The Rebirth Of Ice Emperor S2

The Rebirth Of Ice Emperor S2
Chapter 227 - Chase Away



Qi dingin ini mulai menarik campuran air dan es sehingga membentuk sosok hampir sebesar Scream Bringer milik Gui Dong, gelombang sekitarnya bergerak elegan seakan menciptakan corak indah pada jubah biru berukuruan raksasa.



Makhluk tersebut membuka tutup jarinya luwes sampai menyebabkan segala cairan menggumpal mengelilinginya bagaikan kumpulan planet mengitari orbitnya. Wajah tanpa mata, hidung, maupun mulut barusan memberi kesan indah namun mematikan. Terakhir dia membuka kedua lenganya siap untuk bertarung.


“Ice Grand Magic – Oceanid Queen” tutup Sun Bingbing tenang.


Hampir semua individu di sana takjub entah pihak Black Graveyard Sect, Kerajaan Fairy Snow, bahkan Frozen Swan River sendiri. Bisa dibilang momen barusan adalah kali pertama bagi setiap orang menyaksikan kekuatan setingkat dewa muncul bersamaan lalu berhadapan satu sama lain.


Jika Scream Bringer bertarung melawan Oceanid Queen kemungkinan besar dampaknya akan mempengaruhi bukan hanya daerah utara tapi juga seluruh penjuru Benua Huawai. Jin Chyou tak mampu mengalihkan pandangan saking padatnya Qi memenuhi udara yang berasal dari raksasa – raksasa itu.


Xue Yi sendiri heran sebab gurunya menyembunyikan teknik sehebat barusan dan belum pernah sama sekali mengungkitnya saat mendidiknya hingga sekarang, Eva ikut terpesona sekaligus bersyukur Lian menggagalkan rencana ayahnya menyerang Frozen Swan River. Tetapi menurutnya ada sedikit kejanggalan terkait jurus milik Sun Bingbing.


Aincrad masih bersikap tenang mengamati reaksi Corpse Emperor meski tekanan di depan maupun belakangnya menyebabkan kepalanya sedikit pening, Sun Bingbing memintanya mundur kemudian berdeham pelan, “Bagaimana Senior Gui? Kita lanjutkan atau tidak?”.


Ekspresi Gui Dong sulit buat dibaca namun jelas muncul sebuah tanda sangat terkejut menghiasi matanya menyaksikan kehadiran sihir es bernama Oceanid Queen tersebut, urat pelipisnya menegang selagi dia menggemertakan gigi berkali – kali seolah tengah berpikir keras.


Setelah menggigit bibirnya sampai terluka, Gui Dong menarik keluar sebuah belati beraura mengerikan. Sun Bingbing segera bersiaga tapi anehnya senjata tadi tidak dipakai menikam perempuan itu melainkan telapaknya sendiri, ia mengangkatnya tinggi – tinggi sampai seluruh lenganya bermandikan darah.


“HIHIHI....HEHEHEHE....HUAHAHAHAHA.....”


Tindakan Corpse Emperor diikuti tawa gila tentu membuat semua orang kebingungan, tak satupun menyadari sekujur tubuhnya mengigil kecuali pemuda yang menontonya melalui perantara sulit ditebak. Puas menebar teror, Gui Dong berbalik terus menyerap Scream Bringer menuju badannya dan akhirnya meringankan napas setiap individu lagi.


“Baiklah, harus kuakui aku terlalu meremehkanmu. Black Graveyard Sect?! Mundur! Semuanya ikuti aku!” teriaknya nyaring usai melirik tajam Sun Bingbing.


“APA!?”


Gui Fu juga Gui Ma bertukar pandang heran, sulit mempercayai pengelihatan masing – masing. Untuk mereka mungkin ini merupakan kali pertama keduanya menyaksikan kakeknya menarik pasukan, tapi apa boleh buat saat Patriach mulai terbang meninggalkan lokasi seluruh anggota tersisa tanpa berani protes mengikutinya.


Transformasi kontras antara penampakan gerombolan gagah sebelumnya menjadi kelompok yang pergi seolah telah berhasil diusir agak memilukan namun sekaligus mengharukan bagi pihak lainnya. Para murid Frozen Swan River masih terpaku hingga titik hitam terakhir musuh di kejauhan sungguh lenyap barulah celetukan lirih terdengar, “Kita.....menang?”


“YEEEYYYYY~~~!!!”


“WOHOOOO!!!”


“KITA BERHASIL MEMPERTAHANKAN WARISAN LELUHUR! HAHAHAHA”


Ledakan kegembiraan langsung pecah, semua saling berpelukan gembira merayakan kesuksesan bertahan atas gempuran salah satu sekte yang tergabung dalam Emperors Alliance Sect. Meski kehilangan tetap saja besar, setidaknya anggota bertahan hidup berhak mensyukuri nasib beruntung dapat melihat cahaya matahari lagi keesokan harinya.



Song My sembari membantu Yu Shu berdiri karena lukanya ikut tersenyum lebar, sementara Xue Yi merangkul Jin Chyou dan Eva lalu melompat – lompat girang tanpa canggung menunjukan betapa bahagia dirinya walau di hadapan seorang Fairy Snow. Chyou membiarkan gadis tersebut menikmati euforianya tetapi tiba – tiba menoleh kesana kemari seperti mencari sesuatu, Baixan entah sejak kapan menghilang padahal seingatnya selalu ia tempatkan dekat posisinya.


Sun Bingbing menghela napas lega lalu hampir terjatuh untungnya ditangkap tepat waktu oleh Aincrad, Raja Fairy Snow itu membawa si Matriach Frozen Swan River turun selagi Oceanid Queen perlahan meleleh hilang tanpa meninggalkan jejak. Bing Lian pada ruangan tersembunyi dekat pengungsi – pengungsi berada akhirnya melepaskan mantra tangannya sebelum menoleh ke dua wanita yang bertugas mengalirkan Qi untuknya sambil tersenyum.


“Lihat? Sudah kubilang rencananya punya probabilitas keberhasilan tinggi bukan? Hehehe....”


“Tuan Muda Bing!”


“Woaaa!?” Lian terjungkal akibat pelukan bersamaan Wang Yue dan Dian Wenji terhadapnya.


GUBRAK!


Beberapa saat sebelum memasuki medan pertempuran, Bing Lian sempat menceritakan sebuah skema menyelamatkan Frozen Swan River dari kehancuran bersama Baixian, Dian Wenji, serta Wang Yue. Persis selepas dia menyelesaikan latihan tertutupnya kemudian pergi mencari keberadaan dua Matriach lain sekte khusus perempuan ini.


“Aku ingin menghancurkan Undead Monarch kemarin itu....”


“APA!?” masing – masing wanita berpakaian indah barusan terbelalak mendengar penyataan pembuka tak masuk akal pemuda di hadapan mereka.


“Konsekuensinya terlalu besar, jika sampai koneksinya terputus dengan mainannya. Gui Dong bisa – bisa segera datang terus meratakan Frozen Swan River beserta isinya”


“Kau benar Baixian....”


“Hiyyy!??”


“Tapi.....aku tau cara agar kita bisa mengusirnya tanpa perlu bertarung.....” ujar Lian menenangkan semua yang ada dalam ruangan.


Dian Wenji maupun Wang Yue masih bengong meresapi arah pembicaraan, pertama meski Bing Lian kurang menyadarinya. Menurut kedua Matriach melenyapkan seorang Undead Monarch adalah pekerjaan luar biasa sulit, bagaimana mungkin Cultivator Forging Qi membicarakannya seolah hal demikian bukanlah apa – apa padahal Nascent Soul seperti mereka saja belum tentu bisa.


Kedua semisal berhasil pasti bayarannya cukup mahal bahkan kemungkinan nyawa, ditambah peluang memanggil musuh paling berbahaya yaitu Corpse Emperor turun tangan wajar menyebabkan masing – masing menjadi ragu mengiyakan permintaanya.


“Tenanglah, aku akan mengerjakan pelepasan sihirnya sendiri. Aku kemari cuma menyampaikan usulan buat mengatasi jika Gui Dong sungguh menunjukan batang hidungnya”


“Eh?” Dian Wenji dan Wang Yue memiringkan kepala bingung sebab Bing Lian seolah membaca kekhawatiran mereka.


“Ya....aku jamin rencana ini tidak bakal merugikan kalian, melainkan demi mempertahankan Frozen Swan River”


“Boleh kami dengar dahulu baru memutuskan Tuan Muda?”


“Tentu, apa Matriach sekalian mengetahui perihal sihir es tingkat tinggi Oceanid Queen?”


“Oi Lian?! Kau!?—“ potong Baixian dengan nada kesal segera memahami maksud Tuannya.


Masing – masing Matriach bertukar pandang sebentar lalu mengangguk karena memang pernah mendengarnya, jurus tersebut merupakan salah satu ilmu paling sulit untuk dikuasai yang tercantum di The Omniscient Ice Lotus Prince Book. Apalagi penjelasannya terpotong selama lima ratus tahun terakhir sebelum kedatangan Lian sehingga sampai saat ini belum ada seorangpun anggota Frozen Swan River termasuk Matriach Pertama mereka mampu menggunakannya.


“Aku mau kalian mengaktifkannya ketika Corpse Emperor hendak menyerang”


“Mustahil Tuan Muda, meski anda telah melengkapi catatannya beberapa waktu lalu. Mempelajari teknik begitu membutuhkan pemahaman mendalam” Wang Yue mengutarakan pendapatnya.


“Sungguh? Kalau demikian kalian beruntung sekali aku di sini”


“Hah?”


“Aku dapat mengaktifkan sihir itu, namun sayang aku hanyalah Cultivator Forging Qi jadinya energiku mempunyai batasan. Tapi kasusnya akan sedikit berbeda jika aku memperoleh suplai dalam jumlah besar.....” kata Lian tenang menyaksikan dua wanita di hadapannya nampak mulai paham garis besar idenya.


Special Ramadhan Up (7/30)


Ch.227 (316)


Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 89 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^


^^^


Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).