The Rebirth Of Ice Emperor S2

The Rebirth Of Ice Emperor S2
Chapter 143 - Kondisi Terkini



Selesai sarapan meski masih gelap rombongan Bing Lian langsung berangkat menuju kota Xintong, bagaimanapun mereka harus mengumpulkan persediaan yang cukup ketika hendak memasuki wilayah bercuaca ekstrem milik Theotopia Empire. Tepat tengah harinya akhirnya gerbang kota mulai terlihat.


Jin Chyou menunjuk penuh semangat sebelum bergegas ke sana, muak menghabiskan waktu beberapa hari belakangan di alam liar. Ia ingin segera mandi dan berganti pakaian baru dengan harapan Noble Treasure Shed cabang Xintong mempunyai banyak barang bagus.


TAP!


“Eh....? Kenapa?” ujar Chyou heran merasakan sentuhan lembut pada pundaknya.


“Pelan – pelan....tidak perlu buru – buru. Lagi pula kau sedang tak dikejar oleh apapun”


“Ya...dasar kampungan, kau sungguh cucu Patriach sekte terkaya di Benua Huawai?” Baixian menimpali.


“Apa katamu!?”


Bing Lian tertawa malu saat Jin Chyou berusaha menangkap Baixian karena kesal atas ucapannya barusan, terlebih banyak orang berseliweran keluar masuk kota. Walau lebih dominan pergi sebab sepertinya telah menyadari keberadaan Afterlife Transformation Sealed, siapa yang mau bangun terus dikelilingi sekumpulan Undead coba?.


Sebenarnya para pendatang yang tiba usai pemasangan dilakukan tidak akan terpengaruh efek kutukan tersebut, banyak juga Cultivator kurang berpengalaman dan berpraktik rendah masih bersikap santai tanpa menyadari kalau dirinya bakal berubah tengah malam nanti.


Sembari diomeli Chyou sehabis sukses tertangkap, Baixian bertukar pandang serius dengan tuannya. Lian mengangguk mengerti, hingga sekarang keduanya belum mengabari Jin Chyou perihal teknik Black Graveyard Sect itu supaya ia tak ketakutan serta khawatir meski masing – masing sadar cepat atau lambat Chyou akan segera mengetahuinya.


‘Energinya lebih lemah dari dugaanku’


‘Aku sedikit mengotak – atiknya semalam’ sahut Bing Lian membalas telepati si naga.


‘Pantas’


“Hey!? Baixian! Kau dengar aku!?”


“Berisik!!!” Baixian balas membentak sambil menutup telinganya.


Sejak berpergian bertiga, Baixian sudah jarang bertranformasi menjadi gelang Lian. Dia lebih sering berperan sebagai peliharaan Chyou sampai Bing Lian terkadang menggodanya kalau Baixian tengah melakukan geladi resik sebelum nantinya berpindah tangan.



Begitu Lian maupun Chyou menginjakkan kaki dalam area Afterlife Transformation Sealed sekilas Qi kurang mengenakan terasa melewati kulit mereka hingga menyebabkan bulu kuduk dua remaja tersebut berdiri. Jin Chyou berhenti sebentar, tetapi langsung melanjutkan langkahnya sembari mengangkat bahu cuek berpikir semua hanya kebetulan.


Pikirannya saat ini cuma dipenuhi berendam tanpa menyadari Bing Lian juga Baixian meningkatkan fokus demi menganalisa seluruh sihir kutukan itu. Suasana Xintong untungnya tetap normal, nampaknya tidak ada yang cukup bodoh menyebarkan kabar soal jurus Black Graveyard Sect terus menciptakan kepanikan.


Karena tindakan barusan adalah keputusan bodoh, pertama mereka bakal mendapat masalah akibat berurusan dengan sekte Corpse Emperor usai mengakibatkan calon pasukan Undead tersebar kemana – mana. Kedua, semuanya masih waras serta berpikir panjang semisal warga Xintong yang ketakutan nan terinfeksi meninggalkan kota maka mebahayakan banyak pihak jika sampai masing – masing bertranformasi di saat dan waktu kurang tepat.


“Ayo....Lian!? Pemberhentian kita berikutnya Noble Treasure Shed! Ahahaha”


“Iya....iya....” kata Bing Lian heran betapa semangatnya Chyou padahal situasi sedang darurat, nampaknya pertimbangan Lian tidak memberitahunya sudah benar. Jin Chyou pun menarik lengannya antusias menyusuri jalanan padat orang berlalu – lalang.


><


“APAAA!!?”


Jin Chyou berteriak tak percaya setelah para penjaga di depan Noble Treasure Shed berusaha menghentikannya ketika mencoba masuk, mereka mengatakan kalau sekte tersebut tutup sementara karena beberapa alasan operasional.


Tentu hal ini menyebabkan Chyou naik pitam, sebab sepengetahuannya Noble Treasure Shed cabang manapun tidak memiliki hari libur bahkan jika raja atau pimpinan tempat berdirinya kantor itu berulang tahun sekalipun. Jin Chyou lebih percaya seluruh cabang bakal berhenti beroperasi saat perayaan hari jadi kakeknya Jin Chen, namun Golden Trader sendiri enggan jarum jam bergerak tanpa menghasilkan keuntungan bagi dirinya sehingga paling dia cuma memanggil para pimpinan kembali menuju Aicowonid Empire saat ada masalah penting.


“Maaf Nona, kami hanya menjalankan tugas”


“Enak saja! Aku mau masuk! Titik! Kalau perlu panggil penanggung jawab kalian kemari!”


“Jangan memaksaku menggunakan kekeras—“


Belum sempat salah satu penjaga menyelesaikan kalimatnya, badannya merasa kaku akibat tatapan pemuda di belakang gadis barusan. Bing Lian menatapnya ramah tapi Cultivator Foundation Realm tersebut punya perasaan kuat kalau gegabah, tangannya bisa lepas begitu menyentuh Jin Chyou.


“E...E...Exclusive Member Pass!? Anda!—”


“Iya! Kenapa! Selama ini kau pikir tengah bicara dengan siapa sialan! Cepat suruh atasanmu turun sekarang juga!” hardik Chyou panas.


><


Saat Xuan Ru duduk menatap sudut ruangan kebingungan memikirkan bagaimana nasibnya beberapa jam ke depan, salah seorang anak buahnya masuk sambil tergopoh – gopoh panik. Mengetahui riwayatnya telah hampir habis, wanita ini bertanya malas juga terkesan cuek tentang kehebohan apa sebenarnya menyebabkan pria itu mendatanginya.



Awalnya Xuan Ru tak terlalu mengindahkan perkataan bawahannya, namun di tengah cerita dia segera bangkit. Harapannya untuk bertahan hidup kembali melambung tinggi saat mengetahui siapa identitas pengunjung mereka, Xuan Ru cepat – cepat meminta supaya ditunjukan jalan menuju ke sana.


Sesampainya dekat pintu masuk, Xuan Ru heran terdapat banyak sekali warga sudah berkumpul. Nampaknya keributan sebelumnya menarik perhatian para penduduk kota Xintong, matanya perlahan tertuju kepada dua remaja yang berdiri masih memarahi penjaga pintu. Xuan Ru bersorak gembira dalam hati mengenali gadis di situ, penampilannya persis sesuai ilustrasi pemberian kepala cabang kepadanya.


“Maafkan hamba membuat anda bersama rekan menunggu lama Nona Besar”


“Akhirnya....kau datang jug—hmm?”


“Ada....masalah Nona Besar?” Xuan Ru menyeletuk pelan menyadari pandangan menganalisis Jin Chyou.


“Ahh....sudahlah, lupakan. Siapkan aku dua kamar serta peralatan buat mandi”


“Siap laksanakan!”


Xuan Ru memerintahkan anggota – anggota Noble Treasure Shed tersisa untuk memenuhi permintaan Chyou sementara ia menyertai mereka berdua, Xuan Ru terpukau melihat ketampanan pemuda berambut putih yang menemani cucu Patriachnya apalagi ketika dia tersenyum. Meski telah lama melanglang buana di dunia Cultivanor Benua Huawai ini pertama kalinya Xuan Ru bertemu orang semenarik dirinya, terbersit sekilas keinginan bertanya apakah dia merupakan kekasih Jin Chyou namun kondisi kota Xintong akhirnya memaksanya terbangun dari lamunan.


“Silahkan Nona Besar, selagi menunggu anda mau minum sesuatu?”


“Terserah”


“Bagaimana dengan anda Tuan Muda?”


“Air saja, tolong” balas Lian sopan.


“Dimengerti, akan segera tiba. Eee....Nona Besar? Maaf atas kelancanganku tapi....bolehkah aku tau apa Patriach menitipkan sesuatu kepada anda saat hendak berangkat kemari?”


“Hah? Kau ini bicara apa? Kau belum dengar kabarnya ya? Aku kabur dari rumah....jadi tolong rahasiakan ya?” Chyou menjawab santai terus memasukan cemilan menuju mulutnya.


JDAARR!!! KRETEK! KRETEK!


Badan Xuan Ru langsung lemas seketika, dia menunduk sembari menutupi wajah murungnya sementara Jin Chyou masih menikmati makanan tanpa memperhatikan dampak ucapannya. Tidak lama seorang perempuan masuk hendak mengantarkannya ke tempat berendam, ia pun berpamitan ditemani Baixian meninggalkan Lian berdua saja dengan Xuan Ru.


“Senior? Kau baik – baik saja?


“Maaf....harusnya aku tak besikap demikian dihadapan teman Nona Besar—“


“Apa anda mengira Jin Chyou kemari untuk membantu kalian membatalkan segel Afterlife Transformation Sealed?” celetuk Bing Lian memiringkan kepalanya penasaran.


DEG!


Ch.143 (170)


Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 27 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^


^^^


Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).