The Rebirth Of Ice Emperor S2

The Rebirth Of Ice Emperor S2
Chapter 153 - Konflik Penerus



Mendengar pertanyaan tadi barulah Lian teringat kalau Jin Chyou pernah menanyakan hubungannya dengan Tian Mulan usai melihat teknik berpedang mereka yang hampir mirip. Bing Lian terdiam memberi jeda cukup lama sampai Chyou menegurnya kembali.


“Ah? Maaf hahaha....kilasan memorinya tiba – tiba melintasi benakku”


Lian lalu mulai menceritakan awal mula pertemuannya, karena memiliki wawasan luas. Chyou sudah mengetahui kalau sebenarnya Twin Sword Mountain dan Legendary Sword Valley merupakan pecahan satu sekte berupa klan tersohor pada masanya.


Waktu itu tidak ada seorangpun di Benua Huawai belum pernah mendengar nama Tian Clan, keahlian berpedang anggotanya begitu tinggi sampai membuat rumor beredar jika bahkan tulang masing – masing anggotanya terbuat dari bilah pedang.


Kepala keluarganya termasuk jajaran Cultivator kelas atas, beliau adalah teman dekat Mask Sage. Lian pernah diberitahu oleh gurunya tersebut semisal dirinya tak ada, maka pasti gelar Cultivator terkuat bakal jatuh ke tangan pemimpin Tian Clan.


”Kau datang berkunjung ketika perayaan hari ulang tahunnya?”


“Benar, aku mewakili Prime Holy Lantern” Bing Lian menyahut santai.


“Kenapa Hao Ren tidak datang sendiri untuk mengucapkan selamat kepada sahabatnya?”


“Ah...aku kurang tau sih tapi sebenarnya aku agak curiga Tuan Besar Tian ada kaitannya dalam masalah itu”


“Maksudnya?” ujar Chyou belum mengerti.


“Eeee....”


Bing Lian bingung harus bagaimana cara menjelaskannya, kepala keluarga Tian Clan masa itu entah mengapa menaruh perhatian lebih kepadanya. Ia bernama Tian Shao, walau terkenal dingin serta garang sewaktu memegang pedang pria tua ini selalu tersenyum ramah setiap Lian bertemu dengannya.


Ada dua kemungkinan, dia menyukai Lian sebagai bentuk penghormatan terhadap Hao Ren selaku temannya yang menjadikan Bing Lian murid kesayangan. Terus berikutnya Tian Shao mengetahui jati diri Lian sesungguhnya, yaitu putra mahkota Seoris Kingdom. Atau bahkan kedua dugaan barusan sama – sama benar.


Jadi wajar saja menurut Lian begitu terpilih berangkat mewakili sekte, di sanalah momen pertemuan pertama kali Bing Lian dengan para cucu kepala keluarga Tian Clan. Sepasang kakak beradik tersebut sangat terkenal bahkan menyaingi kepopuleran para murid Mask Sage.


Selain menghadiri perayaan, Bing Lian juga ikut meramaikan festival pertarungan untuk menghibur tamu – tamu undangan. Semua berjalan lancar sampai sebelum gilirannya memasuki arena dia dihadang oleh Tian Shao, orang itu mengajukan sebuah perjanjian yang menyebabkan Lian menggeleng – geleng heran.



Tian Shao mengaku kalau telah menghubungi Hao Ren demi membicarakan hubungan masa depan mereka, Bing Lian diharapkan bakal menikahi cucu dari Tian Shao. Agar lolos dari tuntutan tadi, Lian mau tidak mau harus memenangkan seluruh pertarungan hingga final.


Sudah bukan rahasia umum kalau Tian Shao sangat ingin menikahkan cucu perempuannya dengan Lian, tetapi Bing Lian sendiri tidak pernah menyangka gurunya akan menyetujui permintaan konyol sahabatnya ini.


“Kau!? Kalian dijodohkan!? Kau dan Tian Mulan!?”


“Shhh!? Jangan berteriak” Lian menegurnya sembari menempelkan jari ke bibir menyaksikan Jin Chyou hampir membalikkan meja.


“T...ta...tapi!?”


“Kan aku sudah pernah bilang ia adalah magnet bagi orang – orang hebat, terutama perempuan. Kau masih belum terbiasa ya?” celetuk Baixian membuka sebelah matanya.


“Kemudian apa kelanjutannya!?”


Lian memintanya menarik napas dahulu, saat akhirnya Chyou tenang barulah dia meneruskan jika dirinya lolos hingga final lalu bertarung menghadapi Tian Mulan. Cultivator generasi muda pengguna pedang terbaik waktu itu, usai melewati pertarungan lama serta sengit Bing Lian berhasil menang dengan skor tipis.


Menyaksikan betapa keras usaha Mulan buat mengalahkannya, Lian sempat berpikir kalau Tian Shao mengajukan perjanjian serupa untuk gadis tersebut namun hadiahnya tertukar. Jadi semisal Tian Mulan menolak ditunangkan maka dia harus mengalahkan Bing Lian, kurang lebih mereka diadu satu sama lain sampai mengerahkan seluruh kemampuan tanpa sadar.


“Kau menang?” Jin Chyou bertanya bingung.


“I....ya? Nona Jin....kalau aku kalah Tian Mulan tak menikahi Ji Niu....”


“Ada benarnya sih....tetapi ceritamu belum menjelaskan alasan kemampuan permainan pedang kalian teramat mirip”


><


Sebenarnya pada masa itu Tian Clan sedang mengalami masalah internal besar, hal ini terkait pemilihan calon penerus yang akan menggantikan Tian Shao. Semuanya bermula akibat terdapat perbedaan kemampuan teramat jauh antara Tian An sebagai anak laki – laki pertama dan Tian Mulan adik perempuannya.


Bakat Tian Mulan sangat mengerikan, dia terlahir untuk menjadi jenius berpedang. Bahkan para Cultivator hebat menyebutnya permata ratusan tahun sebab belum tentu menemukan orang sepandai dirinya memakai pedang meskipun menanti ratusan tahun lamanya.


Fisik, kecerdasan, maupun latar belakangnya sempurna tanpa cacat. Hanya saja gadis tersebut memiliki satu kelemahan fatal, ia seorang pemalas. Kalau tidak demikian mungkin Mulan bakal tergabung di Ten Guardian Lantern dahulu kemudian mendapat gelar Sword Empress sekarang.


Kecemerlangan Tian Mulan berbanding seratus delapan puluh derajat dengan sang kakak, Tian An lahir dalam kondisi sulit. Dia mempunyai fisik lemah gampang terkena sakit dan Dantian tak sempurna sampai – sampai tabib Tian Clan memvonisnya hanya mampu hidup paling lama lima puluh tahun.


Sebuah umur barusan tergolong amat belia di kalangan Culitvator, kalau ingin melewatinya Tian An minimal harus mencapai Core Formation padahal berhasil menembus Foundation Realm saja adalah suatu keajaiban melihat keadaannya.


Namun Tian An adalah seorang anak tekun nan rajin, pemahaman ilmunya luar biasa usai menghabiskan hampir seumur hidupnya membaca catatan sekte karena mempunyai kondisi fisik lemah. Bing Lian bahkan berani mengatakan kalau tidak ada orang yang lebih menyukai seni pedang dibandingkan Tian An.


Ketimpangan inilah penyebab munculnya perselisihan di tengah – tengah Tian Clan juga pengikut – pengikutnya. Sebagian tidak sudi dipimpin oleh sosok payah layaknya Tian An sementara sisanya bersikeras enggan membiarkan perempuan mengambil kursi ketua klan, padahal kedua cucu Tian Shao sendiri sama – sama kurang tertarik terus membiarkan semuanya berjalan sesuai keputusan mutlak kakek mereka.


Makanya Tian Shao begitu ambisius menjadikan Bing Lian sebagai menantunya, dengan keberadaan Lian posisi Tian Mulan akan benar – benar kokoh saat dipilih meneruskan jabatan pemimpin sebab ada pria terpandang mendampinginya. Tapi Bing Lian secara cerdik selalu berhasil menghindari semua akal bulus pria tua itu.


Terlepas dari situasi pelik tersebut, Lian menjalin hubungan baik bersama keduanya selesai acara ulang tahun Tian Shao. Dikarenakan mempunyai wawasan luas serta sering berkelana di dunia luar tidak seperti dirinya, Tian An sering meminta lalu menikmati cerita – cerita pengalaman Bing Lian.


“Kau yakin tidak mau menjadi adik iparku Saudara Bing?”


“Aku bisa memanggilmu kakak kapanpun kau ingin Saudara Tian, tanpa perlu menikahi Mulan”


“Hihihi....Lan’er nanti sedih lho kalau mendengarnya” Tian An terkekeh geli.


“Jangan berusaha membuatku merasa bersalah dan kumohon hentikan usaha sia – siamu, katakan kepada Kepala Keluarga kalau kau sudah melakukan yang terbaik untuk merayuku oke?”


“Pftt!? Huahahaha....memang mustahil menyembunyikan sesuatu darimu ya?”


“Tidak juga, sekarang aku benar – benar tak memliki petunjuk alasan mengapa kau memanggilku kemari?” kata Bing Lian penasaran.


“Ah...kau tau, aku selalu ingin memberikan kontribusi untuk sekte tapi karena kondisiku sulit sekali melakukannya. Maka dari itu aku memutuskan menciptakan sebuah manual berpedang, aku membutuhkan bantuanmu mengetesnya”


“Kau hendak menjadikanku kelinci percobaan?” Lian menatapnya heran.


“Kurang lebih....lihatlah”


“Ini....kau membuatnya sendiri?”



“Ya, aku memberinya nama Devotee Lightning Goddess” kata Tian An mengangguk sambil tersenyum puas melihat ekspresi sahabatnya.


Ch.153 (187)


Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 34 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^


^^^


Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).