanya,serta menggigit bibir bawahnya,merasakan sensasi dari sentuhan jari jemari Mattew .


"Eeem....Aah....emm...Ooh.." Zara memegang pinggiran bathub,tubuh nya bergetar saat akan merasakan kli maks.Namhn sebelum selesai permainan nya Mattew segera menarik jari nya kembali membuat Zara terperangah.


"Haaah...!" Zara merasakan Mattew menarik jari nya kembali,dan itu membuat Zara kecewa,sedikit lagi itu akan selesai tapi Mattew malah berhenti,sungguh menyiksa .


Melihat Zara tidak merespon,tetap diam begitu saja,Mattew segera mengangkat tubuh Zara dari belakang ke pangkuannya,dan menekan perlahan tubuh gadis ini.


Jleeb...!dua benda itu kembali menyatu,membuat Zara tertegun merasakan nikmat.


Mattew memegang pinggul Zara,dan mengangkat Gadis itu secara perlahan sampai mereka berdua sampai kepuncak kenikmatan masing - masing,kaki Zara melemas,tubuhnya bergetar,Pria ini segera menyiram tubuh Zara dari belakang dan membersihkan busa yang sudah tumpah kelantai kamar mandi.


***


Zico berjalan memasuki ruangan tamu,Pria ini tidak menemukan adanya Anushka disana,Dia segera mencari gadis ini di lantai dua,disaat Zico baru melangkah anak tangga terakhir dia sudah melihat Anushka yang baru keluar dari kamar nya,dan menoleh kearah Zico.


"Tuan Muda....!" Tap....tap...tap...tap....Anushka berlari menghampiri Zico,Dia merasa sangat bahagia bisa bertemu dengan Zico lagi,layaknya istri sedang menunggu suami,membuat Zico tertegun dengan sikap Anushka.


Bugh...!Kedua tubuh itu menyatu di dalam pelukan mesra,Anushka membenamkan wajahnya ke dada bidang Zico,perlahan - lahan tangan Zico mengusap lembut rambut belakang Anushka .


"kenapa ..? kelihatanNya Kamu sangat bahagia..!" Zico bertanya kepada Anushka saat melihat gadis ini begitu lama memelukNya.


"A..aku Khawatir dengan keadaan Mu,Aku takut Kamu terluka..!" ucap Anushka,tidak menceritakan perihal Vidio yang dikirimkan ke handpone barunya.


Zico memegang wajah Anushka,mendengar ucapan gadis didepan Nya,membuat Zico merasa terharu,dan kembali memeluk gadis itu.


"Tuan Besar,telah memberi Mu kesempatan,tapi dengan syarat jika Kamu harus bisa melalui beberapa tes dari Tuan Besar..!" perkataan Zico membuat Anushka kaget.


"Aku..?" Tanya Nya dengan heran


"Iya Kamu..! jika Kamu bisa melalui tes Tuan Besar,Aku akan memberi gelar istri kepada Mu.Tapi,jika Kamu gagal konsekuensinya adalah hukuman tingkat tiga dari Tuan Besar..!"


penjelasan Zico membuat Anushka terdiam dan menunduk.


"Kenapa..?" Zico heran melihat perubahan wajah Anushka.


"Apa Aku pantas...? Aku bukan Wanita suci,Aku juga hanya Wanita kasta rendah dari Negara Ku,disana saja Aku di pandang hina,bagaimana bisa mendampingi Tuan Muda " ucap Anushka lirih membuat Zico merasa kasian dan memeluk gadis itu lagi.


"Siapa bilang tidak pantas..! Kamu adalah Wanita cantik,dan juga manis,Kamu tetap Wanita suci bagi Ku,sekarang atau selamaNya..!" Pernyataan Zico membuat Anushka tersentuh dan menangis di depan Zico,membuat Pria ini heran dan memegang bahu Anushka .