
“Hah? Siapa kau!?”
Kurang lebih itulah kata – kata pertama yang dilontarkan Jin Chyou kepada Eva, rasa syukurnya setelah diselamatkan oleh si Fairy Snow lenyap bagaikan debu tertiup angin usai mendengar dia menyebutkan nama Bing Lian.
Meski sadar harusnya berterima kasih, Chyou tidak mampu menahan diri buat bertanya kasar apalagi sangat penasaran tentang bagaimana cara gadis bertelinga lancip di hadapannya bisa bicara memakai bahasa manusia. Eva memiringkan kepala bingung akan respon tak berhasabatnya, sikap polos dengan wajah cantik tersebut malah menyebabkan Jin Chyou makin naik pitam.
‘Ohh....jadi ini alasan utama kau lama sekali di kerajaan Fairy Snow ya Bing Lian? Awas saja....’
“Aku—“
“Menghindar!” potong Xue Yi menggeser es pijakan ketiganya sebelum Eva sempat menyelesaikan kalimatnya.
Sebuah sambaran kilat kekuningan melintas tipis hampir mengenai mereka, Gui Ma berdecak kesal tembakan melalui jarinya berhasil dihindari. Ia membentuk mantra tangan cepat demi menambah aliran Qi terhadap Undead General miliknya sehingga dalam hitungan detik makhluk itu berhasil keluar dari bongkahan es.
Dia mengeluarkan raungan marah dengan kulit dipenuhi asap sebab seluruh tubuhnya mengeluarkan hawa panas yang memaksa salju – salju sekitarnya meleleh. Eva berbalik tanpa gentar bahkan saat monster tadi menerjang, ia melebarkan lengan sekaligus meminta agar Xue Yi maupun Chyou beristirahat.
“Sebaiknya kalian memulihkan diri dahulu, serahkan sisanya padaku”
“Kenapa kau pikir kami sudi mempercayaimu? Mengingat rasmu sendiri menyerang tempat ini sebelumnya” Chyou membalasnya sinis.
“Terserah mau berpikir apa, yang jelas kami kemari karena ingin membalas budi”
“Hey—“
“Chyou? Jaga sikapmu” tegur Xue Yi memeganginya sesudah Eva menghempaskan mundur Undead General Gui Ma.
“Hah? Apa masalahnya?”
“Dia bukan Fairy Snow kelas biasa seperti penyerang dahulu, perempuan tadi kemungkinan besar bangsawan serta Tuan Putri mereka”
“Bagaimana kau mengetahuinya?”
“Ia memiliki sayap lebih besar dan indah ketimbang Fairy Snow lain, lagi pula perhatikan sekelilingmu....”
Habis mendengar pendapat sahabatnya barulah Jin Chyou mengawasi baik – baik Eva, sebuah sayap transparan memukau nampak menyembul di sekitar punggungnya. Saat kabut kian menghilang penampakan sekitar akhirnya jelas bagi sang Noble Treasure Princess.
Sebuah dinding es raksasa kelihatan menjulang tinggi nan gagah menutup jalur evakuasi anggota Black Graveyard Sect sementara pasukan mereka mulai turun dari langit menghujamkan tombak juga pedang ke Undead ataupun Cultivator lawan.
Salah satu tengkorak hitam yang mengeroyok Great Albino Whale terbelah terus seluruh badannya membeku akibat tebasan cepat, paus itu keheranan sewaktu menemukan pelaku utama serangan tersebut adalah Raja Fairy Snow sendiri.
Aincrad memberikan anggukan kecil kepadanya sebelum lanjut turun menuju medan pertempuran bersama para prajuritnya, dia mengaktifkan sihir kemudian mengubah tiap rintik salju menajam seperti jarum untuk menghujani tiap orang berpakaian hitam.
Gui Fu sungguh terkejut akibat perubahan tiba – tiba ini, ia tidak pernah menyangka pihak Kerajaan Fairy Snow bakal ikut campur terlebih menolong Frozen Swan River padahal sebelumnya sempat bersitegang berkat rencana adu domba mereka. Namun tanpa gentar Gui Fu memerintahkan anak buahnya tetap bertarung.
Sun Binbing dalam keadaan babak belur serta berusaha keras mempertahankan kesadarannya menatap lemah punggung Aincrad ketika Raja Fairy Snow itu melepaskan tusukan kuat terhadap Undead Monarch milik Gui Dong sampai mayat hidup barusan terpental menubruk tebing kemudian tertimbun oleh salju, Aincrad meliriknya cuek seolah mengatakan, ‘Mundur sana dari pada hanya mengganggu’.
“Kau....?”
Sang Matriach Frozen Swan River benar – benar kehabisan kata – kata, Bing Lian sungguh membawa berkah bagi sektenya. Selain menulis kitab rahasia milik mereka ia juga bisa menyelesaikan kesalahpahaman antara Frozen Swan River dan Fairy Snow bahkan membuat kelompok Spirit Beast ini bersedia menolong dalam pertempuran.
Sun Bingbing memutuskan menuruti arahan Aincrad sekaligus membiarkan dia menggantikannya duel melawan Undead Monarch, saat duduk sembari mengkonsumsi pil pemulihan secara mengejutkan dirinya dikontak oleh kedua saudarinya.
Awalnya Sun Bingbing mengira itu hanyalah pertanyaan mengenai alasan kedatangan pihak Fairy Snow atau tentang permintaan konyol lain supaya diizinkan membantu, tetapi penjelasan Wang Yue bersama Dian Wenji ternyata memaksanya menganga hingga tak kuasa menutup mulutnya lagi. Ia menoleh cepat ke arah air terjun beku letak seorang berpakaian serba hitam hendak melangkah keluar.
><
Perang antara Frozen Swan River menghadapi Black Graveyard Sect yang semula berat sebelah dan menguntungkan pihak penyerang kembali berimbang akibat tambahan tenaga dari Kerajaan Fairy Snow. Keunggulan sekte Corpse Emperor terkikis cepat berkat sergapan tiba – tiba mereka, digantikannya Sun Bingbing oleh Aincrad buat meladeni Undead Monarch juga menunjukan hasil positif.
Great Albino Whale tidak menyia-nyiakan peluang setelah jumlah tengkorak hitam di hadapanya berkurang, dia menggigit kemudian membantingnya berkali – kali ke berbagai arah. Menyadari kian terdesak maupun peluang menang terus menipis para petinggi segera berkumpul mengelilingi Gui Fu, masing – masing menciptakan barisan dipimpin pengawal pribadinya demi melindungi cucu pertama Gui Dong tersebut.
Pertarungannya dengan Yu Shu terpaksa berhenti, gadis itu mengalami cedera cukup parah sekitar perutnya sampai mengeluarkan darah teramat banyak. Gui Fu berdecak kesal atas sikap kurang ajar tadi namun amarahnya teredam seketika saat mereka berhasil menghalau jurus pasukan Fairy Snow terhadapnya.
“Tuan Muda? Kupikir sebaiknya kita mundur dahulu”
“Jangan konyol! Mana mungkin kita kembali sesudah sampai sejauh ini!? Di mana aku harus menaruh mukaku sewaktu menghadap Patriach?!” bantahnya sehingga semua bertukar pandang bingung.
Meski waswas Meng Li salah satu Cultivator Black Graveyard Sect masih meladeni beberapa anggota Frozen Swan River sembari sesekali mencari keberadaaan Gui Ma. Sebenarnya setiap cucu Corpse Emperor selalu mempunyai seorang pelindung khusus, dalam kasusnya Meng Li ditugaskan menjaga si paling bungsu.
Walau merepotkan dan agak kurang menyukainya, Meng Li masih mampu berpikir jernih untuk tak membahayakan nyawanya sendiri dengan membiarkan majikannya tewas. Untungnya Gui Ma kelihatan cukup berimbang melawan satu Fairy Snow perempuan, Jin Chyou bersama Xue Yi memperhatikan hal sama. Keduanya takjub menyaksikan bagaimana Eva bertarung tanpa kesulitan padahal diserang Gui Ma ditemani Undead General gabungan miliknya.
Sementara kekacauan berlangsung, Lian akhirnya melangkah keluar pintu masuk Frozen Swan River diikuti wujud naga kecil Baixian di belakangnya. Ia memunculkan serbuk aneh pada Galaxy Ring lalu meniupnya pelan, benda barusan melayang dari telapaknya menuju langit. Perlahan awan – awan mulai berkumpul serta menumpuk.
Warna salju turun seketika berubah menjadi agak kehijauan, anggota – anggota Frozen Swan River terluka dan kelelahan merasakan energi masing – masing pulih secara bertahap, sedangkan kelompok Black Graveyard Sect menderita gatal – gatal bahkan beberapa Undead menguap bagaikan terkena sihir cahaya.
“Cloud Antidote Powder? Persediaanmu masih ada rupanya?” komentar Baixian sambil mendongak.
“Ahh....kau siap Baixian? Waktunya pertunjukan.....”
Ch.219 (297)
Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 78 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).