
Setelah dipikir – pikir benar juga, jika memperkerjakan Qiu Na maka anggota keluarga yang menyewa orang untuk membunuh Jin Chyou akan berada dalam bahaya kecuali mereka mempunyai keahlian tingkat tinggi mengingat Qiu Na merupakan Assassin Cultivator terbaik di generasi muda saat ini.
Keduanya pergi menemani Qiu Na menuju pintu masuk kota menunggu kedatangan Xuan Ru, tak lama berselang wanita itu tiba ditemani seorang anak buahnya sudah berpakaian layaknya kusir kereta kuda.
Terdapat empat ekor Demonic Beast kucing besar bernama Silver Skinless Panthera, makhluk itu cukup terkenal karena memiliki kecepatan lari lima ratus kilometer per jam. Salah satu Beast tercepat di darat, bahkan agar aman Xuan Ru menyiapkan pedati melayang khusus supaya tidak terpelanting akibat laju mengerikan binatang – binatang tadi.
“Wow?” Qiu Na bersiul kagum sadar total harga kendaraan dihadapannya sangat tinggi.
“Saya siap berangkat Nona Besar”
“Bagus, mmm...? Ada apa Saudari Qiu? Kenapa bengong?”
“Apa ini sungguh diperlukan?”
“Tenang saja Junior Qiu, Floating Cart ini aku pastikan cukup luas meskipun kau ingin membawa seluruh isi rumahmu sekalipun” ujar Xuan Ru membusungkan dada percaya diri.
“B...bu...bukan begitu masalahnya”
Bing Lian hanya bisa tertawa lemah paham maksud Qiu Na, dia nampak merasa kurang nyaman mendapat perlakuan berlebihan tersebut. Tetapi usai melakukan perjalanan bersama Jin Chyou, Lian mulai paham kalau Chyou memang mempunyai sikap demikian.
Ia suka mengeluarkan uang untuk hal tak perlu, beberapa kali Bing Lian sempat menegurnya namun baru saja mengalihkan pandangan sebentar Jin Chyou telah membeli barang – barang kurang berguna. Gadis itu adalah tipe orang yang mudah ditipu saat pergi belanja ke pasar.
Tetapi ternyata kali ini Chyou mempunyai alasan kuat, kereta khusus ini digunakan supaya rombongan terhindar dari kejaran Hundred Nights Tower. Masing – masing tidak bisa memastikan kecepatan berita tersebar, Jin Chyou cuma enggan mengambil risiko misal mereka nanti dicegat ketika dalam perjalanan.
“Maaf....aku tak kepikiran hingga ke sana”
“Huh!? Kau kan memang jarang berpikir?” Chyou meledek cuek dan membuat urat pelipis Qiu Na berdenyut mendengarnya.
“Dengan bantuan Silver Skinless Panthera kupikir Saudari Qiu akan sampai sekitar lima harian hingga seminggu tergantung lancarnya perjalanan”
“Terlalu lama, dasar orang tua. Cukup satu hari, tengah malam nanti pasti sudah tiba di ibukota Aicowonid Empire”
JLEB!
“Kok bisa?” tanya Lian berusaha tetap tersenyum walau kesal dikatai oleh Chyou.
“Jangan meremehkan Noble Treasure Shed, sekte memiliki banyak jalur transportasi rahasia. Kau kira mengapa kami bisa menyebarkan informasi ke berbagai penjuru teramat cepat?”
Perkataan Jin Chyou menyadarkan Lian tentang alasan bagaimana Noble Treasure Shed mampu bertahan lama sebagai sekte termasyhur dalam sejarah Benua Huawai, posisi mereka sekarang ada di Xintong.
Perbatasan utara antara Sky Jewel Kingdom serta wilayah beriklim dingin milik Theotopia Empire, sementara tujuan Qiu Na yaitu Aicowonid Empire yang terletak nun jauh ke ujung selatan Benua Huawai. Kota pelabuhan utama jika mau berangkat mengunjungi Southern Thousand Island. Memotong waktu perjalanan seminggu menjadi satu hari jelas sungguh – sungguh efektif terlepas bagaimanapun caranya.
“Mohon kerja samanya, terima kasih atas seluruh bantuanmu Senior Bing”
“Ahh...sampaikan salamku pada ibu juga adikmu”
“Tunggu sebentar....” Chyou langsung memotong pembicaraan sembari berkacak pinggang.
“Ada masalah?”
“Kau masih bertanya? Orang yang mempekerjakanmu itu aku! Bukan dia! Terus kenapa kau malah menundukkan kepala berterima kasih kepadanya?!”
“Hah? Lalu urusanmu? Terserah aku dong mau mengucapkannya ke siapa?” balas Qiu Na sengit jelas tidak suka diatur.
“Eeee....teman – teman sebaiknya—“
“Diam!”
“Baik....” Lian segera mundur menjauh usai mendapat bentakkan kedua gadis tersebut.
Lian memilih bersiul sekaligus melihat – lihat buah dagangan para pedagang dekat lokasi ketimbang menonton mereka adu mulut, semua kembali tenang saat Qiu Na akhirnya menaiki pedati siap berangkat. Ia melambai hangat untuknya sebelum menjulurkan lidah mengejek pada Jin Chyou.
“Perempuan sialan....dasar tidak tau diuntung! Huh! Terserahlah! Buang – buang waktu saja aku mengkhawatirkannya!”
“A...hahaha sudah – sudah, ayo pergi. Bukankah kau ingin berbelanja? Aku temani”
“Sungguh! Janji ya! Hehehe” seru Jin Chyou senang langsung menyeret tangan Lian sampai menghilang dibalik kerumunan penduduk Xintong pagi hari itu, tanpa pernah menyadari momen tersebut merupakan awal berkumpulnya Twelve Cosmos Princess kelak sebagai bawahan penting sang Ice Emperor.
Xue Yi tengah bermeditasi ketika suara sayup – sayup teriakan histeris mengganggu konsentrasinya, berbekal pendengaran cukup baik dia bisa mengetahui kalau semua kegaduhan tadi berasal dari jalan masuk utama sekte.
Ia buru – buru mematikan lilin kamarnya penasaran ada apa gerangan sedang terjadi, baru saja menutup pintu gadis berjuluk Frozen Swan Princess ini tersentak akibat mendapat perintah langsung gurunya untuk memeriksa.
“Yi’er? Tolong amankan situasi di sana”
“Aku mengerti Matriach....” Xue Yi membalas telepati tadi sebelum bergegas pergi menggunakan ilmu meringankan tubuh.
Dia melompat luwes dari satu bangunan menuju ke yang lain dalam sekejap, para gadis anggota Frozen Swan River nampak berlarian panik menuju suatu titik di mana mereka berdesak – desakkan sembari menjulurkan kepala ingin mengetahui penyebab semuanya.
“Permisi....tolong minggir sebentar aku mau lewat”
“Senior Xue!? Hiks....oh syukurlah anda datang”
“Tenanglah Junior Xia, kepanikanmu tidak akan menjelaskan apapun.....Coba ceritakan secara perlahan” kata Xue Yi mencoba mengontrol situasi kacau di situ.
Xia Chen cuma mampu membuka mulut tanpa mengeluarkan kalimat sampai akhirnya memutuskan menyingkir agar Xue Yi bisa melihat dengan mata kepalanya sendiri, ekspresi Xue Yi seketika menjadi pucat menemukan salah satu rekannya tergeletak dalam keadaan luka parah. Nampak aura kutukan pekat merembes keluar melalui sekitar cederanya.
“Saudari Lei!?”
“Ukh....Xue...Yi...maaf, Senior Huang....” erang perempuan tersebut lemah.
“Kalian kenapa!? Siapa yang berani menyerang di wilayah kita?”
“Kondisinya sudah begini saat aku menemukannya sewaktu patroli Senior....” Xia Chen menjawab lemah.
“Ugh....sihir hitam ini....masa sih....”
“Black....Graveyard....Sect....” bisik Lei Hong kepada Xue Yi usai menariknya mendekat.
Darah Xue Yi mendidih mendengar dalang dibalik penyerangan itu, jika tidak disadarkan oleh gurunya karena Lei Hong membutuhkan pengobatan segera. Xue Yi pasti bakal melesat mencari pelakunya untuk menuntut balas.
“Jangan diam saja, hanya kau seorang yang bisa membawanya. Kemarilah selepas mengantarnya”
“Baik guru....”
Selepas mengangkut Lei Hong serta memastikannya aman ke divisi tempat para tabib dan Alchemist berada, Xue Yi mengikuti instruksi Matriach. Dia berjalan menuruni anak tangga berkliauan sampai menemukan sebuah pintu.
TOK! TOK! TOK!
“Masuklah....” suara pelan menyahut.
Xue Yi pun membukanya kemudian menemukan ruangan bawah tanah yang telah diubah menjadi kamar megah, padahal awalnya lokasi sekte mereka adalah bongkahan es raksasa saja. Terjebak di tengah – tengah sungai beku teramat luas. Wanita cantik berpakaian indah membuka mata ketika Xue Yi memberi salam sambil bersujud.
“Guru....Xue Yi menghadap....”
“Aku telah melihat kondisi Hong’er menggunakan Divine Sense juga mengetahui penyebabnya”
“Apa kita hanya bakal diam menunggu kehancuran tanpa memberi perlawanan?” Xue Yi mengepalkan tangan menahan amarah.
“Hah....Yi’er, situasi sekarang sedikit sulit. Aku ingin kau menembus Forging Qi tingkat 15 terus membentuk Heaven Foundation dengan aman”
“Maaf guru....”
“Bukan salahmu, sepertinya jadwal ritual pemandian bagimu harus dimajukan dari jadwal seharusnya. Aku akan membicarakannya bersama saudari – saudariku” ujar si wanita mengaktifkan dua cermin setinggi manusia dewasa.
-Xintong Arc Status Finished-
Ch.155 (191)
Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 36 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).