
Sesuai arahan dari Bing Lian mereka bertiga menerjang bersamaan, Aincrad dan Sun Bingbing langsung mengincar Cultivator Nascent Soul Great Circle – Stage milik Black Graveyard Sect sekaligus menjauhkan keduanya agar tidak mengganggu ruang gerak Lian.
Undead Monarch milik dua orang tadi segera menempatkan diri di hadapan Undeadn Monarch Bing Hui buat menghalangi laju Bing Lian. Hembusan angin serta semburan api kuat ditembakan melalui telapak tangan masing – masing kemudian bercampur menjadi sebuah badai kobaran merah luar biasa besar.
Lian menarik keluar salah satu pedang pusaka dalam Galaxy Ring lalu mencincang serangan barusan dengan tebasan cepat terus melelehkan salju sekitar lokasi. Badannya secara mengejutkan memancarkan Qi elemen petir sebelum menerjang kembali, para Undead Monarch terlambat merespon Lightning Godess Movement saking gesit pergerakannya.
SRRR....!!!
Mereka hanya mengetahui tiba – tiba mendengar bunyi arus listrik dekat telinga sebab Lian telah berdiri pada pundak keduanya kemudian hendak mengincar Undead Monarch Corpse Emperor. Saat berusaha menghalau usahanya, Sun Bingbing maupun Aincrad menjerat perut dua makhluk itu berbekal benang Qi dan menghempaskannya menuju Tuan masing – masing.
Meninggalkan pertarungan satu lawan satu antara Bing Lian melawan Undead Monarch Bing Hui persis seperti permintaanya. Kondisi tersebut memaksa Lian memanfaatkan Continental Eater kembali demi mengimbangi kekuatan musuhnya sementara Raja Fairy Snow juga Matriach Frozen Swan River mejauhkan pengganggu – pengganggu lain.
Semasa hidupnya Bing Hui mempunyai potensi tinggi dalam penguasaan Body Refining, inilah mengapa Lian menyarankan dia dilatih Dragon Fang oleh Long Heiyan dulu. Tubuh khusus membuat tulang serta ototnya dapat memaksimalkan ilmu bela diri, meski sudah dijadikan Undead kemampuan tadi tentu tidak hilang.
Tanpa perlu waktu lama satu per satu jurus Dragon Fang dilepaskan, mungkin jika lawanya bukan Bing Lian yang menguasai Four Form of Guardian Deities pasti bakal begitu menyulitkan meskipun mereka setingkat Twenty Supreme Entities sekalipun. Karena daya hancur ditambah sedikitnya informasi mengenai keahlian utama prajurit – prajurit kerajaan tersohor di Southern Thousand Island tersebut.
Wajar Undead Monarch Bing Hui disebut sebagai koleksi kesayangan milik Gui Dong, jika berseteru jelas ia akan menjadi senjata utama buat menghadapi anggota Emperors Alliance Sect. Lian beberapa kali menubrukan gerakan serupa sehingga teknik Dragon Fang keduanya beradu, meski harus merasakan nyeri Lian tetap melakukannya supaya menguras energi si Undead Monarch sedikit demi sedikit.
Terlebih setiap pergesekan tubuhnya dengan Continental Eater menyebabkan dia kian melemah, sebagai pedang Demon King bilah hitam tajam ini bisa menyerap kekuatan negatif layaknya Hawa Jahat, roh, hantu, dan Undead. Makhluk kegelapan sepertinya adalah sumber tenaga tambahan untuk Shiva.
Selain cahaya yang merupakan unsur paling berlawanan, kegelapan lebih pekat atau kuat akan menjadi penangkal efektif saat menghadapi musuh bertipe begini. Ketika pertarungan semakin meningkat intensitasnya, Undead Monarch Bing Hui terpeleset pecahan es licin sampai hampir terjatuh ke sebuah celah besar.
Lian langsung menghentikan tebasannya lalu malah menyelamatkan Undead Monarch tersebut, nampaknya wajah putra angkatnya masih menghantui sekaligus mempengaruhi tindakan Bing Lian. Kesempatan barusan tak disia – siakan oleh Undead Monarch milik Gui Dong, ia menarik Lian sehingga posisi keduanya tertukar sebelum menusuk dadanya hingga tembus menggunakan tangan berselimut Qi padat.
JLEBBB....!!!
“LIAANNN!?” teriak Eva menyaksikan momen mengerikan tadi.
Sewaktu dirinya hampir terbang membantu, Baixian memintanya berhenti. Si gadis awalnya keras kepala dan bertanya kesal kenapa naga kecil itu menghentikannya. Tapi usai Baixian memintanya memperhatikan baik – baik barulah perlahan Eva kembali tenang.
Perlahan badan Bing Lian pecah serta berubah menjadi kawanan kupu – kupu berwarna putih, terbang luwes menuju belakang punggung Undead Monarch Corpse Emperor kemudian tersusun lagi sebagai sesosok pria berjubah hitam tertutup. Lebih mengejutkannya lagi ternyata bilah Continental Eater telah menembus tubuh musuhnya entah sejak kapan.
Sang Undead Monarch menatap ujung pedang sekitar dadanya keheranan, seolah masih belum mengerti tentang bagaima caranya bisa berakhir demikian. Teknik ilusi Bing Lian barusan berhasil mengelabui semua mata memandang, bahkan Baixian kalau tidak mengenal Lian mungkin bakal ikut terkena efeknya.
“Mungkin akan sedikit menyakitkan namun tahanlah sebentar....Hui’er” Lian berbisik sebelum memulai proses pelepasan segel dengan mata menyala terang.
><
Menyaksikan para bawahanya tertahan oleh Matriach Frozen Swan River dan Raja Fairy Snow membuat Gui Fu tidak bisa berpikir waras lagi terus maju menerjang lokasi Bing Lian sebab paham tujuan pria misterius itu. Dia melesat menggunakan ilmu meringankan tubuhnya tanpa memperdulikan peringatan pengawal pribadinya.
Cucu pertama Corpse Emperor tersebut tak mampu membayangkan bagaimana kemurkaan kakeknya semisal koleksi terbaiknya hancur dalam perang ini terutama saat ia yang ditunjuk sebagai pemimpin. Eva, Jin Chyou, maupun Xue Yi mempersiapkan diri buat menolong tapi Baixian meminta mereka fokus ke hal lain saja.
“Tenang saja mustahil baginya mengganggu Lian, sebaiknya kita mengutamakan orang terluka atau terdesak. Mengevakuasi korban adalah urusan terpenting sekarang”
Ucapan Baixian terbukti benar beberapa menit berselang, sesampainya Gui Fu berupaya menghentikan Lian membatalkan kutukan terhadap Undead Monarc milik Gui Dong. Dia memiting, menggigit, memukul, menebas, menusuk, bahkan segala cara yang dapat dipikirkannya namun hasilnya nihil.
Bing Lian tidak bergeming sama sekali berkat proteksi total dari Raven Night Cloak, pakaian tempur Demon King ini benar – benar melindunginya sampai mungkin setetes air hujan pun mustahil menyentuh kulit pemakainya. Sesudah yakin, akhirnya kelompok barusan mengikuti instruksi Baixian tepat saat Gui Fu dihempaskan energi transparan kemudian ditangkap pengawal pribadinya.
Bersamaan dalam situasi menegangkan tadi, Bing Lian tengah menguraikan segel rumit pada raga Bing Hui. Walau keadaanya mirip seratus persen seperti membebaskan Huang Mei di sel tahanan Emberfrost, tindakan barusan membutuhkan tenaga serta usaha lebih karena jumlah korban untuk menciptakan Undead Monarch begitu banyak.
Lian perlahan menerobos pikiran mayat hidup itu, terdapat ribuan suara rintihan kesakitan terdengar dari arwah tumbal – tumbal memohon agar dikeluarkan sebab tak tahan lagi menanggung penderitaan. Dengan sabar Bing Lian mencari kesadaran Bing Hui sekalipun terus menerus mendapat tekanan tanpa henti oleh jiwa – jiwa penasaran sebelumnya.
Kalau mentalnya tidak berusia ratusan tahun pasti Lian gila terkena efek ini, entah berapa lama waktu terlewat hingga ia menemukan inti pembentukan sang Undead Monarch. Lian mulai memisahkan satu per satu roh yang mengelilingi Bing Hui dan akhirnya menyeretnya keluar.
Anak itu membuka matanya penasaran siapa gerangan identitas si penyelamat, mulutnya terbuka lebar kehabisan kata – kata tetapi Bing Lian segera menariknya mendekat kemudian memeluknya erat sembari terisak. Bing Hui membalas pelukannya hangat terus berkata lirih, “Aku tau suatu hari ayah akan datang membebaskanku.....terima kasih”.
Special Ramadhan Up (2/30)
Ch.222 (310)
Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 88 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).