The Rebirth Of Ice Emperor S2

The Rebirth Of Ice Emperor S2
Chapter 120 - Fenomena



BRRR....!!!


“Hmm...?”


Pada suatu pagi konsentrasi Long Heiyan pecah akibat getaran misterius mengguncang udara, ia segera bangkit kemudian mengenakan pakaiannya. Berbekal satu ayunan tangan seluruh lilin pada lokasi padam seketika meninggalkan ruangan barusan gelap gulita.


“Heiyan? Kau merasakannya?” terdengar suara serak bertanya yang lebih mirip geraman pelan makhluk raksasa.



“Ahh....aku akan pergi memeriksanya”


Tanpa menoleh dia membuka gerbang besar berhiaskan dua kepala naga hitam dengan amat mudah, seolah benda berbahan dasar logam ribuan kilogram itu hanya terbuat dari tripleks. Ternyata suasana di luar lebih kacau ketimbang perkiraanya.


Para prajurit – prajurit Black Dragon Empire berlari ke sana kemari akibat perintah panik petinggi, banyak mengira penyebab semua fenomena ini adalah serangan musuh mereka yaitu salah satu tiga kerajaan besar Southern Thousand Island lainnya. Menyadari kalau ketiga saingannya tersebut juga sedang memantau keadaan Heiyan memilih berjalan santai.


Cukup berbekal Divine Sense Long Heiyan dapat mengetahui jika mereka pun bertanya – tanya apa gerangan yang tengah terjadi, tidak butuh waktu lama sang Black Dragon King sampai di ruang singgasana untuk menemui putranya. Long Guanting dan Teng Xinyi kelihatan cemas tapi langsung memasang wajah terkejut akibat kemunculan tiba – tiba pemimpin asli kerajaan itu.


“Ayah!? Kenapa berada di sini? Bukankah Ayah melaksanakan latihan tertutup? Tidakkah sedikit lebih cepat dari seharusnya?”


“Awalnya aku berniat begitu, tetapi kondisi ini agak mengusikku. Kau pun kelihatan kewalahan” ujar Long Heiyan menatap putranya sembari melipat tangan.


“Maafkan dia Ayah, akulah biang masalahnya. Aku belum bisa menjadi istri yang baik”


“Xinyi?!”


“Jangan mulai memperdebatkan masalah konyol, ada apa dengan cucuku?”


“Aku juga kurang mengerti Yaya kenapa?” Guanting menjawab sendu menatap sedih putrinya, ia menggendong anak perempuan tersebut erat – erat.


Kedua orang tuanya menjelaskan jika entah mengapa sejak semalam Long Yawen gelisah, ia kesulitan tertidur serta bermandikan keringat dingin. Puncaknya ketika energi misterius ini mengguncang udara tubuh Yawen bergidik hebat seakan mengalami mimpi buruk tanpa akhir.


Heiyan lalu memeriksa raga cucunya dengan cara menyentuh dahinya, awalnya dia biasa saja tapi perubahan ekspresinya menyebabkan perasaan cemas Guanting juga Xinyi makin tinggi. Long Heiyan menggeleng – gelengkan kepala tidak percaya sebelum mengulangi proses pemindaian terhadap Long Yawen.


‘Bagaimana mungkin....? Anak ini diberkati oleh fisik istimewa, kenapa bisa tulangnya menggigil parah begini? Qi macam apa yang mampu mempengaruhi organ dalam orang lain dari jarak teramat jauh?’


“Ayah? Apakah Yaya bakal baik – baik saja?” celetuk Xinyi memudarkan lamunan mertuanya.


“Tenang nyawanya tidak terancam, mana mungkin cucuku selemah itu. Kau bawa dia ke kamarku untuk istirahat dan minumkan ia satu sendok makan Flame Bee Honey, cepat atau lambat Yaya pasti segera pulih”


“Baik! Terimakasih banyak!”


SYUU!!!


“Guan? Kau jangan ikut, urus kekacauan sekitar kerajaan sekalian beritahu kepada petinggi – petinggi agar tak panik. Umumkan jika Raja telah menyelesaikan latihan tertutupnya, sementara aku akan pergi melihat apa sebenarnya alasan di balik semua ini”


“Siap laksanakan Yang Mulia!” Long Guanting dengan cepat berlutut memberi hormat.


><


Begitu keluar istana perhatian Long Heiyan terkunci ke arah sinar putih terang yang membumbung tinggi seolah menusuk langit. Dari posisinya ia dapat memperkirakan kalau tempat kejadian perkara pasti berada sekitar Wilayah Netral Dataran Tengah, perlahan Heiyan mulai terbang agar dapat melihatnya dengan lebih baik.


Sirene tanda bahaya di sekitar daerah kekuasaaan Black Dragon Empire berkurang drastis menunjukkan kalau Guanting telah melaksanakan tugasnya, para prajurit kerajaan akhirnya menghentikan evaluasi dan memilih untuk menertipkan massa. Jelas sekali kabar mengenai selesainya latihan tertutup Raja mereka sangat mempengaruhi mental penduduk Black Dragon Empire.


Long Heiyan menambah kecepatan kemudian berhasil mencapai luar wilayah kerajaan kurang dari lima menit, dia melirik menuju tiga arah tempat pemimpin – pemimpin tiga kerajaan besar Thousand Southern Island juga tengah mengamati pilar cahaya putih tersebut.


“Tingkah binatang – binatang ini selalu membuat bingung, apa aku harus menemui ketua – ketua mereka lagi demi meminta penje—Mmm? Tunggu sebentar kok tiba – tiba dadaku terasa pan—!?“



Heiyan membisu, mulutnya bergerak namun tidak mengeluarkan suara apa – apa karena sebuah kalung berhiaskan Jade Slip pecah yang selalu ia kenakan selama ratusan tahun akhirnya mengeluarkan cahaya lagi meskipun sangat redup. Long Heiyan terus dengan hati – hati memetik sedikit berulang – ulang dan menghancurkannya sambil meneteskan air mata sebab mengingat pesan si pemberi.


‘Senior kalau kelak kau membutuhkan bantuan, kau hanya perlu memecahkannya maka aku akan datang meski berada di ujung dunia. Hehehe....’


“Hiks....ekh....aku tau kau bukanlah seorang pembohong....jadi...hiks....tolong penuhi janjimu....” isak Black Dragon King masih mencoba sampai menyisakan bongkahan terakhir sebelum pilar maupun cahaya pada Jade Slip tersebut menghilang bersamaan.


><


“Huahahahaha....kalian bertengkar karena masalah ini? Si brengsek Yu Gang juga berani – beraninya mencari kesempatan dalam kesempitan hihihi”


“Ya kurang lebih seperti itulah ceritanya Senior” Tie Jin menutup kisahnya tentang pertemuan antara pemimpin Emperors Alliance Sect.


Tie Jin memperhatikan meskipun tertawa Heiyan tidak terlihat senang, dia melakukannya hanya demi menutupi sesuatu. Terlihat cukup jelas bagi Tie Jin jika mata pria di sampingnya sedang menunggu waktu tepat buat menunjukkan sesuatu kepadanya.


“Jadi sampai sekarang kalian pun belum tau titik pasti lokasi pilar putih itu berasal huh?”


“Iya ada beberapa kemungkinan, pertama ada seorang ahli teknik ilusi hebat berperan sehingga mampu menghapus semua jejaknya, kedua setiap saksi mata diminta tutup mulut juga bersikap seolah tak melihat apa – apa, ketiga mereka sadar akan dicari banyak sosok hebat makanya memilih diam”


“Atau....semuanya benar” komentar Long Heiyan sembari menopang dagunya.


Saat keduanya berdiskusi pertarungan di arena nampaknya telah dimulai, meskipun seharusnya fokus menyaksikan Tie Jin masih sabar menunggu informasi yang ingin laki – laki berjuluk Black Dragon King itu sampaikan. Dia pun mulai merogoh sesuatu dari balik jubahnya.


“Pengguna ilusi yang mampu mengelabuimu beserta saudara – saudari seperguruanmu seharusnya bisa dihitung jari bukan Junior Tie?”


“Perkataan anda ada benarnya Senior, percayalah aku pun ikut berkontribusi dan membentuk tim pencarian sayangnya memang tidak mendapatkan hasil. Bahkan Noble Treasure Shed sendiri begitu memburu kabar ini karena hendak menjualnya kembali dengan harga tak masuk akal”


“Kalau sampai Jin Chen belum menemukannya hingga sekarang berarti memang sulit ya”


“Tepat, kemampuan intel mereka tidak dapat diremehkan” Tie Jin menggangguk setuju.


“Kau tau benda apa ini Junior Tie?”


“Jade Slip? Anda menjadikannya aksesoris? Sepertinya pemberian orang pen—sebentar....pola itukan!?”


“Pada hari pilar putih tersebut muncul tujuh tahun lalu, kristalnya kembali menyala. Menurutmu apa penjelasan dibalik seluruh kejadian yang saling berkesinambungan ini?” tanya Heiyan balik bertanya namun lebih cocok disebut seperti mengancam.


Note :


Current Situation (Always Will be Updated) :


MT/NT : 120 Chap


KK : 130 Chap


^^^


Kalian bisa mendukung Author melalui KK, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000,- saja, pembayaran dapat dilakukan via Gopay, Ovo, Transfer Bank, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho, Ciao!).