
Ketika era invasi bangsa Demon, ras Manusia mau tidak mau harus bersatu akibat semakin mendesaknya situasi. Ini menyebabkan para Cultivator entah dari aliran putih, hitam, ataupun netral akhirnya bekerja sama dan melupakan perbedaan mereka, sebagai kerajaan terbesar kala itu Seoris Kingdom mencetuskan rangcangan besar demi menyelamatkan Benua Huawai.
Maka dilaksanakanlah sebuah sayembara untuk mencari talenta muda berbakat yang kelak dilatih secara intens oleh Hao Ren sang Mask Sage, Cultivator paling hebat pada masanya. Dari sanalah terbentuk kelompok bernama Ten Guardian Lantern kemudian ke depannya lebih dikenal dengan sebutan Ten Emperor.
Namun disebabkan adanya perbedaan ajaran kadang mereka selalu berselisih pendapat terutama kepada saudara – saudara seperguruan asal aliran hitam, murid sekte aliran putih selalu mempersalahkan cara aliran hitam meningkatkan ilmunya sementara netral juga meski tidak melarang pembunuhan kalau bisa pasti menghindarinya.
Hao Ren termasuk membenci perilaku tersebut tetapi terkadang tindakan – tindakan mereka dilakukan secara sistiematis serta tersembunyi sehingga luput dari pengawasannya, lagi pula kebanyakan berpikir semua itu demi kepentingan banyak orang terus mengorbankan beberapa nyawa kurang berharga bukanlah suatu hal yang perlu dipusingkan.
Dua anggota paling haus darah di antara Ten Guardian Lantern adalah She Mye dan Gui Dong, karena memang sekte asal masing – masing mempunyai latar belakang hampir mirip. She Mye sebagai Poison Cultivator tentu memerlukan kelinci percobaan ketika menciptakan racun – racun jenis terbaru, faktor itu membuatnya sering memerlukan manusia untuk melihat bagaimana reaksi cairan ataupun gas mematikan miliknya.
Sementara Gui Dong tak jauh berbeda, dalam sihir pembentukkan Undead tingkat tinggi harus menggunakan banyak sekali korban jiwa. Bahkan Undead King membutuhkan kurang lebih sepuluh ribu mayat Manusia supaya menghasilkan yang sekuat Nascent Soul Early- Stage.
Memperoleh posisi cukup terpandang mengakibatkan perbuatan semena – mena keduanya makin menjadi – jadi, mereka sering memanfaatkan nama Hao Ren serta Seoris Kingdom saat melancarkan aksi mencari tumbal sampai suatu hari Bing Lian mengetahui semuanya.
Lian sendiri tidak pernah setuju dengan Cultivator yang meningkatkan kemampuannya berbekal merengut nyawa orang – orang tak berdosa, Bing Lian sendiri bukan individu sesuci itu. Diapun sering membunuh bahkan mungkin jika dibandingkan bersama gabungan She Mye dan Gui Dong aura pembunuh Lian masih jauh lebih pekat ketimbang mereka.
Tetapi perbedaanya tindakkan Lian didasarkan kepada fakta lapangan, Bing Lian selalu menghabisi dua tipe manusia. Pertama, sosok yang membahayakan halayak ramai sehingga kalau dibiarkan berpotensi menimbulkan masalah, lalu para idiot kurang beruntung yang mengincar nyawanya akibat keserakahan. Meski setengah dari korbanya adalah bangsa Demon maupun Demonic Beast yang mengancam kedamaian Benua Huawai.
Bing Lian lebih menyetujui perilaku Qiao Rong, gadis yang kelak bergelar Tone Empress ini walaupun sama – sama aliran hitam condong memainkan musik mematikannya kepada orang yang pantas mendapatkannya, seperti contohnya Cultivator penjahat kelas kakap, prajurit Demon, atau Demonic Beast tawanan usai peperangan.
Akhirnya begitu Lian mendapati kebrutalan She Mye dan Gui Dong, mereka dihakimi olehnya. Saat diberi penjelasan kurang memuaskan Bing Lian menatap mereka dingin, itu kali pertama kesembilan saudara seperguruannya pernah melihat Lian memasang ekspresi demikian. Dia hanya pernah menunjukkanya lagi sewaktu kehancuran Seoris Kingdom serta kematian Bai Wen, di malam ia memperoleh gelar Ice Emperor.
Hati She Mye benar – benar hancur setelah kejadian tersebut karena Bing Lian tidak sudi bicara atau menatapnya selama hampir satu tahun, momen ini langsung memaksanya berubah seratus delapan puluh derajat kemudian mengikuti jejak Qiao Rong.
Berbeda dengannya Gui Dong masih bebal, meski mendapat teguran keras dia masih melaksanakannya kejahatannya secara makin tersembunyi. Berharap kakak pertamanya tak pernah tau, menurutnya silahkan saja She Mye menjadi penurut. Sudah bukan rahasia umum kalau si gadis ular mempunyai perasaan bertepuk sebelah tangan kepada Bing Lian.
Akibatnya tepat sebelum dirinya melaksanakan ujian pembentukan Heaven Foundation, Lian menghajarnya habis – habis di hadapan Hao Ren sang guru, keluarga kerajaan Seoris Kingdom, juga para penoton yang menghadiri upacara perayaan waktu itu.
Gui Dong sadar kemampuan Bing Lian jauh melebihinya namun tetap bertarung sungguh – sungguh, alhasil dia kehilangan banyak koleksi berharganya hasil jerih payah selama bertahun – tahun. Undead – Undead ciptaanya hancur sekejap mata tanpa Lian perlu menggerakan badannya seincipun.
Selain mempermalukan Gui Dong, Bing Lian membeberkan segala kebusukannya yang ia kira telah disembunyikan dengan sangat baik juga rapi. Terbongkarlah alasan menghilangnya penduduk beberapa kota besar serta desa yang tidak terhitung jumlahnya lagi.
‘Ingat baik – baik, jika sampai kau mengulanginya lagi. Aku akan menghabisimu menggunakan tanganku sendiri’
Itulah kurang lebih kata – kata bisikan Bing Lian ketika mencekik Gui Dong sebelum meninggalkan arena, sejak momen memalukan tersebut Gui Dong tidak pernah berani berskiap acuh tak acuh terhadap peringatan Lian. Ia membutuhkan waktu maupun usaha teramat lama untuk mengembalikan nama baiknya.
Sebenarnya Green Poison Lake dan Black Graveyard Sect merasa tersinggung atas perbuatan Bing Lian bahkan sempat berpikir menuntut balas, namun begitu memikirkan baik – baik konsekuensinya mereka memilih mengikuti permintaan Holy Son dan Holy Daughter masing – masing walau dengan berat hati.
><
Formasi sihir pada kota Xintong yang tengah diamati Bing Lian sekarang sangat dikenal olehnya, sebab dulu dia sering menemani Gui Dong menyusup menuju kamp musuh demi memasang hal serupa.
Meski bukan teknik tingkat tinggi, Afterlife Transformation Sealed amat efektif juga sulit diuraikan. Inilah mengapa Black Graveyard Sect dikenal seolah mempunyai pasukan mayat hidup tidak terbatas dari zaman dahulu.
Jurus kutukan ini cukup membutuhkan dua puluh empat jam untuk mampu mengubah semua manusia dalam suatu lingkup wilayah menjadi pasukan Undead, kelas mereka akan ditentukan oleh banyaknya kapasitas Qi. Biasanya Cultivator Foundation Realm ke atas bakal mudah menyelamatkan diri karena mengenali gejala – gejala awal salah satu ilmu sekte aliram hitam tersohor itu.
“Permisi!”
“Hmm? Ada perlu apa?” dua penjaga bertukar pandang keheranan melihat seorang pemuda muncul memanggil tengah malam begini.
“Maaf atas ketidaksopananku berbicara dari sini, aku harus kembali karena meninggalkan adikku. Kami hendak mampir kemari besok, apa boleh aku tau situasi kota sekarang?”
Bing Lian sengaja berdiri pada jarak aman, dia berpura – pura kesulitan mendengar sampai memaksa mereka mendekat. Ketika wajah masing – masing mulai tersorot sinar bulan Lian menghela napas panjang, tulisan ‘mati’ tertera jelas di sana menandakan kalau keduanya telah terkena Afterlife Transformation Sealed.
“Ah....ternyata begitu, terima kasih infonya” jawab Lian mengangguk – anguk usai para penjaga memberitahunya Xintong sedang tidak terlalu padat pengunjung.
“Saranku usahakan datang sebelum petang supaya lebih aman serta mudah mendapatkan penginapan terjangkau”
“Aku mengerti”
“Psst!? Hey!? Kau lupa memberitahunya perihal masalah pergerakan Sky Jewel Kingdom” temannya menegur.
“Ahh kau benar”
“Ada masalah apa ya?”
“Tidak....hanya saja Tuan Muda sebaiknya hati – hati, Sky Jewel Kingdom sedang melakukan invasi besaran – besaran menuju Theotopia Empire dekat wilayah sini. Terlebih banyak yang bilang Black Graveyard Sect ikut andil sebagai motor serangan”
“Eh....bisakah kau menceritakan kepadaku detailnya?” Bing Lian menaikan sebelah alis penasaran, dalam beberapa saat nampak kilat matanya berubah.
Ch.141 (166)
Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 25 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).