My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 60



Abian mendekati Clara di meja meeting,melihat wanita itu tidak mengangkat kepala nya,dan terus saja menunduk.


"Apa yang terjadi...." Abian memegang pundak Clara


"Sakit..." ucap Clara lirih menatap kearah Abian


Abian melihat baju putih yang di kenakan oleh Clara sudah basah,dan menampakkan br* hitam di balik kemeja putih Clara.


"Itu....itu kenapa bisa terjadi ..!!" tanya Abian yang panik takut terjadi sesuatu dengan istrinya


Tidak ada jawaban dari Clara ,Abian mencoba membuka baju Clara,namun wanita itu melarang nya .


"Jangan....!!!!" pekik Clara menahan tangan Abian


"Apa yang terjadi..."


"aku lupa memompa ASI pagi tadi,karena buru-buru ke kantor " jawab Clara yang masih menahan perih nya


"apa yang harus aku lakukan ....!!supaya kamu tidak sakit begini ...." tanya Abian lagi


"Cuma ada satu cara...tapi aku tidak yakin kamu akan melakukan itu disini ..."


"Apa yang harus aku lakukan ....?" tanya Abian penasaran


"Kamu.....ka..mu...harus meminum ASI-nya" ucap Clara lirih


"What.....??? "teriak Abian,Clara langsung bangkit menutup mulut Abian


"kenapa kamu berteriak....!!!." Clara kesal melihat tingkah Abian


"masak aku harus menyusui disini ....." tanya Abian memelankan suaranya


" mau apa tidak....? kalau enggak aku cari orang lain ....!!!" Ancam Clara hendak pergi dari hadapan Abian


"Berhentii....!!siapa yang berani menyentuh milik mu itu akan ku bunuh sekarang juga ..!!" Ucap Abian masih memegang tangan Clara


PRaaaakkkk....!! Abian merobek kemeja Clara,membuat wanita itu membelalakkan mata nya.


"Bodoh ..!! pria sialan kenapa kau merobek kemeja ku dasar bodoh...!!!" maki Clara sambil memukul kepala Abian dengan tangannya,Hanya Clara orang yang bisa memaki Abian, pria itu akan menerima nya.


"Kamu duduk lah...." sambung nya lagi


"Kenapa ..." tanya Abian


Clara segera duduk diatas pangkuan Abian,pria itu langsung membuka pengait bra* milik Clara,sehingga jambu itu terbuka lebar dan menantang di depan mata Abian ,pria itu hanya bisa menelan ludah nya melihat keindahan di depan mata .


"Cepat ...aku tidak tahan sungguh perih..." ucap Clara lirih


Abian mematung melihat jambu air itu melihat kacang mente merah kecoklatan lalu melahap nya dengan begitu rakus,Abian terlalu bersemangat menyusui sehingga membuat Clara merintih kesakitan


"Aggggrhhh...." rintihan Clara membuat pria itu candu seperti melihat Clara sedang menikmati nya,padahal wanita itu sedang menahan rasa sakit .


"pelan se...dikit..." ucap Clara terbata menahan his*pan bibir Abian menyentuh jambu air yang kenyal itu.


Abian begitu bersemangat melahap dua jambu air itu tanpa memikirkan kondisi dirinya yang disebalik celana kain yang dikenakan Abian sudah meronta-ronta minta di keluarin .


Clara menyadari ada sesuatu yang bergerak-gerak di bawah, Abian pun duduk nya sudah tidak tenang lagi,dia berusaha mengimbangi dirinya namun Abian sudah tidak bisa menahan nya lagi.


Bibir nya masih di posisi sebelumnya melahap jambu air,Tangan Abian berusaha membuka resleting c*lananya,karena merasa sesak,Tanpa meminta ijin ke Clara Abian menaikan rok mini Clara keatas,membuat wanita itu menyadari nya .


"Tunggu apa yang kau lakukan ....." bisik Clara dengan posisi masih memeluk Abian


"A...aku..sudah tidak bisa menahan nya,peliharaan ku ingin menjelajahi hutan lindung itu....please....biarkan aku memuaskannya .....dia terus memaksa ku ...aku kesakitan...." Jawab Abian dengan wajah memohon ,Clara melihat nya seakan tidak percaya ,memang tidak bisa diajak kerjasama pria ini dia malah mengambil keuntungan dari dirinya.


"Dasar.....S*tan kau tidak bisa menahan nya sebentar,selalu saja membuat aku dalam kondisi buruk" maki Clara lagi tapi membiarkan Abian mengangkat roknya dan melepaskan CD miliknya.


"Siapa suruh kau terlalu menggairahkan bagiku,bahkan aku tidak bisa tidak melakukan itu dengan mu walaupun hanya satu menit ", bisik Abian ,masih dengan posisi nya yang duduk


Abian mendorong tubuh Clara dengan berlahan seiring detakan suara Jam diruangan itu,Abian memainkan nya dengan pelan,meski hanya sebentar tapi dia sudah bisa melepaskan nya agar tidak terlalu menyiksa dia.


Selesai bergelut diatas kursi,Clara membereskan pakaian nya yang di robek sama Abian ,dan sang suami memakaikan jas milik nya kepada Clara,karena tidak ingin orang di kantor mencurigai mereka.


"Aku akan mengantar kamu pulang..." ucap abian


Clara hanya mengangguk saja tanda mengiyakan .


***


Sampai di mansion,Clara segera menuju lantai atas untuk membersihkan tubuh nya,Abian juga menyusul dirinya ,Clara memakai baju Santai diatas lutut dan turun menemui anaknya yang ada di lantai dasar bersama dengan baby sister nya .


Abian telah mempekerjakan dua wanita muda untuk menjaga anak kembarnya,Suster rona dan suster Dita,kedua baby sister itu terlihat sangat baik dan pandai merawat anak kecil.


"suster rona ...."Panggil Clara sudah berada di ruang tamu


"Iya Bu....." suster rona datang bersama dengan Zara bayi perempuan milik Clara


"Bawa sini....aku akan menyusui mereka,sekalian panggil suster Dita kesini,aku juga akan menyusui Zico"


"Baik Bu.."


Clara mulai menyusui Zara,tiba-tiba zico menangis dengan cukup kencang,sehingga membuat Abian kaget yang baru saja turun dari tangga.


"apa yang terjadi ...." tanya Abian melirik kearah Clara.


"Aku tidak tau....coba kamu cek sayang...dia ada bersama suster Dita "


Abian berjalan ke kamar bayi mereka yang ada di bawah .


"Tuan besar.....Seperti nya Zico demam,suhu badan nya panas sekali" ucap suster Dita


"Sini biar aku gendong"


Abian mengambil anaknya di gendongan suster Dita,dan mengecek suhu anak laki-laki nya memang benar demam.


Abian berjalan menemui Clara di ruang tamu,melihat Zara sudah tertidur dia memberikan Clara kepada suster rona,dan mengambil Zico di gendongan Abian .


Setelah menyusui,Zico tidak juga berhenti menangis


"Oweeekk....oweeekkk..."


"Kita bawa kerumah sakit sekarang...!!!" Titah Abian


"iya..."


Mereka segera segera berjalan ke pintu utama ,setelah berpamitan sama Bu Sumi untuk menjaga Zara sementara mereka ke rumah sakit .


"Berson ...kamu tidak perlu ikut ya,aku akan membawa Zico kerumah sakit" ucap Abian segera masuk ke dalam mobil


"Baik Tuan ....hati-hati dijalan"


Abian segera membawa anak nya kerumah sakit,di pertengahan perjalanan Clara menyusui anaknya kembali dan Zico sedikit mulai tenang,tidak rewel seperti sebelumnya .


Sampai di rumah sakit,Clara segera turun,Namun tiba-tiba ada seseorang yang datang menyerang Clara dan merebut Zico di tangan Clara.


Wanita itu berusaha melindungi anaknya yang hendak di rebut oleh pria tidak dikenal,karena Clara bisa ilmu bela diri dia segera memukul pria itu dan menarik topi yang pria itu pakai.


"Revan....."


Revan dengan cepat mendorong tubuh Clara,dan berlari meninggalkan Clara,Wanita itu masih berusaha mengejarnya,Abian baru kembali dari tempat parkir dan melihat Clara yang mengejar Revan .


Abian juga membantu mengejar Revan ,dan benar saja ,Revan dapat di tangkap oleh Clara dengan melemparkan batu yang ada di jalan itu.


Bug....tubuh Revan tergoyang,bayi yang ada di gendongannya terlepas,Clara kaget melihat baby nya yang mau jatuh dia segera berlari untuk menangkap nya,namun dia terlambat satu langkah ,Abian segera menangkap bayi nya yang mau jatuh ke aspal .


"Zico...." teriak Clara


Abian sudah berhasil menangkap Zico kembali kepelukan nya,Clara melihat Revan sedang terjatuh dan segera menghampiri dan menghajar pria itu.


"Dasar orang tidak berguna......!!! berani nya kau mencelakai anakku...." Clara segera menghajar Revan dengan segala tenaga yang iya miliki.


"Sayang cukup...." titah Abian yang melihat wanita nya memukul Revan,Abian menyerah kan Zico dan menyuruh wanita itu untuk menepi di pinggir jalan .


Dengan tatapan yang mematikan Abian melihat kearah Revan,tanpa berkata apapun ,Abian segera menembak Revan dengan tiga peluru mengenai dada Revan,pria itu langsung mati di tempat.


Dorrr....Dorrr...Dorrr....Semua orang melihat kearah Abian,tapi pria itu cuek saja,sudah lama ingin membunuh pria ini,sebelum nya dia memilih menyiksa nya dulu,tapi setelah pria itu kabur dan kembali di tangkap dia langsung membunuhnya di tempat .


"Aku tidak akan mengampuni mu ...!!!" Gumam Abian meninggalkan jasad Revan di jalan,semua orang melihat kearah Abian dan juga clara,mereka meninggalkan tempat kejadian,ada seseorang yang mencoba menghubungi polisi .


Clara sedikit syok melihat Abian membunuh seseorang tepat di depan nya,tanpa menyadari,bekas operasi Clara mengeluarkan darah,sehingga mengotori kain yang membalut Zico.