
Bing Lian memberitahukan kepada Sun Bingbing bagaimana rencananya buat mendamaikan antara pihak kerajaan Fairy Snow dan Frozen Swan River, ekspresi penasaran wanita itu berubah menjadi senyum aneh seolah mengatakan apakah anak laki – laki di hadapannya sudah gila?. Kurang lebih mirip dengan respon yang diberikan Taeral beberapa saat lalu.
“Tuan Muda? Kau yakin rencana ini bisa berhasil?”
“Hmm...sembilan puluh sembilan persen ya, tetapi sayaratnya aku harus sendiri berangkat ke sana”
“Terlalu riskan dan berbahaya....aku harap Tuan Muda memikirkannya baik – baik” ujar Sun Bingbing menggeleng – gelengkan kepala.
“Oleh karenanya aku sebenarnya tak ingin melakukannya tanpa imbalan Matriach”
“Maksudnya?”
Lian melipat kakinya terus menjabarkan kalau Frozen Swan River telah banyak berhutang padanya, mulai dari kepemilikan The Omniscient Ice Lotus Prince Book, pengobatan sekaligus penyelamatan terhadap Great Albino Whale serta Lei Hong, ditambah membongkar kedok adu domba Black Graveyard Sect atas keduanya.
Bing Lian sejak awal kecuali masalah catatan pribadinya membantu secara suka rela lalu menolak segala bayaran dari sekte khusus perempuan tersebut, sayangnya jika dibiarkan berlanjut maka Frozen Swan River bakal selalu berada dibalik bayang – bayang hutang kepadanya sehingga menurutnya kurang baik buat mereka.
Bisa – bisa ke depannya pergerakan Frozen Swan River dalam berkontribusi di dunia Cultivator benua Huawai terbatas juga kaku akibat keberadaan dirinya, makanya demi menghindari problematika tadi Lian berpikir setidaknya Sun Binbing dapat membalas budi sekarang. Waktu paling tepat terutama akibat adanya misi perdamaian anjuran Bing Lian antara Kerajaan Fairy Snow dan Frozen Swan River.
Dengan menjalin kerja sama begitu mustahil muncul perasaan sungkan yang berpotensi merugikan Sun Binbing bersama sektenya kelak, Lian maupun mereka mampu bersikap biasa layaknya rekan bisnis pada umumnya.
“Pertolongan Tuan Muda sangat berarti bagi kami, bahkan semisal anda meminta—“
“Kumohon Matriach, aku tidak ingin sekte kalian. Aku menyukai Frozen Swan River dan kupikir akan sangat menyenangkan jika kita dapat saling membantu untuk masa mendatang” Bing Lian bicara cepat enggan membiarkan Sun Binbing menyelesaikan kalimatnya.
“Bagaimana ya? Aku sendiri berpikir agak sulit mencari hadiah atau sumber daya senilai kualitasnya dengan pemberian anda Tuan Muda”
“Baiklah, kalau demikian aku akan lepas tangan atas masalah tadi sekarang juga supaya kalian tak makin berhutang padaku. Namun Matriach, aku ingin mengingatkan bisa jadi ini merupakan kesempatan terakhirmu berdamai menghadapi Fairy Snow. Ditambah kita berdua tidak tau bagaimana tindakan Black Graveyard Sect sesudah mengetahui siasat mereka gagal, kemungkinan paling buruk sih menyerbu kemari”
Lian bangkit menundukan kepala izin pamit keluar hendak beristirahat, Sun Bingbing menggigit bibir bagian bawahnya bimbang. Penawaran Bing Lian sebenarnya sangat menggiurkan dan terdapat suatu hal yang nampaknya cukup berharga serta mampu mencuri perhatiannya, tapi ia ragu memberikannya sebab itu disiapkan buat Xue Yi.
Walau Sun Bingbing sendiri yakin kalau diberitahu akan diberikan kepada Lian, si gadis ataupun saudari – saudarinya tak mungkin protes. Membayangkan perang menghadapi sekte Corpse Emperor menyebabkan badannya mengigil sejenak, melawan anggota Emperors Alliance Sect bagi sekte bintang 9 seperti mereka sama saja dengan bunuh diri.
Apa lagi jika ditambah konflik belum selesai menghadapi kerajaan Fairy Snow, kondisi Frozen Swan River bakal sungguh – sungguh terjepit. Tepat sebelum Bing Lian naik meninggalkan ruangan rahasia akhirnya Sun Bingbing memanggilnya menggunakan suara lantang sampai membuat anak berambut putih tersebut menghentikan langkahnya secara tiba – tiba, “Tuan Muda!”.
“Iya....Matriach?”
“Aku akan mendiskusikannya bersama dua Matriach lainnya, bolehkah aku memberikan jawabannya besok?”
“Tentu, ambilah waktu semau anda Matriach Sun” sahut Lian tersenyum hangat lalu melanjutkan perjalanannya meninggalkan lokasi.
><
Keesokan harinya Lian mendengar ketukan pada pintu huniannya, dia diberikan sebuah rumah berukuran sedang untuk beristirahat dan jauh dari pemukiman anggota Frozen Swan River lain. Meski sederhana ia cukup puas menempatinya.
Sangat berbeda kasusnya dengan Jin Chyou yang mendapat bangunan bertingkat mewah mirip tempat tinggal Xue Yi, sampai orang terheran – heran atas sikapnya menyaingi Holy Daughter sekte itu sendiri. Namun Lian bersyukur mereka dipisah, pandangan gadis – gadis tersebut pasti berubah kalau sampai dirinya dibiarkan bersama Chyou bermalam.
Begitu membuka pintu Song My nampak telah menunggu di halaman depan, keduanya memberi hormat berbarengan. Ternyata salah satu tetua Frozen Swan River ini datang demi mengabarkan kalau Bing Lian dipanggil menuju kediaman Matriach kemarin.
“Aku mengerti, aku akan ke sana setelah bersiap sebentar. Terima kasih atas informasinya Senior”
“Tidak perlu sungkan Junior Bing, aku permisi” Song My tersenyum tipis sambil mengangguk sebelum berbalik hendak pergi.
“Oh iya Senior Song?!”
“Bagaimana kondisi para Fairy Snow?” tanya Lian penasaran.
“Ah....seperti ucapanmu, mereka masih baik – baik saja. Belum ada tanda – tanda pemberontakan, jika terjadi sesuatu aku pasti mengabari”
“Bagus, mohon kerja samanya Senior”
Bing Lian masuk kembali buat membersihkan tubuhnya, dia bersyukur mendengar Taeral mengikuti instruksinya buat menunggu. Kelihatanya Bing Lian mulai mendapat kepercayaan Jendereal Fairy Snow tersebut, tetapi buat berjaga – jaga Lian sudah mengarahkan supaya Song My bersama beberapa Tetua lain tetap mengawasi mereka demi meminimalisir terjadi hal – hal tak diinginkan.
Usai mandi juga berpakaian dia pun berangkat sembari memakai Black Yaksha Mask, tepat sebelum keluar Bing Lian menarik napas panjang dan menghapus hawa keberadaanya. Dia melakukan ini agar menghindari tatapan penasaran para gadis Frozen Swan River serta memperlancar perjalanannya.
Lian berjalan hati – hati berusaha melangkah seringan mungkin terus tak menyebabkan kakinya meninggalkan jejak di salju, ia bergerak lembut bagai bulu antara orang – orang yang tengah bersilewaran pada pagi cukup sibuk itu.
Ilmu meringankan tubuh buatanya yaitu First Snow Step adalah teknik tinggkat tinggi, bahkan mampu menyaingi milik Hundread Nights Tower sebagai sekte pembunuh bayaran paling hebat sekarang. Bing Lian mensyukuri keputusannya tidak lama kemudian sebab melihat dua anak gadis berdebat tentang hal terpenting dari Magic Plant juga Spirit Herb.
“Umur dan kesegaran paling utama tau!”
“Bodoh....apa gunanya kedua faktor barusan? Orang – orang pasti memikirkan khasiat serta kelangkaanya dahulu baru berani membayar mahal!”
“DASAR MATA DUITAN!?”
“BERISIK TUKANG KEBUN CEREWET!”
Bing Lian membuang muka sembari menghela napas, mengucapkan permisi dalam diam kemudian melesat secepat mungkin meninggalkan perdebatan sia – sia Xue Yi versus Jin Chyou. Lian akhirnya sampai ke istana Sun Bingbing, sewaktu mau mengetuk tiba – tiba pintunya malah membuka sendiri seolah mengizinkannya masuk.
‘Silahkan Tuan Muda’
Setelah memperoleh konfirmasi melalui telepati, Bing Lian mengangkat kedua bahunya terus melangkah santai hingga mencapai ruangan sebelumnya. Di dalam Sun Bingbing, Wang Yue, dan Dian Wenji telah berdiri menanti kedatangannya.
“Halo....?”
“Tuan Muda” sapa ketiganya berbarengan sembari melirik satu sama lain.
“Jadi bagaimana? Apa jawaban kalian?”
“Setelah berdiskusi....kami memutuskan buat mengikuti rencana anda”
“Sungguh? Lalu apa yang kalian tawarkan buat imbalannya?” Lian memiringkan kepala, mencoba mencari – cari adakah barang berharga tergeletak sekitar situ.
Mereka bertukar tatap sekali lagi sebelum mengalirkan Qi menuju cincin pada jari masing – masing, energi kuat memancar dari sana menyelimuti seluruh ruangan. Begitu tiga benda tadi disatukan muncul sebuah kilatan kebiruan menyambar satu titik di belakang para Matriach sekaligus membuka goresan tidak beraturan pada udara kosong.
“Dimension Realm?” ujar Bing Lian menaikan sebelah alis.
Ch.181 (235)
Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 54 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).