
Undead Monarch Bing Hui mundur menjaga jarak dari Aincrad usai beradu kekuatan, kulit hingga tulang kering tangannya membeku cepat akibat bersentuhan tanpa menggunakan pelindung apapun dengan pedang sang Raja Fairy Snow.
Sewaktu hendak maju kembali, tiba – tiba salju kehijauan mulai turun dan menyebabkan badannya perlahan menjadi kaku. Aincrad menyadari hal ini kemudian mendongak penasaran sebab efek fenomena barusan sedikit berbeda terhadapnya, ia malah merasa titik meridiannya makin mudah menyerap Qi sekitar.
“SIAL! PERI TERKUTUK!” umpat Gui Ma setelah mendapat sepakan kuat Eva tepat mengenai wajahnya.
“Apa cuma segitu kemampuanmu?”
“Berisik! Tutup mulutmu! Kau pikir pantas bicara menggunakan bahasa kami hah!? Dasar makhluk menjijikan! Serang dia! Hah? Hei kenapa—ugh....!?”
Ucapan kesal Gui Ma karena Undead General miliknya terlambat merespon terpotong sebab rasa sakit menyelimuti sekujur badannya, Eva menaikan sebelah alis sebelum menangkap beberapa rintik salju dari udara. Energi hangat familiar perlahan merayap lembut menyapanya seolah teman lama, ia buru – buru menoleh kesana kemari sembari berbisik senang, “Lian?”.
Sun Bingbing, Jin Chyou, Xue Yi, dan anggota Frozen Swan River lainnya yang tengah memulihkan diri pun ikut mengalami perubahan yaitu peningkatan kecepatan untuk fit lagi sementara pihak Black Graveyard Sect tersiksa serta bingung akan kejadian misterius tersebut.
Namun sebenarnya setiap orang mampu memakai Divine Sense telah berfokus kepada kemunculan seseorang berpakaian tertutup dekat air terjun beku sejak dia pertama kali menunjukan batang hidungnya. Mereka penasaran juga bertanya – tanya mengenai identitas maupun langkahnya berikutnya.
Sebab keberpihakannya masih abu – abu, berdasar penampilan ia condong mirip Cultivator Black Graveyard Sect tetapi perbuatannya malah merugikan sekte Corpse Emperor, disebut sebagai bala bantuan Frozen Swan River pun agak sedikit terlalu dini karena dari posturnya dia jelas adalah pria. Dan tentu semua tau bagaimana sikap anti Frozen Swan River terhadap masalah itu, beda kasusnya dengan Fairy Snow yang meski punya pasukan laki – laki. Semua diam saja karena dasar perbedaan ras.
“Apa sambutan kita kurang meriah?”
“Hah? Tidakkah perasaan banyaknya Divine Sense mengarah kemari cukup menjawab pertanyaanmu?” Baixian melirik Tuannya aneh.
“Hehehe....baiklah kita beri sedikit bumbu tambahan....”
Baixian segera sadar maksudnya lalu mengingatkan Lian waktunya terbatas buat membebaskan Bing Hui sehingga sebaiknya memprioritaskan misi tersebut dahulu, Bing Lian mengangguk sebelum hampir meraih gagang Continental Eater yang keluar sedikit melalui Galaxy Ring.
Shiva kali ini sudah siap menyambut kedatangan si penyusup, untungnya momen Lian memasuki mode Demon sangat tepat sampai dirinya masih tak kuasa menolak kharisma istimewa bawaan jantung Demon King. Sambil menggeram ia berjalan mendekati Bing Lian buat menyentuh tanganya, urat – uratnya menegang tanda penolakan tapi terus melangkah maju.
“Shiva....”
“BING LIANNN....!!?”
“Jangan sinis begitu dong, aku kemari hanya ingin menjamu dirimu buat makan malam” Lian tersenyum kemudian menangkapnya.
Bersamaan dengan adegan alam bawah sadar barusan, Bing Lian mencabut Continental Eater sembari melepaskan efek pengekang Night Raven Cloak. Alhasil, Hawa Jahat keduanya merembes dahsyat menuju segala arah. Setiap orang entah manusia, Spirit Beast, dan Undead sekitar sana mematung sesaat.
Sebab dalam satu detik pandangan mereka semua berubah menjadi hitam putih, seolah warna menghilang sebentar dari dunia. Usai kembali normal akhirnya seluruh pasang mata bukan cuma pemakai Divine Sense menemukan sosok baru tersebut setelah mencari asal datangnya perasaan kurang mengenakkan tadi.
“Apa – apaan.....”
“Siapa?”
“Kandungan Qi pedang itu sungguh nyata?”
Kurang lebih begitu terdengar bisikan ketakutan memenuhi medan perang, Night Raven Cloak membawa Lian melayang tetapi sekilas malah membuatnya terlihat seperti sedang berjalan di udara. Baixian terbang mendekatinya terus berpesan, “Jangan berlebihan apalagi gegabah....”.
“Ah....aku tau, cukup satu tebasan....”
Bing Lian mengangkat tinggi Continental Eater, sembari mengumpulkan tenaga dia mencari keberadaan raga Bing Hui. Dia cukup mudah menemukan si Undead Monacrh mengingat terbatasnya jumlah praktik Nascent Soul Great Circle – Stage pada pertempuran ini.
JDAARRRR....!!!
Sebuah petir hitam secara mengejutkan menyambar cepat pedangnya sehingga Qi bilahnya makin bergejolak layaknya lidah api. Pemandangan barusan dapat menyebabkan siapapun yang melihatnya terasa kecil bagaikan semut namun setakut apapun mereka, kaki masing – masing tidak mampu bergerak demi melarikan diri.
“Everlasting Night Fall....” ujar Lian sebelum mengayunkan lengannya santai.
Tebasan gelap luar biasa besar sampai kelihatan membentuk gelombang tsunami menelan seluruh area perang secara bertahap, satu per satu Undead segera lenyap akibat kandungan kegelapan dalam fisiknya terhisap hingga kering. Cultivator – Cultivator Black Graveyard Sect berpraktik di bawah Nascent Soul nyawanya tertarik keluar melalui mulut selesai terpapar teknik barusan, semua jiwa tersebut melayang tanpa henti terserap ke gagang Continental Eater sebagai santapan makan malam mewahnya.
><
“ARGHHH....!!!” teriak histeris sekaligus murka Gui Ma menyaksikan rekan – rekannya tewas sekaligus terputusnya koneksi terhadap Undead General miliknya.
“TUANNN MUDA....!”
Meng Li entah bagaimana berhasil bergerak lagi terus langsung bergegas menghampiri Gui Ma, dia memeluknya mencoba melindungi pemuda itu dengan memasang badannya sendiri sebagai tameng. Sebenci apapun dirinya pada Gui Ma, Meng Li tetap merupakan pengawal pribadi yang dipersiapkan harus rela mengorbankan nyawa melindungi tuanya jika dibutuhkan.
“LEPASKAN AKU DASAR BODOH! LARI!”
“Maaf selalu merepotkan dan merusak rencana anda, tolong ampuni abdi pemalasmu ini”
“Kau bicara apa oi!? Meng—“
Belum selesai Gui Ma bicara, Everlasting Night Fall melintas lalu dalam sekejap menarik keluar roh pria di hadapannya. Namun begitu tewas tidak seperti kebanyakan orang yang terbujur kaku, badannya segera meletup menjadi perisai Qi keemasan buat melindungi Gui Ma. Sesudah tebasan hitam sebelumnya akhirnya lewat, Gui Ma bertekuk lutut.
Matanya berair sedih tapi bukannya tangisan, dia malah mengeluarkan teriakan keras hingga suaranya habis layaknya kehilangan akal. Berbeda nasib dengan adik bungsunya, Gui Fu masih relatif aman berkat perlindungan tiga Nascent Soul Great Circle – Stage pada sisinya meski tetap terguncang atas kejadian tersebut apalagi pemandangan memilukan gugurnya ratusan bawahannya mulai terpampang.
Kakinya langsung lemas bahkan hampir pingsan untungnya cepat – cepat ditangkap oleh para pengawalnya, Chyou dan Xue Yi masih berpelukan juga menjerit walau gelombang jurus tadi telah menghilang. Keduanya baru berhenti lalu menyentuh fisik masing – masing demi memastikan kalau mereka tak berada di dunia arwah saat suasana sekitar makin sepi. Eva memperhatikan dekat situ sembari memasang ekspresi heran.
“KUPIKIR AKU AKAN MATI.....” seru Jin Chyou puas kemudian berbaring pada tanah.
Xue Yi menyusul melakukan hal serupa, kejadian barusan sungguh mengerikan jadi wajar semua pucat pasi. Semua anggota Frozen Swan River atau Fairy Snow secara menakjubkan selamat tanpa tergores sedikitpun, Everlasting Night Fall seolah cuma menumpang lewat saja.
Tentu masih menjadi misteri mengapa dampaknya sangat berbeda dengan pihak Black Graveyard Sect, saat masih dipenuhi kebingungan. Gui Ma bangkit berlari hendak menyerang dua gadis itu, penampilannya benar – benar kacau akibat benaknya masih menolak kenyataan pahit ini.
“KENAPA KAMI SAJA?! SEHARUSNYA KALIAN JUGA MUSNAH SIALANNN....!!!”
Karena termenung Eva terlambat merespon buat melindungi Chyou serta Xue Yi, untungnya datang seekor makhluk kecil menampar keras pipi Gui Ma memakai ekornya. Jin Chyou menatap gembira si binatang imut kemudian memeluknya, namun baru saja mau memanggil namanya. Eva lebih dulu menyeletuk, “Baixian?”.
“Hey!? Tunggu sebentar....bagaimana kau bisa mengenalnya?”
“Hadeh....kalian kok santai sekali sih? Bukan waktunya bicara, selagi musuh masih ada perang belum berakhir! Saatnya serangan balik!!!” raungan Baixian terdengar memenuhi udara dan menyadarkan mereka semua.
Author Note (PENTING):
PENGUMUMAN :
Halo semuanya, dengan Author Note ini saya selaku penulis ingin mengabarkan kalau The Rebirth Of Ice Emperor Season 2 (TROIE S2) akan HIATUS sementara dari MT/NT karena sedang fokus terhadap cerita utama pada chapter terbaru di sblh(yg sudah mengikuti hingga chapter 300 pasti paham alasannya).
Akibat cerita kedepannya makin kompleks serta berfokus ke banyak POV karakter lama (Lu Xiulan, Tan Minjie, Yin Kiew dkk) maupun baru jadi membutuhkan peninjauan ulang secara mendalam. Serta menyiapkan reuni antara Ice Emperor dan Black Dragon King yang mungkin terjadi sebentar lagi.
Tapi sebagai ganti atas hiatus ini, TROIE S2 akan update setiap hari satu bulan penuh selama puasa buat menemani sahur kalian (jadwal update jam 00.00 WIB), mohon maaf atas ketidaknyamananya dan sampai jumpa lagi sekitar akhir bulan. Thank You, Ciao!
TROIE S2 Story Arc Until Now :
Black Graveyard Sect Invasion Arc : 34 Chapter (196 – 230)
Medusa Curse Arc : 34 Chapter (231 – 265)
The Second Who Came Arc : 34 Chapter (266 – 300)
Ch.220 (300)
Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 80 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui K********a, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000,- saja, pembayaran dapat dilakukan via Gopay, Ovo, Transfer Bank, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho, Ciao!).