
Suasana hati Great Albino Whale sedang kurang baik akibat kondisi sekte yang penuh carut marut belakangan ini, hawa keberadaan penyusup melewati wilayah penjagaanya makin mengusik Spirit Beast tersebut. Dengan kecepatan tinggi ia berenang menuju permukaan berlapis es lalu mengibaskan ekor besar menciptakan gelombang tsunami ratusan meter.
Awalnya semua berjalan lancar, Great Albino Whale berpikir lawannya bakal binasa. Meskipun semisal berhasil bertahan hidup, minimal mereka akan mengalami luka parah kemudian terseret arus sampai ke perbatasan lagi dekat Seed Repository Village.
Namun semua dugaanya terbantahkan beberapa detik berselang, secara mengejutkan serangannya tiba – tiba menghilang. Atau lebih tepat dipaksa berputar mundur oleh sebuah sihir ruang dan waktu misterius, hal ini menyebabkan si Spirit Beast bertambah waspada berkali – kali lipat.
Matanya yang semula mengamati santai dua sosok pendatang tadi makin menyipit, tetapi tindakannya malah membuatnya kian heran. Menurut pandangannya mereka hanyalah anak setingkat Forging Qi, menghindari sergapannya sekaligus selamat dari jurusnya merupakan suatu prestasi tersendiri apalagi tanpa lecet sedikitpun.
Seluruh perhatian Great Whale Albino sekarang tertuju kepada keduanya, terutama pemuda yang cukup cepat menyadari gerakannya saat masih di bawah air terus orang paling memungkinkan melakukan rentetan kejadian luar biasa barusan.
‘Puncak Forging Qi tingkat 14?’
“Maaf mengganggu istirahatmu Senior” Bing Lian menyapa hormat usai menurunkan Jin Chyou dari pelukannya.
“Berani sekali bocah – bocah tengik seperti kalian melangkahkan kaki kemari!? Kalian sadar telah melanggar peraturan yang konsekuensinya adalah kematian!?”
Chyou segera memegangi jubah Lian dengan badan gemetar sesudah suara menggelegar Great Whale Albino menggetarkan udara, bukannya ketakutan layaknya Jin Chyou. Bing Lian masih mampu menganalisis paus tersebut karena baginya sang Spirit Beast tak terlampau jauh berbeda jika dibandingkan bersama Demonic King Beast lawannya selama ini, bahkan beberapa mungkin lebih menakutkan juga kuat.
“Saya tau Senior, namun kepala desa berkata telah putus kontak dengan Frozen Swan River hampir satu minggu. Kami diburu waktu, menunggu tanpa kepastian agak sulit karena ada misi ke tempat lain. Makanya akhirnya memutuskan menuju sekte sendiri, mohon pengertiannya”
“Katakan apa keperluanmu Manuisa kecil....” tagih Great Albino Whale dingin.
“Aku ingin menemui Saudari Xue Yi”
“Hmm....? Seingatku....sayembara pernikahan untuk Yi’er tidak dibuka”
“Eh?”
“Kami berkunjung bukan berniat melamar ikan tua!” Jin Chyou berseru melupakan rasa takutnya saking kesalnya, walaupun langsung menciut kembali usai pupil mata paus itu menyorot dirinya.
“A...hahaha maaf Senior, temanku memang agak bersemangat”
“Huh! Mengapa kau merasa akan disambut ramah kalau datang dengan cara tak bermartabat begini? Aku lebih percaya kalian adalah pasangan penipu hendak mencelakai Frozen Swan River!”
“Dengar ya! Aku sejujurnya tidak keberatan kau memanggil kami pasangan tapi asal kau tau ya aku in—“
“Ssssttt!? Chyou cukup hentikan, biar aku urus semuanya oke? Sebentar....aku taruh di mana ya? Aha! Apa ini cukup menjadi bukti untukmu Senior?” celetuk Bing Lian menunjukkan medali pemberian tetua pengantar Xue Yi dulu.
Bola mata Great Albino Whale melebar mengenali barang tersebut, ia yakin pengelihatannya cukup jeli agar dapat mengetahui kalau benda yang dipegang Lian sekarang asli atau palsu. Namun sebuah tanda tanya besar sekarang muncul, bagaimana cara si bocah memperolehnya dan dari siapa?.
Paus putih berukuran jumbo ini mulai memikirkan posibilitas kedua anak di hadapannya benar – benar merupakan tamu istimewa sekte, tetapi kenapa tak ada seorangpun memberitahunya serta menjemput mereka jika memang benar.
‘Setelah aku ingat – ingat situasi Frozen Swan River belakangan bisa saja mereka berkata jujur’
“Jadi....apa kami boleh lewat Senior?” Lian bertanya sembari memiringkan kepala.
Ada perasaan janggal aneh menggerogoti Great Albino Whale ketika bicara dengan pemuda tersebut, dia mengingatkannya kepada seseorang yang pernah memberikannya luka pada bagian bawah dagunya sekaligus sosok pertama Benua Huawai yang cukup berani melewati formasi sihir itu kemudian dihalangi langsung olehnya beberapa ratus tahun lalu.
><
Bing Lian kurang mengerti maksud pertanyaannya terus memeriksa benda di tangannya, memang benar ada sebuah bintang putih kecil menghiasi atas angsa berkepala tiga yang merupakan lambang utama sekte khusus perempuan tersebut. Lian belum mengetahui makna dibaliknya tapi kelihatannya posisi pemilik sebelumnya cukup tinggi sampai menjadi perhatian sang Guardian Beast.
“Maaf....sayangnya aku tak sempat menanyakan nama pemberinya, aku tau dia mengantarkan Xue Yi ke penjelajahan dimensi kota Hoerju”
“Hmm....? Begitu rupanya, jika demikian mari lihat apa kau memang pantas menerimanya” ujar Great Albino Whale lembut.
“Chyou!?”
Seketika Lian memasang sikap siaga, ia meminta Jin Chyou agak mundur sambil merentangkan tangan kirinya supaya gadis itu tidak keluar dari jarak aman sebab Great Albino Whale mulai mengeluarkan suara lembut mirip awal – awal kemunculannya.
Bersamaan dengan tindakan tadi, arus Qi kuat merembet cepat menghampiri mereka. Saking halusnya kekuatan ini sampai menyebabkannya transparan atau tak mampu dideteksi oleh mata biasa, namun menurut sudut pandang Bing Lian sangat jelas.
Chyou mengaktifkan Truth Seeker secara spontan lalu menelan ludah menyaksikan gelombang tenaga dalam hendak ******* keduanya, dia ingin lari tetapi kakinya menolak bergerak. Perlahan es – es yang melapisi ikut retak dilewati Qi kiriman Great Albino Whale.
Lian menepuk lembut lengan Jin Chyou sebelum menoleh, membuka topengnya menunjukan senyum menenangkan. Detik berikutnya muncul energi keemasan membelah seluruh serangan si paus putih raksasa terus menelan semuanya tanpa sisa sampai dia maupun Chyou keheranan.
“Kau....? Bagaimana?”
Great Albino Whale memiliki kemampuan menggabungkan Qi dengan gelombang ultrasonik, kalau terdampak maka bisa menyebabkan pikiran lawan terganggu sehingga jaringan dalam otak dapat hancur berantakan. Prosedurnya kurang lebih mirip seperti menyerang menggunakan Divine Sense meski agak lemah sedikit semisal dibandingkan.
Satu – satunya cara mengatasinya adalah membentuk tameng mental tahan gempuran, masalahnya teknik ini tak bisa dilatih melainkan harus melewati berbagai rintangan serta pengalaman hidup barulah seseorang punya kapabilitas melakukannya. Sadar lawannya hanya dua bocah bau kencur, Great Albino Whale sengaja memakai teknik tersebut.
Tanpa pernah menyangka pemuda di hadapannya mempunyai kekuatan batin setingkat jagoan berusia ratusan tahun. Bukan cuma berhasil bertahan, Bing Lian menelan semuan gelombang Qi itu sampai tak bersisa.
Jika sekarang tidak bicara langsung, Great Albino Whale berani bersumpah anak laki – laki barusan adalah Cultivator tingkat tinggi yang menyembunyikan usianya bila melihat aura emas barusan meski hanya diperlihatkan sekejap saja.
“Masih ada tes lainnya Senior?” Lian bertanya penasaran namun berkesan menantang.
“Huummm....aku menepati janjiku, silahkan lewat”
“Syukurlah! Ayo Nona Jin....”
Great Albino Whale makin menggeleng – gelengkan kepala melihat Bing Lian berjalan menggandeng Chyou melewati formasi sihir Frozen Swan River tanpa kesulitan berarti seakan mengetahui seluk beluknya di luar kepala, ketika berpapasan Lian tersentak sebentar kemudian menghentikan langkahnya.
“Senior?”
“Ada apa lagi nak? Lanjutkan perjalananmu, aku bersumpah tak bakal menyerang lawan terutama ketika mereka membelakangiku”
“Oh....aku bukannya meragukan perkataanmu, tapi fisik dan Core milikmu mengalami cedera parah. Jika dibiarkan praktikmu kemungkinan terganggu lalu membahayakan nyawa ke depannya semisal dibiarkan” kata Bing Lian menunjuk dua titik sentral tempat rasa sakit selalu menghantui Great Albino Whale selama ratusan tahun belakangan ini.
Ch.161 (201)
Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 40 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).