My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 129



Abian berjalan masuk kedalam gedung Bar Seriosa,Pengunjung malam ini terlihat lebih ramai dari biasanya.


Seorang pelayan menghampiri Abian,dan menyapanya karena sudah mengenal Abian .


Abian menyuruh Bartender untuk meracik minuman yang khusus biasa ia pesan.


Saat masuk dalam ruangan VVIP Abian melihat Mattew sedang berada di sisi meja,disebelah nya sudah banyak minuman yang tersusun dengan rapi.


"Kau disini ...?" Tanya Abian begitu melihat Mattew sedang menyendiri


"Kau sendiri ngapain disini ...!Jangan bilang kau baru selesai berantem dengan Clara " sindir Mattew


"Jadi benar kau baru selesai berantem dengan istri mu " Sambung Mattew lagi yang tidak mendapat jawaban dari pertanyaan sebelumnya .


Pelayan membawakan minuman yang telah dipesankan oleh Abian di Bartender,sebelum masuk keruangan VVIP.


"apa yang terjadi kenapa kalian berantem ..! " Mattew melirik kearah Abian setengah mabuk


"Kau ingat Rose...? Dia kembali ...!"


"Puuuffff....! Apa ...? wanita jal*ng itu...?dulu berani naik keatas ranjang ku menggoda ku...! itu memang wanita mana duitan ..!" cibir Mattew


"Iya sekarang dia kembali,ternyata istri kedua Tuan Hatakachi" jelas Abian


"Kenapa kebetulan sekali " Mattew mengerutkan dahinya


"Seperti nya kalian harus lebih waspada"Sambung Mattew lagi sambil menggoyangkan minuman di dalam gelas nya


"iya seperti nya akhir - akhir ini banyak yang ku lewati semenjak Mexio di urus zico dan pulau juga di urus oleh Dia,seperti nya aku harus bisa turun tangan sendiri ..!"


Abian meneguk minuman di tangan nya,sesekali menggoyangkan nya dan menambah es kristal di dalamnya .


"Kamu kenapa disini,apakah semua nya baik - baik saja ...?" Abian melirik kearah Mattew yang sudah setengah sadar.


"Semua baik - baik saja ,aku hanya mengecek pemasukan disini saja tadi,jadi sekalian saja untuk minum,sudah lama tidak kesini"


Kriiing.....


Kriingg.....


Kriingg....


"Hallo Asisten Jo ada apa...?"


"Tuan,Nyonya pergi dari rumah,kata Nya ingin malam Minggu bersama dengan pacar baru nya " jelas Asisten Jo sedikit ragu


"Cari Dia sampai dapat...! jika tidak jangan harap kamu bisa hidup...!" Tut....Tut....Mattew mematikan handpone nya .


"Apa yang terjadi ...?" Abian melihat kearah Mattew yang panik


"Mokey hilang aku akan pulang ...!"


Abian hanya mengangguk saja,melihat Mattew pergi .


Dengan panik Mattew mencari Zara,sebelumnya Mattew mengingatnya kalau Zara pernah memakai kalung GPS yang diberikan oleh Abian.Namun,Dia tidak tau kode pelacakan GPS Zara.


Jika meminta bantuan Abian,itu akan menambahkan masalah baru untuk diriNya.


"Hallo,Asisten Jo kau sudah mengetahui keberadaan Zara..?" Tanya Mattew yang masih mengemudi mobilnya


"Tuan aku belum menemukan Nyonya,tadi aku juga menyuruh beberapa pengawal untuk mencari Nyonya..."


Mattew segera memutuskan Panggilan nya dengan Asisten Jo,Mattew baru ingat jika malam Minggu ada pertunjukkan penari balet di sebuah hotel,banyak orang yang datang berkunjung Mattew berinisiatif untuk mencari Zara ketempat itu.


Di tempat lain....! ! !


Lina cukup lama mengenal Kevin,karena dari semester pertama mereka satu ruangan dan jurusan mereka sama,jadi Lina cukup kenal dengan Kevin.


Zara sampai di hotel Marzine,dan segera masuk kedalam lobi dan meminta resepsionis yang ada disana untuk menanyakan ruangan untuk acara penari balet.


Disaat Zara mencari ruangan itu,tiba -tiba Zara melihat Daniel dan Kevin didalam sebuah ruangan,Zara ingin memanggil mereka.Namun,Dia mengurungkan niat nya,melihat mereka sangat dekat,saat itu juga mendengar gelak tawa Kevin yang cukup keras.


Ha...Ha...Ha... "Kau tau...begitu aku nyatakan cinta, Dia langsung menerima Nya,ku pastikan kau sudah menyediakan mobil nya " Ucap kevin berdiri di depan Daniel


"ini milik mu sekarang...!kau hebat ...!" Puji Daniel kepada Kevin," aku harus pergi,aku masih ada urusan lain,kalian bersenang - senang lah "


Daniel segera keluar dari ruangan itu,Zara syok mendengar pernyataan dua pria jahat itu yang tega memperalat ke baikan nya.


Zara menahan sesak di dadanya,netra mata nya yang coklat berkaca- kaca mengingat kembali ucapan Kevin.


Saat Zara hendak melabrak Kevin,Dia dikejutkan dengan sebuah pemandangan yang cukup asing bagi nya .


Ada Dua orang wanita yang berada di dalam pelukan Kevin,wanita itu lebih Tua dari mamanya, umurnya sekitaran 40an gitu .


"Jadi benar Dia seorang Gigolo...?" Gumam Zara menutup mulutnya menahan tangis nya .


Zara meninggalkan ruangan itu dan keluar dari hotel Marzine,membayangkan kembali kejadian yang baru saja di lihatnya .


"kenapa aku Tuhan...! kenapa selalu cinta ku yang kandas,dan kenapa cuma aku yang merasakan sakit...! " Gumam Zara berjalan menelusuri jalan tersebut,dari dalam mobil Mattew memperhatikan Zara yang sedang menangis .


"Tuhan,sebelum nya kau menguji takdir ku lewat paman,sekarang kau menguji takdir ku lewat pria itu,kenapa kau permainkan aku Tuhan ....!" Teriak Zara di bawah langit malam yang begitu indah.Namun,tiba - tiba hujan turun membasahi kota itu,Zara duduk dibawah rinai nya air hujan.Mattew masih melihat Zara dari jauh,Disaat hujan turun dia ingin mengajak gadis itu pulang.


Semua orang yang lewat melihat kearah Zara,bahkan ada yang memaki dan menghinanya.


Zara kembali berdiri dan melanjutkan jalan nya.


Tiiit...tiitt....tiitt...Dibawah deras nya hujan,Zara berjalan tidak mendengar suara klakson mobil yang dari tadi berbunyi.Mattew yang melihat nya segera berlari untuk menolong Zara .


"Awaaas..........!" teriak Mattew dengan keras


Bugh...! Mattew dan Zara berguling ke aspal saat menghindar mobil yang akan menabrak tubuh Zara.


"Apa kau gila..! kau baru saja akan membahayakan Nyawa mu...! sebelumnya kau membuat semua orang khawatir,apa sebenarnya yang kau mau...!" teriak Mattew memarahi Zara,gadis ini hanya bisa menangis terus terusan di marahin oleh Mattew .


"Apa peduli mu..! bukan kah ini yang kau inginkan ...! kau ingin aku tersakiti dan terluka..! kenapa kalian para lelaki suka sekali menyakiti aku...!" pekik Zara dengan begitu keras,semua mata tertuju kepada meraka yang berdiri di bawah hujan.


"Zara tenang lah,ayooo...kita pulang ...!" Mattew memegang tangan Zara.Namun,gadis ini tidak bergeming mendengar ajakan Mattew.


"Paman...berhenti berbuat baik kepada ku..! aku tidak bisa menerima kebaikan paman...itu sangat menyakiti hatiku...!" ucap Zara lirih dengan menahan air mata nya.


"Zara ayoo kita pulang ...! jika berlama di bawah hujan, akan membuat mu sakit ..! semua orang juga melihat kearah kita...!" Mattew memegang kedua bahu Zara,dan membujuk gadis ini untuk pulang .


"paman tinggalkan aku sendiri...! aku tidak ingin pulang,aku ingin pergi...! "


Zara segera membalikan tubuhnya meninggalkan Mattew .


Hooosssss ........Mattew menarik lengan Zara dengan begitu kuat "Hah......" membuat Zara kaget,rambut nya yang terurai di basahi oleh hujan yang begitu deras menguyur kota ini .


Cup.......................! Dibawah hujan Mattew melabuhkan ciuman pertama nya kepada bibir kecil milik istrinya.Meskipun tindakan itu membuat Zara kaget.Namun,Zara dapat merasakan kelembutan dari sentuhan bibir dan li*ah yang di mainkan oleh Mattew.


" ketika aku berpikir hidup tidak akan menjadi lebih baik, kamu datang dan membuktikan bahwa aku salah" Batin Zara,yang masih menerima serangan ciuman mendadak dari Mattew.


"Haaah...." Zara mengatur nafas nya saat Mattew melepaskan ciumannya .


"paman....itu ciuman pertama ku..! kenapa kau mengambil nya " ucap Zara lirih menundukkan kepala nya


Mattew sedikit membungkukkan badan nya dan mendekatkan wajahnya ke telinga Zara


"Pantesan itu terasa cukup manis...! ciuman pertama mu cukup manis ...." Goda Mattew membuat wajah Zara memerah.