
“Nona Jin? Halo....apa ada orang?” Lian melambaikan tangan pada depan muka gadis dengan tatapan kosong di sampingnya tersebut.
“Hah?! Iya? Siapa? Dimana?”
“Pelan – pelan nanti kau terjatuh”
Jin Chyou terkesiap kemudian hampir terbang terbawa angin, untungnya Bing Lian sigap memegangi pundaknya. Dia lebih memilih menggenggam erat karung pemberiannya ketimbang mencari pegangan supaya tak terhempas, nampaknya Chyou masih terbayang – bayang berapa jumlah Spirit Stone yang ia nanti peroleh dari membawa pulang sekarung Sharp Azure Pineapple.
Meski kelihatan lambat sebenarnya Great Albino Whale mampu terbang maksimal secepat seratus kilometer per jam, sekarang mereka memang belum melaju menggunakan kecepatan penuh namun tetap saja kalau kurang hati – hati bisa mengakibatkan kejadian tidak diinginkan.
“Sebaiknya disimpan saja ke Spatial Ring biar kau lebih aman dan yakin tak bakal diambil oleh orang lain”
“Umm....sudah kuputuskan....” bisik Jin Chyou pelan menuruti saran Bing Lian.
“Mengenai apa?”
“Aku pasti menikahimu serta siap menerima segala konsekuensinya”
“Matamu kelihatan seperti Spirit Stone kau tau?” Bing Lian meliriknya aneh paham sekali incaran anak perempuan tersebut sampai semangat begitu.
Ternyata perjalanan keduanya cukup lama menandakan kalau jarak yang harus ditempuh untuk sampai ke Frozen Swan River masih lumayan jauh, padahal telah menumpang di atas punggung Great Albino Whale. Salah satu Spirit Beast dengan mobilitas cukup tinggi ketika terbang.
Sewaktu pemandangan air terjun beku akhirnya sungguh mendekat dan bukan cuma ilusi semata barulah Lian juga Chyou tau jika memang sudah hampir tiba dekat pintu masuk sekte, Jin Chyou bangkit berusaha mencari sudut pandang lebih baik sambil berpegangan pada pundak Bing Lian.
Namun belum lama melakukannya muncul empat orang Cultivator mengenakan cadar mengelilingi badan Great Albino Whale, masing – masing mempunyai praktik kurang lebih Core Formation menurut pengelihatan Lian. Mereka mulai menggiring paus itu turun menuju tempat di mana pimpinan pasukan penjaga bersiap.
“Salam kepada Senior, senang melihat anda keluar dari persemayaman. Lama tak berjumpa”
“Simpan ucapan manismu Yu Shu, aku enggan mendengarnya” balas Great Albino Whale sinis.
“Hehehe....anda tidak pernah berubah, ada perlu apa anda kemari?”
“Aku membawa tamu istimewa karena ketidakbecusan kalian mengurus komunikasi”
><
“Tamu? Aku belum pernah mendengarnya dari Matriach sebelumnya, anda tau kita sedang dalam kondisi sulit bukan Senior Whale? Mustahil membuka sekte kepada halayak umum” Yu Shu menaikan sebelah alisnya.
“Bicaralah sendiri, jaga sikapmu atau bersiaplah menerima akibatnya”
Yu Shu cukup terkejut mendengar ancaman sang Spirit Beast karena makhluk itu terkenal dingin terhadap manusia, bahkan cenderung hanya mendengar perintah Matriach Frozen Swan River. Sebenarnya Yu Shu sendiri sudah mengetahui keberadaan dua pendatang yang menumpang di atas Great Albino Whale.
Dia menyondongkan leher berusaha melihat siapa gerangan cukup pantas menerima rasa hormat salah satu hewan penjaga sektenya, sembari memerintahkan agar para anak buahnya siaga muncul empat pengawal mengepung Bing Lian dan Jin Chyou.
Chyou berjalan lebih depan dengan langkah angkuh, nampaknya seusai dikelilingi kembali oleh manusia yang menyadari betapa penting posisinya dalam dunia Cultivator mengembalikan kepercayaan diri gadis tersebut, sementara Lian berjalan mengekor dekat punggungnya telah memasang Black Yaksha Mask kembali menghiasi wajah.
“Wah wah wah....lihat siapa ini?”
“Heh? Halo Senior Yu kau nampak sehat namun....sayangnya aku melihat beberapa kerutan tambahan menghiasi kulit mukamu” sapa Jin Chyou tanpa ketakutan meskipun tengah berhadapan bersama seorang Core Formation.
“Aku tidak mengerti mengapa kau sangat bernyali bersikap demikian? Kau pikir pengaruh kakekmu sekuat itukah di daerah Utara begini sampai berani bicara seenak jidat wahai Noble Treasure Princess?”
“Ohhh....kau tersinggung? Bagaimana kalau aku memutus jalur perdagangan Magic Plant dan Spirit Herb kalian atas dasar kurang senang menerima sambutanmu? Kira – kira bakal sekeras apa hukuman dirimu terima nantinya ya setelah merusak salah satu sumber utama pendapatan Frozen Swan River?”
“Gadis kecil....” Yu Shu mengeryit kesal sebab sadar ucapan barusan bukanlah isapan jempol belaka, Chyou sungguh mampu merealisasikannya berbekal latar belakangnya di Noble Treasure Shed.
Muncul percikan listrik tanda kebencian pada titik pertemuan pandangan masing – masing, jelas sekali kalau mereka punya masa lalu kelam ditambah dendam tersendiri terhadap lawan bicaranya. Selagi kedua perempuan tadi masih beradu mulut, Bing Lian mengamati sekitarnya.
Satu hal yang membuat Lian sedikit kurang nyaman, walau ketuanya berfokus ke adu mulutnya dengan Jin Chyou. Setiap anggota menatapnya sinis entah karena alasan apa, kemungkinan besar akibat dua hal. Pertama ia menutupi wajahnya menggunakan sebuah Spirit Tools tingkat tinggi sampai Divine Sense pun tak bisa menembusnya serta praktiknya sedikit janggal.
Sebab secara sekilas kultivasinya mampu dinilai setingkat Forging Qi tetapi anehnya kapasitas Qi dalam tubuhnya mengimbangi para Foundation Relam, fakta ini disebarkan melalui telepati sesama murid Frozen Swan River oleh empat Core Formation supaya junior – junior mereka berhati – hati.
“Huh!? Aku malas meladenimu!”
“Kau pikir aku tidak!?” ucap Chyou sama ketusnya sambil membuang muka.
“Sana masuk cepat! Selesaikan apapun urusanmu! Tapi pengawalmu dilarang ikut serta”
“Hah? Kau mengigau Senior? Ngapain aku melakukannya?! Aku kemari justru menemaninya! Aku tidak punya keperluan dengan sektemu, lagi pula misalkan memang mengerjakan tugas dinas dari Noble Treasure Shed. Mana sudi aku menunggu di desa kumuh tepi sungai kalian! Aku akan mendaratkan Spirit Boat tepat depan muka Frozen Swan River terus menyuruh Matriach kalian menyambutku!”
“Dasar kurang aj—Eh? Tunggu dulu....maksudmu....” Yu Shu bengong sebentar sebelum mengalihkan perhatiannya menuju Bing Lian.
Benar juga batinnya, setelah beradu mulut dan saling memaki dengan Jin Chyou kelihatannya Great Albino Whale tak mengambil tindakan padahal sempat memberi peringatan supaya Yu Shu menjaga sikapnya. Itu berarti tamu istimewa yang dimaksudkan olehnya adalah pemuda misterius tersebut.
“Siapa kau serta apa tujuanmu kemari?”
“Aku tak punya kewajiban memberikan namaku kepada seseorang yang belum memperkenal dirinya dahulu, namun aku dapat memberitahu alasanku datang berkunjung”
“Dasar laki – laki arogan....” geram Yu Shu jelas kurang berkenan mendengar jawaban barusan.
“Aku ingin menemui kenalan lama....”
“Hmm? Katakan siapa namanya?”
“Holy Daughter Frozen Swan River, Xue Yi” Lian bicara jelas nan lantang.
Segera ekspresi semua gadis di sana mengernyit seolah tidak percaya penyataan laki – laki tersebut, masing – masing bertukar pandang menanyakan kewarasan miliknya. Yu Shu menghela napas panjang lalu berkacak pinggang.
“Memangnya kau punya urusan apa sampai mau bertemu Junior Xue?”
“Bertukar sapa dan menanyakan kabarnya”
“Hah!? Kau gila ya!?”
“Memangnya ada yang salah dari kata – kataku?” celetuk Bing Lian masih belum paham dasar dari sikap dingin mereka.
“Jelas dong! Tidak pernahkah kau berniat mempelajari peraturan sekte ini baru mencoba tuk datang?”
“Eeee....kayaknya aku tak mempelajari semuanya dengan benar hahaha....”
“Murid Frozen Swan River dilarang mempunyai hubungan apapun bersama pria selain pernikahan resmi yang ditentukan sekte, jadi mustahil Junior Xue dan dirimu saling kenal....” Yu Shu menggeleng – geleng heran.
“Ahhh....sungguh? Maaf, tapi jika aku memiliki ini bagaimana?”
“Apa la—itu....”
Tanggapan Yu Shu terhenti pada kerongkongan sesudah Bing Lian menunjukkan sebuah medali berlambang angsa berkepala tiga dengan hiasan bintang putih di atas kepalanya, bukan cuma Yu Shu. Seluruh anggota sekte terperanjat melihat barang bernilai tinggi tadi.
Ch.164 (206)
Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 42 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).