
“Eee...jadi? Sebenarnya apa yang kau inginkan Nona?”
“Humm...nyam....heemmm.....haemm...mumum”
“Hah....sebaiknya kau menelan makananmu lebih dahulu karena aku tidak mengerti”
‘Dia terlihat seperti orang yang belum makan selama satu tahun bagiku’ celetuk Baixian sama herannya.
‘Mau bagaimana lagi? Dia bilang sudah menungguku di gerbang kota sejak dua minggu lalu’
“Ekh...!? Uhuk! Uhuk!”
Lian buru – buru menuangkan air ke gelas sebelum menyodorkannya kepada Jin Chyou, gadis tersebut secepat kilat menyambar pemberiannya akibat hampir mati tersedak. Bing Lian masih belum mengetahui tujuan Chyou mencarinya sekaligus cara anak perempuan itu mengetahui identitasnya sehingga memutuskan ikut bukannya kabur.
“Hah....! Fyuh....hampir saja , terima kasih. Bisa anda bayangkan betapa konyolnya kabar seorang Cultivator tewas karena menelan tanpa mengunyah Yang Mulia?”
“Emm....”
‘Jelas sekali kalau dia ini aneh, kita singkirkan saja atau tinggalkan’
‘Jangan cepat – cepat mengambil keputusan Baixian’ Lian menegur naganya yang tidak sabaran.
“Ayolah ikut makan! Turunkan topeng menyeramkan itu! Kan sayang sudah memesan banyak santapan?!"
SAT! SET ! SAT!
Lian menghindari sergapan cepat Jin Chyou ke arah wajahnya sampai gadis tersebut kelelahan dan hanya bisa mengembungkan pipi kesal. Sekilas Bing Lian menyadari praktik Chyou berada di puncak Forging Qi tingkat 12 serta kemungkinan besar tidak bakal bisa naik lebih tinggi.
Semua disebabkan efek samping dirinya yang mempunyai Dantian tiga elemen, meskipun demikian pencapaiannya termasuk sudah sangat baik. Nampaknya latar belakang membuat hal tersebut menjadi mungkin, Bing Lian memang agak curiga usai mendengar marga Jin.
Lian sebenarnya juga ingin menanyakan lebih mendetail kepada Chyou tetapi situasi sekarang belum pas, karena gadis itu langsung mengajaknya ke salah satu restoran terbaik di situ setelah bertukar sapa singkat pada pintu masuk kota. Saat ini semua mata tertuju kepada mereka, apalagi persis seperti ucapan Jin Chyou. Ia terlalu banyak memesan.
Dengan cuek Jin Chyou meminta dua porsi seluruh pilihan pada menu sehingga sampai kurang lebih satu jam keduanya di sana para pelayan tidak henti – hetinya berseliweran mengantarkan makanan dan tentu sangat mencuri perhatian banyak orang.
“Nona....kau mengajak ku kemari untuk bicara tetapi malah asyik makan, jika memang tidak punya keperluan aku izin pamit”
“Memangnya bisa pergi begitu saja? Mustahil kau akan pergi tanpa mengorek informasi lebih jauh, tersebarnya identitasmu adalah taruhannya”
‘Bocah ini....cerdik, kau tak bisa mengakalinya dengan cara klasik seperti barusan’ komentar Baixian sedikit takjub.
‘Berisik! Setidaknya aku mencoba....’
Lian akhirnya menghela napas kemuidan kembali duduk di kursinya menonton bagaimana Jin Chyou menyelesaikan urusan perutnya. Dia, para pelayan, pemilik restoran, serta pengunjung lain tak mampu menyembunyikan keterkejutan ketika Chyou benar – benar menghabiskan seluruh hidangan sampai bersih.
“Ahhh....akhirnya kenyang juga” Chyou bergumam dengan wajah sumeringah sembari menepuk – nepuk perutnya yang masih langsing seperti tak pernah memasukan apapun ke dalam sana. Menyebabkan perempuan – perempuan lain pada loksai itu menggigit jari karena iri.
“Napsu makanmu ternyata sangat impresif....”
“Huh! Kau pikir ini salah siapa?”
“Tapikan kau sendiri yang memutuskan menungg—hah....sikapmu sama persis dengan kakekmu”
“Yang Mulia mengenalku?”
“Sedikit, dari beberapa bacaan. Jin Chyou salah satu Twelve Cosmo Princess, sang Noble Treasure Princess”
“Eeeehhh....aku cukup terkenal sih namun tidak kusangka sampai seorang sesenior Ice Emperor pun mengetahuinya. Lagi pula aku tak perduli akan gelar itu mengingat aku yang paling lemah di antara mereka, dengan tingkat praktik begini aku paling hanya dapat membentuk Earth Foundation”
“Jangan menyerah, kau masih terlalu muda untuk mengatakan hal barusan” ujar Lian menyemangatinya.
“Tentang?”
Jin Chyou mengepalkan tangan kesal, ini pertama kalinya ia mengobrol dengan lawan bicara yang sama sekali nampak tidak tertarik kepadanya. Dia cantik, kaya, dan cerdas. Mana ada satupun laki – laki di benua Huawai bakal mengabaikannya layaknya pria dihadapannya sekarang, para generasi tua sekalipun banyak ingin meminang dirinya namun selalu ditolak halus maupun terang – terangan oleh kakeknya Jin Chen.
Atau paling tidak mereka ingin memperoleh keuntungan disebabkan wawasan luas Jin Chyou terus memutuskan mendekatinya. Ternyata legenda mengenai keistimewaan pemimpin asli Emperor Alliance Sect itu bukan hanya isapan jembol belaka pikir Chyou.
“Sebelumnya Nona Jin? Bolehkah aku menanyakan sesuatu?”
“Iyaa!!!” Jin Chyou menjawab dengan semangat kembali memuncak, dia tau mustahil seorang pria tidak terpikat olehnya.
“Apa para pengawalmu selalu mengarahkan niat membunuh kepada lawan bicaramu?”
“Eh? Paduka bicara apa? Aku kemari sendirian? Oh iya aku lupa memberitahu kalau aku sedang kabur dari rumah”
“Oh begitu rupanya, sepertinya aku salah pengertian. Ternyata targetnya bukan aku toh”
BRAKKK!!!
Bing Lian tiba – tiba menggebrak meja sehingga membuat puluhan batang sumpit berterbangan, kemudian berbekal satu ayunan tangan seluruh alat makan tadi melesat ke penjuru langit – langit restoran.
Detik berikutnya terdengar bunyi sesuatu berjatuhan, beberapa tubuh berhiaskan sumpit berlumurah darah mulai terlihat. Di tengah kebingungannya Chyou berteriak melindungi diri saat gerakan tusukan lengan Lian mengarah kepadannya, namun sewaktu membuka mata perlahan akibat serangan yang tidak kunjung tiba. Jin Chyou melihat sosok misterius dihadapannya baru saja mati akibat pergelangan Bing Lian menembus jantungnya.
“Kalian sebaiknya bersiap menanggung konsekuensi karena berurusan dengan orang yang salah” peringat Lian sambil membersihkan noda pada telapak tanganya.
><
KYAAA!!!
Orang – orang mulai berlarian keluar restoran sebab tau pertarungan antar Cultivator pasti akan memberikan kerusakan besar kepada sekitarnya, sang pemilik hanya mampu berdiri di pojokan berdoa semoga tempat usahanya tidak hancur tanpa bekas dengan wajah memucat.
‘Bukankah mereka Cuma Forging Qi tingkat 8 sampai 10? Kenapa berani sekali mengincar gadis itu yang merupakan Forging Qi tingkat 12?’
‘Kau bertanya kepadaku aku harus bertanya ke siapa?’
‘Hmm sudahlah lupakan, butuh bantuan? Lagi pula berhenti bersikap keren begitu, tak dibantu sekalipun harusnya dia mampu melindungi diri kan?’ Baixian mendengus kesal.
‘Dia bahkan tidak menyadari sedang diikuti, kau berharap apa? Menurutku ia cuma seorang Tuan Putri manja kesayangan kakeknya’
‘Ucapanmu ada benarnya’
“SERANG DIA....!!!” teriak kelompok pembunuh bayaran barusan tak gentar sedikitpun.
Bing Lian menggeleng – gelengkan kepala heran berapa besar sebenarnya harga yang ditawarkan kepada mereka sampai rela berkorban nyawa. Dia mengeluarkan pedang kayu barunya sebelum memasang kuda – kuda rendah.
“Tian Clan Sword Art; Thunderclap Silent Chirp....”
ZAPPP....!!! SRAT! SRET! SROT!
Jin Chyou terperangah menyaksikan bagaimana Lian bergerak sangat cepat bahkan tidak bisa diikuti olehnya memenggal satu per satu lawannya hanya menggunakan pedang kayu. Tetapi bukan itu masalah utamanya, Chyou cuma pernah sekali melihat ada seseorang mampu berakselerasi segesit barusan ketika masih kecil. Yaitu ketika momen dirinya diculik terus hampir dijual sebagai budak keluar benua Huawai dan diselamatkan oleh pasangan Cultivator tentara bayaran terkuat.
“Kemampuan ini seperti milik....Tian Mulan” ia bergumam pelan.
Author Note :
Halo, kisah Bing Lian dkk akhirnya lanjut lagi ya. Ke depannya diusahakan update tiap hari (diusahakan ya, tolong baca sinopsis sampai habis). Terus yg KK bakal gmn thor? Update di sana bakal lebih cepet, jadi semisal ada yang mau baca kelanjutan ceritanya lebih dulu mampir ke sana tp gk gratis (gtu sih rencananya). Oke terus ikutin ceritanya ya!? Bye