The Rebirth Of Ice Emperor S2

The Rebirth Of Ice Emperor S2
Chapter 112 - Kisah Pilu



“Aku kembali....” bisik Bing Lian usai melompat dan hinggap mulus di muka jendela kamar penginapan berbekal ilmu meringankan tubuh miliknya.


Dia membuka benda tersebut sebelum masuk, malam memang sudah cukup larut jadi Lian berusaha agar hati – hati melangkah. Takut membangunkan nenek pemilik penginapan, saat sudah di dalam Bing Lian mengangkat sebelah alisnya mendapati Jin Chyou sedang tertidur nyenyak.


Lian menggaruk – garuk kepalanya bingung, jarang sekali ia menemui Cultivator yang beristirahat setenang itu padahal berada entah di mana serta bersama orang asing. Bing Lian mengangkat bahu lalu mencari Baixian, ia bisa merasakan hawa keberadaaan si naga namun heran sosoknya kok tidak terlihat sampai akhirnya Lian mendengar isak tangis.


“Hiks...hiks....hiks”


“Baixian? Kau menangis?”


“Ah? Tidak! Enak saja! Kapan kau kembali?” Baixian membela diri dengan suara dipelankan agar tak mengganggu Chyou yang berada tepat di sebelahnya.


“Aku tadi bilang kembali lho dasar tuli, lagi pula apa ini? Aku memintamu menjaganya bukan malah ikut tidur....”


Bing Lian segera menyergap leher Baixian terus menukarnya menggunakan bantal. Gerakannya begitu cepat sampai Jin Chyou tidak menyadari makhluk pada dekapannya telah berubah menjadi empuk dan halus bagai sutra.


“Woaaa?! Pelan – pelan? Aku bisa jelaskan”


“Sebaiknya kau melakukannya, karena jika tidak aku akan langsung mengebiri dirimu malam ini juga” ancam Bing Lian menatapnya dingin. Kumpulan pisau bermunculan dari dalam Galaxy Ring mengarahkan ujungnya ke Baixian.


“Tidaaakkk....!!! Dasar iblis!? Aku mengerti!!! Aku bersumpah tak melakukan apapun kepadanya!”


><


Keduanya lalu pergi menuju atap untuk lebih leluasa bicara, sinar bulan menerangi mereka seolah mengucapkan selamat datang. Baixian masih menutupi bagian depan tubuhnya sembari menjaga jarak dari Bing Lian.


“Jadi?”


“Berhenti memasang ekspresi menyeramkan begitu! Akukan sudah bilang bakal memberitahumu semuanya!” Baixian melancarkan protes.


“Ya makanya cepat naga lelet”


“Sebelum itu....apakah kau pernah mempertimbangkan untuk menikahi Jin Chyou?”


“Hah?”


Bing Lian yang baru duduk ingin berpangku tangan selagi mendengarkan langsung terpeleset, dia melihat Baixian seakan tidak percaya terhadap pendengarannya sendiri. Namun hal lebih mengejutkan bagi Lian adalah ekspresi serius Dao Beast tersebut.


“Oke....jelas sekali ada masalah, beritahu aku apa yang kalian bicarakan saat aku pergi berpatroli”


“Kau belum menjawab pertanyaanku!”


“Kau tau jawabannya, aku berencana menikah ketika berusia seratus tahun. Lagi pula kenapa tiba – tiba kau membawa nama Nona Jin mengenai masalah kehidupan pribadiku?”


“Kalau menunggu selama itu semua gadis yang menyukaimu belum tentu masih hidup dasar bodoh! Katanya kau memanfaatkan kesempatan muda kembali ini untuk melakukan hal – hal yang belum pernah kau perbuat sebelumnya” geram Baixian menarik kerah jubah tuannya.


“Memang benar, tapi bagi Cultivator usia seratus tahun itu sebentar Baixian”


“Jika punya bakat praktik dan sumber daya sepertimu sih iya, seandainya tidak bagaimana? Dia bisa mengatur uangmu lalu dengan bersama Jin Chyou kau bisa menggapai kemampuan puncakmu dahulu dalam waktu kurang dari lima puluh tahun. Aku ingin kau bahagia Bing Lian!”


“Tumben sekali kau mendukung seseorang, kau diracuni apa olehnya sampai ngotot begitu? Mencurigakan ” Lian menatapnya penasaran.


“Hah....sudahlah aku menyerah, harusnya aku tau kau memang Bing Lian”


“Kan aku selalu memberitahumu agar jujur kepadaku Baixian”



><


“Jadi begitu rupanya, aku hargai niat baikmu Baixian tetapi kau tidak seharusnya menawarkan pernikahan kepada Tuanmu yang baru menyelesaikan pertarungan mempertaruhkan nyawa juga dong”


“Iya iya aku mengerti, jangan diungkit lagi” kata Baixian tak sabaran.


“Pfft!? Ternyata itu alasanmu menangis saat aku kembali tadi?”


“Kubilang hentikaannn...!!!”


“Huahahaha dasar naga cengeng” Bing Lian tertawa terbahak – bahak tepat di samping Baixian yang mukanya perlahan memerah akibat campuran malu dan kesal.


Singkat cerita Baixian memberitahu Lian mengenai kisah memilukan Jin Chyou, sebagai Patriach sekte terkaya di Benua Huawai sekaligus keluarga bangsawan Aicowonid Empire. Jin Chen beserta keluarganya sangat disegani terutama pada wilayah kerajaan di bagian selatan Dataran Tengah tersebut.


Keluarga Jin begitu terpandang sekaligus menjadi penguasa tertinggi, bahkan Raja Aicowonid selalu di dampingi oleh penasehat dari kalangan mereka. Walaupun mempunyai aset teramat besar, Jin Chen adalah seorang yang handal mengurus bisnis dan kurang menyukai jika ada orang ikut andil bahkan termasuk keluargannya sendiri.


Tapi demi mengurangi pertikaian akhirnya dia memberikan 10% persen saham Noble Treasure Shed untuk dikuasai anggota keluarganya, meski tergolong kecil angka ini cukup membuat Cultivator dengan bakat biasa saja mampu mencapai Core Formation dengan mudah saking banyaknya kekayaan sekte Golden Trader.


Jumlah sepuluh persen inilah yang selalu menjadi rebutan bagi seluruh keluarga Jin selama ratusan tahun, awalnya semua berjalan sesuai rencana. Mereka bersaing ketat untuk menguasainya hingga kondisi berubah begitu kemunculan Jin Chyou.


Chyou adalah putri semata wayang dari anak bungsu Jin Chen, salah satu anggota Three Wonder Pillar tersebut memiliki sembilan orang anak dan dua puluh cucu. Masing – masing selalu dianggap sama rata olehnya namun penilainnya langsung berganti seratus delapan puluh derajat ketika menyadari bakat milik Jin Chyou.


Tak membutuhkan waktu lama bagi Jin Chyou mendapat julukan sebagai cucu kesayangan Jin Chen, tidak segan – segan pria yang terkenal kikir tersebut bahkan rela memotong kembali sahamnya sebesar sepuluh persen demi mencuri hati sang cucu.


Jadi posisinya sekarang Jin Chen sebagai pemilik sekaligus pemegang saham terbesar Noble Treasure Shed memegang 80% , Jin Chyou 10%, sedangkan sisanya terbagi sedikit – sedikit kepada anggota keluarga Jin lainnya. Hal ini sekaligus menyebabkan Chyou menjadi orang kedua paling berpengaruh di sekte.


Tapi ketika kau mempunyai kelebihan maka akan ada rasa iri mengikuti kemanapun engkau pergi, karena mempunyai harta besar di usia begitu muda. Banyak sekali bahaya menimpa Jin Chyou, entah sudah berapa kali ia diculik, disekap, bahkan hendak di jual keluar Benua Huawai untuk dijadikan budak.


Dan fakta lebih menyakitkan adalah dalang semua itu merupakan paman, bibi, sepupu, juga ibu dan ayahnya sendiri. Puncaknya Jin Chen pernah murka sekali sampai menyewa Lightning Starling maupun Rock Buffalo demi melacak serta menyelamatkan Chyou.


Mulai dari situ ia mengancam siapapun anggota keluarga yang ingin mencelakai Jin Chyou bakal dibunuh dengan tangan Jin Chen sendiri. Sejak saat itu mereka tidak pernah memanfaatkan para Cultivator tingkat tinggi, melainkan sekte – sekte kecil yang membutuhkan dana lalu berharap kalau semisal para sewaan secara tak sengaja menghabisi Chyou maka merekalah yang bakal menjadi target amukan Jin Chen.


“Aku paham sekarang mengapa ia bisa tidur nyenyak, kalau di rumah sendiri mempunyai kemungkinan diracuni atau digorok sewaktu tidur akupun akan sama”


“Jadi kau mau menikahinya bukan? Jika dia memiliki suami sepertimu mustahil anggota keluarganya berani macam – macam” seru Baixian yakin.


“Mmm....aku bakal membantunya tetapi tidak dengan pernikahan”


“Apa? Kalau itumah sama saja bohong”


“Dengar dulu naga cerewet, semua ini karena dia mempunyai saham kedua terbesar. Bisa dibilang mereka menganggap Jin Chen tak adil dalam mengambil keputusan, tapi menurutmu apakah mereka berani bertingkah jika Nona Chyou adalah pemegang kekuasaan tertinggi?”



“Maksudmu?”


“Dalam waktu dekat, ada hutang yang harus setan tua kikir itu bayar” Bing Lian tersenyum sembari mengeluarkan sebuah gulungan bercorak kulit naga di mana terdapat tanda tangan Jin Chen tertera menghiasinya.


^^^


Kalian bisa mendukung Author melalui K*ry*k*rs*\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).