
Baixian melayang malas di pinggir pintu masuk gua menunggu kepulangan sang tuan, sementara Jin Chyou tertidur lelap dekat api unggun. Nyaman dan hangat dibalik punggungnya, ketika Baixian menguap menatap rintik hujan tiba – tiba seluruh airnya membeku tanpa peringatan.
Perlahan sosok Bing Lian nampak berjalan mendekat melewati bongkahan – bongkan es kecil tadi, cukup dengan melihat ekspresi pemuda itu Baixian segera paham kalau suatu hal merepotkan pasti terjadi. Untungnya Jin Chyou tidak terjaga sehingga melihat tatapan mengerikan Bing Lian sekarang, jika sampai sempat menyaksikannya Baixan berani bertaruh gadis tersebut bakal ketakutan setengah mati.
“Meski jelas sekali....biarkan aku bertanya tentang hasilnya, bagaimana? Firasat burukmu terbukti benar?” celetuk Baixian pelan.
Lian membuka jubahnya sembari diam seribu bahasa, ini adalah kali pertama Baixian melihatnya marah sejak bersama kembali. Siapapun yang mengenal Bing Lian akan tau kalau dia bukanlah tipe orang pemarah bahkan kepada musuh – musuhnya sekalipun, Lian cenderung masih bisa tertawa juga bercanda dihadapan lawan yang hendak mencabut nyawanya.
Begitu Lian menyampaikan hasil pengamatannya barulah Baixian paham, salah satu hal paling dibenci oleh tuannya terjadi. Terlebih dilakukan seseorang yang pernah berjanji tidak mengulanginya lagi seolah ia melupakan semuanya setelah menghilangnya Bing Lian selama ratusan tahun terakhir. Kau boleh membunuh, bersikap kejam, bengis, sadis, dan menyiksa tetapi terhadap orang yang tepat serta alasan jelas.
Jika kau mengorbankan nyawa orang tak bersalah demi keuntungan pribadi, bersiaplah menjadikan pria bernama Bing Lian sebagai musuhmu. Terus percayalah, kau pasti menyesalinya. Demikianlah kurang lebih rumor beredar pada aliran hitam di Benua Huawai tempo dulu saat Lian menjabat pimpinan Ten Guardian Lantern seingat Baixian, karena memang kenyataanya seperti itu.
‘Gui Dong....aku bingung harus berterima kasih atau kasihan kepadamu, ya aku bersyukur kau membangkitkan sikap mengerikan tuanku sih namun berhati – hatilah. Sebab kau melewati batas yang seharusnya tidak pernah berani kau langkahi lagi selama hidupmu’
“Tapi Baixian, tampaknya semua ini ada kaitannya dengan Saudara Yu” Lian berujar sehingga membuyarkan lamunan Dao Beast tersebut.
“Hah? Yu Gang? Kok bisa?”
“Menurut penjelasan para penjaga kota Xintong, Black Graveyard Sect bergerak atas arahan Sky Jewel Kingdom”
“Buat apa?”
“Entahlah, mungkin menegaskan kekuatannya kepada empat kerajaan lain”
“Bocah dungu itu tidak pernah belajar ya, masih serakah seperti dulu” komentar Baixian menghela napas panjang.
“Aku takut masalah ini bakal mempengaruhi juga menghambat perjalanan kita”
“Hmm....bagaimana ya? Oh benar! Kitakan punya perpustakaan berjalan!”
“Maksudnya?” Bing Lian memiringkan kepala heran melihat Baixian buru – buru berbalik.
Si naga segera menepuk – nepuk pipi Chyou demi membangunkannya, kesal karena tindakannya tak memberi efek Baixian mulai menarik – narik rambut dan bibirnya sampai akhirnya Jin Chyou terduduk cemberut dengan penampilan berantakan. Lian cuma mampu tertawa meminta maaf telah mengganggunya.
><
“Hoamm....hah? Kenapa kalian tiba – tiba ingin mengetahui dunia perpolitikan Benua Huawai? Terlebih dini hari begini....” Jin Chyou mengucek – ucek mata masih mengantuk.
Meski agak terkantuk Chyou menjelaskan kalau beberapa tahun terakhir Sky Jewel Kingdom memang melakukan manuver berbahaya bagi kedaulatan empat kerajaan Dataran Tengah lainya. Berdasarkan info yang didapatkan oleh Noble Treasure Shed tindakan tersebut menitik beratkan kepada unjuk gigi kemampuan militer mereka.
Walaupun Jade Emperor mebajabat pimpinan Emperors Alliance Sect, sebenarnya tidak semua anggota aliansi ikut membantu dalam pergerakan sekte sekaligus kerajaan Yu Gang itu. Hanya dua kaisar paling loyal serta terdekat dengannya saja bersedia menolong yaitu Corpse Empreror dan Yarn Emperor.
Tie Jin sang Sturdy Emperor tak berniat ikut campur dalam urusan politik sehingga menarik diri demi mengembangkan sektenya, sedangkan para kaisar wanita jelas mana sudi mengindahkan kata – kata Jade Emperor selesai insiden pertemuan dulu. Cuma mendengar nama Sky Jewel Kingdomg saja sudah membuat kelima perempuan ini emosi, seakan menyebut kata barusan merupakan tombol pemicu rusaknya suasana hati mereka.
“Hmm....aku selalu heran pada Manusia, kalian senang bersiteru melawan bangsa sendiri” komentar Baixian memutar – mutar bola matanya.
“Kemanapun atau era kapanpun kau pergi pasti ada perang selagi Manusia hidup, orang serakah akan selalu digantikan oleh generasi lain layaknya rumput liar di pekarangan belakang rumah. Hoaamm....”
“Perumpaan macam apa itu?”
“Nona Chyou? Apa ada alasan dibalik semua perbuatan Sky Jewel Kingdom?” Bing Lian bertanya setelah diam cukup lama akibat berpikir.
“Eh?”
Jin Chyou tersentak, kantuknya menyebabkan dia terlambat menyadari tatapa serius Lian. Tanpa alasan Chyou mulai merasa udara sekitar sedikit berat, ungkapan bercandanya mengenai rumput tadi bahkan sepertinya tidak berpengaruh kepada pemuda tersebut.
Lalu sesudah mengetahui kalau Bing Lian benar – benar tertarik terhadap topik ini, Jin Chyou menjabarkan seluruh pengetahuannya tentang persaingan lima penguasa Dataran Tengah. Beberapa ratus tahun terakhir sejak menghilangnya kerajaan kuno Seoris Kingdom, Sky Jewel Kingdom berhasil mempertahankan posisi sebagai yang terkuat.
Namun belakangan para pesaing perlahan mengejar, Theotopia Empire dengan tanah penghasil Spirit Herb dan Magic Herb paling subur di Benua Huawai, terciptanya teknologi – teknologi mutakhir sarjana Weadalia Empire, Egenyth Empire bersama pengolahan sumber daya misterius melimpah di bawah timbunan gurun pasir mereka, serta Aicowonid Empire kerajaan terkaya sekarang karena mendapat sokongan langsung Noble Treasure Shed mengingat pengaruh Golden Trader usai menikahi bangsawan negeri itu.
Satu – satunya harapan Sky Jewel Kindom supaya aman dari buntutan keempat kerajaan lain adalah militer miliknya, kekuatan utama ini masih menjadi momok menakutkan. Apalagi keberadaan Yu Gang sang pemimpin Emperors Alliance Sect, tetapi suasana makin mencekam selesai tersebarnya isu jika masing – masing kerajaan mulai menawarkan kerja sama kepada sekte – sekte kuat agar memihak mereka. Semuanya tanpa terkecuali, bahkan delapan sekte para kaisar lainnya sekalipun.
“Apa berita itu benar?” ujar Lian penasaran.
“Sebagian iya, meski kebanyakan beritanya sedikit dilebih – lebihkan. Makanya Jade Emperor akhirnya melakukan agresi demi menunjukan kalau Sky Jewel Kingdom masihlah seekor macan tertidur dan empat kerajaan jangan berani main – main dengan mereka”
“Pfft!? Anak kucing ompong iya! Hihihi....tanpa kemampuan nujum si nenek tua bangka memangnya mereka pikir bisa apa? Hahaha” Baixian terkekeh meremehkan.
“Siapa yang kalian bicarakan?”
“Baixian?”
“Ups....maaf, aku dan mulut besarku”
Bing Lian masih melirik tajam si naga walau dia sudah memegangi bawah moncongnya menggunakan kedua tangan, ketidaktahuan Jin Chyou mengenai Yu He sebenarnya merupakan petunjuk besar bagi Lian kalau wanita bau tanah peramal itu menyembunyikan keberadaanya dari dunia luar. Kalau dihitung – hitung maka ia merupakan Cultivator paling senior di Benua Huawai saat ini, tentu kekuatannya sangatlah besar.
Jika bersenggolan dengannya sekarang Lian ragu mampu keluar hidup – hidup sehingga sebaiknya berhati – hati agar tidak membuat pergerakan terlalu mencolok. Meski belum pasti Bing Lian punya kecurigaan Yu He punya andil besar di balik kejatuhan Seoris Kingdom dan dia berjanji akan membongkar seluruh kasunya sampai tuntas.
Ch.142 (170)
Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 28 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).