My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 184



Clara bersama dengan Young,sedang mengelilingi taman mawar yang ada di mansion.


"Young ..!" Panggil Clara,membuat Young tersentak


"Ahh..Nyonya !Ada apa ?" Young melihat kedepan Clara .


"Berapa usia Mu?" Tanya Clara tiba - tiba tersenyum kearah Young yang berdiri tepat di depannya .


"43 tahun Nyonya Besar !" Jawab Young menundukkan kepala nya.


"Tidak berkeinginan menikah ?" Clara menatap kearah Young,namun Wanita itu malah balas menatap Clara dengan kebingungan .


"Eemm..!belum ada yang cocok !" Jawab Young lagi,memotong beberapa bunga mawar.


"Kau menyukai Pria seperti Abian ?" Kini raut wajah Clara terlihat begitu serius.


"Tidak ..!Nyonya Anda salah paham,memang Aku dulu pernah menyukai Pria sosok seperti Tuan,namun Aku sadar,Aku bukan tipe yang Tuan mau !" Young tersenyum kearah Clara.


"Panggil Aku Clara,Kita kan keluarga!" Sambung Clara lagi


"Jangan takut,Aku hanya ingin Kita terlihat dekat saja,tidak ada bedanya Kamu memanggil Aku Nyonya atau Clara,Aku tetap orang yang sama " Clara tersenyum begitu cantik kearah Young.


"Apa Kau menyukai Berson ?" Tiba - tiba perkataan Clara membuat Young berhenti memotong bunga mawar,dan gunting di tangan nya jatuh.


Young menundukkan kepalanya,Dia tidak menjawab,tapi Clara sudah mengetahui jawaban nya.


"Kamu tau ?jika terus memendam nya Kamu tidak akan bisa memiliki nya ! dan Kamu harus yakin,Kalau Berson juga mencintai Mu !" Clara memberi pengertian kepada Young.


Young tersenyum kepada Clara,seumur hidup Dia belum pernah melihat orang sebaik dan selembut Clara .


"Nyonya..!Tuan meminta Anda kedepan !" Seru Bi Sumi yang baru saja datang,ke taman bunga.


"Ada apa bi ?" Clara menoleh


"itu Nyonya..!Berson berhenti bekerja,hari ini akan segera pulang ke kampung asal nya !" jelas Bi Sumi,Young yang mendengar nya kaget,Clara juga menatap kearah Young .


"Aku segera kesana !"


Bi Sumi segera kembali kedalam .


"Apa Kau tidak akan menghentikan nya ?" Clara menatap kearah Young.


"Enggak ! kenapa Aku harus menghentikannya ?emang Dia siapa ?" Jawab Young melanjutkan memotong mawar.


"Tapi Kau mencintai Nya ?" Clara berusaha mendapatkan jawaban dari Young .


"He..he.." Young tersenyum kearah Clara,membuat Clara bingung dan menaikan alisnya.


"Emang Aku pantas?apa hanya melihat Dia beberapa kali perhatian sama Aku,itu udah di bilang cinta ?he..he..!Dia tidak sebodoh itu Nyonya !" Sambung Young lagi.


"Panggil Aku Clara " Clara menatap kearah Young


"Oke Aku panggil Nyonya,Kak Clara,apa boleh ?" Young mengedipkan matanya.


"Sejak kapan Kau menilai dirimu itu muda,memanggil Ku kak,Kau menganggap Aku tua?" cemberut Clara kepada Young.


"Tapi Kak,Tuan lebih Tua dari Mu,Aku jelas memanggil Mu kakak,itu Aku lebih menghormati Mu " Young melanjut membersihkan taman mawar.


"Young tunggu !jika Kau menganggap Aku ini Kakak Mu,apa Kau bisa jujur pada Ku soal perasaan Mu ?" Tanya Clara lagi


"Kak,Kakak Ku Kasio tidak pernah bertanya soal perasaan Ku,jadi Aku tidak akan menjawabnya " Young masih bersikeras menghindar dari pertanyaan Clara.


"Aku mendengar Berson pulang kampung ingin menikah,apa Kamu tidak akan mengatakan sesuatu?" Clara menatap Young dengan serius Dia yakin Young punya perasaan terhadap Berson.


"Aku ?Aku siapa untuk menghentikan Dia ?emang Aku pantas ?Orang gampang berbicara soal cinta, kalau Dia mencintai Ku,tidak mungkin Dia akan meninggalkan Aku disini! Kami sudah sama - sama dewasa,jadi tidak perlu orang lain yang akan mengatakan perasaan satu sama lain !" Jelas Young lagi,membuat Clara berhenti bertanya.


"Jika Aku mencintai Mu? apa Kau akan menikah dengan Ku ?"


Klang ..!


Gunting di tangan Young terjatuh ke tembok pinggir taman,membuat Young menoleh ke belakang,Dia tau itu adalah suara Berson.


"Berson ?" Gumam Clara ikut menoleh kebelakang.Ada Berson bersama dengan Abian yang menyusul Mereka ke taman.


Abian mendekati Clara,dan memegang bahu istrinya.


"Sayang! apa jawaban dari Young " Tanya Abian,Clara menggelengkan kepala nya,tandanya Dia tidak mendapat jawaban apapun.


"Mau kah Kau menikah dengan Ku? menghabiskan waktu Tua Mu bersama dengan Ku ?" Berson berlutut di depan Young,membuat Young kaget dan mundur satu langkah,Clara dan Abian saling tatap satu sama lain.


"Terimalah Dia kalau Kau mencintainya !" Seru Kasio yang baru saja datang ke mansion mengantar Zico bersama dengan Anushka.


"Aku menolak nya !" Young berjalan meninggalkan Mereka semua,pergi kembali masuk kedalam mansion.


"Hah..?"Clara menatap Abian.


Berson melihat kearah Young yang pergi meninggalkannya.Lalu bangkit dan berdiri melihat kearah bayangan Young hilang.


"Tunggu..!" Berson menghentikan langkah kaki Kasio .


"Aku tidak ingin siapapun memaksa nya,Karena Aku tidak ingin Dia menjalin cinta karena terpaksa,itu akan membuat Dia tidak nyaman !"


Berson ikut pergi meninggalkan Mereka semua,Abian dan Clara saling pandang satu sama lain.


"Sayang ! kenapa kedua bawahan Mu terlihat begitu kekanak - Kanakan ?" Tanya Clara menoleh kearah Abian .


"Mereka berdua adalah orang - orang hebat dan tangguh,Mereka berdua tidak pernah jatuh cinta,jadi sekali jatuh cinta itu akan membuat Mereka seperti anak - anak !" Mendengar perkataan Abian membuat Clara tersenyum.


"Sayang ..!bagaimana kandungan Mu,Kamu sudah memeriksa nya ?" Clara menyuruh Abian membawa nya menghampiri Anushka .


"Sudah Ma,usia kandungan Ku,masuk bulan ke 6,semua nya sehat,tidak ada gangguan apapun !" Jelaskan Anushka kepada Clara.


"Apa nya tidak ada gangguan,jelas - jelas Dokter Sinta memperingati Kamu agar menjaga pola makan Mu dengar teratur !" Sambung Zico yang terlihat kesal .


Anushka menatap kearah Zico,untuk tidak banyak bicara di depan Abian.


"Kamu harus tinggal disini sayang,bi Sumi akan membantu merawat Mu,Dia akan memaksa makanan khusus ibu hamil untuk Mu setiap hari" Clara memegang tangan Anushka .


"Apa itu tidak merepotkan orang Mansion Ma..!" Anushka berbalik bertanya kepada Clara,namun wanita ini langsung menggelengkan kepalanya,karena Dia tidak merasa kalau Anushka merepotkan nya.


Zico mengantar Anushka ke kamar Zico yang ada di mansion,kamar yang sebelum nya di tepati Zico waktu masa lajang nya,bahkan Dia hanya tinggal di kamar itu sampai usia nya 8 tahun,setelah itu Dia tumbuh besar di pulau.


Blam..!


Zico menutup kembali pintu kamar nya,dan berjalan memeluk Anushka dari belakang.


"Mas..!apa yang Kamu lakukan ?" Anushka menoleh kearah Zico yang masih memeluknya.


"Aku sedang memeluk istri Ku,apa tidak boleh ?" Zico terus saja mencium leher dan bahu Anushka,membuat Wanita ini sedikit tidak nyaman.


"Mas jangan begini,nanti kalau ada yang lihat bagaimana ?" Tanya Anushka lagi.


"Kita ini suami istri,tidak perlu memikirkan akan di lihat orang lain,ini juga di mansion Ku,siapa yang akan berani masuk ke kamar tanpa mengetuk pintu !" Ucap Zico,masih melanjutkan memeluk Anushka,bahkan tangan satu nya malah menyelinap masuk kedalam dress istrinya.


"Aah.."Anushka mende sah saat tangan nakal Zico menyentuh serabi miliknya.


"Hentikan !" Seru Anushka dalam keadaan terengah - engah menerima sentuhan tangan nakal Zico.


Cup..! "Akh..!" Zico menggigit bahu Anushka,membuat wanita itu berteriak pelan.


"Aku pengen. . .!" Bisik Zico kepada Anushka lalu meniup angin tepat di kuping istrinya,membuat wanita ini merinding .


"Eem..ini masih pagi mas,entar kalau ada yang dengar gimana ?" Anushka berusaha menghindar sentuhan Zico,tapi berbeda dengan tubuh nya yang selalu menerima dan merespon nya dengan baik.


"Aaahh..eemm..Mas..!" Suara Anushka tidak beraturan,Zico memainkan tangannya di balik dress Anushka,membuat kaki istrinya bergetar.


Perlahan- lahan Zico menuntun langkah kaki


nya bersama dengan Anushka ke tepi ranjang .


Zico duduk di tepi ranjang,menarik tubuh Anushka ke atas pangkuan nya.


"Hentikan ini masih pagi,bagaimana kalau Tuan Besar dan Mama datang kesini !" Bisik Anushka.


"Kamu pikir Mereka akan bersantai di ruang tamu atau dapur,saat ini Tuan Besar pasti sedang mengerjai Mama,Kau tau Pria itu tidak akan bisa tidak mengerjai istrinya dalam sehari,Mereka tidak akan berlibur " ketus Zico yang mencoba membuka resleting dress Anushka .


"Mas..! Hentikan Aku geli " Ucap Anushka saat Zico menyentuh pahanya.


"Aah..." Anushka memegang bahu Zico.


"Apa ini geli,atau ini ..!" Zico memainkan tangan nya di balik dress Anushka,Zico tahu apa yang harus di lakukan nya kepada Anushka akan berhenti mengeluh.


Tangan nakal Zico bermain - main dibalik dress istrinya,Wanita ini tidak dapat mengontrol dirinya lagi,bahkan tanpa ia sadari,kaki nya telah terbu ka begitu lebar di atas pengakuan Zico,Pria ini tersenyum licik kepada Anushka,melihat istrinya akan sampai pada puncak nya,ia segera menghentikan permainan nya.


"Hah..!" Anushka menatap kearah Zico,Pria ini hanya tersenyum kearah Anushka .


"Kita lihat,Dia akan memohon minta di lanjutkan " Batin Zico tersenyum melihat raut wajah Anushka.


"Mas..."Anushka membelai wajah Zico,membuat Pria ini menahan tawa nya.


"Mas .." panggil nya lagi


"Eeemm..!" Zico melihat kesamping,sengaja menghindar tatapan mata Anushka yang memelas.


"lanjutkan ..!" Bisik Anushka,segera membenamkan wajahnya di dada bidang Zico.


Pria ini tersenyum kemenangan,Dia akan tau kalau istrinya akan meminta nya untuk melanjutkan.


Zico segera menurunkan cela na bahannya,masih dengan posisi duduk,Dia mengarah kan pedang pendekar nya kearah Goa yang sedari tadi sudah ba sah.


"Aagrhh..!" Anushka mencengkram kuat punggung Zico,merasakan sesuatu yang ma suk dibawah sana,membuat Anushka memejamkan matanya.


Zico memang Pria yang kuat,Dia bisa melakukan dengan gaya apa saja,untuk memuaskan lawan jenis nya,apalagi Wanita ini adalah istrinya,Dia tidak akan membuat batin Anushka tersiksa begitu lama,Dia akan segera menyalurkan hasrat nya.