
Abian dan Kasio membawa Zico keruangan pengobatan ,mereka melewati banyak lorong,dan baru sampai ke ruangan pengobatan .
"Derin ....!! cepat ambil kan obat Tuan muda,suntik kan Antihistamin ke tubuh nya,supaya alergi nya berkurang,sekarang ...!!!" Kepanikan yang di hasil kan Abian cukup membuat Clara terpaku di ambang pintu melihat suaminya begitu panik dengan keadaan Zico .
"Tuan obat nya sisa 1 suntik lagi,harus membeli segera,dia harus disuntik 2 kali dalam sehari ...!!" Derin memperlihatkan obat nya
"Kasio ..!! Belikan stock untuk setahun buat Zico,mana tau jika Dia lalai dan memakan lagi ikan"
"Baik Tuan ...!!"
Kasio pergi meninggalkan ruangan pengobatan dan pergi membeli obat untuk Tuan muda.
Kriiing....
kriing....
kriingg...
"Hallo ...." Abian mengangkat panggilan,sedikit menjauh dari Clara
"Katakan ...!!" sambung nya lagi melirik kearah Clara
"Aku sudah mengurus semua nya,termasuk buku Nikah,dan untuk asrama Zara sudah aku persiapkan dengan segala kematangan ,dia sudah bisa tinggal disana,tanpa sepengetahuan dia aku juga menyediakan pengawal disana,untuk menjaga Zara...!!"
Suara orang diseberang sana terdengar sangat datar,Namun cukup terlihat kalau dia memperhatikan sosok Zara
"Lakukan yang terbaik ..!! ingat jangan kecewakan aku ..!!! "jawab Abian mematikan handpone nya
Abian berjalan mendekati ranjang Zico,Clara menghampiri Abian yang sedang memasang selimut untuk Zico.
"apa dia tidak apa-apa " Wajah Clara yang memerah,mata bengkak,akibat menangisi Zico, Abian menenangkan istrinya .
"Sudah tidak apa-apa setelah di suntik dia akan lebih baik,Dia perlu istirahat,ayoo kita keluar dulu...!!"
"Zara mau disini pah...." Gadis kecil itu naik keranjang kakak nya .
"siapa yang menelpon,kenapa wajah mu begitu panik" Pertanyaan Clara membuat Abian kebingungan menjawab
"Bukan apa-apa ini hanya pengurus asrama Zara...!! mereka bertanya kapan kita pergi kesana...!!"
Abian terpaksa membohongi istrinya,agar tidak membuat Clara semakin panik.
Meskipun keputusan Abian kali ini tidak melibatkan Clara ,namun Dia yakin kalau Clara akan menerima keputusan nya itu,suatu saat nanti Dia akan membicarakan nya kepada Clara mengenai panggilan hari ini,Dia perlu mencari waktu yang tepat untuk membahas nya .
Abian mengandeng tangan Clara keluar dari ruangan itu,Clara dengan stelan baju olahraga kaos nya,mengikuti langkah kaki Abian,Pria bertubuh kekar itu berdiri di sebuah ruangan yang sedikit tertutup,Dia membuka ruangan itu,semua orang yang ada di dalam itu membalikan tubuh mereka melihat kearah Abian dan Clara .
"Kamu akan bergabung dengan mereka ...!!!!" Abian melirik kearah Clara yang masih berdiri diambang pintu "Young latih wanita ku ini dengan baik,jadikan Dia sepeti mu" Wanita yang di panggil oleh Abian dengan nama young adalah atasan wanita yang berada di pulau,tingkat ilmu yang Di miliki young tidak jauh dari Kasio ,Dia adalah adik Kasio yang dulu diam-diam suka dengan Abian.
"Baik ...Tuan....!!!Mari ikut saya...!!!" Seru Young memperhatikan Clara
Clara sedikit ragu masuk keruangan itu,wanita yang berada didalam ruangan ini semua sedang di latih oleh young .
"Kamu cukup lakukan gerakan yang aku buat,tidak perlu memaksa diri untuk pemula,kita akan belajar pelan-pelan saja ...!!!" Young memberi instruksi kepada Clara,dan juga wanita yang berada disana berlatih sesuai metode yang diajarkan,Abian meninggalkan Clara bersama dengan mereka,Dia berharap Clara bisa berlatih dengan baik .
***
Mattew meletakkan handpone nya di atas meja kerja,melirik kearah laptop sebuah email masuk.
Tok..tok ..tokk ..
"Masuk...!!"
"Tuan Nona Naima ada disini mengantar berkas ...!!" Asisten Jo berjalan mendekati Mattew
"Suruh letakan di luar nanti aku ambil .."
"Baik Tuan ..."
"Tuan maaf aku sudah melarang nya,tapi Nona Naima memaksa..."
"Kamu boleh keluar " Menggerakkan tangan kearah asisten Jo pertanda menyuruh nya pergi
"Tuan Mattew ini berkas yang di titip kan Ayah ku kepada mu ...."
"Sampai kan kepada ayah mu .. jika Dia terus saja membiarkan kamu ikut campur dalam bisnis ini aku akan membatalkan kerjasamanya "
Raut wajah Naima pucat mendengar ucapan Mattew yang datar tapi penuh dengan penekan,Naima mengerti Tuan Mattew tidak akan senang dengan ke hadirannya ini,Mattew berjalan melewati Naima untuk keluar dari ruangan nya sudah saat nya jam makan siang,Tapi Wanita itu malah ingin memegang tangan Mattew membuat pria itu marah .
Plak....Mattew menepis tangan Naima,dengan wajah yang cukup murka dia menatap kearah Naima ,wanita itu gemetar dengan wajahnya mulai pucat .
"PERGI.....!!!!!!" suara teriakan Mattew membuat asisten Jo masuk kedalam ruangan Mattew
"Tuan...." panggil Asisten Jo
"Bawa wanita ini keluar..!! jangan biarkan Dia datang kesini lagi...!! jika aku melihat Dia di sekitaran sini...maka nyawa mu bisa di gantikan Dengan keberadaan Dia disini ...!!" Titah Mattew dengan tatapan sangar nya mengejutkan Naima dan asisten Jo.
Asisten Jo segera menyeret Naima keluar tapi wanita itu malah memberontak,dan marah di perlakukan begitu.
"lepas kan aku...!! Siapa kamu berani sentuh aku...!!" Pekik Naima,membuat semua orang di Mattew Groups menatap nya
"Nona Naima mohon kerjasama nya,silahkan keluar dari sini ..!!"
Dengan wajahnya yang kesal,Naima pergi meninggalkan perusahaan Mattew,membawa hati yang kecewa dan sedikit dendam dalam hati nya .
Mattew membernarkan jas nya dan membersihkan tangan nya dengan tisu basah yang ada diatas meja nya,Syndrome nya memang sudah akut,cuma di sentuh sedikit saja itu sudah membuat Mattew bersikap berlebihan kepada Naima si wanita yang suka menggoda .
Mattew mengambil semua barang-barangnya dan berjalan ke pintu utama perusahaan Mattew Groups.
"Asisten Jo bereskan semua kerjaan kantor,aku akan pulang sendiri,aku menunggu mu dirumah,siapkan semua kerjaan hari ini" Mattew pergi meninggalkan Asisten Jo di depan kantor nya .
***
DI KEDIAMAN ISTANA ALEX BLACK WALK...!!!
Telah terkunci pilihan-pilihan yang bijak yang ingin memilih pergi, berharap sesuatu bergegas menyusul langkah kaki,Pada hamparan tanah yang sudah ditakdirkan kepada seorang gadis kecil untuk memikul beban dan derita Dia tidak menginginkan air mata nya tertumpah.
Tersebab ego yang tidak seorang pun sudi mengalah,Tinggi, lalu meninggi,marah, penuh dengan emosi,Gadis ini berada di pihak yang salah, atau Dia sebenarnya yang berada di pihak benar ,tidak berani berbisik selain kepada dinding kamar yang tanpa jendela satu pun di dalam ruangan gelap itu.
Cuma mampu setiap saat menangisi nasib nya Anushka Sharma adik perempuan Markus mereka asli Blasteran Amerika dan india,kini tinggal di istana Black walk milik Alex ,Anushka tidak tinggal disalah satu kamar yang ada di istana itu melainkan tinggal di gudang,Dia di jadikan tawanan oleh Alex .
Tap...
tap..
tap..
Langkah kaki seseorang berjalan menuju gudang dimana Anushka di sekap.
Cekrek....pintu gudang terbuka pria bertubuh besar dengan brewok dan kumis tipis nya,rambutnya yang panjang masuk kedalam ke gudang,Menatap kearah gadis kecil yang berusia 5 tahun ini.
"Bangun...!!!" Teriak pria berbaju jas hitam panjang
Dengan mata sayu ..gadis kecil itu menatap pria bertubuh besar dengan gemetar.
"Tuan ...." Gadis kecil mengangkat kepala nya melihat kearah Alex yang berdiri tepat di depan nya
"ini makan malam mu...!! habiskan...!!"
Pria itu langsung pergi setelah meninggalkan sepiring nasi di depan Anushka.
Gadis berusia 5 tahun itu sudah tiga bulan di sekap di dalam ruangan itu,gadis seusia dia harus nya bisa bermain-main dengan bebas di luar,tapi dia malah menjadi tawanan orang jahat,memperalat kan kakak nya untuk melakukan tindakan kejahatan .