The Rebirth Of Ice Emperor S2

The Rebirth Of Ice Emperor S2
Chapter 159 - Hibernasi



Bing Lian dan Jin Chyou diantarkan oleh seorang gadis kecil menuju ruang tamu selagi dia memanggilkan kepala desa, keadaan dalam rumah tersebut cukup rapi nan mengesankan. Perabotannya pun nampak kokoh juga terawat baik.


“Hey Lian?”


“Mmm?”


“Apa Baixian baik – baik saja? Dia terus begini sejak malam kita mengunjungi rumah Qiu Na, bahkan sekarang jauh lebih pendiam dari sebelumnya” ujar Chyou khawatir mengelus lembut kepala naga mungil putih di pangkuannya.


Lian mulai menerawang tubuh Baixian, sekilas ia mendapati peredaran Qi dalam jumlah tidak wajar pada aliran darah Baixian. Kemudian Bing Lian perlahan menyentuh bagian jidatnya hingga badan Baixian mengeluarkan cahaya hangat, selesai itu Lian memunculkan Eart Gods Teapot untuk memindahkan Baixian ke sana.


“Dantiannya kelebihan Qi, sepertinya tanah ini berefek kepada kondisinya”


“Lalu kenapa kau malah memasukannya? Bagaimana kalau keadaanya bertambah parah?”


“Tenanglah, biarkan dia tidur dengan damai. Baixian sedang berhibernasi layaknya binatang pada umumnya, bukan suatu hal berbahaya” Bing Lian menambahkan timbunan Spirit Stone menuju teko teh berbentuk gajah hijau barusan.


“Lian!? Kok malah dibegitukan sih!? Nanti bisa – bisa tubuhnya kelebihan muatan Qi!”


“Hah? Kau bicara apa Chyou? Justru memang itu tujuannya....meski terlihat lucu, ia seorang Dao Beast”


“Maksudmu....?” ujar Jin Chyou terlambat memahami perkataan pemuda tersebut.


“Iya....ketika bangun praktiknya bakal naik satu tingkat, aku cuma berniat membantu mempercepat prosesnya saja”


Secara teori, Spirit Beast maupun Demonic Beast cenderung mempunyai kemampuan meningkatkan kultivasinya jauh lebih cepat ketimbang Manusia. Inti dalam badannya juga dikatakan dapat menampung jumlah Qi di atas rata – rata, inilah mengapa biasanya Beast akan lebih unggul meskipun menghadapi Cultivator yang setingkat ataupun lebih tinggi dari pada mereka.


Tanpa terasa selama perjalanannya berkelana meninggalkan White Crow Sect beberapa bulan lalu, Baixian tengah membentuk pegangan dasar demi memasuki Core Formation padahal seingat Lian ketika reuni pertama mereka di dimensi Hoerju kekuatannya masih mengimbangi Heaven Foundation Peak – Stage.


‘Dasar kurang ajar, Tuanmu bahkan belum mencapai Foundation Realm dan kau sekarang sudah mau Core Formation? Kau harus mengganti sumber dayaku ratusan kali lipat naga sial....’ Lian membatin, mulai mencari cara supaya dapat menembus Forging Qi tingkat 15 demi tujuannya membentuk Immortal Foundation seperti keadaannya yang dulu.


Saat masih asyik berpikir, gadis kecil sebelumnya muncul menggandeng seorang wanita tua. Ia langsung menyapa ramah sembari memperkenalkan diri sebagai kepala desa Seed Repository Village sekaligus nenek anak barusan, ternyata dia termasuk keturunan petinggi Frozen Swan River tetapi sayang tak memiliki bakat praktik.



Akhirnya beliau menanyakan alasan keduanya hendak mengunjungi sekte, Jin Chyou membiarkan Bing Lian menjawab karena sejak awal memang cuma mengikuti pemuda itu saja. Lian berkata ingin bertemu teman lamanya.


“Maaf Tuan Muda, kupikir bulan – bulan ini Frozen Swan River belum membuka perjodohan bagi orang um—“


“Sebentar.....berhenti nek, jangan katakan apapun. Tolong permudah hidupku, aku tau mungkin pendengaranmu bermasalah tapi sungguh aku hanya mau menyapa Nona Xue Yi” potong Lian cepat enggan Chyou bakal merajuk lagi.


“Ahh....bagaimana ya Tuan Muda? Sekarang sekte sedang dalam keadaan rumit jadi—“


“Apa ini cukup agar aku bisa masuk?”


“Itu....dari mana anda memperolehnya?” wanita tersebut melebarkan mata usai Bing Lian menunjukkan mendali berlambang angsa putih berkepala tiga.


><


Nenek kepala desa langsung merubah sikapnya usai mengetahui kalau Lian memiliki medali Tetua Frozen Swan River yang merupakan pertanda kalau dia adalah orang penting, Bing Lian mengembalikan barang itu ke dalam Galaxy Ring miliknya sebelum berkata kalau beliau tidak perlu tau bagaimana dia mendapatkannya karena bukan urusannya.


Meski agak tersinggung mendengarnya, si wanita tua enggan memperpanjang masalah. Lian sengaja mengatakan hal demikian agar membuatnya tau posisinya, sejujurnya ia kurang menyukai sifat individu yang baru menunjukkan hormat ketika menyadari lawan bicaranya merupakan sosok hebat. Padahal seharusnya semua tamu datang kesitu diperlakukan sama tanpa sedikitpun diskriminasi.


Para pengunjung biasanya akan menginap dahulu di Seed Repository Village sementara kepala desa menghubungi sekte, maka dalam waktu satu sampai dua puluh empat jam ke depan tergantung tingkat kepentingannya Frozen Swan River bakal mengutus anggota untuk menjemput mereka.


“Kurang lebih begitulah prosedurnya, namun....”


“Ada apa?” celetuk Chyou penasaran.


“Beberapa hari belakangan kami belum mendapat balasan sebab sekte memang tengah mengurus hal penting yang saya sendiri tidak tau, jadi saya tak mampu menjamin kapan Tuan serta Nona akan dijemput kemari”


“Hmm? Apa ada cara lain buat menyebrang selain menunggu anggota Frozen Swan River?” Lian bertanya sembari memiringkan kepala.


“Saya sendiri belum pernah melihatnya, namun kakek saya pernah bercerita saat masih muda terus baru menjabat sebagai kepala desa. Seorang Cultivator yang mengaku bagian dari Emperors Alliance Sect pernah melewati sungai es sendirian”



“Sungguh? Apakah ia memperkenalkan diri?”


“Jade Emperor....”


Walau sedang mengenakan Black Yaksha Mask, Chyou bisa merasakan kalau pemuda disampingnya tersenyum mendengar nama barusan lalu berkata kalau mereka juga kemungkinan akan melakukan hal serupa.


“Anda serius Tuan Muda?” ujar wanita tua tersebut bangkit berbekal tongkat kecilnya.


“Ahh...apa aku terlihat bercanda wahai kepala desa? Tetapi aku sepertinya mustahil merealisasikannya sespektakuler yang dilihat oleh kakek anda, kami berdua hanyalah Forging Qi. Anda pasti mengerti karena pernah mencoba mengikuti praktik kultivasi”


“Ugh!? Itu....bagaimana anda—“


“Jangan khawatir, jika sampai terjadi sesuatu kepada kami bukanlah tanggung jawabmu. Jelaskan saja kalau mereka bersikeras”


“Hei!? Aku belum menyetujuinya! Lian!? Kau dengar tidak sih? Aku terlalu muda untuk mati!!!” Jin Chyou berteriak kesal memanggilnya kemudian menyusul keluar.


><


Bing Lian telah tiba tepat di tepi sebuah sungai beku teramat luas, nun jauh matanya dapat melihat air terjun es tujuan. Dia perlahan menunduk lalu mengetuk beberapa kali lapisan dingin tadi seolah menunggu sesuatu, Chyou baru datang dan segera mengaktifkan Truth Seeker.


“Ekh....!? Bagiku jelas sekali alasan mengapa orang lebih memilih dijemput ketimbang memaksa menyebrang” katanya menelan ludah.


“Hehehe...ah...,sebab ada formasi sihir pelindung terpasang pada dasar sungai ini yang bakal meremukkan siapapun penyusup”


“Terus kalau memang tau! Kenapa kau sangat percaya diri mampu membawa kita melewatinya?!”


“Soalnya aku mengetahui titik – titik lemahnya atau bisa dibilang celahnya....” Lian menyahut sambil melanjutkan pekerjaannya.


“HAH!? Kok bisa!?”


“Pfft!?”


Bing Lian berusaha menahan tawa menyadari ekspresi tercengang Jin Chyou, walaupun masih menutup mata menganalisis seluruh penjuru air beku di hadapannya. Tingkah laku keduanya menjadi sorotan penduduk ditambah keluarnya kepala desa juga ikut menonton.


“Jawab oi!?”


“Mungkin memang bukan aku yang memasangnya ke tempat ini tetapi....akulah pencipta dari formasi sihirnya” ujar Bing Lian menggandeng tangan Chyou lalu berjalan santai menapaki sungai beku itu tanpa takut sedikitpun.


Ch.159 (197)


Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 38 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^


^^^


Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).